Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERDASARKAN NILAI BERBUDILUHUR DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Umaimah Wahid; Wendi Usino; Nawiroh Vera; M. Alfansyah Harahap; Geri Suratno; Imelda Imelda; Anastasya Putri Christanty; Mulyati Mulyati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.181-190

Abstract

The COVID-19 pandemi has changed the world in all sectors, particularly the health, economy, and education sectors. World Health Organization (WHO) announced the coronavirus outbreak (COVID-19) as a global pandemi. Therefore each country began implementing social distancing policies. The President of Indonesia insists on doing all activities from home: work at home, study at home and worship at home. Budi Luhur University carried out the President's appeal by carrying out work and learning activities from home by prioritizing the health and safety of the entire academic community. It is also a form of value embodiment of responsibility, cooperation, love, mutual help, being patient, and being grateful for the situation during a pandemi. Services are provided in the form of personal protective equipment (PPE) to hospitals around Jakarta to protect doctors and health workers. The services implemented also consist of socializing to the public about social distancing, washing hands regularly, wearing masks, staying at home campaigns, and providing handwashing places for online taxi bike drivers. The strategic steps exerted in the form of dedication to various communities are based on human values and the embodiment of the mental attitude of the philosophical value  "Cerdas Berbudiluhur".
SOSIALISASI ANTI KEKERASAN DAN PEMBENTUKAN KELURAHAN RAMAH PEREMPUAN DAN LAYAK ANAK DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Umaimah Wahid; Eko Sumardi; Saskia Lydiani; Amin Aminudin; Mulyati Mulyati; Nidya Kusumawardhany; Reni Rosita; Suwarno Suwarno; Prita Andini; Chazizah Gusnita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5049-5063

Abstract

Menurut Laporan Tahunan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) 2020, DKI Jakarta mencatat angka tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Indonesia. Kekekerasan yang sering terjadi meliputi kekerasan fisik, psikologis, seksual, serta pengabaian. Diperlukan langkah-langkah preventif yang keras untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan di kota atau desanya. Namun, belum semua kabupaten atau kota di Indonesia bersahabat untuk anak-anak.  Sebuah sistem kesejahteraan sosial yang berhasil bagi anak-anak dan keluarga dan dukungan mekanisme sangatlah penting untuk mendorong perilaku positif dalam masyarakat ini. Diperlukan juga landasan hukum dan kebijakan yang mendukung serta sistem data dan informasi yang memadai untuk melindungi anak-anak. Penyuluhan tentang komunikasi yang efektif dan penggunaan media sosial serta upaya membentuk lingkungan masyarakat yang ramah terhadap perempuan dan aman bagi anak-anak (tanpa kekerasan seksual) di Kecamatan Pesanggrahan di Jakarta Selatan sangatlah penting untuk memberikan informasi penting serta pengetahuan yang diperlukan kepada masyarakat guna melindungi perempuan dan anak-anak sebagai kelompok yang rentan terhadap tindakan kekerasan. Program pembentukan lingkungan masyarakat yang ramah terhadap perempuan dan layak bagi anak-anak tanpa pelecehan dan kekerasan adalah tanggung jawab hukum sekaligus kemanusiaan agar dapat memperkuat hubungan keluarga dan membangun masyarakat yang damai.