Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Simbiosis Ekologi Manusia dan Penyelidikan Filosofis: Menelusuri Keseimbangan Berkelanjutan dalam Interaksi Manusia-Lingkungan Fakhruddin, Yudha Ahmada Arif; Ahmadi, Rizqa; Ardi, Mulia
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 4 No 2 (2023): Jul-Des 2023
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/c6fcpz21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengartikulasikan karakter ekologi manusia yang pada dasarnya bersifat filosofis. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode verstehen, interpretasi dan hermeneutika. Hasil penelitian menunjukkan karakter ekologi dipahami sebagai kepedulian untuk membantu individu yang terlibat dalam interaksi manusia-lingkungan yang problematis, mengidentifikasi cara-cara untuk mengubah interaksi tersebut supaya tercapai keseimbangan berkelanjutan antara klaim moral dan kebutuhan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa karakter ekologi manusia menjelaskan apa yang dimaksud sebagai perpaduan multidisipliner, interdisipliner, transdisipliner, dan bahkan adisipliner dari ilmu-ilmu biologi dan sosial. Melalui pemahaman ini, manusia dapat memberikan panduan secara tindakan terhadap gagasan hidup yang baik tanpa menjadi aktor yang memihak bentuk kehidupan tertentu. Sehingga terjadi harmoni antara pemanfaatan dan pemeliharaan sumberdaya alam dalam menjaga lingkungan hidup.
Representasi Praktik Konsumsi Pria Feminin Dalam Prespektif Teori Konsumsi Jean Baudrillard Oktaviana, Sefira; Ardi, Mulia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11215995

Abstract

Gender adalah atribut yang dimiliki laki-laki dan perempuan yang dapat dipertukarkan, dan pengaruh sosial dan budaya masyarakat terhadap feminitas dan maskulinitas adalah sumbernya. Istilah baru untuk masukulinitas muncul sebagai tanda bahwa masukulinitas telah berubah seiring perkembangan zaman. Gaya hidup laki-laki yang disebut sebagai "pria feminin" dipengaruhi oleh perubahan tersebut. Sejak munculnya berbagai produk yang mendukung penampilan, pria feminin berani mengekpresikan diri melalui gaya hidup kontemporer, meskipun penampilan tersebut identik dengan perempuan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pola praktik konsumsi pria feminin. Dalam penelitian ini menggunakan analisis teori konsumsi Jean Baudrillard dengan konsep simulasi dan simulacra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling, kriteria informan dalam penelitain ini adalah laki-laki bergaya feminim di sekitaran Kota Tulungagung. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan beberapa cara yakni melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik konsumsi pria feminin yang mempresentasikan konsep feminin diantaranya adalah merawat diri, mengikuti trend dunia fashion, menjaga kebugaran tubuh, mengunjungi tempat-tempat yang lagi high in dan aktif di sosial media. Gaya hidup tersebut terbentuk melalui kontruksi yang dipengaruhi berbagai faktor pendukung berupa lingkungan pertemanan, lingkungan kerja, media sosial. Yang pada akhirnya menjadikan pria feminin menjadi seorang konsumer, karena pria feminin berbelanja diluar kebutuhannya. Hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan konsumsi pria feminin terkait konsep gaya hidup mereka. Konsumsi yang dilakukan oleh pria feminin lebih kepada konsumsi simbol, karena mereka membutuhkan sebuah validasi dari orang lain. Bahwa semua yang dikonsumsi pria feminin menciptakan makna yang pada akhirnya tidak akan pernah menjadikan pria feminin sebagai perempuan.
Disharmoni Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tulungagung Dalam Perspektif Teori Struktural Fungsional Emile Durkheim Fidyawati, Evania; Ardi, Mulia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11652513

Abstract

Tulungagung merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki permasalahan terkait keluarga/rumah tangga pekerja migran. Berbagai kasus seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) jamak ditemukan pada keluarga pekerja migran. Kasus-kasus semacam ini kerap diakibatkan oleh ketimpangan atau ketidakseimbangan fungsi-fungsi dalam keluarga. Penelitian ini secara khusus berupaya menjelaskan disharmoni keluarga pekerja migran di Tulungagung dan faktor-faktor yang melatarbelakangi disharmoni keluarga melalui perspektif struktural fungsional Emile Durkheim. Jenis penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan. Data penelitian bersumber dari hasil wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, verifikasi dan pengambilan kesimpulan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat ketimpangan berkaitan dengan struktur dan fungsi keluarga disebabkan ketidakhadiran salah satu anggota keluarga yang bekerja sebagai pekerja migran. Kedua, sejumlah faktor yang melatarbelakangi permasalahan disharmoni keluarga antara lain hilangnya sosok kepala rumah tangga, komunikasi yang tidak efektif dan keterbatasan peran dalam keluarga.
FENOMENA KLITIH (Studi Kasus Tindakan Kejahatan Klitih Berbasis Organisasi Pencak Silat Di Kecamatan Kertosono) rahmatullah, danny; Ardi, Mulia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11215358

Abstract

Pencak silat merupakan suatu seni bela diri yang digunakan untuk membentengi diri agar terhindar dari segala marabahaya. Namun terdapat sekelompok oknum organisasi pencak silat yang menyalahgunakan kemampuan dirinya untuk melakukan tindakan kejahatan seperti klitih. Kejahatan klitih sendiri dipahami sebagai tindak kekerasan yang sengaja dilakukan oleh seseorang atau kelompok yang mengakibatkan kesengsaraan, terlukanya seseorang bahkan juga hilangnya nyawa seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam kejahatan klitih melalui perspektif kejahatan Edwin H Sutherland. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri dari korban, saksi mata, dan anggota pencak silat. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kertosono, kabupaten Nganjuk. Jawa Timur. Data-data penelitian dianalisis melalui beberapa tahap, yakni persiapan, olah data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, Kejahatan klitih merupakan kejahatan umum yang kerap terjadi di kecamatan Kertosonono. Kejahatan ini dilakukan oleh oknum atau sekelompok orang berlatar belakang organisasi pencak silat. Kedua, tindakan kejahatan menurut Sutherland tidak diwariskan melainkan dipelajari dari lingkungan dan pergaulan. Para pelaku kejahatan klitih dipengaruhi oleh interaksi sosial atau disebabkan oleh pergaulan pelaku.
Intergenerational Communication in the Ruwah Tradition: An Ethnographic Study on the Transmission of Tradition and the Preservation of Local Wisdom Marchelina, Debyta Ayu; Al Hamimy, Muhammad Faishol; Ardi, Mulia
Borobudur Communication Review Vol 5 No 2 (2025): Borobudur Communication Review
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bcrev.14741

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi antargenerasi dalam tradisi Ruwah Dusun di Desa Kembangsore, Mojokerto, Jawa Timur, dengan fokus pada pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal melalui keberlangsungan tradisi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 yang cenderung meminggirkan praktik-praktik tradisional dan memperlebar kesenjangan generasi. Pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari Desember 2024 hingga Maret 2025. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahannya dipastikan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasilnya disajikan dalam enam poin utama. Pertama, deskripsi tradisi Ruwah Dusun menunjukkan bahwa ritual-ritual seperti prosesi gunungan, pesta bersama, tahlil, dan istighasah melambangkan rasa syukur, solidaritas, dan penghormatan kepada leluhur. Kedua, pola komunikasi antargenerasi menunjukkan interaksi yang saling melengkapi, di mana para tetua bertindak sebagai penjaga kebijaksanaan, para pemimpin agama memberikan legitimasi spiritual, dan generasi muda menyumbangkan kreativitas. Ketiga, tradisi berfungsi sebagai media transmisi nilai-nilai, termasuk kerja sama timbal balik, religiusitas, solidaritas, dan kesadaran ekologis. Keempat, analisis komunikasi etnografis menunjukkan bahwa simbol, ritual, dan bahasa berfungsi sebagai alat untuk menegosiasikan dan mengadaptasi nilai-nilai. Kelima, keterlibatan generasi muda terlihat jelas dalam pewarisan dan transformasi praktik budaya, mulai dari perencanaan dan dokumentasi hingga reinterpretasi tradisi. Keenam, dinamika dan tantangan yang ada menunjukkan ketegangan antara pelestarian tradisi dan modernitas, namun media digital menghadirkan peluang untuk merevitalisasi tradisi.
Penguatan Digital Marketing dan E-commerce Untuk Perluasan Pasar Rajawali Snack Eka Saputra, Rendi; Maulinda Mieni Saputri; Ensi Dwi Nanda; Mulia Ardi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3719

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pasar dan kapasitas penjualan Rajawali Snack melalui implementasi strategi pemasaran digital dan pemanfaatan e-commerce. Rajawali Snack, sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berfokus pada keripik singkong, menghadapi tantangan dalam memperluas pasar di tengah persaingan yang ketat dan keterbatasan promosi. Pendekatan pengabdian dilakukan melalui pendampingan teknis, dan implementasi langsung strategi digital marketing, termasuk pemasaran konten dan pengelolaan toko online pada platform e-commerce. Temuan utama dalam pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam visibilitas online Rajawali Snack, yang tercermin dari peningkatan interaksi di media sosial dan pertumbuhan jumlah pengikut. Selain itu, kapasitas penjualan secara online juga mengalami kenaikan, ditandai dengan mulai masuknya pesanan dari luar daerah domisili usaha. Hasil temuan utama dalam pengabdian ini mengindikasikan bahwa digital marketing dan e-commerce memiliki potensi besar dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM. Hasil penelitian terhadap pelaku usaha Rajawali Snack meliputi penyusunan strategi konten digital yang menarik, optimalisasi platform media sosial sebagai alat promosi efektif, dan pemanduan dalam pembuatan serta pengelolaan akun e-commerce. Selain itu, peneliti juga memberikan bimbingan terkait analisis data penjualan online untuk pengambilan keputusan strategis di masa mendatang. Kata Kunci: Digital Marketing, E-commerce, Perluasan Pasar dan Rajawali Snack