Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Implementation Of Monitoring and Control Temperature and Humidity Based on IoT in The Oyster Mushroom Cultivation Room Wibowo, Budi Cahyo; Rozaq, Imam Abdul; Pratama, Tredi Pratama
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2023): Protek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v10i2.4863

Abstract

Oyster mushroom is one of the favorite horticultural commodities consumed by Indonesian people. In the cultivation of oyster mushrooms, there are many obstacles faced by farmers, including the difficulty in maintaining the temperature and humidity of the kumbung room so that to maintain the stability of temperature and humidity, farmers must always check and do regular watering. With these problems, a temperature and humidity monitoring and control system is needed to maintain the stability of temperature and humidity in oyster mushroom cultivation by automatically watering and heating the room temperature of the kumbung. The design of the system was designed based on the results of interviews with oyster mushroom farmers regarding the constraints faced, then proceed with the design and manufacture of hardware and software for an IoT-based oyster mushroom kumbung watering and heating system. The result of this research is that the system can respond to changes in temperature and humidity conditions in the kumbung room by automatically watering and heating the kumbung room. To return to the setpoint temperature value (25oC-28oC), it is necessary to heat the kumbung room with an average duration of heating of 383 seconds, and to return to the setpoint humidity value (75%-90%), it is necessary to water the kumbung room with an average watering time of 115 seconds.
PENGAPLIKASIAN ALAT PENYIRAM OTOMATIS PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM DI DESA MENAWAN GEBOG KUDUS Noor Yulita Dwi Setyaningsih; Budi Cahyo Wibowo; Imam Abdul Rozaq; Noor Latifah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat penyiram otomatis merupakan teknologi tepat guna yang diaplikasikan pada mitra dengan usaha budidaya jamur tiram. Kondisi awal yang dilakukan pada mitra adalah melakukan sistem siram kumbung jamur tiram secara manual atau konvensional. Dengan kondisi kerja yang masih manual memiliki banyak kekurangan yaitu penggunaan energi atau tenaga dan waktu yang lama. Dengan terpasangnya sistem tepat guna penyiram otomatis ini dapat mengganti tenaga manusia, kemudian waktu yang dibutuhkan untuk menyiram dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan lebih efisien atau lebih cepat dalam proses penyiraman.
Perancangan Bangku Doa Jemaat Pada Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista Kudus Dengan Pendekatan Ergonomi Sokhibi, Akh.; Christata, Bellachintya Reira; Wibowo, Budi Cahyo
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v14i1.7309.25-37

Abstract

The church is a place of worship for Christians. Its presence is expected to provide both physical and spiritual tranquility. To achieve this, church facilities must strive to offer comfort to their users, such as the congregation's prayer benches. However, some of these prayer benches fail to provide sufficient comfort because, historically, church bench designs are relics from the past, dating back to when the church was first established, and did not take comfort into account during their design. This is also the case at the Catholic Church of St. John the Evangelist in Kudus, where the congregation's prayer benches are still the original design from when the church was founded. As a result, there have been several complaints about the discomfort from users. The method used in this study employs an ergonomic approach to redesign the congregation's prayer benches at the Catholic Church of St. John the Evangelist in Kudus. Anthropometric data used to design the prayer benches were gathered from Javanese and Chinese ethnic groups, both male and female. The results of the study yielded a design for the prayer benches at the Catholic Church of St. John the Evangelist in Kudus, with the following dimensions: prayer bench length = 334.96 cm; bench width = 43.80 cm; bench height = 39.2 cm; shoulder rest height = 47.53 cm; and prayer handrest height = 60.17 cm. Another outcome of this study is the implication for the church congregation, which is an increased perception of comfort in the design of the prayer benches through the ergonomic approach.
Mitigasi Bencana dengan Menerapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Setrokalangan Kabupaten Kudus Slamet, Sugeng; Wibowo, Budi Cahyo; Nugraha, Fajar
Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jmpm.v1i2.13178

Abstract

Banjir merupakan permasalahan yang terjadi akibat dari volume air yang berlebih pada sungai yang dipengaruhi oleh aktifitas manusia yang tidak ramah terhadap lingkungan. Desa Setrokalangan merupakan salah satu desa di kecamatan kaliwungu kabupaten Kudus. Desa ini menjadi langganan banjir disetiap musim penghujan datang. menurut informasi dari beberapa sumber pada akhir tahun 2022, desa Setrokalanganini terendam banjir hampir satu meter yang disebabkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah kabupaten Kudus dan meluapnya sungai wulan. Sebagai wilayah rawan bencana banjir perlu kiranya dilakukan mitigasi bencana sebagai upaya untuk meminimalisir dampak dari banjir yang dialami. Adapun metode yang digunakan adalah dengan menerapkan sistem peringatan dini banjir menggunakan teknologi Internet Of Things pada daerah aliran sungai untuk meningkatkan kesiagaan masyarakat dalam menanggulangi banjir disamping meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sungai. Dari hasil penerapan teknologi peringatan dini banjir ini warga masyarakat disekitar daerah aliran sungai atau daerah terdampak lainnya menjadi lebih waspada dan meningkatkan kesiagaan dalam menanggulangi banjir, sehingga meminimalisir tingkat kerugian materi yang diakibatkan banjir.
SISTEM MONITORING SUHU DAN PAKAN ANAK AYAM BERBASIS INTERNET OF THINGS Wibowo, Budi Cahyo; Solekhan, Solekhan Solekhan; Kurniawan, Wawan Kurniawan
Jurnal Dialektika Informatika (Detika) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Dialektika Informatika(Detika) Vol.6 No.1 Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/detika.v6i1.16005

Abstract

Anak ayam membutuhkan perhatian ekstra, terutama untuk suhu kandang, ketersediaan makanan, dan air minum. Suhu ideal untuk mereka adalah antara 30°C hingga 35°C, walaupun suhu luar bisa mempengaruhi suhu di dalam kandang. Kenyamanan anak ayam ditentukan oleh panas, aliran udara, dan tingkat kelembaban di kandang, yang harus disesuaikan dengan kemampuannya beradaptasi. Suhu yang terlalu panas sangat berbahaya karena dapat mengganggu kondisi tubuh, kesehatan, dan pertumbuhan anak ayam, bahkan bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Berdasarkan kondisi ini maka diperlukan sistem monitoring untuk memantau suhu dan memastikan ketersediaan pakan anak ayam. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan tujuan membuat sistem monitoring suhu dan ketersediaan pakan anak ayam berbasis Internet of Things (IoT). Tahapan pembuatan alat diawali dengan studi literatur, merancang dan membuat desain monitoring suhu dan pakan ayam dan terakhir adalah tahap uji coba alat. Sistem pengontrol suhu bekerja dengan baik menggunakan sensor DHT22, yang mampu menjaga suhu kandang pada kisaran 30°C hingga 33°C, dengan tingkat akurasi pengukuran mencapai 96,47%. Sedangkan untuk deteksi ketersediaan pakan ayam menggunakan sensor ultrasonic. Sistem pemberi pakan dan air minum dapat dimonitor secara real-time melalui aplikasi Blynk, yang responsif dalam memberikan notifikasi terkait ketersediaan pakan dan air.
ANALISIS KALIBRASI SENSOR ULTRASONIC JSN-SR04T PADA SISTEM PERINGATAN DINI BANJIR MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI LINIER: ANALISIS KALIBRASI SENSOR ULTRASONIC JSN-SR04T PADA SISTEM PERINGATAN DINI BANJIR MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI LINIER Wibowo, Budi Cahyo; Yulita Dwi Setyaningsih, Noor
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v5i2.16583

Abstract

Kalibrasi sensor merupakan langkah penting dalam proses pengukuran besaran fisis untuk memastikan hasil yang diberikan oleh alat ukur atau sensor akurat dan memenuhi standar. Keakuratan dan ketepatan dalam penelitian ini bergantung pada peralatan dan metode yang digunakan untuk mengkalibrasi sensor ultrasonik JSN-SR04T, yang berperan sebagai pengukur jarak pada sistem peringatan dini banjir. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan regresi linier yang diprogramkan pada Arduino Uno, sehingga data pengukuran dari sensor JSN-SR04T dapat dibaca melalui serial monitor Arduino IDE. Data yang dihasilkan sensor ultrasonik JSN-SR04T awalnya belum cukup akurat dan presisi; sebelum dikalibrasi, tingkat akurasinya mencapai 96,6% dengan error 3,40%, namun setelah kalibrasi menggunakan regresi linier, akurasinya meningkat menjadi 99,7% dengan error yang turun menjadi 0,3%.
Implementasi Sistem Informasi Pelayanan Desa Kaliwungu Kabupaten Kudus Solekhan, Solekhan; Susanto, Arief; Zahro, Nafi Inayati; Wibowo, Budi Cahyo
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i2.13518

Abstract

Administrative processes have gradually shifted from manual methods to computerized ones in various public services for the community. The service team then made observations in Kaliwungu village and found that the need for computerized data and information processing was still very lacking. Therefore, the Service Team is trying to implement the system that has been implemented in Janggalan and in 11 villages in Mejobo sub-district. This system covers various aspects of data processing, including population data, family facilities and infrastructure, socio-economic conditions, access to education, and others. This system is expected to bridge the needs of village governments in managing data and information as well as in reporting to local governments. This system is expected to be able to support reporting to local governments by presenting and providing data recapitulation with appropriate indicators. Implementation of this system is carried out through training and mentoring methods for village government staff in Kaliwungu, which will then be passed on to the community.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Sempit dengan Sistem Hidroponik dan Akuaponik melalui Pemberdayaan Masyarakat Riswandha, Rio; Abimael, Yason; Kusnanda, Diva Fauza; Maula, Muhammad Hilal; Wibowo, Budi Cahyo
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v7i1.14905

Abstract

The lack of vacant land is one of the consequences of rapid urbanization. Hydroponic and aquaponic systems offer alternative farming methods that do not require large areas of land. By utilizing these systems, communities can optimize limited space to improve both their quality of life and economic well-being. However, the lack of knowledge about hydroponics and aquaponics remains a major obstacle in this effort. Therefore, educational outreach and community assistance were provided to the residents of Prambatan Kidul Village. This program resulted in the creation of a water filter for aquaponic ponds, which improved water quality, and a 50% increase in participants’ understanding of hydroponic and aquaponic farming systems.Minimanya lahan kosong merupakan salah satu akibat dari urbanisasi yang cepat. Hidroponik dan akuaponik merupakan sistem tanam yang dapat dilakukan tanpa membutuhkan lahan yang besar. Dengan pemanfaatan sistem hidroponik dan akuaponik untuk mengoptimalkan lahan sempit, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai hidroponik dan akuaponik menjadi hambatan dalam upaya mengoptimalkan lahan sempit ini. Maka dari itu, diberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat Desa Prambatan Kidul. Dari program ini dihasilkan filter air kolam akuaponik yang dapat meningkatkan kualitas air kolam akuponik serta dihasilkan 50% peningkatan pemahaman peserta mengenai sistem bercocok tanam hidroponik dan akuaponik.
TRANSFORMASI DIGITAL PENGELOLAAN KEUANGAN PADA UMKM NINA SOUVENIR MELALUI PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PEMBUKUAN Mohammad Iqbal; Endang Supriyati; Budi Cahyo Wibowo; Mohammad Dahlan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56244

Abstract

Pengelolaan keuangan yang belum sistematis masih menjadi permasalahan utama pada sebagian besar UMKM di Indonesia, sehingga berdampak pada rendahnay akuntabilitas dan pengambilan keputusan yang belum berbasis data. Tujuan kegiatan ini menstranformasikan sistem pengelolaan keaungan UMKM Nina Souvenir melalui pelatihan dan implementasi aplikasi pembukuan terkomputerisasi. Metode yang digunakan adalah Prticipatory Action Research (PAR) dengan pelatihan, substitusi ipteks, dan advokasi. Hasil menunjukkan peningkatkan kemampuan pencatatan transaksi, tersusunnya laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan secara priodik, serta efisiensi waktu penyususnan laporan dari 2-3 hari menjadi kurang dari 15 menit. Transformasi digital meningkatkan kualitas laporan keuangan serta mendorong manajemen usaha berbasis data.
Implementasi Sistem Penyiraman Otomatis Pada Kumbung sebagai Upaya Peningkatan Hasil Budi Daya Jamur Tiram Desa Menawan Wibowo, Budi Cahyo; Rozaq, Imam Abdul
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.71407

Abstract

Jamur tiram atau dalam bahasa latin disebut Pleurotus ostreatus adalah jamur dengan ciri fisik berbentuk cekung seperti cangkang tiram. Konsumsi jamur tiram yang semakin meningkat tiap tahunnya dan potensi pasar luar negeri yang tinggi untuk konsumsi jamurnya menjadikan produksi jamur tiram perlu ditingkatkan. Petani jamur tiram di desa menawan mengalami permasalahan dalam peningkatan produksi jamur diantaranya adalah proses perawatan budidaya jamur yang memerlukan perhatian khusus, diantaranya adalah proses penyiraman yang rutin dan terjadwal sehingga petani harus secara rutin melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban kumbung jamur tiram sehingga tidak efisien dari segi waktu dan tenaga. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan teknologi tepat guna untuk melakukan penyiraman secara otomatis berbasis IoT melalui smartphone yang telah diimplementasikan pada kumbung jamur tiram di desa menawan kabupaten kudus. Dengan implementasi teknologi ini maka penyiraman jamur tiram dapat dilakukan melalui jarak jauh sehingga petani jamur tiram tidak harus datang ke kumbung untuk melakukan penyiraman. Sistem penyiraman otomatis ini bekerja berdasarkan kondisi kelembaban udara pada kumbung yang terbaca oleh sensor pH. Hasil panen jamur dengan menerapkan sistem penyiraman otomatis berhasil meningkatkan hasil panen dalam waktu 14 hari dengan kenaikan 83% atau naik 1.209 gram dari hasil panen dengan  penyiraman konvensional pada media uji 15 baglog jamur tiram.