Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Metode Guru dalam Mengajarkan Komunikasi pada Siswa Tunanetra Kharisma Ayu Febriana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 11, No 3 (2013)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v11i3.3803

Abstract

Manusia dalam hidup mereka tidak terlepas dari kegiatan komunikasi. Melalui komunikasi, mereka merasakan kebersamaan sebagai anggota masyarakat. Mereka juga dapat membuat dua cara interaksi dengan sesama mereka. Tanpa komunikasi, manusia tidak tahu dan tidak bisa memahami satu sama lain. Setiap manusia normal dapat dengan mudah menggambarkan objek dan berkomunikasi dengan mengirim pesan secara lisan. Bagi mereka yang memiliki cacat fisik terutama dalam arti visual atau buta, akan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi karena indra visual mereka terkait dengan pemahaman tentang konsep objek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bagaimana metode guru dalam mengajarkan simbolisasi terhadap masyarakat tunanetra di SLB YAAT Klaten. Penelitian ini menggunakan metode survei kualitatif dengan penjelasan data deskriptif di mana penulis berusaha menggali lebih dalam dan metode yang tidak menemukan atau menjelaskan hubungannya tetapi mencari pengamatan secara langsung dan menggambarkan gejala berdasarkan fakta dan bagaimana seharusnya. Studi deskriptif menggunakan teknik wawancara, dan teknik pengumpulan data terhadap siswa dan guru SLB YAAT Klaten. Berdasarkan teori interaksi simbolis, dengan menekankan pada hubungan antara simbol dan interaksi, dan inti dari pendekatan ini adalah individu (anak buta). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengatasi kesulitan, siswa membutuhkan alat komunikasi lainnya dengan menggunakan alat bantuan visual, simbol bahasa, dan untuk objek yang tidak dilambangkan, sebagai deskripsi warna, dan deskripsi beberapa objek yang tidak dapat disentuh karena karakteristiknya yang panas, atau jaraknya yang jauh, dapat dilakukan dengan kegiatan mengajar. karakteristik, api yang panas, awan, atau jarak langit. Simbolisasi terhadap siswa tunanetra dengan menggunakan media, alat bantu visual, field trip, sosialisasi lingkungan, dan deskripsi akan lebih efektif jika penyampaian pesan melalui metode tersebut.
Pelatihan Kepenyiaran Radio bagi Siswa SMK N 1 Semarang Kharisma Ayu Febriana; Fajriannoor Fanani; Ayang Fitriyanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 1 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i1.4433

Abstract

Dunia kepenyiaran telah berkembang pesat seiring dengan tingkat peradaban manusia dan kemajuan teknologi komunikasi. Radio sebagai salah satu media penyalur informasi dan pembentuk pendapat umum memiliki peran yang sangat strategis. Di era global, terlebih sejak Indonesia memasuki era reformasi dengan kebebasan mengakses dan memperoleh informasi yang semakin terbuka, dunia penyiaran mempunyai potensi besar untuk mempengaruhi masyarakat luas dan menjadi medium informasi tercepat, interaktif dan relatif murah. Dalam perkembangannya, radio menjadi sangat akrab dengan masyarakat karena media radio dapat menjadi media yang komunikatif, edukatif dan menghibur, yang hanya membutuhkan indera pendengaran sehingga dapat didengarkan dimana saja. Perkembangan radio tidak lepas dari kompetensi penyiaran yang salah satunya dilakukan Siswa SMK N 1 Semarang (Jurusan Produksi dan Siaran Program Radio). Tujuan dilakukannya pengabdian yakni untuk meningkatkan kompetensi kepenyiaran bagi siswa SMK N 1 Semarang. diawali dengan penyampaian materi pelatihan kepenyiaran yang diikuti dengan diskusi selanjutnya diikuti dengan praktik langsung di SMK N 1 Semarang. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, pengelola melakukan post-test dan pre-test di awal dan akhir kegiatan ceramah, yang diikuti pengamatan pada saat praktik siaran radio. Setelah kegiatan pengabdian ini, peserta pelatihan, dalam hal ini siswa siswi SMK Negeri 1 Semarang, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kompetitif dalam dunia kepenyiaran.
VIEW OF ROLE OF MEN IN BOBO MAGAZINE’S Errika Dwi Setya Watie; Kharisma Ayu Febriana; Firdaus Azwar Ersyad
Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.209 KB)

Abstract

The purpose of the research related to the description of the role of men in Bobo magazine is to find out how the representation of men in Bobo magazine, more specifically to find out the content in children's magazines that portray an ideal gender role according to the role of balance in the spirit of emancipation. The research uses qualitative methods with descriptive interactive analysis techniques in which this study emphasizes discursive material and conversion into discursive material from non-discursive material. In this study also found that Bobo magazine as a children's magazine featured a lot of men who were bound by patriarchal culture. Patriarchal culture is very dominant in Bobo magazine for readers or the public. Thus, Bobo magazine shows the truth that patriarchal ideology is very dominant
Peningkatan Keterampilan Penggunaan Whatsapp Business Sebagai Marketing Komunikasi Digital Dalam Meningkatkan Usaha Sentra Industri Tas Di Desa Truko, Kabupaten Kendal Kharisma Ayu Febriana; Retno Manuhoro Setyowati; Yofiendi Indah Indainanto
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.08 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.484

Abstract

The era of digital marketing is the right solution for introducing products. Social media with its interactions has been widely used for promotion and interaction between business owners and potential buyers. The youth of this interaction provides a different experience between business owners and buyers which can increase the quality of trust and loyalty. The problem faced by this community is the inability to use the Whatsapp application through the Whatsapp business feature. If residents are successful in using this application, then business owners can promote their business, and target business opportunities in the digital realm. So that the output target to be achieved by the service team is how to teach WhatsApp business skills to members of the Kendal Bag Industry Center (SINTAK) in Truko Village, Kangkung District, Kendal Regency. The method used in this activity is a workshop. The results provide motivation and training on the use of WhatsApp business using experienced mentors in the field of digital communication so that they can help promote the Kendal Bag Industry (SINTAK) community product in Truko Village, Kangkung District, Kendal Regency.
Peningkatan Literasi Jurnalistik Melalui Pelatihan Penulisan Berita pada Siswa Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA Muhammadiyah 01 Semarang Hilda Rahmah; Kharisma Ayu Febriana; Sri Syamsiah Lestari Syafiie
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.975

Abstract

Percepatan dalam sektor informasi dan komunikasi menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi di tengah gempuran informasi dari berbagai arah. Dalam konteks ini, menulis menjadi alternatif untuk dapat meningkatkan literasi komunikasi digital sehingga memungkinkan terjadinya kecakapan individu dalam menerima segala bentuk informasi. Menanggapi hal tersebut, SMA Muhammadiyah 01 Semarang berupaya untuk memfasilitasi peserta didiknya sebuah ruang belajar jurnalistik melalui ekstrakurikuler jurnalistik sekolah. Namun, antusias siswa yang tinggi terhadap ekstrakurikuler ini tidak sebanding dengan peningkatan skill menulis. Anggota ekstrakurikuler jurnalistik masih memiliki kemampuan menulis yang minim, diantaranya karena keterbatasan SDM dalam bidang jurnalistik di sekolah, belum tersedianya lembaga pers sekolah, serta belum pernah diadakan pelatihan jurnalistik di sekolah. Lebih lanjut hal ini membuat siswa mengalami kesulitan dalam membuat dan menyusun teks berita dan menyalurkan tulisanya. Berdasarkan temuan masalah tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Semarang Program Studi Ilmu Komunikasi, berkomitmen untuk membekali siswa ekstrakurikuler jurnalistik SMA Muhammadiyah 01 Semarang dengan memberikan pelatihan penulisan, agar siswa mampu menghasilkan dan menyalurkan tulisan yang kompeten di majalah dinding sekolah maupun di media massa.
Optimizing Instagram Media in Art Education as a Development Effort Community Creative in Kampung Rejomulya Semarang Firdaus Azwar Ersyad; Kharisma Ayu Febriana; Qorinta Sinta
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's digital era, social media platforms are used for various purposes, including education and community development. Instagram, a photo and video sharing platform, has gained popularity among individuals and organizations as a tool for promoting arts education and community development. This research aims to explore the potential of Instagram as a tool to improve art education and community development in the Rejomulyo village area of Semarang . This research examines the benefits of using Instagram for arts education and community development area Rejomulyo Semarang. Besides that , research This explore the practice of deep skill inheritance batik through Instagram media . Next, research it will examine strategies that can be used to ensure effective use of Instagram for arts education and community development . significance study This lies in fact empirical that Instagram has become valuable resource _ for generations _ young . With effective and efficient optimization Instagram can increase ability public For Study art education practice through develop skills batik . As for the method research used _ use design study qualitative . Whereas procedure data collection using observation , interview and study document .
Transformation of Risk Communication in the Digital Age: Traditional Media to Digital Media in Maintaining Coastal Community Resilience Febriana, Kharisma Ayu; Tri Kartono, Pawito Drajat; Rahmanto, Andre Noevi
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 3 No. 1 (2025): The 6th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coastal communities face recurring threats from hydrometeorological disasters that are further exacerbated by climate change and land subsidence. Effective communication is needed to anticipate disaster losses. Currently, disaster communication has been transformed. What disaster transformation looks like is the subject of this research. This research was conducted qualitatively. The research took place in Demak Regency because this location is subject to flooding in Indonesia. Data was collected through in-depth interviews with communities in the district. The purpose of this research is to identify the role of WhatsApp Group Maritim BMKG in disseminating emergency information and its impact on risk perception, preparedness and collective response of coastal communities in disaster mitigation. The research found that disaster communication, which was initially conducted traditionally, has now been transformed into digital. Communication using BMKG's Maritime WhatsApp Group plays an important role in accelerating the dissemination of emergency information, building collective awareness and improving community response in disaster mitigation. WhatsApp shapes and develops the community's perception of disaster risk, which in turn influences preparedness and collective action. 
PENINGKATAN KOMPETENSI JURNALISTIK BERBASIS KOMUNIKASI RISIKO DAN RAMAH GENDER PADA SUKARELAWAN PMI KOTA SEMARANG Syamsiyah Lestari Sjafiie, Sri; Budi Setiawan, Yuliyanto; Ayu Febriana, Kharisma; Rahmah, Hilda; Bagus Pamungkas, Yoma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.950-957

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam bidang penulisan dan jurnalistik pada para sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Hal ini penting dilakukan karena PMI perlu melakukan publikasi terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan untuk membangun solidaritas dalam masyarakat. Untuk itulah dilakukan pelatihan penulisan agar sukarelawan dan pegawai PMI bisa menulis dan mempublikasi kegiatan dengan baik. Kegiatan diawali dengan analisa kebutuhan yakni melihat situasi dan kesulitan apa saja yang sebenarnya dirasakan oleh PMI. Setelah melihat permasalahan, tim PKM menetapkan desain dan materi pelatihan. Pelatihan diberikan pada sebanyak 20 orang yang terdiri dari pegawai dan sukarelawan. Sebelum pelaksanaan pelatihan didahului dengan pretest untuk mengetahui pemahaman peserta sebelum pelatihan. Selanjutnya paparan matei. Evaluasi dilakukan dengan post test dan mengolah hasil post test tersebut. Keberhasilan diukur melalui pretest dan post test peserta pelatihan
The Effect of Interpersonal Communication and Work Motivation on Employee Performance: A Quantitative Study at Honda Semarang Centre Fatkhur Rohman; Kharisma Ayu Febriana
Social Sciences and Humanities Reviews Vol. 1 No. 1 (2025): Social Sciences and Humanities Reviews
Publisher : CV. DYOQU PUBLISHING MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/sshr.v1i1.20

Abstract

Background: Employee performance is pivotal in driving organizational success, particularly in highly dynamic sectors such as the automotive industry. Within such environments, interpersonal communication and work motivation are considered essential factors influencing work outcomes. However, practical gaps often arise, leading to underperformance despite theoretically favorable conditions. Aims: This study aims to investigate the effect of interpersonal communication and work motivation on employee performance in the Body Repair Division at Honda Semarang Centre. Methods: A quantitative associative approach was employed, involving a saturated sample of all 30 employees. Data were gathered via a structured questionnaire measured on a Likert scale and analyzed using multiple linear regression. Instrument validity and reliability were confirmed, and classical assumption tests were conducted. Results: Findings reveal that both interpersonal communication and work motivation significantly and positively influence employee performance, both independently and collectively. The model’s coefficient of determination (R²) is 0.949, suggesting that 94.9% of performance variation is explained by these two variables. Descriptive statistics indicate high average scores across all variables with strong internal consistency. Conclusion: This study affirms that fostering open, empathetic, and supportive communication channels, coupled with effective motivational strategies, substantially boosts employee performance. The high explanatory power of the model underscores the strategic value of psychosocial factors in human resource management. These insights not only validate existing theories by Devito and Herzberg but also offer actionable recommendations for practice. Organizations should prioritize interpersonal engagement and incentive systems as integral components of their performance management frameworks, particularly in performance-intensive industries. Sustained investment in these areas is likely to result in improved employee satisfaction, reduced operational frictions, and enhanced organizational productivity.
Klasifikasi Sentimen Ulasan Baby Panda School Bus Menggunakan N-Gram TF-IDF dan XGBoost Basworo Ardi Pramono; Kharisma Ayu Febriana; Susanto
Jurnal Sistem Informasi Galuh Vol 4 No 2 (2026): Journal of Galuh Information Systems
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sistem Informasi Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jsig.v4i2.6047

Abstract

User reviews on Google Play Store provide valuable information for understanding user perception of mobile applications, including children's educational games. However, review data are commonly unstructured, informal, and difficult to analyze manually. This study aims to classify the sentiment of Baby Panda School Bus game reviews using lexicon-based pseudo-labeling, word n-gram TF-IDF, and XGBoost. The dataset was collected from Google Play Store and contained 6,299 initial reviews. After duplicate removal, text cleaning, normalization, tokenization, stopword removal, and stemming, 5,337 reviews were used for modeling. Sentiment labels were generated automatically using the InSet lexicon into positive, neutral, and negative classes. The dataset was split into 80% training data and 20% testing data using stratified sampling. The selected text representation was word n-gram TF-IDF with unigram, bigram, and trigram features, followed by XGBoost classification. The experimental results achieved an accuracy of 85.86%, macro F1-score of 83.57%, and weighted F1-score of 85.61%. These findings indicate that n-gram TF-IDF and XGBoost can effectively classify lexicon-based sentiment patterns in Indonesian mobile application reviews.