Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pembangunan Sistem Informasi Laundry Berbasis Web Menggunakan Payment Gateway Midtrans Felix Fernando Wijaya; martinus maslim; Patricia Ardanari
Proletarian : Community Service Development Journal Vol 1 No 1 (2023): May 2023
Publisher : PT. BERBAGI TEKNOLOGI SEMESTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61098/proletariancomdev.v1i1.63

Abstract

Situs web selain digunakan untuk mencari sebuah informasi dapat digunakan untuk mengolah data menjadi sebuah informasi. Sebuah jasa laundry bernama CleanUp Laundry masih melakukan pendataan secara manual dengan mencatat menggunakan kertas, mengakibatkan pemilik laundry kesulitan dalam memeriksa laporan transaksi. Untuk melakukan pembayaran transaksi laundry masih terbatas yaitu hanya transfer bank manual ke rekening pemilik laundry. Sebuah sistem informasi laundry berbasis web dapat membantu dan mempermudah pemilik laundry untuk melakukan pendataan laundry, mencetak laporan transaksi dan mengatasi masalah metode pembayaran yang terbatas dengan melakukan integrasi menggunakan payment gateway midtrans. Sistem informasi laundry ini akan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter 3 dan tampilan antarmuka pada sistem akan menggunakan Bootstrap 4. Hasil dari proses penelitian ini adalah sebuah sistem informasi laundry berbasis web yang telah terintegrasi dengan payment gateway midtrans, yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan mengelola transaksi laundry secara mandiri pada sistem serta memiliki berbagai macam metode pembayaran.
Diabetic Retinopathy Fundus Image Classification Using Self-Organizing Maps Prabowo, Yulius Denny; Dwiandiyanta, B. Yudi; Maslim, Martinus; Corradini, Andrea
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 11 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.11.3.500-513

Abstract

Background: Diabetic retinopathy (DR) is a condition that impairs the blood vessels in the retina, resulting in vision loss ranging from temporary to permanent blindness. It commonly affects individuals diagnosed with diabetes mellitus (DM). Fundoscopy is a technique used to identify DR by examining the fundus of the eye during an eye examination. This process is time-consuming and can be expensive. Objective: This study aimed to examine the identification of DR using digital image processing methods. Methods: The self-organizing map (SOM) artificial neural network was employed. Diabetic retinopathy will be categorized according to its severity, including normal, mild, moderate, or severe. This classification considers the quantity of exudates and microaneurysms and the blood vessel structure in the fundus image. The dataset used in this investigation comprised 1000 fundus images acquired from the MESSIDOR ophthalmology database. Results: The findings indicate that the SOM approach achieves a training accuracy of 72% and a testing accuracy of 62%. Conclusion: The DR severity classification system can effectively extract DR-related features by segmenting exudates, blood vessels, and microaneurysms from funduscopic images during training, testing, and evaluation. Keywords: Diabetic Retinopathy, Self-Organizing Map, Fundus Image Classification, Digital Image Processing
Perancangan Blueprint dan Pembangunan Jaringan Komputer Gereja Brayat Minulya Yogyakarta Adithama, ‪Stephanie Pamela; Maslim, Martinus; Nugraha, Joanna Ardhyanti Mita
GIAT Teknologi untuk Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v1i1.5844

Abstract

Gereja Brayat Minulya berada di Kelurahan Patangpuluhan Kecamatan Wirobrajan Kotamadya Yogyakarta merupakan salah satu gereja di lingkup Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran Yogyakarta. Selama pandemi COVID-19, Gereja Brayat Minulya harus melakukan adaptasi dengan keputusan pemerintah untuk melakukan pelayanan umat secara khusus misa secara online. Belum adanya media dan infrastruktur untuk mendukung kegiatan ini menjadi permasalahan yang besar bagi pengurus gereja. Keperluan membangun infrastruktur jaringan di lingkungan gereja menjadi prioritas utama. Pembangunan jaringan komputer di Gereja Brayat Minulya harus dilakukan dengan penuh perencanaan. Perencanaan yang baik akan membuat proses implementasi akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, proses pembangunan jaringan komputer mengadopsi metode Network Development Life Cycle (NDLC). Implementasi dari metode NDLC menghasilkan sebuah rancangan pembangunan jaringan komputer dalam bentuk topologi jaringan. Topologi ini dibuat sesuai dengan kondisi lingkungan dari Gereja Brayat Minulya. Provider jaringan internet juga dipilih sesuai dengan kebutuhan Gereja Brayat Minulya. Spesifikasi dan jumlah peralatan yang mendukung pembangunan jaringan komputer ini sudah dipilih sesuai dengan kebutuhan. Pada akhirnya, jaringan komputer di Gereja Brayat Minulya berhasil dibangun dan dapat berguna untuk kegiatan-kegiatan yang berlangsung di gereja. Salah satu kegiatan utama yang terbantu di masa pandemi adalah misa online yang selalu dilakukan tiap minggu.