Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MAS ALMUTTAQIN WOLOWARU Jumilah Gago; Yulius Dala Ngapa
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Dinamika Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.499 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implemetasi pelayananbimbingan dan konseling dalam membentuk karakter siswa MASAlmuttaqin Wolowaru. Jenis penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data yaitumenggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasilpenelitian menujukan bahwa pelayanan bimbingan dan konselingdalam membentuk karakter siswa sudah diterapkan di MASAlmuttaqin Wolowaru. Pelayanan bimbingan dan konseling dilakukanoleh guru BK kepada semua siswa/i yang ada di MAS AlmuttaqinWolowaru, yang mempunyai masalah-masalah secara pribadi ataukelompok. Dampak dari penerapan atau implementasi pelayananbimbingan dan konseling menujukan bahwa adanya dampak positifdalam membentuk karakter siswa MAS Almuttaqin Wolowaru, inidibuktikan dari banyaknya siswa yang memperbaiki diri dan tidakmengulangi kesalahan yang sama.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT (HAp) DARI LIMBAH CANGKANG KERANG LOKAN (Batissa violecea L) DENGAN METODE BASAH PRESIPITASI Yulius S. Dala Ngapa
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Dinamika Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.437 KB)

Abstract

Kebutuhan biomaterial yang bersifat biokompatibel menjadi sangat besar aplikasinya pada dunia kedokteran, terutama bidang ortopedi dan kedokteran gigi. Hidroksiapatit merupakan biomaterial yang mengandung senyawa kalsium fosfat dan merupakan komponen utama yang terdapat pada tulang dan gigi serta dapat bekerja selaras dengan tubuh tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Kalsium fosfat merupakan komponen utama senyawa HAp yang dapat disintesis dari cangkang kerang lokan. Metode yang digunakan untuk sinstesis hidroksiapatit adalah metode basah presipitasi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kadar kalsium dari limbah cangkang kerang lokan adalah 69,87%. Hasil FTIR terdapat bilangan gelombang yang mencirikan adanya gugus fosfat dan hidroksida. Kemudian untuk hasil XRD menampilkan puncak tertinggi pada 2? = 31,70 dengan intensitas puncak yang sangat kuat. Pengujian dengan SEM menampilkan hidroksiapatit yang didapat berupa butiran-butiran halus yang seragam.
POTENSI ENERGI AIR SEBAGAI SUMBER LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN DI PULAU FLORES Richardo Barry Astro; Yulius Dala Ngapa; Sesarius Goda Toda; Andrianus Nggong
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 2 (2020): OPTIKA
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v4i2.710

Abstract

Pulau Flores yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi EBT yang cukup beragam, antara lain panas bumi, air, angin, matahari, hingga arus laut. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan potensi air di Flores serta sistem kerja pembangkit listrik ramah lingkungan yang memanfaatkan air sebagai sumber energi. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar terkait potensi energi air di pulau Flores dan pemanfaatannya sebagai sumber energi listrik bersih (green energy). Penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi literatur. Pulau Flores termasuk daerah beriklim kering dengan curah hujan yang minim dengan potensi air tergolong kecil, sehingga potensi energi air lebih tepat digunakan sebagai sumber energi listrik dengan daya menengah (PLTM) dan kecil (PLTMH). Potensi air yang tersedia juga mampu ditingkatkan dengan sistem cascade. Pada PLTM/MH energi potensial air diubah menjadi energi kinetik di dalam pipa pesat, selajutnya energi kinetik diubah menjadi energi mekanik berupa putaran poros turbin, dan terakhir energi mekanik dikonversi menjadi energi listrik oleh generator. Beberapa pembangkit listrik yang ada di pulau Flores antara lain PLTM Ndungga, PLTMH Ogi, dan PLTMH Wae Roa, PLTMH Waigarit, dan PLTMH Sita. Selain itu terdapat pula penelitian lain terkait potensi energi air di Flores yang masih dalam tahap penelitian awal dan lanjutan. Pada pengoperasiannya PLTM/MH terbukti menekan laju konsumsi bahan bakar fosil. PLTMH juga sangat memungkinkan untuk diterapkan pada daerah-daerah di Flores dan NTT umumnya yang terpencil dan jauh dari jaringan listrik PLN.
PENGABDIAN KKN-MANDIRI DESA GOLO WUAS KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Daniel Wolo; Yulius Saprianus Dala Ngapa; Marıa LS Harıyanti
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v1i1.715

Abstract

The Independent Real Work Lecture (KKN) program has been implemented in Golo Wuas Village, Elar Selatan District, East Manggarai Regency. The purpose of implementing the program is that lecturers and students gain learning experiences through direct involvement with the community by finding, formulating, solving, and overcoming problems in the field. The method of implementing KKN activities is carried out in the form of data collection, socialization, and training involving the government and the community directly. Some of the results achieved from this Independent Community Service Program are some of the activities that have been carried out (a) Assistance in teaching and learning activities in mathematics subjects to SDK Ndawang students, (b) Counseling and parquetry of making husk charcoal fertilizer and organic fertilizer, (c) empowerment seminars community in the health sector
Hydrothermal Transformation of Natural Zeolite from Ende-NTT and Its Application as Adsorbent of Cationic Dye Yulius Dala Ngapa; Sri Sugiarti; Zaenal Abidin
Indonesian Journal of Chemistry Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.187 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21156

Abstract

A synthetic zeolite was produced from natural zeolite from Ende-Nusa Tenggara Timur (NTT) by hydrothermal method. This study aims to produce synthetic zeolite from Ende natural zeolite to remove cation dye through the adsorption process. Temperature of crystal formation (ageing) was performed at 60 °C for 6 h and hydrothermal process was at 100 °C for 24 h. The natural zeolite produced synthetic NaP1 and synthetic Faujasite. Based on the research results, the synthesis of zeolite by the hydrothermal method can enhance the adsorption capacity and Cation Exchange Capacity (CEC). The adsorption capacity in the natural zeolites of type ZG, ZL and ZC before the hydrothermal process were 17.289, 17.276, and 16.483 mg/g, respectively, and after hydrothermal they increased to 37.398, 37.369 and 37.362 mg/g, respectively. In addition, the CEC increased from 84.154, 81.042, and 77.474 cmol/kg, respectively, to 244.063, 216.354, and 211.432 cmol/kg, respectively. The Langmuir model most closely matched the isothermal adsorption equilibrium process.
PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP NEGERI 1 ENDE SELATAN KECAMATAN ENDE SELATAN KABUPATEN ENDE Ainun Jariyah; Veronika Praja Sinta Mbia Wae; Yulius Dala Ngapa
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bimbingan belajar siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan, hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan, dan pengaruh bimbingan belajar terhadap hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan. Penelitian ini merupakan  penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian  ini adalah siswa SMP Negeri 1 Ende Selatan dan sampel penelitian  adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX berjumlah 68 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dari sampel penelitian berupa skor bimbingan belajar dan nilai belajar IPA semester I tahun ajaran 2020/2021. Analisis data dilakukan dengan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan belajar memiliki pengaruh yang positif dan  signifikan dengan  hasil belajar IPA pada siswa kelas VII, VII, dan IX di SMP Negeri 1 Ende Selatan tahun ajaran 2020/2021, yaitu diperoleh nilai rxy= 0.509 dan thitung= 5.589>ttabel=1.667 pada α = 5%.
Etnobotani Masyarakat Suku Lio: Studi Kasus di Desa Waturaka Kawasan Taman Nasional Kelimutu Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur Veronika Praja Sinta Mbia Wae; Jumilah Gago; Yulius Dala Ngapa
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2022): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v7i1.5463

Abstract

The purpose of this study was to determine the interaction of the surrounding community with the diversity of plants in the TNK area and to identify the use of plants by the community around TNK. This research was conducted in the Kelimutu National Park area, Ende Regency, East Nusa Tenggara Province and Waturaka Village in May 2021. The tools used in this study, namely: interview guide (questionnaire), stationery, camera, recorder, calculator, machete/machete, flower scissors, label paper, plastic rope, plastic, a list of respondents' questions, and a computer and its equipment. While the materials used in this study were 70% alcohol, plant samples, bamboo sacks and newsprint. The research subjects are the people of Waturaka Village, Kelimutu District, Ende Regency. The objects in this study are medicinal plants in the Kelimutu National Park area and are cultivated by the community in Waturaka Village. The study used a survey method through observation and identification of plants and the determination of respondents by purposive sampling method totaling 250 people, consisting of 65 men and 185 women. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive. The results showed that there were 49 species of medicinal plants from 29 families. Leaves are the most widely used plant parts as medicines. Zingiberaceae family has the highest usage percentage of 85%.
Go Green School Melalui Daur Ulang Sampah Organik di SMP Negeri 2 Ende Selatan Yulius Saprianus Dala Ngapa; Ainun Jariyah; Veronika P. Sinta Mbia Wae
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6652

Abstract

Kegiataan pengabdian dan peningkatan keterampilan peserta didik berupa transfer pengetahuan dan teknologi melalui program Go Green School adalah upaya untuk memanfaatkan potensi sampah organik yang ada di lingkungan sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dalam mengatasi permasalahan sampah organik dan non-organik yang timbul di lingkungan sekolah, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik tentang mengelola sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai jual dengan membuat pupuk kompos dari sampah organik menggunakan metode Takakura. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Minggu ketiga bulan September – minggu kedua bulan Oktober 2022 di SMP Negeri 2 Ende Selatan kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi atau sosialisasi dan demonstrasi. Hasil  evaluasi  terhadap kegiatan Go Green School  di SMPN 2 Ende Selatan   memperlihatkan     adanya     peningkatan pengetahuan peserta didik tentang kompos dan teknik pembuatannya.  Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan peserta didik tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagi bahan baku pembuatan kompos. Service activities and improving students' skills in the form of knowledge and technology transfer about composting with the go green school program are efforts to utilize the potential of organic waste in the surrounding environment. The purpose of this activity is to provide education in overcoming the problems of organic and non-organic waste that arise in the school environment, as well as provide knowledge and skills to students about managing organic waste into something useful and of sale value by making compost from organic waste using the organic waste method Takakura. This activity is held on the third week of September – the second week of October at SMP Negeri 2 Ende Selatan, district of Ende. The method used in this activity is presenting material or socialization and demonstration. The results of the evaluation of the achievement of activity objectives can be stated as follows. The Go Green School activities at SMPN 2 Ende Selatan show increased knowledge about compost and its manufacturing techniques. Students, as participants, know and understand the strategy for processing organic waste through recycling waste into compost can turn waste into something of economic value. Transfer of technology for making compost provides great benefits, namely an increase in student's knowledge about the benefits of organic waste residue as raw material for making compost.
Efektivitas Zeolit Alam Ende-NTT sebagai Adsorben dalam Pemurnian Bioetanol Berbahan Baku Moke: Minuman Tradisional Flores Yulius Dala Ngapa; Jumilah Gago
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2020): October 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.315 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v4i2.137

Abstract

Ketergantungan akan pemakaian bahan bakar fosil yang terus meningkat telah mengubah pola pikir manusia untuk mengembangkan penelitian terkait energi alternatif terbarukan. Bioetanol yang berasal dari hasil fermentasi nira tanaman aren (Arenga pinnata MERR), dan dikenal sebagai minuman tradisional Moke di Flores dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif jika memiliki kemurnian di atas 99,5%. Proses adsorpsi merupakan salah satu metode yang dilakukan untuk menghasilkan bioetanol dengan kadar di atas titik azeotrop. Adsorben yang efektif digunakan sebagai molecular sieve adalah zeolit alam yang berasal dari kabupaten Ende – NTT. Peningkatan efisiensi penyerapan zeolit alam dalam pemurnian bioetanol berbahan baku Moke sudah dilakukan melalui proses aktivasi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar dan kualitas bioetanol setelah pemurnian menggunakan adsorben zeolit alam Ende – NTT yang telah diaktivasi NaOH pada berbagai konsentrasi. Kadar bioetanol yang terdapat pada Moke sebelum dan sesudah proses adsorpsi ditentukan dengan instrumen gas kromatografi, karakterisasi zeolit alam menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Zeolit alam Ende dapat digunakan sebagai adsorben dalam meningkatkan kadar bioetanol berbahan baku Moke. The reliance on increasing use of fossil fuels has changed the human mindset to develop research related to renewable alternative energy. Bioethanol derived from fermented palm sugar sap (Arenga pinnata MERR), and known as Moke, traditional drink in Flores can be used as an alternative fuel if it has a purity above 99.5%. The adsorption process is one method used to produce bioethanol with a level above the azeotrope point. The effective adsorbent used as molecular sieve is natural zeolite originating from Ende - NTT. Increased efficiency of absorption of natural zeolite in bioethanol purification made from Moke has been done through a chemical activation process. This study aims to determine the level and quality of bioethanol after purification using Ende-NTT natural zeolite adsorbent which has been activated by NaOH at various concentrations. Bioethanol levels found in the Moke before and after the adsorption process were determined by gas chromatography instruments, natural zeolite characterization using X-Ray Diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscope (SEM). Ende natural zeolite can be used as an adsorbent to increase the level of bioethanol made from Moke.
CANGKANG KERANG DARAH (Anadara granosa) ASAL PULAU LEMBATA-NTT SEBAGAI SUMBER KALSIUM PADA PEMBUATAN BIOMATERIAL HIDROKSIAPATIT (HAp) DENGAN METODE PRESIPITASI Ngapa, Yulius Dala; Gago, Jumilah
CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) Vol 11 No 2 (2023): Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry)
Publisher : Graduate Program of Applied Chemistry, Udayana University, Bali-INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kerang darah (Anadara granosa) merupakan sumber daya alam potensial di pulau Lembata provinsi Nusa Tenggara Timur. Penangkapan kerang darah yang berlangsung sepanjang tahun menghasilkan dampak negatif berupa limbah cangkang yang belum dikelola secara maksimal. Cangkang kerang darah mengandung kalsium tinggi yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai prekursor kalsium dalam sintesis hidroksiapatit (HAp). Kandungan kalisum dalam cangkang spesies ini mencapai 44,57%. Metode yang digunakan dalam sintesis HAp ini ialah metode presipitasi, dengan mereaksikan Ca(OH)2 dari sampel cangkang kerang darah dan (NH4)2HPO4 sebagai sumber prekursor fosfat. Berdasarkan hasil spektrum difraksi sinar–X, kristalinitas HAp yang diperoleh sebesar 90,15%. Dari analisis gugus fungsi menggunakan spektrum inframerah transformasi Fourier diperoleh gugus fungsi OH-, PO43-, dan CO32- dalam senyawa HAp. Analisis berdasarkan mikroskop elektron pemayaran menunjukkan bahwa HAp memiliki bentuk bulat yang seragam. ABSTRACT: Blood clam (Anadara granosa) is a potential natural resource on Lembata Island, East Nusa Tenggara province. Catching blood clams that take place throughout the year has a negative impact in the form of shell waste that has not been managed optimally. Blood clam shells contain high calcium which has the potential to be utilized as a calcium precursor in the synthesis of hydroxyapatite (HAp). The calcium content in the shells of this species reaches 44.57%. The method used in the synthesis of HAp is the precipitation method, by reacting Ca(OH)2 from shell samples blood clam and (NH4)2HPO4 as a source of phosphate precursor.Based on the results of the X-ray diffraction spectrum, the crystallinity of the HAp obtained was 90.15%. From the functional group analysis using the Fourier transform infrared spectrum, the functional groups OH-, PO43-, and CO32- were obtained in HAp compounds. Analysis based on scanning electron microscopy showed that HAp has a uniform spherical shape.