Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan kontrol diri dan konformitas terhadap perilaku konsumtif remaja penggemar animasi Jepang (anime) di Denpasar Putu Sokalia Anjani; Dewi Puri Astiti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus: Kesehatan Mental dan Budaya 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

Animasi Jepang atau yang lebih sering disebut dengan anime merupakan salah satu budaya populer yang berasal dari Jepang. Gaya penggambaran yang unik dari anime itu sendiri telah membuat anime memiliki banyak penggemar di berbagai negara, khususnya di Indonesia. Penggemar anime di Indonesia tidak terbatas di kalangan anak-anak, namun juga remaja dan dewasa. Kecintaan yang besar terhadap anime dapat menimbulkan berbagai kemungkinan pada kalangan remaja, salah satunya perilaku konsumtif. Perilaku konsumtif merupakan perilaku membeli tanpa disertai pertimbangan yang matang dan dilakukan demi memberikan kesenangan tersendiri. Perilaku konsumtif dapat dipengaruhi oleh kontrol diri. Semakin tinggi kontrol diri, maka perilaku konsumtif semakin rendah, dan begitu pula sebaliknya. Selain kontrol diri, konformitas juga dapat mempengaruhi perilaku konsumtif. Apabila tingkat konformitasnya tinggi, maka tingkat perilaku konsumtif juga tinggi dan berlaku sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kontrol diri dan konformitas terhadap perilaku konsumtif remaja penggemar anime di kota Denpasar. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah cluster sampling dengan jumlah subjek sebanyak 114 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri dan konformitas tidak memiliki hubungan secara simultan dengan perilaku konsumtif, kontrol diri tidak memiliki hubungan terhadap perilaku konsumtif, namun konformitas memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku konsumtif.
Peranan komitmen organisasi dan person job fit terhadap turnover intentiongenerasi Y pada karyawan di Indonesia Nadya Karunia Pramesti; Dewi Puri Astiti
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2020.v07.i02.p07

Abstract

Sejumlah riset terdahulu sudah memperlihatkan bahwa Generasi Y mempunyai nilai turnover yang lebih tinggi dibandingkan generasi lainnya. Pergantian karyawan didahului oleh niat untuk berubah. Nilai niat turnamen pada karyawan yang dipengaruhi oleh komitmen organisasi, dan pekerjaan membutuhkan mereka.Riset ini ialah pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menentukan peranan komitmen organisasi dan bekerja bersama mereka sesegera tujuan turnamen untuk karyawan gen-Y diIndonesia. Subjek terkait dengan riset ialah 176 karyawan Y generasi di Indonesia. Alat pengukuran diterapkan ialah skala komitmen organisasi, skala pekerjaan dan skala skala turnamen. Temuan uji regresi berganda memperlihatkan koefisien regresssion sejumlah 0,598, koefisien determinan 0,357 dan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05) dengan koefisien beta (standardize) pada variabel komitmen organisasi -0,434 serta proyek work fit dari variabel 0,259.
Pengaruh gaya kepemimpinan Laissez Faire terhadap komitmen organisasi pada karyawan di BPPT (Badan Pengkajian Penerapan Teknologi) Bali A.A Ayu Prami Redityani; Dewi Puri Astiti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus: Kesehatan Mental dan Budaya 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

Komitmen karyawan merupakan salah satu kunci yang turut menentukan suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan organisasi dapat terwujud apabila pemimpin dapat mengarahkan karyawan dengan baik, tetapi yang terjadi di BPPT Bali pemimpin memberikan segala keputusan kepada bawahan dan pemimpin kurang berpartisipasi pada proses kerja dalam organisasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi proses kerja karyawan yang menjadi kurang optimal. Maka dalam penelitian ini peniliti berfokus pada gaya pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan laissez faire yang dapat mempengaruhi dan menurunkan komitmen organisasi pada karyawan terhadap perusahaan. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan yang bekerja lebih dari lima tahun di BPPT Bali, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 50 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan uji hipotesis regresi sederhana. Alat ukur yang digunakan adalah skala kepemimpinan laissez faire dan skala komitmen organisasi. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kepemimpinan laissez faire berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi pada karyawan di BPPT Bali.
Peran konformitas dan gaya hidup brand minded terhadap perilaku konsumtif mahasiswi di Kota Denpasar Sri Windayani; Dewi Puri Astiti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus: Kesehatan Mental dan Budaya 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

Perilaku konsumtif pada mahasiswi salah satunya disebabkan oleh gaya hidup brand minded. Gaya hidup brand minded adalah kecenderungan individu untuk selalu menggunakan barang bermerek dengan tujuan mendapatkan pengakuan dari lingkungan. Selain itu, konformitas juga dapat memengaruhi perilaku konsumtif seperti individu secara sukarela menyesuaikan diri dengan lingkungan agar dapat diterima oleh kelompok sosial. Hal ini bisa dilihat melalui perubahan mahasiswi dalam berpakaian dan bergaya yang didukung oleh teman sebaya. Perilaku konsumtif pada mahasiswi dapat dipahami melihat usia mahasiswi yang mengalami usia peralihan dalam mencari identitas diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran antara konformitas dan gaya hidup brand minded dengan perilaku konsumtif mahasiswi di Kota Denpasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 130 orang mahasiswi angkatan 2016 dan 2017 di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konformitas, skala gaya hidup brand minded, dan skala perilaku konsumtif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,717, nilai koefisien determinasi sebesar 0,513 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (P<0,05) dengan nilai koefisien B terstandarisasi pada variabel konformitas sebesar 0,464 dan gaya hidup brand minded sebesar 0,387. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konformitas dan gaya hidup brand minded secara bersama-sama berperan meningkatkan perilaku konsumtif mahasiswi di Kota Denpasar.