Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Journal of Forest Science Avicennia

STUDI POTENSI EKOWISATA DANAU PULAU SATONDA DI DESA NAGAMIRO KECAMATAN PEKAT KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Rugayah, Rugayah; Prakosa, Galit Gatut; Waskitho, Nugroho Tri; Cahyo, Febri Arif
Journal of Forest Science Avicennia Vol 1, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v1i2.7683

Abstract

Satonda Island Lake is a tourist attraction that attracts many tourists, both local and foreign tourists, and has abundant biodiversity in the form of flora and fauna. However, the management of the area has not been carried out optimally, both in terms of facilities and infrastructure and the involvement of the local government and community in its management. The purpose of this study was to find out the strategy for developing ecotourism on Satonda Island Lake. Data through field observations, documentation, questionnaires, and interviews to obtain data related to the potential of ODTWA (Nature Tourism Attraction Objects), tourist facilities and infrastructure, as well as public perceptions and interests of visitors. Data were analyzed through SWOT analysis to determine the strategy for developing ecotourism on Satonda Island Lake. The results of the SWOT analysis show that the development of Satonda Island Lake ecotourism is prioritized using SO (strength and opportunities) strategies with the consideration that ecotourism resources have considerable potential, but have not been utilized optimally.
Back Metter Wibowo, Febri Arif Cahyo
Journal of Forest Science Avicennia Vol 3, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v3i2.13359

Abstract

Pengaruh Dosis Pupuk Organik dan Interval Pemberian Pupuk terhadap Pertumbuhan Semai Mahoni (Swietenia macropylla King) Rahman, Yusri Tsulatsir; Wibowo, Febri Arif Cahyo; Triwanto, Joko
Journal of Forest Science Avicennia Vol 3, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v3i2.13154

Abstract

Dari hasil penelitian diketahui interaksi pengaruh pemberian dosis pupuk organik dan interval pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman mahoni daun lebar (S. macrophylla King) pada daun semai dan diameter batang. Pada daun semai yang berpengaruh nyata pada 7 mss dengan kombinasi perlakuan P1M2 yaitu pemberian pupuk organik 10 gram/polibag dan interval pemberian pupuk organik 2 minggu dengan rerata tertinggi 7,80. Hasil analisis pada diameter batang yang berpengaruh nyata pada 6 mss dan 8 mss, 8 mss dengan kombinasi perlakuan P2M3 pemberian dosis pupuk organik 20 gram/polibag dan interval pemberian pupuk organik 3 minggu dengan rerata tertinggi 6,83 mm dibandingkan dengan daun semai pada perlakuan yang sama tetapi hasil rerata pada daun semai 7,43 di karenakan pada daun semai menyerap unsur hara dengan baik. Kesimpulan dari seluruh peneltian yang saya lakukan yang paling baik adalah P3M2 dosis pupuk organik 30 gram dengan interval pemberian pupuk organik 2 minggu dikarenakan pada dosis pupuk organik dengan interval pemberian pupuk organik yang pas pada semai mahoni.
Pengaruh Dosis Pupuk Organik dan Interval Pemberian Pupuk terhadap Pertumbuhan Semai Mahoni (Swietenia macropylla King) Yusri Tsulatsir Rahman; Febri Arif Cahyo Wibowo; Joko Triwanto
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 3 No. 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v3i2.13154

Abstract

Dari hasil penelitian diketahui interaksi pengaruh pemberian dosis pupuk organik dan interval pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman mahoni daun lebar (S. macrophylla King) pada daun semai dan diameter batang. Pada daun semai yang berpengaruh nyata pada 7 mss dengan kombinasi perlakuan P1M2 yaitu pemberian pupuk organik 10 gram/polibag dan interval pemberian pupuk organik 2 minggu dengan rerata tertinggi 7,80. Hasil analisis pada diameter batang yang berpengaruh nyata pada 6 mss dan 8 mss, 8 mss dengan kombinasi perlakuan P2M3 pemberian dosis pupuk organik 20 gram/polibag dan interval pemberian pupuk organik 3 minggu dengan rerata tertinggi 6,83 mm dibandingkan dengan daun semai pada perlakuan yang sama tetapi hasil rerata pada daun semai 7,43 di karenakan pada daun semai menyerap unsur hara dengan baik. Kesimpulan dari seluruh peneltian yang saya lakukan yang paling baik adalah P3M2 dosis pupuk organik 30 gram dengan interval pemberian pupuk organik 2 minggu dikarenakan pada dosis pupuk organik dengan interval pemberian pupuk organik yang pas pada semai mahoni.
Back Metter Febri Arif Cahyo Wibowo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 3 No. 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v3i2.13359

Abstract

Pemberian Tanah Bermikorizan Pada Tanaman Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) Berumur Mei Dina Amelia; Amir Syarifuddin; Febri Arif Cahyo Wibowo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 4 No. 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu industri dan kayu untuk sektor pembangunan lainnya membutuhkan riap kayu yang besar untuk memenuhi kebutuhan kayu. Pemberian tanah bermikoriza merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki pertumbuhan kayu. Pohon sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) merupakan jenis fast growing spesies dan dengan kondisi yang mendukung dapat menghasilkan volume kayu yang besar. Tanah bermikoriza akan menginfeksi tanaman inang dan akan bersimbiosis akar tanaman inang. Mikoriza berfungsi berfungsi untuk membantu penyediaan hara bagi tanaman, mempermudah penyerapan hara bagi tanaman, membantu dekomposisi bahan anorganik, mencegah terserangnya dari penyakit tertentu, menciptakan lingkungan rhizosfer yang lebih baik, sehingga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan dan meningkatkan produksi tanaman. Pertumbuhan diameter, tinggi dan pertambahan jumlah ranting mengalami peningkatan setelah diberi perlakuan mikoriza pada berbagai umur tanaman sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen). Pertumbuhan tanaman sengon dengan respon mikoriza dapat dilihat dari kadar air nisbi daun, klorofil daun dan presentase akar yang terinfeksi oleh mikoriza.
Kajian pengambilan keputusan rumah tangga berdasarkan peran gender dalam kegiatan pengelolaan agroforestri di Desa Sumbermulyo Banyuwangi Lela Afinatus Saadah; Joko Triwanto; Febri Arif Cahyo Wibowo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 4 No. 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan agroforestri tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga (gender) dalam pengelolaan. Pengambilan keputusan dalam pengelolaan agroforestri hubungannya dengan gender perlu dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengkaji pengambilan keputusan dalam rumah tangga berdasarkan peran perempuan dan laki-laki dalam kegiatan pengelolaan agroforestri di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 70 responden yang nantinya diwawancarai secara langsung. Analisis data dilakukan dalam bentuk wawancara dengan kuesioner yang didapatkan dari lapang, kemudian dipersentasekan berdasarkan setiap pengambilan keputusan dalam kegiatan agroforestri dalam kegiatan produksi pengelolaan agroforestri, pasca produksi, dan keuangan pengelolaan agroforestri. Pengambilan keputusan dalam pengelolaan agroforestry dan pasca produksi agroforestry lebih mengutamakan kebersamaan antara istri dan suami dalam memutuskan segala hal. Sedangkan keputusan dalam pengelolaan keuangan, kegiatan perencanaan biaya usaha setara suami istri namun pengelolaan uang untuk usaha agroforetri lebih didominasi keputusan istri.
Mitigasi Emisi Gas Metana: Identifikasi Bakteri Metanotrof pada Sistem Agroforestri di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Pujon Hill Waskitho, Nugroho Tri; Wahidiah, Tria; Wibowo, Febri Arif Cahyo; Pradipta, Abyan; Romadloni, Mokhamad Yusuf
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.26865

Abstract

Peran masyarakat lokal dapat memecahkan masalah krisis lingkungan hidup dan kemiskinan. Adapun salah satu program kehutanan yang melibatkan peran serta masyarakat melalui kelembagaan lokal adalah hutan produksi. Bentuk pengelolaan lahan pada program tersebut menggunakan pola tanam agroforestri. Agroforestri dikembangkan untuk memberi manfaat kepada manusia atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan memperoleh isolat bakteri metanotrof yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai agen hayati dalam mendukung upaya penurunan emisi gas metan di kawasan sistem agroforestri. Metode  penelitian ini yaitu melakukan isolasi bakteri metanotrof dari sampel tanah kelima petak di kawasan sistem agroforestri menggunakan media selektif NMS (Nitrate Mineral Salts). Koloni bakteri yang tumbuh diamati secara makroskopis (Warna, bentuk, ukuran, elevasi, topografi dan sifat optiknya), sifat biokimia (uji gram dan uji katalase), serta didukung dengan telusur pustaka untuk menentukan jenis bakterinya. Kelimpahan koloni bakteri metanotrof tertinggi terdapat pada isolat Hagr-3-B sebesar 6,9 X 103 , sedangkan kelimpahan koloni bakteri metanotrof terendah pada isolat Hagr-4-B dan Hagr-4-C, yaitu sebesar 1,0 X 104. Jenis bakteri metanotrof yang telah diidentifikasi yaitu Methylophilus sp., dan Methylobacterium sp. Bakteri metanotrof yang berhasil diidentifikasi tersebut merupakan bakteri kategori gram negatif (-) dan katalase positif (+).
Identifikasi Bakteri Metanotrof pada Hutan Mangrove dan Hutan Produksi di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Waskitho, Nugroho Tri; Nugrahini, Anisa Faleri Hawa; Wahidiah, Tria; Wibowo, Febri Arif Cahyo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.25685

Abstract

Keseimbangan Gas Rumah Kaca (GRK) berdampak bagi lingkungan bumi karena dapat mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim yang ekstrim. CH4 merupakan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan peningkatan potensi pemanasan global 80% selama 20 tahun terakhir. Bakteri metanotrof memiliki enzim monooksigenase yang digunakan dalam proses oksidasi metan. Bakteri yang aktif pada kondisi aerobik ini memiliki peran penting dalam siklus gas metan dan menjadi solusi untuk mengurangi emisi gas metan di udara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi genus isolat bakteri metanotrof serta menganalisis keadaan makroskopis dan sifat biokimia bakteri metanotrof pada kawasan hutan mangrove dan hutan produksi. Metode penelitian ini yaitu melakukan isolasi bakteri metanotrof dari sampel tanah kelima petak di kawasan hutan mangrove dan hutan produksi. Isolasi bakteri metanotrof menggunakan media selektif NMS (Nitrate Mineral Salts). Koloni bakteri yang tumbuh diamati secara makroskopis berupa (Warna, bentuk, ukuran, elevasi, topografi dan sifat optiknya), sifat biokimia (uji gram dan uji katalase), serta analisis data dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengujian sifat makroskopis pada kedua kawasan (hutan mangrove dan hutan produksi) tidak terdapat perbedaan mendasar. Genus Bakteri Metanotrof pada kawasan hutan mangrove ditemukan 3 genus yaitu Methylophaga, Methylobacterium, dan Methylococcus. Sedangkan pada hutan produksi terdapat 2 genus yaitu Methylobacterium, dan Methylovorus.
Co-Authors Adi Sutanto Aditya, Sukma Arty Purwa Agus Dwi Sulistyono Ahmad Ahmad Alhaqie, Iqbal Arif Ali Mahmud Ali Mahmud Alisa Lila Nidha Alkornea, Dea Amir Syarifuddin Amir Syarifuddin Andy Danang Pratama Arfida Boedirochminarni Ayu Chandra Kartika Fitri Bintang Adji Saputra Destara Destara Destara, Destara Dinata, Muhammad Agung Eny Faridah Eny Faridah Fadhilla, Suri Fadhillah Rachmania Kusumaningrum Faisal, Ikhsandi Frita Kusuma Wardhani Galit Gatut Prakosa Galit Gatut Prakosa Handayani, Novita Safitri Hidayatulloh, Moh. Syarief I Komang Tri Wijaya Kusuma Imbang Dwi Rahayu Iswahyudi Iswahyudi Joko Triwanto Kirana, Areta Akbar Kusumaningrum, Fadhillah Rachmania Lela Afinatus Saadah Lela Afinatus Saadah Mahidi Mahidi Mei Dina Amelia Mirna Zena Tuarita Mochamad Chanan Moh. Syarief Hidayatulloh Muhammad Rhino Ramadhan Mursyid, Harsanto Nirmala Ayu Aryanti Nugrahini, Anisa Faleri Hawa Nugroho Tri Waskitho Nurmalasari, Desi Pradipta, Abyan Pratama, Suci Intan Priyono Suryanto Priyono Suryanto Rahman, Yusri Tsulatsir Ramadhan, Muhammad Rhino Ramli Ramadhan Ramli Ramadhan Risna Noviati Amalia Romadloni, Mokhamad Yusuf Rosa Septiana Mieske Putri Rugayah Rugayah Saadah, Lela Afinatus Saddam Affandy Yusuf Saputra, Bintang Adji Silmia, Betha Soheh, Moh Suci Nur Fauziah Suci Nur Fauziah Sukadaryati Sukadaryati Sukadaryati Syabrina, Alva Tatag Muttaqin Toha, Muhammad Tri Kurniawan, Edwin Tria Wahidiah Verdani, Rani Wahidiah, Tria Widiarto, Dhaniel Putra Wulandari, Aisyah Rizki Yasarah, Anindya Nareswara Yusri Tsulatsir Rahman