Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Integrasi Akuntansi Syariah dalam Sistem Informasi E-Commerce dengan Transaksi Berbasis Syariah Muhammad Aldi; Raditian; Muhammad Paqih Cik Ali; Peny Cahaya Azwari
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.11054

Abstract

Abstract Rapid developments have driven significant transformations in the business world, including in e-commerce practices, which have now become a vital component of the global economic system. Amid this growth, the need to apply Sharia principles in digital transactions has gained increasing attention, especially in Indonesia, where the majority of the population is Muslim. This study focuses on how the integration of Sharia accounting into e-commerce information systems can create a more trustworthy and sustainable Sharia-based transaction ecosystem in today’s digital era. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data from academic sources as well as practical and technical documentation. The findings reveal that advancements in information technology have brought major changes to the digital economy, particularly in the e-commerce sector. However, the integration of Sharia accounting with e-commerce information systems still faces several challenges, including technical, regulatory, and comprehension issues related to fiqh muamalah principles. The implications of these findings suggest that to support the growth of Sharia-compliant e-commerce, an accounting system aligned with Sharia principles is needed—one that prioritizes efficiency, transparency, and adherence to fiqh muamalah. Keywords: Digital Transactions; E-commerce; Information System; Sharia Accounting   Abstrak Perkembangan pesat mendorong transformasi signifikan dalam dunia bisnis,termasuk dalam praktik e-commerce yang saat ini menjadi hal penting dari sistem ekonomi dunia ditengah pertumbuhan ini, kebutuhan terhadap penerapan prinsip-prinsip syariat dalam transaksi digital semakin menjadi perhatian, khususnya di indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Penelitian ini berfokus pada bagaimana integrasi akuntansi syariah dalam sistem informasi e-commerce dapat menciptakan ekosistem transaksi berbasis syariah yang lebih terpercaya dan berkelanjutan di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sunber data yang berasal dari sumber akadameik serta   sumber praktis dan dokumentasi teknis, Hasil penelitian menunujukkan bahwa, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam ekonomi digital, terutama dalam sektor e-commerce. Namun, integrasi antara akuntansi syariah dan sistem informasi e-commerce masih menghadapi beberapa tantangan, baik dari sisi teknis, regulatif, maupun pemahaman terhadap prinsip fiqh muamalah. Implikasi dari temuan ini yaitu, untuk memfasilitasi perkembangan e-commerce syariah, diperlukan sistem akuntansi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan mengutamakan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan terhadap fiqh muamalah. Kata kunci: Akuntansi Syariah; E-commerce; Sistem Informasi; Transaksi Digital
PEMENUHAN KEBUTUHAN BERMUAMALAH MENURUT KAIDAH FIQIH MUAMALAH PERSPEKTIF PELAKU PASAR TRADISIONAL DI PASAR INPRES KABUPATEN MUARA ENIM Peny Cahaya Azwari; Fitria Futri
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v5i1.61

Abstract

Kebutuhan bermuamalah menjadi kegiatan yang dibutuhkan manusia sebagai makhluk sosial dan individu. Pedoman meminimalisir resiko akibat bermuamalah, menggunakan kaidah utama fiqih. Penelitian ini untuk menggali dan mengeksplorasi lebih dalam tentang pemenuhan kebutuhan bermuamalah melalui interaksi para pelaku pasar/stakeholders di Pasar Inpres Muara Enim dalam perspektif fiqih muamalah. Partisipan yang terlibat sebanyak 10 orang menggunakan kriteria simple purposive sampling dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif eksploratif/yuridis empiris. Sumber data menggunakan data primer melalui hasil observasi, angket dan wawancara. Data sekunder juga dilakukan untuk memperkuat analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian mendapatkan 23 tema yang dikelompokkan menjadi 7 kategori kaidah utama muamalah, yaitu: agama, halal haram, ikhtiar dan doa, semangat mencari rejeki, perkataan adalah janji, saling jaga kepercayaan, tidak berbohong, halal dan toyib, takut dosa, tidak berkah, barang dicampur kualitas baik dan jelek, saling menguntungkan, tidak rugi, barang laku dan habis, boleh tawar menawar, saling tolong menolong, sesama manusia saling bantu, mendapat balasan/ pahala, biar capek tapi berkah, untuk kebutuhan keluarga, perjuangan hidup, harga teman, dan minta diskon karena beli banyak. Hasil penelitian juga menunjukkan tingkat literasi dan pemahaman pelaku pasar terhadap prinsip bermuamalah masih terbatas. Hambatan-hambatan dalam pemenuhan kebutuhan bermuamalah didapatkan 7 dimensi utama meliputi: penambahan fasilitas, waktu yang terbatas di malam hari, kecapean/letih karena tidur tidak teratur dll. Untuk mengatasi hambatantersebut, partisipan mengungkapkan langkah pemenuhan kebutuhan bermuamalah melalui 5 dimensi utama yaitu: perlu dibuat SOP bertransaksi yang benar, sosialisasi peraturan dan kebijakan, tim pengawasan yang ketat dan reguler dalam bermuamalah.
Pengaruh Tingkat Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Di Sumatera Selatan Periode 2013 – 2023 Cempaka Lestari; Iza Tulah Anisa; Peny Cahaya Azwari
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, Vol 13 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/iab.v13i2.1675

Abstract

ABSTRACT Economic growth is the main requirement for reducing poverty levels. The goal of economic growth has an active influence on poverty, because increased economic growth results in the emergence of jobs thereby reducing unemployment which causes poverty levels to increase. One measure of economic growth can be assessed from the level of income in the area. Therefore, the aim of this research is to determine the effect of poverty on economic growth in South Sumatra in 2013-2023. The analytical tool used in this research is a panel data regression model sourced from the BPS. This research uses simple linear regression in the statistical application of the SPSS ML program. This test was carried out to determine the relationship between poverty and economic growth in South Sumatra Province in 2013-2023. The results and research carried out showed that the influence of the poverty variable was negative and not significant on variable Y (economic growth).    
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Dengan Perbankan Konvensional Amrah Mahendra Salasa; Muhammad Nur Fajri; Peny Cahaya Azwari
EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2023): EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/ekonom.v1i1.11

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional dari tahun 2015 hingga 2019 dengan menggunakan metrik CAR, NPL, ROA, ROE, BOPO dan LDR. Berdasarkan kriteria sampling yang telah ditentukan, teridentifikasi dua kelompok sampel penelitian, yaitu dua bank umum syariah dan enam bank umum tradisional. Alat analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini untuk membuktikan hipotesis adalah independent sample t-test. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa rata-rata metrik (ROA, ROE dan LDR) perbankan syariah secara signifikan lebih baik daripada bank tradisional, sedangkan metrik perbankan syariah lainnya lebih lemah. Secara umum peringkat kinerja bank syariah masih sama baiknya atau lebih baik dari bank tradisional.