p-Index From 2021 - 2026
5.458
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan JURNAL ECONOMIA Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi EL-MUHASABA Jurnal Pendidikan Akuntansi Jurnal Ekonomi Modernisasi Journal of Economics, Business, & Accountancy Ventura The Indonesian Accounting Review Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Akuntansi Multiparadigma Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) The International Journal of Accounting and Business Society Infestasi Journal of Accounting and Investment JABE (Journal of Accounting and Business Education) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Tazkia Islamic Finance and Business Review Jurnal Akuntansi Aktual Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam International Journal of Religious and Cultural Studies Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Journal of Islamic Accounting and Finance Research The Indonesian Journal of Accounting Research Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA) Jurnal Abdimas Multidisiplin Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Akuntansi Kontemporer
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

Integrasi Paradigma Akuntansi: Refleksi atas Pendekatan Sosiologi dalam Ilmu Akuntansi Mulawarman, Aji Dedi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.713 KB)

Abstract

The purpose of this article is to perform reflection of accounting science in paradigmatic domain. Choice of accounting paradigm in this article is agreed in term of accounting science integration stance, not in accounting science war stance. Science integration is carried out by sociological metatheorizing on accounting in three ways. First, metatheorizing as a means of attaining a better and deeper understanding of accounting theory and or accounting science.  Second, metatheorizing as a prelude discource forms to develop new accounting theories and or accounting sciences. Third, metatheorizing is conducted as a source that underlies accounting science of overarching new perspective or paradigm in accounting.
Metamorfosis Kesadaran Etis Holistik Mahasiswa Akuntansi Implementasi Pembelajaran Etika Bisnis dan Profesi Berbasis Integrasi IESQ Mulawarman, Aji Dedi; Ludigdo, Unti
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.152 KB)

Abstract

The purpose of this research is to perform the deep meaning from implementation of Business Ethics and Profession Learning based on IESQ Integration (PEBI-IESQ). This PEBI-IESQ function is to instill two holistic ethical values awareness on accounting students. First, ethical awareness that has balance of intellectual, emotional and spiritual values; second, there must be an ethical values inside the accounting students when interact in an organization, and also inside the accounting system/science itself. Our Research, carried out in Accounting Department, Faculty of Economics, Brawijaya University. Using “methodological polytheism” (qualitative-quantitative interrelation) called “Extension” of “habitus” awareness concept in Bourdieu’s Generative Structuralism, to emancipate empirical-sociological dominated education towards metaphysics-sociological-spiritual enlightened education. The Result shows that, first, all the  students (215) found an important common awareness, integrated intellectual-emotional-spiritual values. Second, 115 students (53,49%) found culminative awareness metamorphosis of “self” towards ultimate habitus that give the students trigger to be an ethical accountant and wishful to construct the new ethical accounting. Third, 79 students (36,74%) found middle awareness with prior habitus that give the students to be an ethical accountant and to implement more ethical accounting. Fourth, 21 students (9,77%) found unclear awareness with standard habitus that give the students to become an ethical accountant.
NYANYIAN METODOLOGI AKUNTANSI ALA NATAATMADJA: MELAMPAUI DERRIDIAN MENGEMBANGKAN PEMIKIRAN BANGSA “SENDIRI” Mulawarman, Aji Dedi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.578 KB)

Abstract

Abstract. Nataatmadja’s Accounting Methodology Song: Developing “Auhentic” Nation Thinking beyond Derridian. The purpose of this article is to explicate how to develop a research methodology in the field of accounting that is people-based (local) as well as Islamic (religious universal). Construction of methodology using substantive interrelation of structuralism (Kuntowijoyo) and the Philosophy of Technology (Armahedi Mahzar), and “beyond” both (as both are still imprisoned in Western universality), through the final gate which is Economic Democracy of Hidayat Nataatmadja who was a true localist. The result is Accounting Research Methodology for People-based accounting that is authentic from Indonesia in the Core Datumreligiousity corridor, Islam.Abstrak. Nyanyian Metodologi Akuntansi ala Nataatmadja: Melampaui Derridian Mengembangkan Pemikiran Bangsa “Sendiri”.  Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan cara mengembangkan metodologi penelitian di bidang akuntansi yang bersifat kerakyatan (lokal) sekaligus Islami (universal religius). Konstruksi metodologi menggunakan interelasi substantif dari Strukturalisme (Kuntowijoyo) dan Filsafat Teknologi (Armahedi Mahzar), sekaligus “melampauinya” (karena keduanya masih terpenjara universalitas Barat), melalui gerbang akhir yaitu Ekonomi Kerakyatan dari Hidayat Nataatmadja yang benar-benar seorang lokalis. Hasilnya adalah Metodologi Riset untuk Akuntansi bernilai Kerakyatan khas Indonesia dalam koridor Core Datumreligiusitas asali, Islam.
AKUNTANSI BANTENGAN : PERLAWANAN AKUNTANSI INDONESIA MELALUI METAFORA BANTENGAN DAN TOPENG MALANG Kusdewanti, Amelia Indah; Setiawan, Achdiar Redy; Kamayanti, Ari; Mulawarman, Aji Dedi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.675 KB)

Abstract

Abstrak: Akuntansi Bantengan: Perlawanan Akuntansi Indonesia melalui Metafora Kesenian Bantengan dan Topengan Malang. Tujuan studi ini mengusulkan bahwa melakukan perlawanan pada ‘kuasa’ yang sedang berperang merupakan usaha yang melelahkan. Bentuk perlawanan akan lebih bermakna bagi kepentingan rakyat apabila dilakukan oleh dan bagi rakyat. Pendekatan metafora digunakan untuk menelaah perang kuasa. Studi literatur mendalam serta wawancara dengan komunitas budaya, budayawan serta sejarawan mengkonfirmasi bahwa metafora Bantengan dan Topeng Malang tepat untuk menggambarkan kondisi ini. Artikel ini menunjukkan bahwa keberadaan Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia (MAMI) adalah bentuk perlawanan Akuntansi Bantengan yang menjadi motor penggerak pembangunan ilmu akuntansi menuju akuntansi Indonesia yang merdeka.Abstract: Bantengan Accounting: The Counterforce of Indonesian Accounting through Bantengan and Topengan Malang Art as Methapor. This study proposes that the counterforce of this war should be done by the people and for them. The methapor is used to examine the war. In-depth study of literature and interviews with cultural communities, as well as cultural historians confirm that Bantengan and Topeng Malang appropriate to describe this condition. This article shows that the presence of Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia (MAMI) as a form of Bantengan Accounting battle is a driving force toward the freedom of Indonesian Accounting.
KONSEP PENGUKURAN KINERJA BERBASIS KESEJAHTERAAN ISLAM Diana Nurindrasari; Iwan Triyuwono; Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9024

Abstract

Abstrak: Konsep Pengukuran Kinerja Berbasis Kesejahteraan Islam. Penelitian ini mencoba untuk mengkonstruksi konsep pengukuran kinerja yang selama ini didominasi oleh balanced scorecard. Metode yang dijadikan alat konstruksi adalah studi literatur mengenai balanced scorecard serta pembangunan konsep dari nilai-nilai pada gerakan duduk dan salam. Penelitian ini menunjukkan bahwa manusia sebagai penyebar kesejahteraan merupakan antitesis dari homo economicus yang terdapat pada balanced scorecard. Pembentukan konsep yang tebentuk adalah tujuan dan persepektif lebih luas dan utuh yaitu ibadah kepada Tuhan, ketentraman, dan terpenuhinya materi pada sesama, lingkungan, dan alam semesta.                                                                        Abstract: The Concept of Performance Measurement based on Islamic Welfare. This study tries to construct the concept of performance measurement which has been dominated by the balanced scorecard. The method used as a construction tool is the study of literature on balanced scorecard and the development of concepts of values in sitting and greeting movements. This study shows that humans as welfare providers are the antithesis of homo economicus in the balanced scorecard. The formation of concepts that are shaped is a broader and more intact perspective and perspective, namely worship to God, peace, and material fulfillment of others, the environment, and the universe.
NYANYIAN METODOLOGI AKUNTANSI ALA NATAATMADJA: MELAMPAUI DERRIDIAN MENGEMBANGKAN PEMIKIRAN BANGSA “SENDIRI” Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.578 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2013.04.7189

Abstract

Abstract. Nataatmadja’s Accounting Methodology Song: Developing “Auhentic” Nation Thinking beyond Derridian. The purpose of this article is to explicate how to develop a research methodology in the field of accounting that is people-based (local) as well as Islamic (religious universal). Construction of methodology using substantive interrelation of structuralism (Kuntowijoyo) and the Philosophy of Technology (Armahedi Mahzar), and “beyond” both (as both are still imprisoned in Western universality), through the final gate which is Economic Democracy of Hidayat Nataatmadja who was a true localist. The result is Accounting Research Methodology for People-based accounting that is authentic from Indonesia in the Core Datumreligiousity corridor, Islam.Abstrak. Nyanyian Metodologi Akuntansi ala Nataatmadja: Melampaui Derridian Mengembangkan Pemikiran Bangsa “Sendiri”.  Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan cara mengembangkan metodologi penelitian di bidang akuntansi yang bersifat kerakyatan (lokal) sekaligus Islami (universal religius). Konstruksi metodologi menggunakan interelasi substantif dari Strukturalisme (Kuntowijoyo) dan Filsafat Teknologi (Armahedi Mahzar), sekaligus “melampauinya” (karena keduanya masih terpenjara universalitas Barat), melalui gerbang akhir yaitu Ekonomi Kerakyatan dari Hidayat Nataatmadja yang benar-benar seorang lokalis. Hasilnya adalah Metodologi Riset untuk Akuntansi bernilai Kerakyatan khas Indonesia dalam koridor Core Datumreligiusitas asali, Islam.
METAMORFOSIS KESADARAN ETIS HOLISTIK MAHASISWA AKUNTANSI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ETIKA BISNIS DAN PROFESI BERBASIS INTEGRASI IESQ Aji Dedi Mulawarman; Unti Ludigdo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.152 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2010.12.7102

Abstract

The purpose of this research is to perform the deep meaning from implementation of Business Ethics and Profession Learning based on IESQ Integration (PEBI-IESQ). This PEBI-IESQ function is to instill two holistic ethical values awareness on accounting students. First, ethical awareness that has balance of intellectual, emotional and spiritual values; second, there must be an ethical values inside the accounting students when interact in an organization, and also inside the accounting system/science itself. Our Research, carried out in Accounting Department, Faculty of Economics, Brawijaya University. Using “methodological polytheism” (qualitative-quantitative interrelation) called “Extension” of “habitus” awareness concept in Bourdieu’s Generative Structuralism, to emancipate empirical-sociological dominated education towards metaphysics-sociological-spiritual enlightened education. The Result shows that, first, all the  students (215) found an important common awareness, integrated intellectual-emotional-spiritual values. Second, 115 students (53,49%) found culminative awareness metamorphosis of “self” towards ultimate habitus that give the students trigger to be an ethical accountant and wishful to construct the new ethical accounting. Third, 79 students (36,74%) found middle awareness with prior habitus that give the students to be an ethical accountant and to implement more ethical accounting. Fourth, 21 students (9,77%) found unclear awareness with standard habitus that give the students to become an ethical accountant.
ACCOUNTING, AGRICULTURE, AND WAR Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.01

Abstract

Abstrak: Akuntansi, Pertanian, dan Perang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan akuntansi, pertanian, dan perang, di mana ketiganya berada dalam ruang historis. Metode yang digunakan adalah Tazkiyah, terutama dalam aspek pelacakan jejak sejarah akuntansi, pertanian, dan perang. Penelitian ini menemukan dua kontradiksi dalam relasionalitas. Pertama, akuntansi dan pertanian jauh dari perang karena kekuatan kesucian. Kedua, akuntansi dan pertanian, di sisi lain, lebih terkait erat dengan perang ketika kesucian terlepas dari keduanya. Berdasarkan dua kontradiksi tersebut, akuntansi dan pertanian dapat menjadi perang untuk melanggengkan nilai utama yang dominan, yaitu "Dilema Ibrani". Abstract: Accounting, Accounting, Agriculture, and War. This research tries to examine the relations of accounting, agriculture, and war, where all of them are in the historic space. The method used is Tazkiyah, especially in aspects of tracing the history of accounting, agriculture, and war.. This research finds two contradictions in relationality. First, accounting and agriculture are far from war due to the strength of holiness. Second, accounting and agriculture, on the other hand, are more closely linked to war when holiness is detached from them. Based on the two contradictions, accounting and agriculture can make a war to perpetuate the dominant primary value ("Hebrew Dilemma").
ISLAMIC VALUES IN ACCOUNTING INFORMATION GOVERNANCE OF THIRD-SECTOR ORGANISATION Meirna Puspita Permatasari; Iwan Triyuwono; Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.1.01

Abstract

Abstrak – Nilai Islam dalam Tata Kelola Informasi Akuntansi Lembaga Sektor KetigaTujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk mengungkapkan bagaimana nilai Islam berada di dalam tata kelola informasi akuntansi lembaga sektor ketiga (LSK) untuk mendukung keadilan sosialMetode – Penelitian ini menggunakan etnografi Islam sebagai metode. Sejumlah pengurus dari lembaga sektor ketiga menjadi objek dalam penelitian ini.Temuan Utama – Nilai-nilai Islam yang terdiri atas amanah, keadilan, dan kebajikan menjadi prinsip, kebijakan dan landasan dalam proses informasi akuntansi untuk mewujudukan keadilan sosial. Setiap informasi akuntansi mencakup masalah keuangan dan non keuangan. Hal tersebut dipersepsikan sebagai amanah yang harus dijaga dan disampaikan kepada penerima yang berhak sesuai dengan ajaran Islam.Implikasi Teori dan Kebijakan – Nilai Islam dapat mengonstruksi kerangka tata kelola informasi akuntansi dalam LSK untuk menjalankan akuntabilitas holistik dan berkeadilan. Nilai ini dapat digunakan oleh LSK berbasis Islam untuk mengembangkan praktik tata kelola informasi akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menjembatani kesenjangan terkait wujud nilai keadilan Islam melalui praktik tata kelola informasi akuntansi lembaga sektor ketiga. Abstract – Islamic Values in Accounting Information Governance of Third-Sector OrganisationMain Purpose – This research seeks to shed light on how Islamic values prevail in accounting information governance of Third Sector Organisation (TSO) to promote social justice.Method - This study employed Islamic ethnography as method. A number of administrators from TSO became the main informants. Main Findings - Islamic values of amanah (trust), ‘adl (justice) and ihsan (benevolence) prevail in the principles, policies and throughout the process of accounting information to promote social justice. Accounting information encompasses both financial and nonfinancial matters. It is perceived as amanah that must be preserved and delivered to its rightful beneficiaries in accordance with Islamic teachings.Theory and Practical Implications – Islamic values can construct accounting information governance framework of TSOs to discharge holistic accountability. It can be used by Islamic TSOs to develop the practice on accounting information governance.Novelty – This study adresses gap regarding manifestation of Islamic values through TSOs’ accounting information governance in practice.  
DISKURSUS SAINS KONTEMPORER DAN IMPLIKASINYA PADA AKUNTANSI Fransisco Budi Hardiman; Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.13.1.01

Abstract

Abstrak - Diskursus Sains Kontemporer dan Implikasinya pada AkuntansiTujuan Utama – Artikel ini berupaya menantang dunia sains barat untuk memunculkan akuntansi yang lebih ‘plural’ dan ‘holistis’.Metode – Artikel ini menggunakan refleksi rasional atas sains dan metodenya atau “diskursus sains”. Dua arus diskursus sains kontemporer yaitu pluralisme dan holisme menjadi basis pemikiran yang diangkat.Temuan Utama - Artikel ini menunjukkan secara kritis perbedaan manuver pluralisme dan holisme dalam membuka pintu diskursus sains bagi sains timur. Dalam ekskursus ditunjukkan bagaimana diskursus sains kontemporer memengaruhi ilmu akuntansi. Paradigma musantara yang berbasis filsafat hikmah adalah jalan atas pembangunan ilmu akuntansi “timur” yang utuh (objektif sekaligus subjektif dan bahkan melampaui keduanya).Implikasi Teori dan Kebijakan – Paradigma nusantara adalah solusi konkret atas pengembangan ilmu akuntansi yang utuh. Tanpa penggunaan paradigma ini, akuntansi akan tetap terjebak dalam paradigma modern.Kebaruan Penelitian – Artikel ini merupakan diskursus akuntansi pada ranah filsafat. Abstract - Contemporary Science Discourses and Its Implications in AccountingMain Purpose – This article seeks to challenge the western world of science to create a more 'plural' and 'holistic' accounting.Method – This article reflects rationally on science and its methods or "science discourse." Two currents of contemporary scientific discourse (pluralism and holism) became the basis of thought that was raised.Main Findings - This article critically shows the differences between pluralism and holism maneuvers in opening the door of scientific discourse to eastern science. In the course, it is shown how contemporary scientific discourse influences accounting science. The “nusantara” paradigm based on the philosophy of wisdom is a way to the development of a complete "eastern" accounting science (objective as well as subjective and even beyond both).Theory and Practical Implications - The “nusantara” paradigm is a concrete solution for the development of complete accounting science. Without this paradigm, accounting will remain trapped in the modern paradigm.Novelty – This article is an accounting discourse in the realm of philosophy.
Co-Authors ABDUL QODIR JAILANI AIDIE FIROBBY Achadiar Redy Setiawan Achdiar Redy Setiawan Achdiar Redy Setiawan Achdiar Redy Setiawan Achmad Fawaid As’ad Achsin, H.M. Ade Ikhlas Amal Alam Afidah, Ridhatul Ajeng Purwandani Alfan Eko Hadibowo Amelia Indah Kusdewanti Amelia Indah Kusdewanti Amir, Vaisal Ananda, Meryana Rizky Annisa Fitriana Annisa Rahmi, Annisa Anwar, Muhammad Khairul Ari Kamayanti Aulia Fuad Rahman Darisnan Paramu Gading Dhanias, Fitriana Rakhma Edwin Erwanda Eko Ganis Sukoharsono Endiaverni, Wa Ode Endra Ridho Nuriyanto Erlita Eka Fatmawati Eva Musdalifa F. Budi Hardiman Fibra Ingwie Zhafirah Firmansyah, Nanda Iqbal Firobby, Abdul Qodir Jailani Aidie Fitriah Bidari Latuconsina Gading, Darisnan Paramu Gugus Irianto Gugus Irianto Hiola, Yustina I Gede Yudi Primanta I Gusti Ayu Agung Omika Dewi I MADE SUDARMA I Nyoman Darmayasa, I Nyoman Irman Mamulati, Irman Iwan Triyuwono Jordan Hotman Ekklesia Sitorus Krisno Septyan Lamase, Muhammad Fadhir Abdullah Ido Lestari, Dianita Lilik Purwanti M. Achsin M. Fadhir A.I. Lamase Made Sudarma Meirna Puspita Permatasari Meryana Ananda Meryana Ananda Meryana Rizky Ananda Meryana Rizky Ananda Muhammad Fadhir Abdullah Ido Lamase Muhammad Ichsan Muhammad Ichsan Muhammad Khairul Anwar Ni Made Dhian Rani Yulianti Novan Rizaldy Novan Rizaldy Novrida Qudsi Lutfillah Novrida Qudsi Lutfillah Novrida Qudsi Lutfillah Nur Rahmanti, Virginia Nurindrasari, Diana Nurmuzakki, Naufal Pallavi Pathak Pradita, Reza Wahyu Puspitasari, Dewi Anggraeni Putri Harziani Rahmad Harddian Ramadhani, Febrina Nur Reza Wahyu Pradita Rimi Gusliana Mais Risky Budianto Rosidi * Rosidi Rosidi Rosidi Rosidi Ruri Octari Dinata salmah, st Shavira Zalshabila Shavira Zalshabila Shela Welly Arga Siddiqui, Aaiman Sihotang, Ruth Jenny Siti Dian Nur'aini Siti Rodliyah Syaelendra, Azzahra Shabrina Adila Syarifah Alawiyyah Thahirah, Khadijah Ath Ugroseno Damara Prasadhana Handoyo Unti Ludigdo Unti Ludigdo Unti Ludigdo Virginia Nur Rahmanti Virginia Nur Rahmanti Wilson Junior Yulis Diana Alfia