Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Teknologi Komunikasi dan Pembuatan Content Marketing Pada Asosiasi Homestay Manggarai Barat (ASIHOM MABAR) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Marshelia Gloria Marida; Angel Damayanti; Leonard Felix Hutabarat; Andaru Satnyoto; Roseven Rudiyanto; Septian Hutagalung
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4876

Abstract

Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai destinasi wisata premium, namun tidak diikuti dengan kemampuan penggunaan teknologi komunikasi dan pembuatan content marketing dari pengelola homestay di Labuan Bajo sehingga pemasaran terhadap homestay di Labun Bajo melalui media sosial belum maksimal. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fisipol UKI bekerja sama dengan dua dosen Politeknik eLBajo Commodus berinisiatif untuk mengadakan pelatihan kepada Asosiasi Homestay Manggarai Barat (ASIHOM MABAR). Peserta mendapatkan materi tutorial pembuatan konten yang menarik, praktik langsung cara pengambilan foto dan video, pengenalan fitur-fitur dalam media sosial TikTok, praktik langsung penggunaan aplikasi edit foto dan video dan pelatihan cara membuat konten dapat dilihat oleh banyak pengguna media sosial. Hasil pelatihan ini adalah terdapatnya kenaikan nilai yang signifikan dari hasil pre test sebesar 63 menjadi 93 pada hasil post test yang diisi oleh peserta. Nilai tersebut menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan peserta terkait penggunaan teknologi komunikasi, content marketing dan pelayanan prima dari sebelum mengikuti pelatihan dan setelah mengikuti pelatihan. Setelah pelatihan ini berakhir, pemateri juga tetap membuka komunikasi dengan peserta dan membantu peserta menghasilkan content marketing untuk pemasaran homestay mereka di media sosial. Komunikasi antara pemateri dengan peserta tetap terjalin melalui media sosial whatsapp
Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola Pokdarwis Ceria di Desa Wisata Wae Lolos Laurensius Sandrio; Septian Hutagalung; Roseven Rudiyanto; Marius Yosef Seran
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/jap.v5i2.507

Abstract

Institutional Strengthening and Governance of Pokdarwis Ceria in Wae Lolos Tourism Village Wae Lolos Village is a Tourism Village located in Sano Nggoang District. The Wae Lolos Tourism Village community already has a Ceria Tourism Awareness Group (Pokdarwis) as a concrete form of community participation in tourism development in the Tourism Village. However, the problem faced by Wae Lolos Village for tourism development is the lack of community knowledge and experience in the tourism sector. Moreover, the absence of a framework is one of the factors in the failure of the development of tourist destinations with the concept of Community Based Tourism (CBT). Departing from this phenomenon, this activity aims to directly answer the problems as previously explained, through the transfer of knowledge and technical skills from educational institutions to the community in the Ceria tourism awareness group in the Wae Lolos tourism village using lecture, discussion and discussion methods. practice. The result of this activity is that the community not only understands that developing a tourism village requires the active participation of the community, but is also able to make tour packages.
Determination of the Development Strategy for the Labuan Bajo Waterfront Based on Visitor Satisfaction Roseven Rudiyanto; Septian Hutagalung; Laurensius Sandrio; Marius Yosef Seran
EDUTOURISM Journal Of Tourism Research Vol. 5 No. 02 (2023): HOSPITALITY AND TOURISM
Publisher : Samarinda State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53050/ejtr.v5i02.654

Abstract

The existence of the Labuan Bajo Waterfront is relatively new. However, the Labuan Bajo Waterfront itself has become a tourist attraction in Labuan Bajo. Therefore, a study is needed to determine tourist satisfaction with the Labuan Bajo Waterfront and design a strategy to increase this satisfaction, especially in the attractions, accessibility, and amenities components. The sampling technique used in this study was random sampling with a questionnaire as a data collection technique. This study used the Likert scale to analyze the level of tourist satisfaction and determine the design strategy using the importance-performance analysis (IPA) method. In this study, the data collected came from 194 respondents. The results showed that tourist satisfaction with the Labuan Bajo Waterfront was very satisfied. In addition, the results of the IPA method show that the Concentrate Here Quadrant is related to cleanliness and safety; items in the Keep The Good Work Quadrant are the condition of the pier or walk board, lighthouse, road leading, footpaths in the Water Front area, ease of visiting the Water Front area, seating/rest facilities, and vehicle parking areas; items in the Low Priority Quadrant are road signs leading to the Water Front Area, trash bins, lighting, information boards, and eating and drinking facilities. The Possible Overkill Quadrant is related to tourism/entertainment activities in the Waterfront Area. Thus, even though the satisfaction level of Waterfront visitors is very satisfied, a destination development strategy is needed to improve quality related to cleanliness and safety.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA DESTINASI PARIWISATA ALTERNATIF EKOWISATA WAE BOBOK DI LABUAN BAJO Rostini, Ida Ayu; Kaban, Irna Karina; Rudiyanto, Roseven; Hutagalung, Septian
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/aa.v6i1.5861

Abstract

The Wae Bobok ecotourism destination is one of the alternative tourist attractions around Labuan Bajo, West Manggarai Regency. As an alternative to tourism, the development of the Wae Bobok destination tends to be slow compared to other tourist destinations. One of the main problems is the ability of the local managers to promote the Waebobok destination and the ability to interpret tourist objects in Wae Bobok. Therefore, this community service aim is training in developing the ability to compose narratives by answering 6 question words, namely Apa (what), Siapa (who), Kapan (when), Dimana (where), Mengapa (why), and Bagaimana (how) (5W+1H) and convey interpretation using the role-play method. The results show an improvement in the ability to train participants to compose better Wae Bobok destination narrations by containing 5W+1H elements and improve their ability to interpret Wae Bobok destination narrations.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN CURRICULUM VITAE (CV) SISWA SMKN 3 KOMODO DALAM MEMPERSIAPKAN MAGANG INDUSTRI Sandrio, Laurensius; Rudiyanto, Roseven; Seran, Marius Yosef; Hutagalung, Septian
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v4i10.11851

Abstract

CV merupakan dokumen yang pertama kali dilihat oleh perusahaan dan menjadi penilaian awal dalam menentukan apakah seorang calon pekerja layak untuk dipertimbangkan lebih lanjut. Namun, banyak siswa/siswi yang belum memahami cara membuat CV yang efektif sehingga peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan atau magang berkurang. Beberapa aplikasi gratis tersedia untuk membantu dalam pembuatan curriculum vitae, salah satunya adalah Canva. Salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Manggarai Barat yakni SMKN 3 Komodo juga mencetak tenaga kerja siap pakai yang mana perlu membekali siswa/siswinya dengan keterampilan yang mumpuni dalam pembuatan CV yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Melihat dinamika dan kebutuhan ini, sehingga disepakati bahwa pelatihan pembuatan CV yang komprehensif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia industri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan siswa SMKN 3 Komodo dalam membuat curriculum vitae yang baik dan menarik sesuai dengan kebutuhan industri. Penulis menggabungkan ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik sebagai metode dalam melaksanakan kegiatan ini. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan CV menggunakan aplikasi Canva yang dilaksanakan pada siswa/siswi SMKN 3 Komodo berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif dalam mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan administrasi magang industri.
Analisis Profil dan Kinerja Sentra Industri Kecil dan Menengah Kabupaten Manggarai Barat (Studi Kasus: IKM Tenun Molas Poco Lembor dan IKM Olahan Ikan ITABAJO) Iwan Iswanto, Andy; Yosef Seran, Marius; Ciptosari, Fitri; Hutagalung, Septian
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 1 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i1.1441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis profil sentra IKM yang ada di Kabupaten Manggarai dengan menggunakan studi eksploratif. Ruang lingkup studi adalah sentra IKM yang bergerak di bidang tenun dan olahan ikan, sedangkan ruang lingkup substansi profil sentra IKM dilakukan berdasarkan pendataan lapangan, FGD dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya kekhasan dan karakteristik pada masing-masing sentra dimana sentra IKM tenun memberikan penekanan pada sejarah, struktur organisasi, produk unggulan, keunikan motif tenun dan pemaknaan, proses produksi produk unggulan dan produk turunan, dan media pemasaran produk. Sedangkan pada sentra IKM olahan ikan kekhasan dan karakteristik ditemukan pada sejarah, struktur organisasi, produk unggulan, proses produksi produk unggulan, dan media pemasaran produk. Berdasarkan penilaian terhadap profil, sentra IKM tenun memperoleh skor 51 dan sentra IKM olahan ikan memperoleh skor 31, yang menunjukkan bahwa produk sentra memiliki banyak kelemahan dan perlu pendampingan yang intens. Hasil analisis SWOT juga mendukung hasil penelitian dengan memberikan rekomendasi spesifik mencakup perbaikan, penguatan dan peningkatan sentra IKM.
Strategi Peningkatan Kesejahteraan UMKM Warloka Aneka Rasa, Desa Warloka Pesisir, Kabupaten Manggarai Barat Sandrio, Laurensius; Rudiyanto, Roseven; Yosef Seran, Marius; Hutagalung, Septian; Karina Josephine Kaban, Irna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Wisata Warloka serta menyusun strategi pengembangan melalui analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Aneka Rasa memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pendapatan, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong akses terhadap pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Keberadaan UMKM ini juga mampu memperkuat peran perempuan serta memperluas pemasaran produk lokal melalui kolaborasi dan digitalisasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan manajemen dan ketergantungan pada musim wisata perlu diatasi melalui strategi pelatihan, diversifikasi produk, dan penguatan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan strategi berbasis potensi lokal untuk pengembangan berkelanjutan.
ANALISIS KONSEP 3A (ATRAKSI, AMENITAS, AKSEBILITAS) DALAM PERENCANAAN PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT: (STUDI KASUS: DESA UMATOOS, KABUPATEN MALAKA) MARIUS YOSEF SERAN; Septian Hutagalung; Roseven Rudiyanto; Laurensius Sandrio; Ida Ayu Rostini
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the 3A (attraction, amenity, accessibility) concept of tourism planning development in Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. This research uses a qualitative method and the key informants are the representatives of related stakeholders which from academician, business, community, local government, and mass media. This study uses field observations, in depth interview, focus group discussion, and literature studies. The result of the study showed the existence of main tourist attractions, alternative attractions, other potential nature and cultural tourism products in the village, also numbers of supporting facilities and accessibilities. There are also some weaknesses and potential threats that can become obstacles in the whole process of CBT’s planning development. Therefore, it is recommended that stakeholders need to collaborate in the whole aspects of planning development.
PEMBANGUNAN KEMBALI SEKOLAH BAMBU AL AMIN DI DESA KEWITU, KECAMATAN NANGA BERE, KABUPATEN LEMBOR SELATAN, NTT Novita Verayanti Manalu; Septian Hutagalung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.796-807

Abstract

Program pengabdian masyarakat "Pembangunan Kembali Sekolah Bambu Al Amin" di Desa Kewitu, Kecamatan Nanga Bere, Kabupaten Lembor Selatan, NTT adalah upaya nyata dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait dengan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Sekolah ini merupakan satu-satunya sarana pendidikan formal di desa tersebut, namun kondisinya sangat memprihatinkan, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas yang rusak dan tidak layak. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, serta kolaborasi antara tim pengabdian dan pihak desa. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, perencanaan, dan implementasi proyek pembangunan, serta pelibatan masyarakat dalam seluruh proses. Hasil temuan dari program yang dilaksanakan pada 19 – 27 Desember 2022 ini menunjukkan peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah dasar berjumlah 75 orang di Desa Kewitu, yang sebelumnya terbatas akibat kerusakan sekolah, Perbaikan infrastruktur seperti bangunan, meja dan kursi, serta fasilitas lainnya membuat pembelajaran jadi efektif, serta pembekalan perlengkapan sekolah gratis menjadikan semangat siswa belajar. Selain itu, melalui program pelatihan dan penyuluhan, masyarakat lokal juga diberdayakan untuk mengelola dan merawat sekolah tersebut secara berkelanjutan.Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat "Pembangunan Kembali Sekolah Bambu Al Amin" di Desa Nanga Bere merupakan langkah konkret dalam mewujudkan tujuan SDGs terkait dengan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Sekolah Bambu Al-Amin yang telah direhabilitasi juga diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan potensi lokal di desa tersebut. Melalui pendekatan partisipatif, holistik, dan berbasis data, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mencapai tujuan SDGs terkait dengan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, serta menjadi inspirasi untuk program serupa di wilayah lain.
EVALUASI KESIAPAN HOMESTAY DI DESA WAE LOLOS, KABUPATEN MANGGARAI BARAT Roseven Rudiyanto; Laurensius Sandrio; Septian Hutagalung; Marius Yosef Seran; Irna K. J. Kaban
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8449

Abstract

Homestay memainkan peran penting sebagai produk dalam pariwisata pedesaan. Sering kali, masyarakat belum siap untuk mengelola homestay. Desa Wae Lolos merupakan desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, sehingga memiliki potensi permintaan terhadap layanan homestay. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menilai kesiapan homestay di Desa Wae Lolos. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara. Data kualitatif dianalisis dengan tiga tahap, yaitu mengidentifikasi data, mengelompokkan data, dan menggabungkan kategori daftar periksa sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima rumah yang diproyeksikan menjadi homestay di Desa Wae Lolos telah siap dari aspek produk. Namun demikian, seluruh rumah yang diteliti masih memerlukan perbaikan fasilitas untuk kenyamanan wisatawan, seperti tempat sampah dan kotak P3K. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat dua faktor yang memengaruhi kesiapan pemilik rumah: pertama, pemilik rumah yang tinggal di rumah yang diproyeksikan sebagai homestay; kedua, belum adanya kunjungan wisatawan yang konsisten dan menginap di Desa Wae Lolos. Kondisi ini menunjukkan fasilitas homestay difokuskan pada aspek fungsional. Penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan, khususnya jumlah rumah yang relatif kecil sebagai sampel. Berdasarkan keterbatasan tersebut, peneliti mendorong studi lanjutan untuk melibatkan lebih banyak pemilik homestay. Selanjutnya, metode kuantitatif dapat digunakan dalam penelitian berikutnya untuk mengukur kepuasan wisatawan terhadap layanan homestay di Desa Wae Lolos.