Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam Pembelajaran Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta Didik Kelas X SMKN 8 Semarang Shinta Tazkiyatun Nisa; Arisul Ulumuddin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1496

Abstract

Dalam konteks pendidikan, pengintegrasian sebuah budaya di sekolah mempunyai peranan untuk membangun pemahaman, penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, serta pembentukan karakter seorang peserta didik. Tanpa diberi pemahaman yang kuat terhadap budaya lokal, peserta didik akan mudah sekali terbawa pengaruh budaya asing dan akan kehilangan identitas budayanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengimplementasikan budaya pada peserta didik, salah satunya dengan menggunakan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan CRT dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang. Dengan menggunakan pendekatan CRT, Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, dapat memberikan pengalaman belajar peserta didik mengenai budaya yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan di SMKN 8 Semarang dengan melibatkan 35 peserta didik. Sumber data pada penelitian ini didokumentasikan dalam bentuk rekaman dan hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi dan observasi. Dalam pembelajaran teks laporan hasil Observasi pada peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang ditemukan beberapa temuan penting yang berkaitan dengan efektivitas pendekatan CRT yaitu dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi, keterlibatan dalam pembelajaran, dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Dengan pendekatan ini, peserta didik tidak hanya belajar untuk menulis laporan secara objektif dan deskriptif, tetapi juga untuk menghargai dan memahami keragaman budaya yang ada di sekitar mereka.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kopi Sebagai Produk Bernilai Guna Bagi Santriwati Pondok Pesantren Yanbu'ul Huda Desa Wonodadi Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal Amelia Yuan Oktavia; Arisul Ulumuddin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1452

Abstract

Limbah kopi merupakan salah satu limbah organik yang jumlahnya terus meningkat seiring tingginya konsumsi kopi masyarakat, namun pemanfaatannya di lingkungan pondok pesantren masih sangat terbatas. Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal merupakan salah satu desa penghasil kopi yang menjadikan permasalahan limbah kopi semakin relevan untuk diangkat sebagai program pengabdian. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahesa yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Semarang, dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada santriwati mengenai pengolahan limbah kopi menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Juli 2026, pukul 08.00–10.00 WIB, bertempat di Pondok Pesantren Yanbu'ul Huda, Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, dan diikuti oleh 25 santriwati. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan empat produk olahan limbah kopi, yaitu lilin aromaterapi kopi, sabun cuci piring kopi, pupuk organik kopi, dan jelly kopi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santriwati mampu memahami dan mempraktikkan tahapan pembuatan keempat produk dengan baik, ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama proses pelatihan serta keberhasilan seluruh kelompok dalam menghasilkan produk akhir. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian santriwati terhadap pengelolaan limbah organik sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal kopi di lingkungan pondok pesantren.
Penerapan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 5 Pati Tahun Pelajaran 2022/2023 Reni Ulfiana Wulandari; Mukhlis Mukhlis; Arisul Ulumuddin
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i2.1494

Abstract

This research was conducted due to the inaccuracy of SMP Negeri 5 Pati educators in using the learning model used in learning descriptive text writing skills. The application of the lecture-based Discovery Learning model has a negative effect on students becoming inactive and having difficulty describing an object quickly. The learning outcomes obtained by students were also unsatisfactory. Seeing this situation, I am encouraged to seek the application of other learning models to support the success of learning descriptive text writing skills for class VII students of SMP Negeri 5 Pati. The learning model used is the Cooperative Integrated Reading and Composition model. The data collection method applied is a qualitative method. This research was in class VII B SMP Negeri 5 Pati with a total of 32 students. Data collection techniques applied are test techniques and non-test techniques. From the research conducted, it is explained that learning the skills of writing descriptive text with the Cooperative Integrated Reading and Composition model can make it easier for students to describe or describe objects quickly. From the research data, the highest score was 86 - 100 (very good) for 24 students and 76 - 85 for 8 students.
Senyapan dan Kilir Lidah pada Tuturan Mahasiswa Uji Kompetensi Kepenyiaran di Universitas PGRI Semarang: Silence and Slip of the Tongue in the Speech of Students in the Broadcasting Competency Test at PGRI University Semarang Larasati Ekananda Cahyani; Arisul Ulumuddin; Rawinda Fitrotul Mualafina
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.2921

Abstract

This study aims to analyze silence and slips of the tongue that occur in students' speech during the broadcasting competency test. The focus of the study is on identifying the types, characteristics, and factors that influence silence and slips of the tongue in the practice of broadcasting news. The research method used is descriptive qualitative with a free-speech observation data collection technique, where researchers observe students' speech without being directly involved in the communication process. Data were obtained from videos of news broadcasting practices during the broadcasting competency test. Then, the data were analyzed using the matching method. The results of the study showed that the silence that predominantly appeared was silent pause. The identified slips of the tongue include semantic errors, syllable errors, word errors, anticipation, deletion, and spoonerism. These findings contribute to the evaluation of speaking skills learning towards understanding speech fluency disorders in an academic context and can be used as a basis for developing effective communication learning strategies for students, especially in broadcasting competency tests.