Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

OBESITAS DAN RIWAYAT GENETIK DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS PADA PENGGUNA KB SUNTIK DEPOGESTIN DI BPM HANDAYANI ISRO’ DESA WELAHAN Noor Hidayah; Muhammad Purnomo; Dani Fitriani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi suntikan depogestin adalah mencegah terjadinya kehamilan dengan cara disuntik intra muskuler yang berdaya kerja 3 bulan dan tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau mengandung hormon progesteron dan tidak mengganggu produksi Kontrasepsi suntikan depogestin mempunyai efek samping utama yaitu perubahan berat badanbertambah yang akan beresiko terkena penyakit  diabetes mellitus dan jika memilki riwayat genetik diabetes mellitus dalam keluarga.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan riwayat genetik dengan kejadian diabetes mellitus pada pengguna KB suntik depogestin di BPM Handayani isro’ desa welahanjepara tahun 2014. MetodePenelitian yang digunakan adalah diskriptif analitikdengan desain penelitian cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalahpengguna KB suntik 3 bulan depogestin yang mengalami obesitas. di BPM Handayani isro’ desa welahan jepara tahun 2014 sebanyak 42 responden.Teknik pengambilan sampel menggunakan total  Sampling sehingga besar sampel adalah 42 orang.hasil uji statistik menggunakan uji korelasi chi squere didapatkan nilai p value 0,044 α (0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara obesitas dengan kejadian diabetes mellitus dan hasil uji statistik menggunakan uji korelasi chi squre didapatkan hasil nilai p value 0.041 α (0,05) ada hubungan yang signifikan antara riwayat genetic diabetes mellitus dengan kejadian diabetes mellitus pada akseptor KB suntik depogestin di BPM Handayani Isro Desa Welahan Jepara 2014
EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PELAKSANAAN HOSPITAL BYLAWS RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH GUBUG GROBOGAN TAHUN 2010 Muhammad Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital Bylaws sebagai acuan menyelenggarakan rumah sakit, juga bertujuan melindungi semua pihak. Tujuan penelitian adalah mendapatkan gambaran penyusunan Hospital Bylaws dan dapatkah menjamin penyelenggaraan rumah sakit secara efektif efisien. Dari hasil analisa Hospital Bylaws disusun pemilik bersama Direksi dan ditetapkan pemilik. Peran dan fungsi Pemilik efektif efisien adalah melakukan pengawasan, menilai proses pelayanan dan out came, membuat perencanaan, bimbingan menuju visi, melakukan upaya sosial, menyetujui, menilai ulang rencana jangka panjang dan pencapaian program. Tidak efektif efisien dalam menetapkan pedoman direktur mengambil keputusan, pedoman pelimpahan kewenagan, menadapatkan sumberdana selain sisa hasil usaha. Hospital Bylaws dijadikan pedoman memilih, mengangkat, dan persyaratan kerja direksi. Tidak dapat diukur adalah menjadi arbiter konflik direksi dan klinisi, penilai keputusan direksi terhadap konflik klinisi. Peran dan Fungsi Direksi efektif efisien adalah membuat prosedur, petunjuk tehnis asuhan klinis dan umum, rencana kerja, anggaran, pengembangan investasi. Tidak efektif efisien dalam pembuatan prosedur pelayanan medik dan Tidak dapat diukur adalah tanggungjawab hukum terhadap fungsi staf medik, keperawatan, dan umum terhadap keamanan konsumen, kewenangan atas nama pemilik jika terjadi pelanggaran. Peran dan pungsi Komite Medik efektif efisien memberikan saran kepada direksi, mengkoordinir, meningkatkan pelayanan, pendidikan dan pelatihan, evaluasi mutu. tidak efektif efisien menyusun Hospital Bylaws, evaluasi ethical performance, menyusun kebijakan pelayanan, mutu profesi, koordinasi pelayanan medik, evaluasi, pembinaan, dan laporan.
PELAKSANAAN WUDHU TAYAMUM DAN SHOLAT PASIEN DI RUMAH SAKIT Noor Azizah; Muhammad Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.657

Abstract

Perawat sebagai tenaga kesehatan professional mempunyai kesempatan paling besar untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya asuhan keperawatan yang komprehensif meliputi biopsikososiospiritual. Tujuan untuk mengetahu hubungan kemampuan pasien dan peran perawat dalam mengingatkan waktu sholat dengan pelaksanaan wudhu dan sholat pada pasien rawat inap di RSU AIsyiyah Kudus. Metode Observational dengan pendekatan cross sectional sampel 50 pasien rawat inap di RSU Aisyiyah Kudus. Hasil 32 kemampuan berjalan melaksanakan wudhu dan sholat 75% dan tidak melaksanakan 25%. Kemampuan berbaring pada pasien 33% melaksanakan wudhu dan sholat 67%. Peran perawat mengingatkan waktu sholat 82,4% melaksanakan wudhu dan sholat dan perawat yang tidak mengingatkan waktu sholat 12,5% pasien melaksanakan sholat dan 87,5% tidak melaksanakan wudhu dan sholat. ada hubungan kemampuan pasien dengan pelaksanaan wudhu dan sholat (p 0.004), ada hubungan peran perawat dalam mengingatkan waktu sholat dengan pelaksanaan wudhu dan solat (p.0.0001)
HUBUNGAN POLA SUPERVISI DENGAN TINGKAT KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSI PATI Hastoro Hastoro; Ulil Ni’am; Dewi Hartinah; Muhammad Purnomo; Tutuk Wizariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.943

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menggambarkan mutu asuhan keperawatan, perawat wajid membuat pedokumentasian asuhan keperawata sebagai aspek legal yang memberikan jaminan pemberian asuhan bagia pasien. Dalam peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit yang salah satunya adalah pemberian asuhan keperawatan makaperlu adanya kegiatan supervise yang dilakukan oleh supervisor.  Tujuan : Mengetahui hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 52. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman. Hasil : dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan bahwa nilai p value adalah 0,000 dan nilai r adalah 0,469.  Kesimpulan : Ada hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSI Pati, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif artinya semakin baik pola supervisi maka  tingkat pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat akan semakin baik
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PECANGAAN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Muhammad Purnomo; Ifa Nailatul Iza; Novy Kumalasari; Zahrotun Niswah Qonitah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2515

Abstract

Pelayanan dalam sektor kesehatan sangatlah memiliki peran penting dan berdampak serius. Kepuasan pasien merupakan evaluasi atau penilaian setelah memakai pelayanan, bahwa pelayanan yang sudah dipilih setidaknya telah memenuhi atau melebihi apa yang diharapkan. kualitas pelayanan kesehatan saat ini mendapatkan perhatian lebih, khususnya stigma masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pasien pengguna BPJS yang berbeda dengan pelayanan pasien mandiri, kepuasan pasien juga merupakan aspek penting untuk menilai suatu kualitas pelayanan tersebut apakah layak dikatakan baik atau tidak. penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas Pecangaan Jepara. penelitianini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampell pada penelitian ini sebanyak 100 Responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Accidental Sampling. analisis uji bivariate menunjukkan bahwa variabel independen (bukti langsung (X1) (kehandalan (X2), daya tanggap (X3), jaminan (X4), dan empati (X5)) memiliki hubungan dengan variabel dependen (kepuasan pasien (Y)) BPJS rawat jalan di wilayah kerja Puskesmas Pecangaan dengan nilai p value 0,05. Dimana dari dimensi bukti fisik didapatkan p= 0.000, kehandalan p= 0.000, daya tanggap p=0.001, jaminan p=0.000, empati p=0.000
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PROFESIONALISME KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PROSES KEPERAWATAN DI RUANG PICU/NICU RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Sri Karyati; Heny Siswanti; M. Octaviano Eka Mahendra
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2280

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Kabupaten Jepara terdapat 99 kasus kematian bayi pada tahun 2020, pelayanan keperawatan pada bayi dan anak harus sangat diperhatikan terutama di ruang intensif (PICU/NICU) yang memerlukan pelayanan keperawatan dengan gangguan penyakit serius, pelatihan menjadi faktor penting profesionalisme seorang perawat dalam pelayanan keperawatan pasien, di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara pada periode bulan desember 2021 didapat perawat yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan kurang dari 20 jam selama satu tahun sebanyak 19 perawat (63.3%), sedangkan yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan selama 20 jam atau lebih selama satu tahun sebanyak 11 responden (36.7%). Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di Ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai berapa lama (jam) pelatihan yang telah dijalani perawat selama satu tahun dibuktikan dengan sertifikat pelatihan serta lembar kuesioner profesionalisme keterampilan perawat tentang bagaimana keterampilan yang dilaksanakan perawat dalam proses keperawatan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki pelatihan kurang baik yaitu sebanyak 17 responden (56,7%) dan sebagian besar profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan baik yaitu sebanyak 19 responden (63,3%). Simpulan: Ada hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05.
HUBUNGAN POLA SUPERVISI DENGAN TINGKAT KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSI PATI Hastoro D; Ulil Ni’am Ni’am; Dewi Hartinah; Muhammad Purnomo; Tutuk Wizariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.950

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menggambarkan mutu asuhan keperawatan, perawat wajid membuat pedokumentasian asuhan keperawata sebagai aspek legal yang memberikan jaminan pemberian asuhan bagia pasien. Dalam peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit yang salah satunya adalah pemberian asuhan keperawatan makaperlu adanya kegiatan supervise yang dilakukan oleh supervisor. Tujuan : Mengetahui hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 52. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman. Hasil : dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan bahwa nilai p value adalah 0,000 dan nilai r adalah 0,469.  Kesimpulan : Ada hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSI Pati, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif artinya semakin baik pola supervisi maka  tingkat pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat akan semakin baik
HUBUNGAN POLA ASUH PENGASUH (NON KELUARGA) DENGAN KEDISIPLINAN ANAK DI TK PERTIWI 01 YAYASAN DIAN DHARMA PATI Anny Rosiana Masithoh; Muhammad Purnomo; Edi Wibowo; Sumiati Sumiati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.955

Abstract

Latar Belakang : Pengasuh non keluarga yang berperan sebagai pengganti ibu kandung dapat membentuk sifat dan sikap anak yang ia asuh karena waktu intensitas anak lebih banyak dengan pengasuh dibanding dengan ibu kandung anak itu sendiri. Anak akan lebih banyak melakukan interaksi dan komunikasi dengan pengasuh (Wahyuningsih, 2016). Hasil survey pendahuluan yang penulis lakukan pada 20 anak terdapat 10 anak dengan pola asuh pengasuh baik terdapat 7 anak (70%) dengan kedisiplinan baik, 3 anak (30%) kedisiplinannya kurang. Sedangkan 10 anak dengan pola asuh pengasuhnya kurang baik terdapat 9 anak (90%) dengan kedisiplinan kurang baik dan hanya 1 anak (10%) yang kedisiplinan baik. Tujuan : Untuk menganalisa Hubungan Pola Asuh Pengasuh (Non Keluarga) Dengan Kedisiplinan Anak Di TK Pertiwi 01 Yayasan Dian Dharma Pati. Metode : Metode penelitian ini dilakukan dengan jenis korelasi dengan pendekatan Cross Sectional . Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling sebanyak 56 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil : Ada Hubungan Pola Asuh Pengasuh (Non Keluarga) Dengan Kedisiplinan Anak Di TK Pertiwi 01 Yayasan Dian Dharma Pati. Hasil hipotesis menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai X2 22,583 df 2 (taraf signifikasi 5% : 5,991). Dimana X2 hitung adalah  22,583 lebih besar dari X2 tabel 5,991. Sedangkan berdasarkan probabilitas, terlihat bahwa ρ adalah 0,000 atau probabilitas di bawah 0,05
LEVEL OF EDUCATION, LENGTH OF SERVICE, AND WORKLOAD OF NURSES ON THE COMPLETENESS OF NURSING CARE DOCUMENTATION Fitriana Kartikasari; Muhammad Purnomo; Ifa Nailatul Izaa; Putri Novi Kristiani
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2535

Abstract

Documentation is a basic element in accountability for the performance of the nursing profession. Recording nursing care documentation is an obligation that must be carried out by nurses. The obligation to record nursing care documentation is stated in the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia regarding licensing and implementation of nursing practice which states that nurses are required to carry out nursing records systematically. To determine the relationship between the level of education, length of work and workload of nurses with the completeness of nursing care documentation at the Sunan Kudus Islamic Hospital. This research is a correlational analytical research with an analytical survey method. An analytical survey itself is a survey or research that tries to explore how and why health phenomena occur. p-value chi-square test obtained from the analysis of education level and workload with completeness of professional secretary documentation was 0.000 (p0.05), then the results of analysis of length of work with completeness of civil servant documentation was 0.027 (p0.05 ) which means there is a significant relationship between level of education, length of work, and workload and the completeness of nursing care documentation. There is a relationship between the level of education, length of work, and workload of nurses and the completeness of nursing care documentation at Sunan Kudus Islamic Hospital.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERCAPAINYA CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA TERKESI KECAMATAN KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2019 Edi Wibowo; Sri Budiyani; Khamid Hanafi; Sukarmin Sukarmin; Muhammad Purnomo; Septina Endah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.946

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan mempunyai cakupan imunisasi terendah dari desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Klambu.Permasalahan pada penelitian ini adalah adakah hubungan antara pekerjaan ibu,pengetahuan ibu,sikap ibu,dan dukungan keluarga dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar pada bayi  Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-11 bulan di Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan  dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar adalah pekerjaan ibu (p-value 0,000, OR = 21,000 ), pengetahuan ibu (p-value 0,000, OR = 33,000), sikap ibu (p-value 0,000, OR =  21,000) dan dukungan keluarga terhadap imunisasi (p- value 0,000, OR=15,000). Saran: Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan kepada tenaga kesehatan adalah supaya memberi penyuluhan kepada ibu dan keluarganya mengenai pentingnya imunisasi dasar, sedangkan untuk ibu yang mempunyai bayi hendaknya meluangkan waktunya untuk mengimunisasikan anaknya.