Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN DONGENG BERBENTUK VIDEO ANIMASI UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA 2 PALEMBANG Ela Paramita; Hasmalena hasmalena; syafdaningsih syafar
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 6, No 1 (2019): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI MEI
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v6i1.8350

Abstract

This research aims to produce a fairy tale in a form of animated video. Development of this fairy tale in a form of animated video uses a combination of ADDIE development model and Tessmer evaluation. The ADDIE development model consists of five phases namely the analysis phase, the design phase, the development phase, the implementation phase and the evaluation phase. At the evaluation phase, the formative is proposed by Tessmer consisting of four stages namely self-evaluation stage, expert review stage, one-to-one evaluation and small group evaluation. The data is collected by using an observation technique. The result of the expert review with the suggestion given by the experts in the story content has been appropriate for the children aged 5-6 years as well as the theme and the language with a good average assesment score with a valid average result of 3.75 (very valid category) and any suggestions given by the experts are the cover of that animation, interesting design, a very good music for the video and the illustration of the story in that aninated video is giving a good time for the children, and it is not borung at all which the average score of 4,00% (very valid catagory). An average for the experts validation for the development of a fairy tale in a form of animated video is 3,87% (very valid category). At the stage of one to one evaluation using a 3 child samples viewing a tale in form of animated video with an average of 91.7% (very practical category). The small group evaluation stage of this fairy tale in form of animated video obtained an average yield of 88.3% in average (very practical category). From all stages that have been done can be concluded that the fairy tale in a form of animated video is valid and practical for children.
IDENTIFIKASI CERITA ORANG TUA PADA ANAK USIA 4- 5 TAHUN di DESA TANJUNG BULAN KECAMATAN PULAU BERINGIN Ira Hasrita; Hasmalena hasmalena
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 8, No 2 (2021): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI NOVEMBER
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v8i2.14815

Abstract

 Cerita merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran kepada anak usia dini. Pada saat sebelum masuknya teknologi berupa digital seperti saat ini, orang tua sering memberikan cerita kepada anak dengan teknik cerita secara langsung dan biasanya bercerita tentang kisah legenda dan dongengdaerah setempat. Di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin juga terdapat berbagai macam cerita rakyat yang diceritakan turun temurun. Pada kenyataannya untuk kondisi saat ini diera digital seperti sekarang ini, orang tua dan anak di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin sudah mengenal bahkan menggunakan alat komunikasi yang dapat menjangkau informasi yang lebih luas. Cerita sudah dapat disampaikan dalam berbagai macam teknik dan berbagai jenis cerita yang dapat disampaikan oleh orang tua kepada anak, sehingga memungkinkan penyampaian teknik dan jenis cerita dapat berubah dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cerita orang tua kepada anak usia 4- 5 tahun di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin yang memuat teknik dan jenis cerita yang digunakan orang tua dalam bercerita kepada anak usia 4- 5 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Objek pada penelitian yaitu tiga orang tua di Desa Tanjung Bulan yang menggunakan metode cerita dalam memberikan pembelajaran kepada anaknya. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa teknik yang digunakan orang tua kepada anak ketika memberikan cerita adalah membaca langsung dari buku cerita, bercerita secara langsung, dramatisasi suatu cerita, bercerita melalui film dan bercerita sambil memainkan jari- jari tangan. Kemudian jenis cerita yang digunakanorang tua ketika bercerita kepada anak yaitu dongeng, lelucon atau anekdot, mitos, legenda, fabel dan hikayat
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI GERAK DAN LAGU PADA ANAK KELOMPOK A TKIT MENARA FITRAH INDRALAYA OGAN ILIR Helsa Yulianti; syafdaningsih syafar; hasmalena hasmalena
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 4, No 1 (2017): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI MEI
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v4i1.8234

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas, dengan judul penelitian “Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan melalui Gerak dan Lagu Pada Anak Kelompok A TKIT Menara Fitrah Indralaya Ogan Ilir” dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak. Subjek yang digunakan pada Penelitian ini Anak Kelompok A di TKIT Menara Fitrah Indralaya Ogan Ilir pada semster Genap Tahun Ajaran 2015-2016 dengan jumlah 16 orang siswa, yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Pengumpulan data menggunakan tes berbentuk perbuatan dan observasi. Hasil analisis data diperoleh peningkatan dari pra siklus, ke siklus I, kemudian ke siklus II, diperoleh hasil anak yang berkembang sangat baik berjumlah 13 anak atau 81,25%, anak yang berkembang sesuai harapan ada 2 orang atau 12,5%, anak yang mulai berkembang ada 1 orang atau 6,25%, lalu anak yang belum berkembang sudah tidak ada. Semua indikator muncul dalam penelitian ini, terlihat Indikator 1 anak membilang angka satu sampai sepuluh 16 atau seluruh anak mendapat nilai 4. Indikator 2 anak membilang angka 1 sampai 10 dengan gerakan dan lagu 16 atau seluruh anak mendapat nilai 4, Indikator 3 yaitu menambah angka satu sampai sepuluh dengan gerakan dan lagu 5 dari 16 anak mendapat nilai 4, terakhir pada Indikator 4 anak mengurang angka satu sampai sepuluh belum ada anak yang mendapat nilai 4. Kelemahan dari penelitian ini ialah menyeimbangkan antara gerakan dan lagu serta tema yang digunakan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar memilih meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan atau meningkatkan kemampuan aspek perkembangan yang lainya agar lebih bervariasi dan sebagai pembanding serta bermanfaat untuk peneliti selanjutnya.
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN MAKRO TERHADAP PERCAYA DIRI ANAK KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA INDRALAYA Rizka Supriyanti,; yetty rahelly; hasmalena hasmalena
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 4, No 1 (2017): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI MEI
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v4i1.8240

Abstract

Pre-experimental research with One Shoot Case Study design entitled The Influence of Macro Role Playing Methods On Children Confidence of B group TK Negeri Pembina Indralaya aimed to know the influence of macro role playing on children confidence. To collect the samples of the study, purposive sampling technique in consideration with the low confidence level in B1 class was applied. The sample consisted of 20 children. The treatment was done 4 times with posttest on each treatment. Posttest used an observation aid in form of sheets observation which was showed in form of test scores and was changed to scores consisted of 4 indicators. The scores of each posttest summed by 4 obtained an average score of 78.65. As the data was hypothesized was the data contained in the lower limit class interval BSH score category was 63. The data analysis results obtained t value= 5,19 ? t table value = 1,73 with the significance level 5% and dk= (19). Therefore, it can be concluded that there was an influence of macro role playing on children confidence of B group TK Negeri Pembina Indralaya. It can be seen from each meeting, 3 of 4 indicators occurred dominantly was showing courage when playing a role, showing tolerant attitude when playing role, and showing responsible attitude when playing role, while one less indicator occured that showing the interaction among friends when playing the role. It is expected that in the next lesson, more trained interaction indicators among friends when playing role.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF FAKTA DASAR PENJUMLAHAN BILANGAN (1-10) PADA ANAK KELOMPOK B Ayu soraya; Syafdaningsih syafar; hasmalena hasmalena
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 6, No 1 (2019): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI MEI
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v6i1.8348

Abstract

This study aims to development of basic facts educative game of number (1-10) in group B in children that are valid and practical by used combination of Ronwtree development models and Tessmer evaluations. The Rowntree development model consistsed of three stages, namely the analysis, development, and evaluation stages. The evaluation used is Tessmer formative evaluation, consis stages of self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation. The expert review results obtained an average percentage of the assessment results from educational tools on the basic facts of adding numbers (1-10) by media and material experts. The obtained percentage 93% with very valid categories which included content validity and constructs. The mean, the basic fact game tool corresponds to the material about the basic facts of addition, for example for the basic facts of numbers 10 is 1 + 9, 2 + 8, 3 + 7 and so on in other words the basic fact of addition 10 is the sum of 10 results. The results of the one-to-one and small group evaluation stages were obtained percentage of 94,5% with a very practical category, that is mean the basic fact game tools were in accordance with the requirements: easy to use, interested, and meaningful for children. However, the basic fact game tool still experiences a deficiency of 7% because the colors used in the game device must contrast with the color numbers so that the numbers are more clearly visible,while practically still found deficiency of 5,5% because the game equipment material used is 5 ml plywood which is felt very hard for the child For this reason, it is recommended that the next researcher use the plywood 3 ml and increase the size of the number card from 5 cm x 3.5 cm before.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA II-1 PALEMBANG Tuti sundari; hasmalena hasmalena
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 5, No 2 (2018): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI NOVEMBER
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v5i2.7580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan menggambar pada anak Kelompok B TK Kartika II-1 Palembang. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Kartika II-1, dengan jumlah siswa sebanyak 15 anak terdiri atas 9 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, wawancara, dan pemberian tugas kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat dikembangkan pada kegiatan menggambar. Peningkatan kreativitas terjadi pada setiap Siklus dan meningkat dengan baik. Pada tahap pra siklus persentase pencapaian kreativitas anak sebanyak 66,7% berada pada kriteria mulai berkembang, kemudian meningkat pada Siklus I menjadi 53,3% berada pada kriteria berkembang sesuai harapan. Pada Siklus II persentase pencapaian kreativitas anak meningkat mencapai 80% berada pada kriteria berkembang sangat baik.
Pelatihan dan Pembinaan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru TK Kartika II.I Palembang Rukiyah Rukiyah; Sri Sumarni; Yetty Rahelly; Syafdaningih Syafdaningih; Hasmalena Hasmalena; Mahyumi Mahyumi; Taruni Taruni
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 1 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i1.4823

Abstract

Pelatihan ini bertujuan agar guru-guru TK Kartika II Palembang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan laporan serta pelaksanaan penelitian tindakan kelas dan penulisan karya ilmiah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode presentasi, workshop, diskusi dan pendampingan penyusunan laporan penelitian tindakan kelas dan penulisan karya ilmiah dalam jangka waktu kurang lebih 3 bulan sehingga dapat menghasilkan laporan yang siap untuk dipublikasikan. Hasil evaluasi pelatihan ini diperoleh 5 orang dari 7 orang guru PAUD yang telah mampu membuat proposal PTK dengan baik. Selain itu dalam membuat karya tulis ilmiah hanya 1 orang yang dapat membuat artikel, karena hanya guru tersebut yang menerapkan PTK dari proposal yang sudah dirancang. Pelatihan ini berdampak positif terhadap kemampuan guru dalam pengetahuan dan pengembangan diri pada guru. Partisipasi dan kerjasama guru serta semangat guru yang tinggi memudahkan narasumber dalam berkomunikasi dan penyusunan proposal, laporan dan penyusunan artikel ilmiah.
Pelatihan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 0-6 Tahun Melalui Aplikasi “Sidetik” Selama Pandemi Covid-19 Mahyumi Rantina; Hasmalena Hasmalena; Syafdaningsih Syafdaningsih; Nabila Bilqis Adilla Rahma; Chaterine Nuzzahara Shakiila; Ita Loka; Mei First Veronica; Dian Ayu Lestari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.2770

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat perlu untuk diperhatikan, agar sesuai dengan tahap perkembangannya. Hal ini sangat bergantung pada peran orang tua dan guru dalam menstimulasi serta memperhatikan proses perkembangan anak dalam jangka waktu sedini mungkin. Sehingga, gangguan atau kelainan pada anak dapat dideteksi dan diatasi sedini mungkin melalui rangsangan stimulasi dan pelayanan kesehatan di lingkungan sekitar. Berdasarkan observasi di lapangan, orang tua dan guru telah melaksanakan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak, namun belum sesuai dengan perkembangan usia anak dan karakteristik anak seusianya. Selain itu tidak adanya intervensi terhadap penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di lapangan. Kebanyakan orang tua membawa anak ke posyandu, ke tempat pelayanan kesehatan saat sakit saja, dan di masa pandemi covid-19 orang tua dan guru sangat kesulitan untuk menstimulasi perkembangan anak. Tujuan pelatihan ini adalah untuk melakukan kegiatan pendampingan dan Pelatihan Stimulasi perkembangan Anak Usia 0-6 Tahun Melalui Aplikasi “Sidetik” Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Lempuing Jaya Ogan Komering Ilir. Sasaran dari pelatihan ini adalah orang tua dan guru. Model kegiatan yaitu pendampingan metode kegiatan yang digunakan presentasi dan peragaan serta unjuk kerja. Hasil pengabdian ini diperoleh bahwa Peserta guru dan orang tua sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan memiliki pengetahuan dan wawasan baru setelah mengikuti pelatihan dibuktikan dengan keseluruhan orang tua dan guru dapat menggunakan apliaksi sidetik sebagai aplikasi untuk mendeteksi dan menstimulasi perkembangan anak khususnya pada masa pandemi covid-19. The growth and development of children are very important to pay attention to so that they are following the stage of development. This is very dependent on the role of parents and teachers in stimulating and paying attention to the child's development process at the earliest possible time. Thus, disorders or abnormalities in children can be detected and overcome as early as possible through stimulation and health services in the surrounding environment. Based on field observations, parents and teachers have carried out stimulation and early detection of child growth and development. Still, it is not following the development of the child's age and the characteristics of children his age. In addition, there is no intervention against deviations that occur in the field. Most parents take their children to Posyandu, for health services when they are sick, and during the COVID-19 pandemic, parents and teachers find it very difficult to stimulate children's development. This training aims to conduct mentoring and developmental stimulation training for children aged 0-6 years through the "Sidetik" application during the Covid-19 pandemic in Ogan Komering Ilir, Lemembu Jaya District. This training targets parents and teachers to continue carrying out and stimulating children's development according to age during the pandemic, detect deviations that occur, and follow up on the detection of child growth and development. The activity model is mentoring activity methods used by presentations and demonstrations, and performances. The results of this dedication show that teacher and parent participants are very enthusiastic about participating in this activity and have new knowledge and insights after participating in the training as evidenced by 100% of parents and teachers being able to use sidetic applications as applications to detect and stimulate children's development, especially during the COVID-19 pandemic. 
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Berbasis ICT Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Flipped Classroom Bagi Guru PAUD Febriyanti Utami; Hasmalena Hasmalena; Mahyumi Rantina; Taruni Suningsih; Windi Dwi Andika
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1631

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media berbasis ICT dalam pelaksanaan pembelajaran flipped classroom bagi guru PAUD di Kota Lubuk Linggau. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan taga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap. Data yang diperoleh dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, yaitu pemahaman guru terhadap peenggunaan media berbasis ICT dalam pelaksanaan pembelajaran flipped classroom selama masa pandemic covid-19 dalam bentuk hasil pretest dan postest, dokumentasi kegiatan dan tugas peserta dalam membuat media berbasis ICT dalam bentuk video pembelajaran. Berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan diperoleh bahwa ada peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan media berbasis ICT dalam pembelajaran flipped 
Pengembangan LKPD Tema Tanah Airku Sub Tema Kota Palembang untuk Anak Kelompok B Gustiana Yuantini; Hasmalena Hasmalena; Syafdaningsih Syafdaningsih
JECED : Journal of Early Childhood Education and Development Vol. 1 No. 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.421 KB) | DOI: 10.15642/jeced.v1i2.480

Abstract

This research aims to develop valid and practical student worksheet. Subjects in this research were B2 and B3 groups in state kindergarten of Pembina 2 Palembang. The model developed in this development was Rowntree consisting of One to one evaluation and small group evaluation. It was aimed to see the practicality and it used the Tessmer evaluation stage which consisted of self evaluation, expert review. Data collection techniques used in this research were interview, walkthrough and observation methods. According to the results of the research, it showed that the validity of the material and design obtained an average value of 3.77 in very valid categories. Student worksheet practicality test in terms of observations with a mean value of 95% in very practical category. The small group evaluation stage obtained an average score of 92% in the very practical category. Questionnaire result was 97% in valid category. From the result, it can be concluded that student worksheet theme of my homeland and sub-theme of Palembang city for group B children is valid and practical. It is also worth to use as learning student worksheet with Theme of my homeland