Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effect of Shopee’s Twin Date Campaign on Impulsive Buying: The Mediating Role of FOMO and Moderating Self-Control Yusrilzal Rokhim; Yoma Bagus Pamungkas; Edi Nurwahyu Julianto
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 4 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i4.8095

Abstract

This study aims to examine the effect of Shopee's Twin Date Campaign on impulsive buying, focusing on the mediating role of fear of missing out and the moderating role of self-control. This study uses four theories, namely Elaboration Likelihood Model Theory, Social Comparison Theory, Ego Depletion Theory, and Cognitive Emotional Theory, involving 384 respondents, according to Lemeshow's formula. The criteria for respondents were active users of Shopee and social media in Indonesia during the Shopee Twin Date Campaign. The method used in this study was Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS Version 4 software. Based on the findings, the Shopee Twin Date Campaign significantly and positively influenced Impulsive Buying alongside Fear of Missing Out. It further emerged that Fear of Missing Out mediates the Shopee Twin Date Campaign and Impulsive Buying relationship, while Self-control also emerged as a significant moderator.. These findings support to the development of digital marketing communication with a focus on psychological mechanisms in driving consumer behavior. In addition, this study can also be a reference for e-commerce industry developers and policymakers to design more responsible campaigns that take consumer literacy into consideration.
Analisis Strategi Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda Surya Aji; Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.6103

Abstract

Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji yang berbasis di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Central Java Province, plays an active role in realizing inter-religious tolerance and the preservation of cultural diversity. This study aims to explore the communication strategies of community organizations in increasing youth participation, using the framework of the Theory of Planned Behavior (TPB). The SDGs identify three main constructs—individual attitudes, subjective norms, and perceptions of behavior control—as determinants of the intentions and behaviors of community members. The research method is qualitative descriptive, with data collection techniques in the form of in-depth interviews, participatory observations, and focused group discussions (FGD). Respondents consisted of active youth and administrators of the Karangjati Nyawiji cultural community. Data analysis was carried out thematically with an open coding approach and source triangulation to ensure validity. The results show that structured organizational communication strategies—through internal training, social media, and routine cultural activities—influence youth attitudes towards cultural values and tolerance. In addition, community norms and social expectations encourage youth to feel compelled to participate. Perceptions of behavioral control increase when youth are given space for participation and responsibility in activities, which reinforces their intention to be actively involved. These findings provide an important understanding for cultural communities in Indonesia who want to increase the engagement of the younger generation, with a qualitative approach to SDGs. The researchers suggest replicating this model in other cultural communities, as well as the development of value-based communication strategies and youth participation in a more sustainable manner.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAKTEK VIDEO TESTIMONI PROMOSI PRODUK UMKM BAGI GKS KEC. TEMBALANG kharisma Ayu Febriana; Edi Nurwahyu Julianto; Retno Manuhoro Setyowati
TEMATIK Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i1.2550

Abstract

The advancement of information and communication technology is currently developing very rapidly, as well as in the world of MSMEs, one of which is for GKS Tembalang District, which requires the ability to practice video testimonials to promote their UMKM products to create competent human resources in their fields. requires theoretical and technical understanding through direct practice in making video testimonials, related to its UMKM products. The dedication with the title "Improving the Ability to Practice Video Testimonials for Promoting UMKM Products for GKS Tembalang District", with a dedicated team who are experts in their fields by Kharisma Ayu Febriana M.I.I. Kom, Retno Manuhoro S, M.I.Kom, and Edi Nurwahyu Julianto, M.I.Kom. GKS Tembalang District members, were taught the theory and training on the ability to make video testimonials that are correct and interesting so that they have knowledge and experience in this field.Keywords: UMKM, Video, TestimonialabstrakKemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat pesat, begitu juga dalam dunia UMKM yang salah satunya adalah bagi GKS Kecamatan Tembalang yang membutuhkan kemampuan praktek video testimoni promosi produk UMKM nya Untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang nya. memerlukan pemahaman teoritis dan teknis melalui praktek langsung dalam pembuatan video testimoni, terkait dengan produk UMKM nya.. Pengabdian dengan judul Peningkatan Kemampuan Praktek Video Testimoni Promosi Produk UMKM Bagi GKS Kecamatan Tembalang , dengan tim pengabdian yang ahli dalam bidangnya oleh Kharisma Ayu Febriana M.I.I. Kom, Retno Manuhoro S, M.I.Kom, dan Edi Nurwahyu Julianto, M.I.Kom.Anggota GKS Kecamatan Tembalang, diajarkan teori dan pelatihan kemampuan pembuatan video testimoni yang benar dan menarik agar mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang ini.
Peningkatan Pengetahuan Warga Tlogosari Kulon RT 08 RW VI Terkait Pengelolaan Bank Sampah Amerti Irvin Widowati; Surjawati; Nirsetyo Wahdi; Edi Nurwahyu Julianto
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12690

Abstract

Sampah merupakan  salah satu masalah yang  terjadi dikota-kota besar seperti Kota Semarang. Sampah biasanya bermuara atau berakhir di TPS atau TPA. Banyak yang beranggapan bahwa sampah adalah urusan Pemerintah, padahal jika sampah ini tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan berbagai masalah lanjutan seperti pencemaran udara, air, tanah dan lain sebagainya. Bank sampah merupakan salah satu upaya yang dapat mengatasi hal tersebut.   Bank Sampah RT 08 RW 06  Tlogosari Kulon telah beroperasi sejak bulan Desember tahun 2023. Bank Sampah ini terletak di wilayah RT 08 yang terdiri dari 34 KK (Kepala Keluarga). Bank Sampah ini merupakan program kerja kelompok PKK RT 08 yang diketuai oleh Ibu Dewi Yunita Asri. Di wilayah ini terdapat dua kelompok dasa wisma (dawis) yaitu dawis DAHLIA 3 dan dawis DAHLIA 4. Berdasarkan observasi dan wawancara, permasalahan yang dihadapi adalah Kurangnya kesadaran warga untuk mengumpulkan sampah  dan Kurangnya pengetahuan warga dan para pengurus PKK dalam mengelola bank sampah
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRODUKSI KONTEN DIGITAL PEMASARAN UMKM BAGI BUMDES “BERKAH AMANAH” DESA TRUKO KABUPATEN KENDAL Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono; Yofiendi Indah Indainanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.7759

Abstract

Perkembangan industri digital, mendorong pelaku UMKM untuk berinovasi menyasar pemasaran digital. Bumdes Berkah Amanah memiliki potensi besar dalam mengembangkan potensi pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam pembuatan konten digital marketing khususnya konten digital di media sosial seperti Instagram. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Bumdes ”Berkah Amanah” Desa Truko Kabupaten Kendal. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui dua pendekatan. Metode Teoritis yang dituangkan dalam bentuk modul pengabdian yang berisi tentang ‘Materi Produksi Konten Digital Marketing” dan metode praktik yang dilakukan dengan pembuatan materi konten pemasaran digital untuk dipublikasi dimedia sosial.  Keinginan tinggi dalam mengembangan pemasaran digital terlihat metode praktik yang dilakukan sejalan dengan hasil yang diharapkan. Pelatihan tersebut berdampak positif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan pemasaran digital melalui praktik produksi konten digital marketing
WORKSHOP “DESIGN PACKAGING” UNTUK KOMUNITAS TANGAN TERAMPIL SEMARANG Ami Saptiyono; Edi Nurwahyu Julianto; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i2.8804

Abstract

Pasca pandemi, UMKM mulai bangkit perlahan. Para pelaku UMKM mulai beradaptasi dengan perkembangan pasar. Para Pelaku UMKM mulai concern pada tata Kelola dan tata cara penggunaan media sosial, design packaging, logo dan lain sebagainya. Para pelaku UMKM saat ini sudah beradaptasi dengan eksositem digital, yang membawa pengaruh signifikan dalam income mereka. Kemasan merupakan salah satu senjata dalam dunia bisnis. melalui kemasan produsen mampu menyampaikan nilai, isi, dan manfaat sebuah produk, sehingga mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian oleh sebab itu kemasan sering dikatakan sebagai silent salesman. Membranding produk melalui kemasan merupakan upaya dalam memperkuat citra produk menggunakan desain kemasan. Desain kemasan harus mempertimbangkan 2 (dua) hal, yaitu: Daya tarik visual, dan Daya tarik fungsional, lebih menekankan pada kepraktisan Menanggapi hal tersebut, tim pengabdian merencakan untuk melaksanakan pengabdian yang lebih menekankan pada pelatihan merancang kemasan sebagai salah satu unsur yang dapat meningkatkan penjualan bagi UMKM.