Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN KELUARGA DI KOTA PEKANBARU Febri Giantara; Kusdani Kusdani; Santi Afrida
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 2 No. 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v2i2.459

Abstract

Proses pendidikan pada manusia ada semenjak mereka dilahirkan. Pendidkan keluarga merupakan pintu utama yang membentuk kepribadian seseorang. Proses pendidkan keluarga yang dilakukan oleh Ayah pada saat ini di kota Pekanbaru adalah jarang bertanya kepada anak tentang apa yang terjadi dan dilakukan anak ketika berada di Sekolah dan ketika kepribadian anak tidak sesuai dengan norma adat, agama dan ketentuan masyarakat tempat tinggal maka Ayah akan menyalahkan Ibu yang tidak bisa mendidik sang anak. Penelitian ini memiliki tujuan ingin melihat bagaimana peran Ayah dalam pendidikan keluarga di kota Pekanbaru. Sebuah peran yang diharapkan mampu menghadirkan solusi yang terbaik bagi pendidikan keluarga bagi sang anak. Peneltian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Rancangan penelitian kualitatif yang digunakan di dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian naratif. Peranan Ayah dalam pendidikan keluarga di kota Pekanbaru sudah berjalan dengan baik, terlihat pada Ayah sebagai pendidik, pelindung, pemberi rasa aman dan pendamping bagi anak-anak mereka.
Tantangan Transformatif PAI di Era Kontemporer Perspektif Kecerdasan Spiritual-Sosial Febri Giantara; Amril M; Abu Bakar
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v19i1.257

Abstract

Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan kecerdasan dasar yang diperlukan oleh setiap individu pada era kontemporer saat ini. Permasalahan yang terjadi di era kontemporer saat ini yang berkaitan dengan kecerdasan sosial dan spiritual seperti yang kita dengar dan lihat baru-baru ini, yaitu penendangan sesajen oleh seorang pemuda di gunung semeru. Peristiwa ini sangat disayangkan karena hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika sang pemuda memiliki kecerdasan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Merujuk kepada artikel-artikel hasil penelitian yang telah dipublisikan pada jurnal-jurnal dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara kecerdasan spiritual dan kecerdasaan sosial. Dimana untuk membangun kecerdasan spiritual maka individu diharuskan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadis agar mampu menggunakan kecerdasan sosialnya dengan baik dan benar. Peran Pendidikan Islam pada pembentukan kecerdasan spiritual di era kontemporer diharapkan mampu memperbaiki seluruh permasalahan sosial yang muncul di masyarakat yang dimulai dari kemampuan siswa membuat keputusan moral.
Pendampingan Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak Perspektif Islam Reni Amiliya; Febri Giantara; Kaminem Witanti; Safari Amami Susanti; Sulasmi Sulasmi; Widya Sastra Lena; Robingatun Hasanah; Desita Merry Chrityanti; Ulva Hidayatuh Rohma
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i2.305

Abstract

Orang tua zaman sekarang pada umumnya memberikan gadget kepada anak mereka sejak usia dini. Berbagai macam alasan disampaikan oleh orang tua. Dimulai dari kesibukan karena banyaknya aktivitas yang harus dilakukan, agar anak diam, tidak mau direpotkan oleh keaktifan anak dan lain sebagainya. Pemberian gadget pada anak-anak sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya anak yang kecanduan gadget. Pelatihan mengatasi kecanduan gadget atau ADIKSI pada anak sangat banyak dan mudah untuk diakses sekarang ini. Bisa dilakukan secara online atau pun offline. Tetapi belum banyak pendampingan terhadap ADIKSI gadget pada anak dari perspektif Islam. Pendampingan dan pelatihan pendampingan ADIKSI gadget pada anak berwawasan Islam yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa IAI Diniyyah Pekanbaru pada tanggal 01-10 Agustus 2022 dengan menggunakan pendekatan Service Learning. Kegiatan ini membuahkan motivasi dan minat orang tua dan wali siswa PAUD/PIAUD di Desa Suka Damai Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing-Riau untuk mengatasi ADIKSI pada anak secara Islami. Today's parents generally give gadgets to their children from an early age. Various reasons were given by parents. Starting from being busy because of the many activities that must be done, so that the child is quiet, does not want to be bothered by the child's activity, and so on. Giving gadgets to children is already at an alarming stage. This can be seen from the number of children who are addicted to gadgets. Training for overcoming gadget addiction or ADDICTION in children is numerous and easy to access nowadays. Can be done online or offline. But there hasn't been much assistance for gadget addiction in children from an Islamic perspective. Assistance and training on gadget addiction assistance for children with an Islamic perspective which was carried out by Lecturers and Students of IAI Diniyyah Pekanbaru on 01-10 August 2022 using the Service Learning approach. This activity resulted in the motivation and interest of parents and guardians of PAUD/PIAUD students in Suka Damai Village, Singingi Hilir District, Kuansing-Riau Regency to overcome ADIKSI in children in an Islamic way.
Integrasi Pembelajaran Sains dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Febri Giantara; Reni Amiliya
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/prosidinguniks.v0i0.1894

Abstract

Perpaduan sains dan agama dapat dikategorikan menjadi empat bagian yaitu konflik, kontras (independen), kontak (dialog), dan konfirmasi (integrasi). Agama dan Sains merupakan perpaduan yang hampir mustahil untuk bisa dipadukan di dalam kehidupan manusia jika dilihat dari sudut pandang barat ataupun prespektif agama lain. Perpaduan diantara keduanya hampir mustahil dilakukan dalam kehidupan manusia dan tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan terjadinya konflik. Namun, hal tersebut terbantahkan oleh Agama Islam yang memandang sains merupakan bagian dari agama. Hal tersebut dapat dilihiat dari sudut pandang ontologi, epistemology dan juga aksiologi serta dapat dibuktikan pada Al-quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW yang banyak sekali membahas tentang ilmu pengetahuan dan sains. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan menghimpun data dari artikel-artikel yang berkaitan dengan Integrasi Pembelajaran Sains dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Implementasinya Dalam Pembelajaran. Pada dunia pendidikan impelementasi pembelajaran Sains terutama pada pembelajaran agama Islam dilakukan dengan cara mengajak siswa untuk merenungkan alam semesta yang Allah SWT ciptakan dengan cara tafakkur dan tadabhur pada kekuatan dan ciptaan Allah SWT sehingga keimanan dan ketaqwaan mereka meningkat. Setelah iman dan taqwa ditanamkan tertanam secara mendalam, maka dapat dipastikan akan tercipta keharmonisan yang baik dengan sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Kerukunan yang baik inilah yang pada hakikatnya menjadi sumber kesejahteraan lahir dan batin manusia.
Pemanfaatan Tepung Kentucky untuk Menumbuhkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19 Rizal, Syamsul; Giantara, Febri; Hervrizal, Hervrizal; Trimono, Trimono; Kusdani, Kusdani; Bainar, Bainar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2369

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan merupakan bentuk usaha perbaikan ekonomi masyarakat di RT 02 RW 02 Kelurahan Agrowisata Rumbai dengan tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat bagaimana cara memanfaatkan tepung kentucky yang baik dan benar serta mengajarkan memasarkan melalui media online. Metode penelitian yang digunakan adalah PAR dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah telihatnya perubahan pengetahuan warga tentang bagaimana cara mengolah tepung kentucky menjadi olahan makanan yang tepat dan bermanfaat serta memiliki nilai jual yang tinggi dimasyarakat. Hal ini terlihat dari hasil observasi warga. Selain itu juga ditemukan beberapa warga melanjutkan proses pendampingan ini menjadi bentuk sebuah usaha mikro kecil menengah yang mampu memberikan pemasukan tambahan bagi warga tesebut.
Keragaman Model Pembelajaran Perspektif al-Quran Giantara, Febri; Syukri, Syukri; Hitami, Munzir; Anwar, Abu
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i2.665

Abstract

Pandemi mengajarkan kita untuk mengubah proses pembelajaran konvesional menjadi proses pembelajaran online. Proses pembelajaran di dalam Islam tidak hanya sebatas menuntut ilmu di jenjang pendidikan tetapi menuntut ilmu sepanjang hayat. Hal ini tertuang di dalam kitab suci umat Islam yaitu al-Quran. al-Quran sangat banyak berbicara tentang ilmu pengetahuan dan sains. Salah satu yang ada di dalam al-Quran adalah tentang metode pembelajaran. Begitu banyak teori metode pembelajaran yang dapat dipelajari. Metode pembelajaran yang disampaikan pada penelitian ini yang terdapat di dalam al-Quran adalah Tausyiah, Da’wah, Mujadalah, Bayyan/Mubaiyyin, Nazhr, Ra’a, Qissah, dan Sual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan instrument wawancara dan observasi dengan sampel sebanyak tiga orang guru. Analisis data yang digunakan adalah analisis Miles dan Huberman. Hasil yang diperolah pada penggunaan metode pembelajaran pada proses pembelajaran online pada Sekolah Dasar Islam Terpadu Diniyah Pekanbaru sangat bervariasi dan lebih mengedepankan pendidikan karakter Islami.
EFEKTIFITAS PERUBAHAN KURIKULUM TERHADAP TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Wahyuni, Sri; Giantara, Febri
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2023): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v12i1.797

Abstract

Kurikulum merupakan sebuah perencanaan dan panduan dalam proses pembelajaran di berbagai jenjang Pendidikan dalam mencapai tujuan dari sebuah pendidikan. Cakupan kurikulum diantaranya materi pembelajaran, metode dalam mengajar, penilaian dan mengembangkan keterampilan pada siswa. Perubahan kurikulum yang terjadi berungkali dalam satu daswarsa ini membuat tujuan Pendidikan Islam di Indonesia juga mengalami perubahan. Selain itu, dampak negatif perubahan kurikulum juga dirasakan oleh siswa, guru dan orang tua. Penelitian ini menggunakan desain meta analisis untuk mengetahui pengaruh dari penerapan beberapa model kurikulum yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa Indonesia perlu mempersiapkan diri dalam menyusun, menghasilkan serta mengevaluasi kurikulum yang digunakan secara matang agar menghasilkan dan mencapai tujuan pendidikan nasional yang bermutu serta mengedepankan nilai-nilai Pendidikan Islam di dalam penyusunan kurikulum.
Pengembangan Instrumen Kompetensi Profesional Guru Matematika Terintegrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Berbasis Abad 21 Giantara, Febri; Hitami, Munzir; Risnawati, Risnawati
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 20 No. 2 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2023.vol20(2).14656

Abstract

The 21st century requires teachers to be able to have professional competence and also master IT. Mastering IT without being accompanied by the values of Islamic Religious Education will result in the birth of a generation that is intellectual but far from religious teachings. This will certainly cause a lot of damage on Earth later. To overcome this, it is necessary to develop an instrument that is able to measure the professional competence of high school mathematics teachers integrated with Islamic Religious Education values based on the 21st century. This ADDIE model is combined with the Andromeda Spiral Integration model. The sample of this study was 210 students at public high schools in Tapung District, Kampar Regency. The data analysis used was using EFA and CFA analysis which was analyzed with the SPSS 21 application. The development results showed that the instrument was successfully developed and met the validity, reliability and practicality for the development of an instrument. This study also succeeded in finding an integration model for the instrument developed which was named Spiral Andromeda Factor Analysis (SAAF).
Contribution Independent Curriculum on Improving Morals and Understanding of Islamic Religious Education for Madrasah Aliyah Students Wahyuni, Sri; Giantara, Febri; Nasution, Baktiar; Rahman, Abdul; Rafiqah, Lailan
Abdurrauf Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2024): Abdurrauf Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/arjis.v3i3.181

Abstract

This study discusses the Implementation of the Independent Curriculum to Improve Moral Understanding in Islamic Religious Education at Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Frequent changes in the curriculum usually occur due to the change of the Minister of Education which has an impact on the unclear quality of education. The problems of the world of education that occur in Indonesia do not only occur in the quality of students due to frequent curriculum changes. So as to see the effectiveness of the implications of this Independent curriculum in forming students who are of high value with good morals. As the goal of education is to create faithful and pious humans who have good morals and ethics. This study aims to see the process of the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru in implementing the Independent Curriculum to improve the quality of Indonesian Education. The research method used is a mixed method with Sequential Exploratory Design, a mixed approach with qualitative and quantitative research, with an Exploratory design. Data were collected from 58 out of 60 grade X and XI students who used the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru. This study successfully formulated that the Independent Curriculum, morals and Islamic religious education are running as they should. In addition, it is supported by the results of interviews with Akidah Akhlak teachers. The results were evaluated with an authentic approach. This finding shows that the implementation of the Independent Curriculum is 55.9% of the influence of the Independent Curriculum on moral understanding of students. Supported by a superior program, namely a program for habituating polite attitudes that are instilled in students through spiritual activities, such as Tahsin, Tahfiz, and Sunnah Worship and reading al-Quran for two hours at the beginning of the learning process. [Penelitian ini membahas mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Pemahaman Moral Dalam Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Seringnya terjadi perubahan kurikulum biasanya terjadi karena pergantian Menteri Pendidikan yang berdampak pada mutu Pendidikan yang tidak jelas. Permasalahan dunia pendidikan yang terjadi di Indonesia bukan hanya terjadi pada kualitas peserta didik akibat perubahan kurikulum yang sering terjadi. Sehingga untuk melihat keefektivan dalam implikasi kurikulum Merdeka ini dalam membentuk peserta didik yang bernilai tinggi dengan moral yang baik. Sebagaimana tujuan Pendidikan adalah menjadikan manusia yang beriman dan bertakwa yang memiliki moral dan akhlak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan metode campuran dengan Sequential Exploratory Design, pendekatan campuran dengan penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan desain Eksploratory. Data dikumpulkan 58 dari 60 siswa kelas X dan XI yang menggunakan Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru. Penelitian ini berhasil merumuskan bahwa Kurikulum Merdeka, moral dan Pendidikan agama islam berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu didukung oleh hasil wawancara terhadap guru Akidah Akhlak. Hasilnya dievaluasi dengan pendekatan otentik. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka sebesar 55,9% adanya pengaruh Kurikulum Merdeka dalam pemahaman moral terhadap peserta didik. Didukung dengan program unggulan yaitu program pembiasaan sikap sopan santun yang ditanamkan kepada siswa melalui kegiatan kerohanian, seperti Tahsin, Tahfiz dan Ibadah Sunnah serta membaca al-Quran dua jam di awal proses memulai pembelajaran].
Religious Moderation in the Frame of Religiosity and Science Education Giantara, Febri; Saputra, Adri; Ulya, Miftah; Thoriquttyas, Titis
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 13 No 1 (2025): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v13i1.9898

Abstract

This study aims to determine the percentage of science education subjects at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru that are influenced by their level of religiosity and religious moderation. An experimental design is employed as the research methodology. A purposive sample technique was employed in this study's sampling. The study encompassed 100 participants, all students at the school. The data were analyzed using the SPSS tool in data analysis. The findings of the study indicate that students who receive instruction in religion moderation typically have a more comprehensive and in-depth understanding of their faith. The fact that students in the control group scored significantly higher than those in the study group is indicative of this. The results of this research indicate that there is a substantial relationship between students' science education and religion and religion. Parents' and students' knowledge, as well as the school's curriculum, are factors that affect religion and science education. Religious education has the power to mold the personalities of religiously moderate students.