Asep Shodiqin
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Religious Responses to Agricultural Crises: Exploring the Diverse Patterns in Garut, Indonesia Shodiqin, Asep
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v8i1.35241

Abstract

This study explores the critical role of religious patterns in shaping responses to agricultural crises, specifically focusing on the failure of the strawberry harvest in Barudua Village, Garut, West Java. The research employs a qualitative case study approach, examining three distinct sub-villages, each with unique religious practices: exclusive-protective, participatory, and progressive. Through interviews, observations, and thematic analysis, the study reveals how these religious patterns influence the community's resilience and adaptability in the face of crisis. The findings indicate that while exclusive-protective patterns tend to foster passivity, participatory and progressive patterns encourage community engagement, innovation, and social cohesion. These results suggest that integrating religious perspectives into agricultural crisis management can enhance community resilience and offer sustainable solutions. This research provides practical insights for policymakers and community leaders, empowering them to develop culturally sensitive and effective strategies for managing agricultural challenges.
Pemberdayaan Melalui Kreativitas Membatik Telur Asin dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Rahmawati, Destia; Shodiqin, Asep; Abidin, Yusuf Zaenal
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i1.24637

Abstract

Perkembangan zaman kian melesat jauh dengan segala pancapaiannya yang spektakuler. Untuk tetap berperan dan bermain di tengah budaya global, dakwah harus tetap memegang kendali dan mengatasi problematika zaman salah satunya di bidang ekonomi. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk dakwah yang dilakukan oleh pihak komunitas Telur Asin Batik terhadap masyarakat di Desa Dawuan Barat melalui daya atau penguatan, pengerahan (mobilisasi) sumberdaya, dan nilai tambahnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dakwah melalui penguatan dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi, pengerahan (mobilisasi) sumberdaya melalui beberapa tahap di antaranya yaitu tahap plan, do/action, see, dan bentuk dakwah melalui nilai tambah dengan adanya pengajian rutin serta mengadakan kegiatan Islam lainnya.
Implementasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Industri Rumahan Batik Jabbar, Anshori Abdul; Shodiqin, Asep; Enjang, Enjang
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v8i1.43341

Abstract

Masyarakat tidak produktif menjadi salah satu masalah sosial yang dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Dalam hal ini seharusnya ada penanganan lebih serius. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa program, proses dan hasil dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Industri Rumahan Batik di Komunitas Chanting Pradana Kampung Pancur Desa Bojongleles Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Banten. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Hasil penelitian yang dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan bahwa Program dalam pengembangan ekonomi masyarakat ialah dengan pemberian pelatihan dan modal. Sedangkan, proses pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Industri Rumahan Batik Lebak pada Komunitas Chanting Pradana secara umum meliputi dua kegiatan yaitu pembinaan berkelanjutan dan juga pemberian bantuan modal. Secara rinci kegiatan pemberdayaan berawal dari penerimaan anggota baru, proses pembekalan dan pengarahan, kemudian pemberian bantuan modal, proses pembinaan yang meliputi tahap pelatihan, dan yang terakhir ialah proses monitoring dan evaluasi. Adapun hasil dari pemberdayaan ekonomi ini ialah meningkatnya pendapatan masyarakat desa Pancur.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Wisata Kolam Renang Tirtamulya Anwar, Rifky Syaiful; Shodiqin, Asep; Fitriany, Putri Diesy
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v8i2.43397

Abstract

Pengembangan sektor pariwisata dipandang sebagai sesuatu yang strategis untuk mendorong pembangunan di wilayah yang memiliki potensi objek wisata. Wisata Kolam Renang Tirtamulya merupakan salah satu wisata yang berada di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah Bandung Barat. Wisata ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat karena dinilai memiliki potensi yang tinggi terhadap kemajuan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, proses implementasi, dan hasil pemberdayaan ekonomi masyarakat di wisata kolam renang Tirtamulya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: Program pemberdayaan yang dilakukan berupa pembangunan sarana prasana atau fasilitas dan pengelolaan pedagang kaki lima. Proses implementasi pemberdayaan yang terdiri dari beberapa proses yaitu: proses persiapan, pelaksanaan, pengawasan, partisipasi, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh yaitu memberikan manfaat dalam segi ekonomi untuk masyarakat, faktor pendorong yaitu partisipasi masyarakat dan penghambat yaitu Covid 19, lalu responsibilitas yaitu adanya respon positif dari berbagai kalangan masyarakat.