Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi etnomatematika pada permainan tradisional kaneker di Desa Bitefa Donisius Uskono; Yohanis Ndapa Deda; Stanislaus Amsikan
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v12i1.1312

Abstract

Riset ini bertujuan guna mengeksplorasikan etnomatematika pada game tradisional kelereng di Desa Bitefa. Kategori riset yang digunakan merupakan riset kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber informasi dalam riset ini merupakan salah satu toko adat serta anak-anak yang melaksanakan game tradisional kelereng di Desa Bitefa. Metode pengumpulan informasi memakai observasi, wawancara serta dokumentasi. Instrumen utama yang digunakan dalam riset ini periset sendiri dengan mengguakan perlengkapan bantu berbentuk pedoman observasi serta pedoman wawancara. Informasi tersebut dianalisis dengan metode analisis domain, analisis taksonomi, analisis komperensial serta analisis tema. Hasil riset ini membuktikan bahwa ada sebagian konsep matematika dalam game tradisional kelereng: 1). Etnomatematika dari permainan kelereng ditinjau dari struktur kelereng terdapat konsep bangun ruang berupa bola. 2). Etnomatematika ditinjau dari arena permainan terdapat konsep bangun datar berupa lingkaran dan segitiga. 3). Etnomatematika ditinjau dari aturan permainan kelereng terdapat konsep jarak. 4). Etnomatematika ditinjau dari pembidikan (kuti) kelereng terdapat operasi aljabar.
Edupreneur: Mengubah Paradigma Kewirausahaan Mahasiswa Pendidikan Matematika Stanislaus Amsikan; Selestina Nahak
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Edupreneur activities or entrepreneurship education for students aims to: 1) Changing the paradigm, the mindset of students about entrepreneurship so that they have the skills, knowledge and attitude of entrepreneurship after completing their studies. 2). Helping students to analyze environmental-based entrepreneurial opportunities. The method used in this activity is an environmental-based business analysis activity. The service will be held on October 4, 2022. It will consist of two sessions. Session I, Motivation and introduction to the concept of entrepreneurship, and Session II of group assistance in making environmental-based business analysis. Session I aims to provide understanding and motivation for participants so they can change their mindset about entrepreneurship. And in session II it aims to train and assist participants to be actively involved in making business analysis based on real conditions, needs and opportunities in the environment. After the second session ended and based on the discussion the dedication team concluded 1). Students' understanding and knowledge about entrepreneurship can foster an entrepreneurial spirit 2). Students are able to analyze opportunities and environment-based businesses where students are able to identify potential and types of businesses that can be developed or can be implemented based on environmental conditions 3) Teamwork in groups can foster creativity and innovation based on opportunities and risks, especially in entrepreneurship. Keywords: Eduprenenur1, Enterpreneurship2
Keefektifan Pembelajaran Matematika dengan Model Pembelajaran REACT dan Model Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Hasil Belajar Stanislaus Amsikan; Julita Clarita Bete; Cecilia Novianti Salsinha
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v5i2.1776

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of mathematics learning using the REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, and Transferring) learning model and the cooperative Jigsaw model in improving students' learning outcomes. The learning models used are the REACT model and the cooperative Jigsaw model. This study utilizes a quasi-experimental method conducted at SMP IL Kapten Fatubaa. The research population includes all seventh-grade students at SMP IL Kapten Fatubaa, with the sample consisting of students from classes VIIA and VIIB. The research design used is the Posttest Only Control Group Design. Data is collected through tests and documentation, using instruments such as test questions and documentation. The results of data analysis using the independent t-test show that mathematics learning with the Jigsaw cooperative model and the REACT model are effective in improving students' mathematics learning outcomes. Additionally, mathematics learning with the Jigsaw cooperative model is more effective than mathematics learning with the REACT model in enhancing students' learning outcomes.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Alat Musik Tihar Dan Permainan Tradisional Biu Di Desa Lakanmau Kabupaten Belu Meilandus Bertus Bitin; Stanislaus Amsikan; Zulkaidah Nur Ahzan
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2023): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.8.2.2023.148-155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat pada alat musik tihar dan permainan tradisional biu di Desa Lakanmau Kabupaten Belu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data menggunakan studi lapangan, yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dukumentasi pada narasumber yang sama. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas instrumen utama dan instrumen bantu/pendukung. Teknik analisis data dalam penelitian ini merujuk pada rancangan Spradley yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian pada alat musik tihar dan permainan tradisional biu di Desa Lakanmau terdapat konsep matematika yaitu konsep geometri dan peluang, serta nilai-nilai budaya dan manfaat dari alat musik tihar dan permainan tradisional biu yang dapat digunakan untuk membantu perkembangan pengetahuan dan keterampilan sosial. Oleh karena itu, peneliti menyarankan kepada para guru dan masyarakat dapat memanfaatkan hasil eksplorasi etnomatematika pada alat musik tihar dan permainn tradisional biu di Desa Lakanmau ke dalam pembelajaran matematika berbasis kontekstual. Masyarakat perlu menjaga dan melestarikan alat musik dan permainan tradisional anak sebagai kekhasan budaya agar tetap lestari dan tidak punah seiring perkembangan zaman, dan bagi peneliti selanjutnya agar dapat memanfaatkan hasil penelitian berupa etnomatematika pada alat musik tihar dan permainan tradisioanal biu dan menggali lebih dalam lagi konsep matematika yang terdapat pada budaya lain baik di dalam maupun di luar masyarakat Desa Lakanmau.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Di SMA Negeri Insana Tengah Samuel Seran; Stanislaus Amsikan; Lailin Hijriani
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2023): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.8.2.2023.98-104

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan persentase jenis kesalahan berdasarkan prosedur Kastolan, Menentukan faktor-faktor kesalahan siswa. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Insana Tengah pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 dengan subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbagi ke dalam tiga bagian yaitu kesalahan konseptual sebesar 23%, kesalahan prosedural sebesar 40%, dan kesalahan teknik sebesar 37%. Adapun kesalahan yang dilakukan sebagai berikut: 1)Kesalahan konseptual meliputi: adanya kesalahan dalam membuat model matematika, tidak membuat model matematika, dan tidak mampu menyelesaikan model matematika. 2) Kesalahan prosedural meliputi : tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, tidak membuat kesimpulam tidak menuliskan langkah-langkah penyelesaian 3)Kesalahan teknik meliputi: terdapat kesalahan dalam menentukan perhitungan dan terdapat perhitungan yang kurang tepat sehingga mempengaruhi hasil akhir. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan yaitu siswa kurang mengerti materi sistem persamaan linear tiga varibel, siswa tidak tahu langkah-langkah penyelesaian soal, dan kurang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaiakan Soal Cerita Pokok Pembahasan Teorema Pythagoras Bete, Maria Erlince; Amsikan, Stanislaus; Simarmata, Justin Eduardo
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 3 (2023): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.8.3.2023.245-253

Abstract

The aims of this study was to determine the type of percentage of errors made by students in solving story problems in the Pythagorean theorem material of grade VIII SMPN 2 Insana based on Newman's procedure, knowing the factors causing student errors in solving story problems in the Pythagorean theorem of grade VIII SMPN 2 Insana. This study is a qualitative description research. The subjects in this study were 20 students of SMPN 2 Insana Class VIII. Data collection using the written test method in the form of three question numbers and interviews. The results of this study showed that reading errors 13%, understanding errors 37%, transformation errors 39%, completion process errors 15%, answer writing errors 23%.
Hubungan Konsep Ruang Ume Kbubu Desa Kaenbaun Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Konsep Geometri Amsikan, Stanislaus; Nahak, Selestina
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.841 KB)

Abstract

Masyarakat Desa Kaenbaun memiliki rumah adat yang disebut ume kbubu. Ume kbubu adalah bangunan rumah adat berbentuk bulat dengan atap terbuat dari alang-alang yang hampir menyentuh tanah. Ume kbubu yang ada di Desa Kaenbaun terdiri dari empat jenis yaitu ume kbubu dapur keluarga, ume kbubu anak laki-laki pertama, ume kbubu orang tua, dan ume kbubu induk suku. Dalam peneltian ini hanya meninjau ume kbubu induk suku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan konsep ruang ume kbubu dengan konsep geometri pada pembelajaran matematika di sekolah dasar dan menengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ruang ume kbubu memiliki hubungan dengan pembelajaran konsep geometri dasar yang dipelajari di sekolah dasar dan sekolah menengah, seperti pengenalan bentuk bangun datar dan bangun ruang, yaitu lingkaran, kerucut, dan selinder atau tabung.
Ethnomathematics exploration of Kaneka and Mariam tradional games in Nangapanda, Nusa Tenggara Timur culture Amsikan, Stanislaus; Deda, Yohanis Ndapa
Journal of Honai Math Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v6i2.434

Abstract

This research explores the mathematical concepts and cultural values in Kaneka (marbles) and Mariam (Patok Lele) traditional game. The type of research used is ethnographic research with a qualitative approach. The research instruments used consisted of main instruments and auxiliary instruments. The research location was Nangapanda sub district, with the research subject being a 58 years old traditional leader and 10 years old traditional game player. Data collection techniques in this study used technical triangulation by observing, interviewing and documenting the same sources. The data analysis technique used in this study refers to the Spradley design, namely domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural theme analysis. The results showed that first, the Kaneka traditional game contains the elements of ball and half ball shapes, distance, and counting points, including addition operations, and second, the Mariam traditional game contains the elements of cylinder shapes, comparison, direction, and calculating score including addition and multiplication operations
Analysis of Students' Higher Level Thinking Ability in Solving Mathematics Problems in View of Mathematical Logical Intelligence Anastasia Maria Ikun; Stanislaus Amsikan; Ferdinandus Mone; Imanuel Faot
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2023): RANGE Juli 2023
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v5i1.2673

Abstract

High-level Thinking Ability (HOT) is an ability or way of thinking that requires students to seek information or ideas in a certain way in remembering and restating or referring to something. HOT ability is influenced by several factors, one of which is logical intelligence, so the purpose of this study is to describe students' high-level thinking skills in solving mathematical problems in terms of Mathematical Logical Intelligence. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. This research uses instruments in the form of test questions and interview guidelines to obtain students' ability to solve math problems. The research subjects are students of class VIIIC who have studied the material of System of Linear Equations of Two Variables (SPLDV). Based on the results of the analysis of student answers, the researcher describes that high ability students at the analysis stage are able to analyze incoming information and classify or formulate information into small parts to find out patterns and relationships, able to understand and distinguish the cause and effect of a complex scenario and identify or formulate questions. high ability students at the evaluation stage are able to provide an assessment of solutions, ideas and methods by using appropriate criteria or standards in determining the value of their effectiveness or benefits. High-performing students at the creation stage are able to draw conclusions about a particular idea or perspective, plan ways to solve problems, and rearrange elements or parts into a new structure that is different from the previous structure.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Matriks di SMAS Warta Bakti Kefamenanu Yovita Nitbani; Stanislaus Amsikan; Kondradus Yohanes Klau
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2022): RANGE Juli 2022
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v4i1.2692

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendiskripsikan kesalahan serta faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi matriks dengan mengunakan prosedur Newman. Teknik yang digunakan utuk mengumpulkan data yaitu tes tertulis‚ wawancara dan dokumentasi dimana instrumennya adalah tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas XI IPA1 SMAS Katolik Warta Bakti Kefamenanu dalam menyelesaikan sola cerita pada materi matriks menurut prosedur Newman terdiri atas 5 kesalahan yaitu dalam hal pengusaan linguistik atau kebahasaan‚ yaitu kesalahan membaca dengan presentase kesalahan sebesar 18‚18%‚ kesalahan pemahaman dengan presentase kesalahan sebesar 31‚15%‚ dan dari segi proses matematisasi yaitu kesalahan trasformasi dengan resentase kesalahan sebesar 61‚15%‚ kesalahan keterampilan proses dengan presentase kesalahan sebesar 69‚69%‚ dan kesalahan penulisan jawaba akhir dengan presentase keslaahan sebesar 71‚21%.