Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Linears

Daya Tampung Lahan Perumahan dan Permukiman pada Kawasan Metropolitan Mamminasata Nurhikmah Paddiyatu; Rohana Rohana; Sahabuddin Latif
Jurnal Linears Vol 5, No 1 (2022): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v5i1.7351

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk metropolitan Mamminasata yang pesat berbanding lurus dengan peningkatan permintaan perumahan dan permukiman. Lambat laun lahan kosong di area perkotaan beralih fungsi menjadi perumahan dan permukiman. Sebagai sumber daya alam yang terbatas, ekspansi perkembangan perumahan permukiman seiring waktu akan melebar keluar kota. Daya tampung lahan menjadi dasar kajian yang penting untuk memberikan referensi awal pengambilan kebijakan pengembangan metropolitan mamminasata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tampung lahan perumahan dan permukiman dalam wilayah metropolitan mamminasata pada tahun 2031. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Diawali dengan perhitungan proyeksi penduduk yang menjadi input untuk membangun simulasi prediksi perubahan penggunaan lahan menggunakan cellular automata. Hasil simulasi akan dikomparasikan dengan lahan efektif yang tersedia untuk mengetahui daya tampung lahan perumahan permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan metropolitan Mamminasata memiliki daya tampung lahan permukiman dalam jangka waktu 20 tahun akan datang secara keseluruhan masih mencukupi namun secara spesifik jika dipilah-pilah berdasarkan administratif maka Kota Makassar dibandingkan dengan kabupaten lainnya di mamminasata sudah mencapai titik maksimum untuk menampung permintaan perumahan permukiman. Oleh sebab itu metropolitan mamminasata sudah tepat menjadi gagasan untuk menjaga keseimbangan antar wilayah 
Identifikasi Aksesibilitas Difabel pada Mushalla Mall Panakkukang Kota Makassar Mayyadah Syuaib; Rohana Rohana
Jurnal Linears Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Linears
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v2i1.3025

Abstract

Pusat perbelanjaan Mall Panakkukang Makassar saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai tempat rekreasi. Kecenderungan masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tersebut mengharuskan mereka memanfaatkan musallah sebagai sarana ibadah untuk tetap menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Aksesibilitas menuju musallah pada ruang publik berperan penting terhadap pergerakan pengunjung untuk mendapatkan kemudahan, kenyamanan, keamanan dan kemandirian terutama bagi difabel. Keberadaan difabel adalah hal yang tidak bisa diabaikan, mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama didalam hukum dan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pemenuhan hak bagi difabel pada Musallah Mall Panakkukang Kota Makassar. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi aksesibilitas difabel pada Mall Panakkukang Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya beberapa fasilitas yang disediakan sesuai dengan standar, sehingga pengguna difabel yang memanfaatkan fasilitas Musallah dominan dari kalangan  ibu Hamil dan Lansia.
KONSEP PENGEMBANGAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN BERBASIS KOMUNITAS DI KAWASAN LAKKANG KOTA MAKASSAR Rohana Rohana
Jurnal Linears Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Linears
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v1i1.1320

Abstract

Konsep Pengembangan Pemukiman Berbasis Komunitas di Kawasan Lakkang menjadi salah satu tujuan untuk memacu perkembangan sosial masyarakat dan mengurangi kesenjangan tata guna lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Menurut Chaprin, perencanaan wilayah (regional planning) adalah upaya intervensi terhadap kekuatan-kekuatan pasar dalam konteks pengembangan wilayah yang memiliki tiga tujuan pokok yakni meminimalkan konflik kepentingan antar sektor, meningkatkan kemajuan sektoral dan membawa kemajuan bagi masyarakat secara keseluruhan. Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas merupakan bentuk stimulan bagi keberhasilan masyarakat di Kelurahan Lakkang. Kegiatan tersebut secara substansi merupakan implementasi konsep bersama atau kemitraan dengan program skala yang kecil, seperti kelurahan. Melalui program tersebut, diharapkan terjadi proses pembelajaran, penataan dan kelembagaan mitra yang bersinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan dan kelompok sosial setempat. Dari beberapa penjelasan tersebut, terdapat beberapa masalah diantaranya: Bagaimana merencanakan pengembangan untuk membangun sarana dan prasarana yang baik, mewujudkan lingkungan fisik yang sehat, tertib, selaras dan mandiri serta nyaman? dan  Bagaimana konsep pengembangannya, ditinjau dari aspek perencanaan?. Dari permasalahan tersebut, digunakan metode penelitian secara pembahasan, tahap pelaksanaan dan tahap kawasan prioritas. Sehingga diperoleh hasil:  beberapa kondisi yang dilihat dari lokasi tersebut, secara umum struktur bangunan rumah di Kelurahan Lakkang adalah rumah tinggal yang bertipe bugis Makassar (panggung). Begitupun pada kawasan prioritas, mayoritas jenis rumah yang terdapat di kawasan prioritas ini adalah rumah panggung, namun sebagian masyarakat sudah merenovasi rumahnya dengan menambahkan ruang dibawah bangunan panggung sebagai bangunan tinggal permanen.  Konsep pengembangannya ditinjau dari aspek perencanaan yang dikaji berdasarkan hasil analisis diatas, menghasilkan konsep Pengembangan Wilayah Terpadu, Konsep ini menekankan kerjasama antar sektor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di daerah-daerah tertinggal. Untuk menentukan daerah-daerah yang tertinggal, terdapat berbagai indikator yang digunakan, antara lain Perekonomian masyarakat, Sumber daya manusia  Kemampuan finansial, Aksesibilitas; dan  Karakteristik geografis