Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Bimbingan Keagamaan Petuah dalam Mengantisipasi Kenakalan Remaja di Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiyah Kota Bandung Apip Rudianto
Syifa al-Qulub Vol 2, No 1 (2017): Juli, Syifa Al-Qulub
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/saq.v2i1.2758

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa bimbingan keagamaan merupakan proses pemberian bantuan kepada seseorang yang mengalami kesulitan lahir maupun batin supaya dalam kehidupannya sejalan dengan ketentuan dan petunjuk Allah SWT. Untuk melakukan bimbingan keagamaan tersebut memerlukan suatu metode atau teknik yang tepat dan efektif dan dianggap baik (ma’ruf), sejauh metode dan teknik tersebut tidak bertentangan dengan norma ajaran Islam. Lembaga pendidikan seperti Madrasah Aliyah merupak tempat dilangsungkannya pendidikan, melalui pendidikan di sekolah siswa di didik baik dari aspek akhlak, psikologis, maupun perilakunya terlebih pada sekolah berbasis keagamaan bahwa pola pendidikan akhlaknya sudah barang tentu menjadi prioritas utamanya. Namun fakta dilapangan menunjukan adanya beberapa bentuk kenakalan remaja baik bentuk kenakalan yang ringan hingga yang terberat. Oleh karena itu diperlukan program yang bertujuan untuk mengantisipasi kenakalan remaja tersebut, salah satunya melalui program bimbingan keagamaan petuah (pesantren sabtu ahad) yang ada di Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiayah.
The Use of Learning Management System and Its Effect on Learning Effectiveness at State Islamic University Anwar, Rosihon; Muhyi, Asep Abdul; Rudianto, Apip
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES)
Publisher : Faculty of Tarbiyah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijies.v7i2.6140

Abstract

As a result of the research, the data regarding the application of e-learning based on the Learning Management System (LMS) at UIN SGD Bandung is a form of readiness to welcome the digitization of education, which started in 2020. The university formed an exceptional IT team called PTIPD to handle the digitization of education by applying e-learning based on the Learning Management System (LMS). This research uses a qualitative method. From the results of interviews with several lecturers at the State Islamic University Sunan Gunung Djati Bandung regarding the use of e-learning based on the Learning Management System (LMS), the most widely used applications are e-knows and Google Classroom applications, there are also other applications such as zoom applications, google meet, WhatsApp, and others. The effectiveness of LMS at UIN SGD Bandung on learning depends on how the method is applied and how well students and teachers can adapt to technology in the learning context. Based on the description above, several factors influence learning using the LMS Learning Management System to be ineffective: lack of integration between online and face-to-face components, limitations in the use of technology, restrictions on interaction in learning, poor class management, and poor teaching quality.
The Use of Learning Management System and Its Effect on Learning Effectiveness at State Islamic University Anwar, Rosihon; Muhyi, Asep Abdul; Rudianto, Apip
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES)
Publisher : Faculty of Tarbiyah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijies.v7i2.6140

Abstract

As a result of the research, the data regarding the application of e-learning based on the Learning Management System (LMS) at UIN SGD Bandung is a form of readiness to welcome the digitization of education, which started in 2020. The university formed an exceptional IT team called PTIPD to handle the digitization of education by applying e-learning based on the Learning Management System (LMS). This research uses a qualitative method. From the results of interviews with several lecturers at the State Islamic University Sunan Gunung Djati Bandung regarding the use of e-learning based on the Learning Management System (LMS), the most widely used applications are e-knows and Google Classroom applications, there are also other applications such as zoom applications, google meet, WhatsApp, and others. The effectiveness of LMS at UIN SGD Bandung on learning depends on how the method is applied and how well students and teachers can adapt to technology in the learning context. Based on the description above, several factors influence learning using the LMS Learning Management System to be ineffective: lack of integration between online and face-to-face components, limitations in the use of technology, restrictions on interaction in learning, poor class management, and poor teaching quality.
Pendampingan Seni Tari Kreatif dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Berkebutuhan Khusus di SDIT Al Bayyinah Garut Mangkuwibawa, Hilman; Rudianto, Apip; Widowati, Kawuryansih; Latifah, Hanny; Fauziah, Salma
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i3.26735

Abstract

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tahun 2023, terdapat lebih dari 1.200 anak berkebutuhan khusus (ABK) yang bersekolah di berbagai jenjang pendidikan. Sebagian besar di antaranya mengalami hambatan perkembangan motorik kasar, yang berdampak pada keterlambatan keterampilan gerak dasar dan keterbatasan dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak berkebutuhan khusus melalui penerapan seni tari kreatif menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) di SDIT Al-Bayyinah Kabupaten Garut. Permasalahan utama yang diangkat adalah keterbatasan motorik kasar pada siswa ABK serta rendahnya kompetensi guru dalam memanfaatkan seni tari sebagai media pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dalam empat siklus, meliputi tahap observasi, pelatihan guru, implementasi pengajaran tari kepada siswa ABK, serta evaluasi dampak program. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan motorik kasar, kemampuan interaksi sosial, dan rasa percaya diri siswa ABK. Selain itu, guru juga mengalami peningkatan kompetensi dalam menerapkan seni tari kreatif sebagai metode pembelajaran inklusif. Evaluasi program melalui angket guru memperlihatkan bahwa pendekatan ini efektif dalam membuat tubuh anak menjadi lebih lincah dan lentur, sekaligus mengatasi permasalahan perkembangan motorik siswa ABK.
STRATEGI KOLABORATIF WALI KELAS DAN GURU BK DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Nasrudin, Muhammad; Fadillah, Nanaz Nur; Rudianto, Apip; Salahudin, Anas
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.17420

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengatasi permasalahan perkembangan, baik secara akademik maupun sosial-emosional. Namun pada praktiknya, masih banyak sekolah dasar yang menghadapi keterbatasan guru BK. Permasalahan ini mendorong perlunya strategi alternatif, salah satunya melalui kolaborasi antara wali kelas dan guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kolaboratif yang digunakan dalam pelaksanaan layanan BK di SDU AL- Izzah kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukkan bahwa wali kelas berperan aktif dalam mengidentifikasi permasalahan peserta didik, melakukan pendekatan awal, serta berkoordinasi dengan guru BK dalam penyusunan tindak lanjut. Kolaborasi ini terbukti membantu efektivitas layanan BK meskipun kehadiran guru BK terbatas. Strategi ini juga memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan peserta didik secara holistik.