Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN POLA SUPERVISI DENGAN TINGKAT KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSI PATI Hastoro Hastoro; Ulil Ni’am; Dewi Hartinah; Muhammad Purnomo; Tutuk Wizariah
Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.943

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menggambarkan mutu asuhan keperawatan, perawat wajid membuat pedokumentasian asuhan keperawata sebagai aspek legal yang memberikan jaminan pemberian asuhan bagia pasien. Dalam peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit yang salah satunya adalah pemberian asuhan keperawatan makaperlu adanya kegiatan supervise yang dilakukan oleh supervisor.  Tujuan : Mengetahui hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 52. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman. Hasil : dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan bahwa nilai p value adalah 0,000 dan nilai r adalah 0,469.  Kesimpulan : Ada hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSI Pati, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif artinya semakin baik pola supervisi maka  tingkat pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat akan semakin baik
MONITORING JARINGAN WIRELESS PADA SDN 01 JAMBEARJO MENGGUNAKAN MIKROTIK YANG TERINTEGRASI DENGAN BOT TELEGRAM Muhammad Hakim; Muhammad Purnomo; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJaringan telekomunikasi merupakan bentuk dari perkembangan teknologi informasi dankomunikasi. Pada saat ini jaringan telekomunikasi digunakan hampir disetiapperusahaan,instansi, dan bahkan di institusi pendidikan sudah menggunakan jaringantelekomuniasi dalam proses pertukaran informasi dan data. Sehingga diperlukan adanyamonitoring terhadap jaringan yang bertujuan untuk mengatur sistem jaringan yang beradapada wilayah atau area tertentu. Monitoring juga dapat mempermudah penulis dalammemahami kondisi jaringan yang berada di lapangan,yaitu dengan menggunakan perangkatmikrotik. Perangkat mikrotik router operating system (OS) dapat berfungsi sebagai routernetwork yang memiliki fitur untuk Ip network maupun jaringan wireless,sehinggadiperlukannya monitoring dalam mengatur dan mengontrol jaringan. Pemanfaatanperkembangan teknologi diperlukan agar dapat dilakukannya monitoring jaringan secarareal time. Salah satunya dengan pemanfaatan aplikasi chat messenger Telegram. Telegrammerupakan aplikasi chat messenger yang dapat diintegrasikan dengan mikrotikmenggunakan media bot untuk dilakukannya proses monitoring. Pemanfaaran Telegramyang terintegrasi dengan mikrotik dalam monitoring jaringan adalah untuk menjadi mediayang dapat menerima informasi yang dapat disalurkan kepada pengguna secara real timetentang kondisi jaringan yang dilakukan monitoring.Tujuan dari penelitian ini adalah untukmemonitoring jaringan yang ada di SDN 01 Jambearjo secara jarak jauh dan real timemenggunakan bot Telegram untuk mengetahui kondisi status access point dan jumlahpemakaian internet yang terjadi di SDN 01 Jambearjo.Kata Kunci— Mikrotik,Telegram,Telegram bot,Internet. ABSTRACTA telecommunication network is a form of information and communication technologydevelopment. At this time telecommunications networks are used by almost every company,agency, and even educational institution that already use telecommunications networks inthe process of exchanging information and data. So it is necessary to monitor the networkthat aims to regulate the network system that is in a particular area or area. By using aMikrotik device, monitoring can also make it easier for writers to understand networkconditions in the field. The Mikrotik router operating system (OS) device can function as anetwork router that has features for IP networks and wireless networks%2
KEPUASAN PASIEN PENGGUNA JAMINAN SOSIAL PENERIMA BANTUAN IUR (PBI) DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Muhammad Purnomo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.555 KB)

Abstract

Pemilihan rumah sakit swasta meningkat 30% dan sebanyak 67,2% pasien menyatakan kurang puas dengan pelayanan rumah sakit negeri dan lebih puas di rumah sakit swasta. Perkembangan keperawatan sebagai profesi terus berkembang seirama dengan berubahnya masyarakat yang terus mengalami perubahan, hal ini menjadi masalah utama kepuasan pasien, diharapkan pelayanan keperawatan berpengaruh positif terutama bagi pengguna jaminan social PBI. Metode penelitian ini adalah deskriptif corelational yang menghubungkan dua variabel untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien pengguna jaminan sosial PBI, Penelitian ini menggunakan variabel bebas (independent) yaitu sarana fisik (tangible), pengetahuan (knowledge), kepedulian (emphaty) dan variabel terikat (dependent) dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil uji analisis: nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,845 (sangat kuat) disimpulkan ada pengaruh sangat kuat antara sarana fisik (tangible) terhadap kepuasan pengguna jaminan sosial PBI, nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,808 (sangat kuat) ada pengaruh yang sangat kuat antara pengetahuan (knowledge) perawat terhadap kepuasan pasien jaminan soasial PBI, nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,924 (sangat kuat) ada pengaruh yang sangat kuat antara kepedulian (emphaty) perawat terhadap kepuasan pasien pengguna jaminan sosial PBI.
ANALISIS MANAJEMEN BANDWIDTH DI SDN 01 JAMBEARJO BERBASIS MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE QUEUE Muhammad Rabbani; Muhammad Purnomo; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFasilitas dan jaringan internet saat ini memiliki perananan yang sangat krusial untuk kemajuan bangsa. Hal ini karena sekarang internet dibutuhkan di hampir semua lini kehidupan. Tidak hanya di bidang ekonomi saja, namun juga dibidang politik, pendidikan, sosial, hukum dan sebagainya. kualitas dari sebuah internet tidak terlepas dari bandwidth dari internet tersebut. Bandwidth merupakan banyaknya data yang bisa dikirimkan dalam waktu tertentu. Di SDN 01 Jambearjo, Internet sangat dibutuhkan terutama untuk ujian komputer yang berbasis online yang tentunya membutuhkan internet. karena tingginya tingkat kebutuhan di SDN 01 Jambearjo terhadap internet yang tidak diimbangi dengan kapasitas bandwidth dapat menyebabkan informasi menjadi sulit dan lama diakses oleh user dalam mengakses jaringan internet. Maka, dilakukan Metode pembagian bandwidth pada mikrotik dengan cara pembagian per user yang aktif secara merata dan otomatis. Pada penelitian ini dilakukan pembagian bandwidth menggunakan perangkat mikrotik dengan memanfaatkan fitur simple queue yang dimiliki oleh mikrotik dengan menerapkan maksimum download dan maksimum upload di setiap user nantinya. Setelah dilakukannya konfigurasi pada perangkat mikrotik, nantinya akan dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak Wireshark dengan membandingkan 2 user secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kualitas jaringan (Qos) dengan membandingkan Throughput, Delay, dan Packet Loss sebelum diterapkannya manajemen bandwidth dan sesudah diterapkannya manajemen bandwidth. Hasil simulasi dan analisis didapat bahwa metode simple queue dengan menerapkan maksimum download dan maksimum upload berhasil dilakukan sehingga bandwidth yang diterima lebih merata dan membuat Throughput, Delay dan Packet Loss di setiap sisi user yang diujikan menjadi lebih stabil dibandingkan sebelum diterapkannya manajemen bandwidth tersebut. Kata Kunci: Internet, Bandwidth, QoS Simple Queue ABSTRACTInternet facilities and networks currently have a very crucial role in the nation's progress. This is because the Internet is now needed in almost all life lines. Not only in the economic field but also the fields of politics, education, society, law and so on. the quality of an internet can not be separated from the bandwidth of the Internet. Bandwidth is the amount of data that can be sent at a certain time. At SDN 01 Jambearjo, the Internet is needed, especially for online-based computer exams, which require the Internet. However, due to the high level of demand at SDN 01 Jambearjo for Internet which is not matched by bandwidth capacity, it can cause information to be difficult and take a long time to be accessed by users in accessing the internet network. So, the method of sharing bandwidth on Mikrotik is done by dividing it per active user evenly and automatically. In this study, the bandwidth distribution using a proxy device by utilizing the simple queue feature that mikrotik owns by applying a full download and maximum upload for each user later. Together. The purpose of this research is to see the network quality (Qos) by comparing Throughput, Delay, and Packet loss before and after bandwidth management implementation. The results of the simulation and analysis showed that the simple queue method by applying the full download and maximum upload was successfully carried out so that thebandwidth received was more evenly distributed and made Throughput, Delay, and Packet loss on each side of the user tested more stable than before the implementation of bandwidth management. Keywords: Internet, Bandwidth, QoS, Simple Queue.
MONITORING JARINGAN WIRELESS PADA SDN 01 JAMBEARJO MENGGUNAKAN MIKROTIK YANG TERINTEGRASI DENGAN BOT TELEGRAM Muhammad Hakim; Muhammad Purnomo; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJaringan telekomunikasi merupakan bentuk dari perkembangan teknologi informasi dankomunikasi. Pada saat ini jaringan telekomunikasi digunakan hampir disetiapperusahaan,instansi, dan bahkan di institusi pendidikan sudah menggunakan jaringantelekomuniasi dalam proses pertukaran informasi dan data. Sehingga diperlukan adanyamonitoring terhadap jaringan yang bertujuan untuk mengatur sistem jaringan yang beradapada wilayah atau area tertentu. Monitoring juga dapat mempermudah penulis dalammemahami kondisi jaringan yang berada di lapangan,yaitu dengan menggunakan perangkatmikrotik. Perangkat mikrotik router operating system (OS) dapat berfungsi sebagai routernetwork yang memiliki fitur untuk Ip network maupun jaringan wireless,sehinggadiperlukannya monitoring dalam mengatur dan mengontrol jaringan. Pemanfaatanperkembangan teknologi diperlukan agar dapat dilakukannya monitoring jaringan secarareal time. Salah satunya dengan pemanfaatan aplikasi chat messenger Telegram. Telegrammerupakan aplikasi chat messenger yang dapat diintegrasikan dengan mikrotikmenggunakan media bot untuk dilakukannya proses monitoring. Pemanfaaran Telegramyang terintegrasi dengan mikrotik dalam monitoring jaringan adalah untuk menjadi mediayang dapat menerima informasi yang dapat disalurkan kepada pengguna secara real timetentang kondisi jaringan yang dilakukan monitoring.Tujuan dari penelitian ini adalah untukmemonitoring jaringan yang ada di SDN 01 Jambearjo secara jarak jauh dan real timemenggunakan bot Telegram untuk mengetahui kondisi status access point dan jumlahpemakaian internet yang terjadi di SDN 01 Jambearjo.Kata Kunci— Mikrotik,Telegram,Telegram bot,Internet. ABSTRACTA telecommunication network is a form of information and communication technologydevelopment. At this time telecommunications networks are used by almost every company,agency, and even educational institution that already use telecommunications networks inthe process of exchanging information and data. So it is necessary to monitor the networkthat aims to regulate the network system that is in a particular area or area. By using aMikrotik device, monitoring can also make it easier for writers to understand networkconditions in the field. The Mikrotik router operating system (OS) device can function as anetwork router that has features for IP networks and wireless networks%2
ANALISA KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN (Studi Kasus di Puskesmas Kebonagung) Tri Suwarto; Muhammad Purnomo; Sri Siska Mardiana
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v4i1.992

Abstract

Nursing services is an integral part of medical services system, 60% of wokers at public health center (Pukesmas)are nurses and therefore the plan of nurses, especially in determining the number of personnel, should be well-considered in order to obtain effective and efficient staff so that number of woker fits the requiref standard.The objective of this research is yo find out the need for nurses based on the analysis of need for nurses inside and outside the building of Puskesmas Kebonagung Kabupaten DemakThis research is adescriptive case study using cross-sectional framework. This research was done in a week at Puskesmas Kebonagung  with atotal sample of seven nurses. The method used in data collecting was distributing from of working list systematically to nurses at Puskesmas Kebonagung .The result of this research showed thed the working time used up by nurse for activities inside the building: productive time compared to non-productive time is 66.14% : 33.86 %. Working time outside the building of Puskesmas Kebonagung for Program Perkesmas took productive time compared to non-productive time of 66.96% : 24.40%; Program P2M took that of 81.83% : 18.17%; Program PKM  took that of 73.34% : 26.66%; and program UKS had tis ratio of 78.60% : 21.40%.With an effective nursing time of 3.22 hours per patient per day, it will need 16 nursing wokers according to formula from Depkes (2002),according to Swansbrug (1996) it will need 14 workers,and from Hasibuan (2003) 13 workers are needed. This result showed that the number of needed nurses at Puskesmas Kebonagung should be uncreased. New 6 – 9 staff should be added to the previous nurses.
HUBUNGAN KEAKTIFAN SENAM PROLANIS DAN POLA MAKAN DENGAN PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KEDUNG II KABUPATEN JEPARA Muhammad Arif; Muhammad Purnomo; Umi Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5909

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2021 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Sementara di Kabupaten Jepara prevalensi hipertensi sebayak 15.715 (7,41%). Prevalensi hipertensi di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara tahun 2022 sebanyak 1.676 orang, dengan rata-rata perbulan sebanyak 140 orang. Upaya untuk mengendalikan dan mengontrol tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara, telah diadakannya kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis), pengaturan pola makan, cek tekanan darah, senam lansia dan edukasi/penyuluhan kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan keaktifan senam prolanis dan pola makan dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 38 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner, checklist dan spigmomanometer. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden cukup aktif mengikuti senam prolanis 3-4 kali selama 3 bulan terakhir yaitu sebanyak 14 orang (36,8%), pola makan responden adalah baik yaitu sebanyak 23 orang (60,5%), dan responden tidak mengalami penurunan / tetap tidak ada perubahan TD sistolik yaitu sebanyak 11 orang (28,9%). Simpulan : Ada hubungan keaktifan senam prolanis (p=0,000; nilai r 0,795), dan pola makan (p=0,000; nilai r -0,763), dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara..
ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA LOVE SCAMMING SEBAGAI KEJAHATAN SIBER Ana, Normatriya Sofiana; Muhammad Purnomo; Dian Rosita
Semarang Law Review (SLR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v6i2.12661

Abstract

Love scamming is a form of cybercrime that exploits online emotional relationships to manipulate victims economically and psychologically through fake identities and personal manipulation. This study applies a normative juridical method with statutory, conceptual, and historical approaches, examining provisions in the Criminal Code, the 2023 National Criminal Code, and the 2024 ITE Law as possible legal bases. The findings indicate that love scamming involves fraud, extortion, and identity forgery but is not explicitly regulated in Indonesian positive law. Law enforcement faces obstacles such as proving criminal intent, tracing cross-border offenders, victims’ low digital literacy, and limited institutional capacity. Therefore, legal reform, enhanced digital forensic capacity, victim protection, and stronger international cooperation are required to ensure more effective and adaptive responses to love scamming in the digital era. Abstrak Love scamming merupakan bentuk kejahatan siber yang memanfaatkan hubungan emosional daring untuk mengeksploitasi korban secara ekonomi dan psikologis melalui identitas palsu dan manipulasi relasi personal. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis, serta mengkaji ketentuan KUHP, KUHP Nasional Tahun 2023, dan UU ITE Tahun 2024 yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa love scamming mengandung unsur penipuan, pemerasan, dan pemalsuan identitas, tetapi belum diatur secara eksplisit dalam hukum positif Indonesia. Hambatan penegakan hukum mencakup pembuktian niat jahat, pelacakan pelaku lintas negara, rendahnya literasi digital korban, serta keterbatasan kapasitas aparat. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan norma pidana, peningkatan kapasitas digital forensik, perlindungan korban, serta kerja sama internasional agar penanggulangan love scamming lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.