Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Implementasi Bimbingan Keagamaan Petuah dalam Mengantisipasi Kenakalan Remaja di Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiyah Kota Bandung Apip Rudianto
Syifa al-Qulub Vol 2, No 1 (2017): Juli, Syifa Al-Qulub
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/saq.v2i1.2758

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa bimbingan keagamaan merupakan proses pemberian bantuan kepada seseorang yang mengalami kesulitan lahir maupun batin supaya dalam kehidupannya sejalan dengan ketentuan dan petunjuk Allah SWT. Untuk melakukan bimbingan keagamaan tersebut memerlukan suatu metode atau teknik yang tepat dan efektif dan dianggap baik (ma’ruf), sejauh metode dan teknik tersebut tidak bertentangan dengan norma ajaran Islam. Lembaga pendidikan seperti Madrasah Aliyah merupak tempat dilangsungkannya pendidikan, melalui pendidikan di sekolah siswa di didik baik dari aspek akhlak, psikologis, maupun perilakunya terlebih pada sekolah berbasis keagamaan bahwa pola pendidikan akhlaknya sudah barang tentu menjadi prioritas utamanya. Namun fakta dilapangan menunjukan adanya beberapa bentuk kenakalan remaja baik bentuk kenakalan yang ringan hingga yang terberat. Oleh karena itu diperlukan program yang bertujuan untuk mengantisipasi kenakalan remaja tersebut, salah satunya melalui program bimbingan keagamaan petuah (pesantren sabtu ahad) yang ada di Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiayah.
The Use of Learning Management System and Its Effect on Learning Effectiveness at State Islamic University Anwar, Rosihon; Muhyi, Asep Abdul; Rudianto, Apip
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES)
Publisher : Faculty of Tarbiyah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijies.v7i2.6140

Abstract

As a result of the research, the data regarding the application of e-learning based on the Learning Management System (LMS) at UIN SGD Bandung is a form of readiness to welcome the digitization of education, which started in 2020. The university formed an exceptional IT team called PTIPD to handle the digitization of education by applying e-learning based on the Learning Management System (LMS). This research uses a qualitative method. From the results of interviews with several lecturers at the State Islamic University Sunan Gunung Djati Bandung regarding the use of e-learning based on the Learning Management System (LMS), the most widely used applications are e-knows and Google Classroom applications, there are also other applications such as zoom applications, google meet, WhatsApp, and others. The effectiveness of LMS at UIN SGD Bandung on learning depends on how the method is applied and how well students and teachers can adapt to technology in the learning context. Based on the description above, several factors influence learning using the LMS Learning Management System to be ineffective: lack of integration between online and face-to-face components, limitations in the use of technology, restrictions on interaction in learning, poor class management, and poor teaching quality.
The Use of Learning Management System and Its Effect on Learning Effectiveness at State Islamic University Anwar, Rosihon; Muhyi, Asep Abdul; Rudianto, Apip
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES)
Publisher : Faculty of Tarbiyah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijies.v7i2.6140

Abstract

As a result of the research, the data regarding the application of e-learning based on the Learning Management System (LMS) at UIN SGD Bandung is a form of readiness to welcome the digitization of education, which started in 2020. The university formed an exceptional IT team called PTIPD to handle the digitization of education by applying e-learning based on the Learning Management System (LMS). This research uses a qualitative method. From the results of interviews with several lecturers at the State Islamic University Sunan Gunung Djati Bandung regarding the use of e-learning based on the Learning Management System (LMS), the most widely used applications are e-knows and Google Classroom applications, there are also other applications such as zoom applications, google meet, WhatsApp, and others. The effectiveness of LMS at UIN SGD Bandung on learning depends on how the method is applied and how well students and teachers can adapt to technology in the learning context. Based on the description above, several factors influence learning using the LMS Learning Management System to be ineffective: lack of integration between online and face-to-face components, limitations in the use of technology, restrictions on interaction in learning, poor class management, and poor teaching quality.
STRATEGI KOLABORATIF WALI KELAS DAN GURU BK DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Nasrudin, Muhammad; Fadillah, Nanaz Nur; Rudianto, Apip; Salahudin, Anas
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.17420

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengatasi permasalahan perkembangan, baik secara akademik maupun sosial-emosional. Namun pada praktiknya, masih banyak sekolah dasar yang menghadapi keterbatasan guru BK. Permasalahan ini mendorong perlunya strategi alternatif, salah satunya melalui kolaborasi antara wali kelas dan guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kolaboratif yang digunakan dalam pelaksanaan layanan BK di SDU AL- Izzah kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukkan bahwa wali kelas berperan aktif dalam mengidentifikasi permasalahan peserta didik, melakukan pendekatan awal, serta berkoordinasi dengan guru BK dalam penyusunan tindak lanjut. Kolaborasi ini terbukti membantu efektivitas layanan BK meskipun kehadiran guru BK terbatas. Strategi ini juga memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan peserta didik secara holistik.
Pengembangan Media Booklet Berbasis Kontekstual Materi Aturan di Rumah untuk Pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas I SD Aziz, Asep Abdul; Mupidatunnisa, Asri; Rudianto, Apip
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Booklet Berbasis Kontekstual pada materi Aturan di Rumah untuk pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas I SD sebagai media yang mampu menghadirkan pengalaman belajar konkret dan sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas rendah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D serta pendekatan mixed methods yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Proses pengembangan meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate melalui validasi ahli serta uji praktikalitas guru. Hasil validasi ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran/bahasa menunjukkan bahwa booklet berada pada kategori sangat layak dengan persentase kelayakan 84,3% hingga 96%. Uji praktikalitas guru juga memperoleh skor sangat tinggi (97,1%), menandakan bahwa media mudah digunakan, menarik, dan relevan dengan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Secara keseluruhan, booklet yang dikembangkan terbukti layak dan praktis digunakan sebagai media ajar alternatif untuk membantu peserta didik memahami aturan melalui pendekatan kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Multicultural Problem-Based Learning: Strategies for Improving Religious Moderation in Elementary Schools Rudianto, Apip; Maftuh, Bunyamin; Agustin, Mubiar; Syaodih, Ernawulan; Anwar, Rosihon
Jurnal al-Thullab Vol 10 No 1 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/atthulab.v10i1.49518

Abstract

This study examines teachers’ perceptions of the relevance and effectiveness of Multicultural Problem-Based Learning (MPBL) in strengthening religious moderation attitudes among Elementary School and Madrasah Ibtidaiyah students in Kuningan Regency, Indonesia. A quantitative survey approach was employed using a questionnaire developed from key dimensions of religious moderation, namely national commitment, religious tolerance, appreciation of religion-based local culture, and religion-based anti-violence, as well as indicators of the importance of MPBL in primary education. The results indicate that teachers overwhelmingly perceive MPBL as a highly relevant and effective learning approach. MPBL is considered capable of strengthening students’ character in appreciating diversity, reducing negative stereotypes and prejudice, and fostering critical, collaborative, and solution-oriented thinking skills. Teachers also agree that this approach supports the internalization of tolerance, respect for different religious beliefs, and appreciation of local cultural wisdom rooted in religious values. However, the findings reveal that students’ deeper understanding of the universal principle that all religions teach peace has not been fully internalized, indicating a gap between cognitive understanding and affective–behavioral development.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN QUIZIZZ BERBASIS GAMIFIKASI MENGGUNAKAN MODEL 4D PADA MATERI HAK DAN KEWAJIBAN KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH Suyanti, Popy; Fatimah, Pitri Siti; Rudianto, Apip
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 9 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.5806

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Quizizz berbasis gamifikasi pada materi Hak dan Kewajiban kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Latar belakang penelitian didasari oleh permasalahan pembelajaran PPKn yang masih menggunakan metode konvensional sehingga peserta didik cenderung pasif dan kurang termotivasi, serta rendahnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang terdiri dari tahap pendefinisian melalui analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, tahap perancangan media dengan elemen gamifikasi, tahap pengembangan yang meliputi pembuatan produk, validasi ahli, dan uji coba, serta tahap penyebarluasan produk. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru, dan 26 peserta didik kelas IV MIS Miftahul Falah 1 Gedebage. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validasi ahli dan respons positif dari pengguna dengan skor 4,6 dari skala 5,0. Implementasi media meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata skor meningkat dari 68,5 menjadi 78,5 dan ketuntasan belajar meningkat dari 65% menjadi 88%. Media pembelajaran Quizizz berbasis gamifikasi terbukti efektif meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap materi Hak dan Kewajiban di Madrasah Ibtidaiyah. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Quizizz, Gamifikasi, Model 4D, Hak dan Kewajiban
Development of a Hypothetical Model of Multicultural Problem-Based Learning to Foster Tolerance Among Elementary School Students Apip Rudianto; Galih Praja Wijaya
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2026): Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with HDPGSDI (Himpunan Dosen PGSD Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jisd.v13i1.175

Abstract

Social, cultural and religious diversity are characteristics of Indonesian society that call for the strengthening of tolerance through education. However, learning in schools still tends to be normative and cognitively oriented, meaning that the development of tolerance among pupils has not yet been optimal. This study aims to develop a hypothetical model of multicultural problem-based learning as a basis for fostering tolerance among pupils. This study employs a research and development approach within the framework of Educational Design Research. The research stages include needs analysis, the design of a hypothetical model, and conceptual validation through expert assessment. Data were collected through literature review, interviews, limited observation, and validation sheets, and were subsequently analysed using qualitative descriptive methods. The results indicate that the developed hypothetical model integrates problem-based learning principles with a multicultural context through structured learning syntax and mechanisms for the internalisation of tolerance values. This model is deemed conceptually sound and relevant as a foundation for the development of contextual and sustainable tolerance education.
BUILDING STUDENTS' AWARENESS OF GREEN BEHAVIOR THROUGH HEALTHY SNACK CHOICES IN ELEMENTARY SCHOOLS apip rudianto; Nana Supriatna
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v8i2.48970

Abstract

This study was motivated by an extraordinary event, namely the large number of students who experienced food poisoning after consuming snacks sold in the school environment. One of the causes of this event was the low level of students' understanding of green behavior in maintaining health, which was applied in their snacking behavior in the school environment. Students prefer to buy snacks they like rather than considering the healthiness of the snacks. This can impact future sustainability (sustainable development). This study aims to determine the extent of students' green behavior as seen in their snacking behavior. This study is a qualitative research. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used in this study is triangulation. Through triangulation, conclusions can be drawn regarding the attitude toward green behavior in choosing healthy snacks based on students' snacking behavior. The results of this study indicate that most students do not yet exhibit green behavior. This can be seen from the fact that students prefer to choose snacks based on their preferences and food trends rather than health or nutritional aspects. Students also have a low understanding of healthy snacks and are becoming more consumptive.