Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Teknologi Finansial (Fintech) dalam Transformasi Layanan Keuangan di Indonesia Jange, Beno; Pendi, Irwansyah; Susilowati, Eko Meiningsih
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.1007

Abstract

Artikel ini mengkaji peran teknologi finansial (FinTech) dalam transformasi layanan keuangan di Indonesia, dengan fokus pada dampaknya terhadap inklusi keuangan, tantangan regulasi, dan keamanan data. FinTech telah berhasil meningkatkan akses ke layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani oleh bank tradisional, melalui inovasi seperti pembayaran digital dan pinjaman peer-to-peer (P2P). Namun, pertumbuhan pesat sektor ini juga menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait dengan regulasi yang belum sepenuhnya matang dan isu keamanan data. Penelitian ini menganalisis bagaimana adopsi FinTech mempengaruhi stabilitas keuangan dan ketimpangan sosial, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Temuan menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat terhadap risiko dan dukungan regulasi yang kuat, FinTech dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Pendampingan Pencatatan Keuangan Digital sebagai Solusi Rendahnya Literasi Akuntansi UMKM Awaludin, Dipa Teruna; Basir, Abdul; Susilowati, Eko Meiningsih; Marwati, Siti; Soepriyadi, Irzan
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i3.264

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya pada aspek pencatatan dan pelaporan keuangan. Rendahnya literasi akuntansi menyebabkan pelaku UMKM kesulitan menyusun laporan keuangan yang akurat, sehingga berdampak pada lemahnya pengambilan keputusan bisnis, keterbatasan akses pembiayaan, serta rendahnya daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akuntansi UMKM melalui pendampingan pencatatan keuangan berbasis digital sebagai solusi yang praktis dan mudah diterapkan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi pentingnya pencatatan keuangan, pelatihan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta pendampingan intensif dalam penerapan pencatatan transaksi usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap konsep dasar akuntansi, kemampuan melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya laporan keuangan dalam pengelolaan usaha. Pendampingan ini juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih tertib dalam administrasi keuangan dan siap menghadapi tuntutan digitalisasi usaha. Dengan demikian, pendampingan pencatatan keuangan digital dapat menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan literasi akuntansi UMKM serta mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara lebih profesional.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Kreativitas Ramah Lingkungan pada Masyarakat Desa Pilangrejo, Kabupaten Sragen Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah; Siti Fatonah; Eko Meiningsih Susilowati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2184

Abstract

Desa Pilangrejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan harga komoditas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui pendampingan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan alami (soy wax dan beeswax) sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on learning), edukasi bahan ramah lingkungan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Keberhasilan program dievaluasi secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, kuesioner kepuasan berskala Likert, serta wawancara dengan peserta dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma dan kemasan yang layak jual, serta membentuk empat kelompok usaha mikro berbasis komunitas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program mencapai skor rata-rata 4,8 dari skala 5. Program pendampingan ini terbukti efektif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan keterampilan berbasis kreativitas dan kesadaran lingkungan, serta berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain yang berkarakteristik serupa guna memperkuat UMKM berbasis desa.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Kreativitas Ramah Lingkungan pada Masyarakat Desa Pilangrejo, Kabupaten Sragen Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah; Siti Fatonah; Eko Meiningsih Susilowati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2184

Abstract

Desa Pilangrejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan harga komoditas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui pendampingan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan alami (soy wax dan beeswax) sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on learning), edukasi bahan ramah lingkungan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Keberhasilan program dievaluasi secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, kuesioner kepuasan berskala Likert, serta wawancara dengan peserta dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma dan kemasan yang layak jual, serta membentuk empat kelompok usaha mikro berbasis komunitas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program mencapai skor rata-rata 4,8 dari skala 5. Program pendampingan ini terbukti efektif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan keterampilan berbasis kreativitas dan kesadaran lingkungan, serta berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain yang berkarakteristik serupa guna memperkuat UMKM berbasis desa.