Claim Missing Document
Check
Articles

The BNPL phenomenon: Digital consumer communication and behavior in shopee paylater Ananda, Putri; Pramesthi, Jasmine Alya
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 13, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v13i2.64209

Abstract

Background: Buy Now, Pay Later (BNPL) services experienced 125% growth in Indonesia in 2021-2022. It proves a fundamental transformation in consumer communication and fintech marketing communications, in which the platform’s persuasive architecture and digital word-of-mouth communications shape the financial decisions of the younger generation. Purpose: The study examined consumers’ experiences with Shopee PayLater (SPayLater) through a phenomenological approach, exploring utilitarian-hedonic motivations, impacts on shopping patterns and financial management, users’ subjective experiences, and the socio-psychological factors that influence continued usage behavior. Methods: It employed Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) with 20 active SPayLater users. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews and digital observations. They were analyzed by integrating the Theory of Planned Behavior, Self-Determination Theory, and Hedonic-Utilitarian motivation theory, with triangulation of methods, sources, and theories. Results: The findings reveal a shift in consumption behavior from “buying by need” to “buying by want,” with peer recommendation more persuasive than formal marketing communication. Implications: The research produces a Digital PayLater Consumer Communication Model (DPCCM) that explains the BNPL communication ecosystem through five components: platform communication strategy, social network influence, individual psychological mechanisms, behavioral consumption manifestation, and feedback loop dynamics. The research provides a significant theoretical contribution to the digital communication literature by producing a new framework for understanding how the dynamics of persuasive communication in the digital commerce ecosystem shape the financial decisions and consumption behavior of Indonesia’s young generation.
Product placement Indomilk pada video TokopediaxBTS dan pengaruhnya terhadap sikap audiens Pramesthi, Jasmine Alya
Manajemen Komunikasi Vol 6, No 1 (2021): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v6i1.30527

Abstract

Lonjakan penggunaan internet membuat arus informasi yang diterima oleh masyarakat Indonesia menjadi beragam, begitu pula informasi serta promosi mengenai produk yang tengah beredar di masyarakat. Salah satu pilihan dalam melakukan komunikasi pemasaran adalah melalui iklan dalam bentuk product placement yang ditayangkan melalui YouTube. PT Indolacto memanfaatkan hal tersebut dengan melakukan product placement Indomilk Banana pada video YouTube dengan judul “TOKOPEDIAxBTS: BTS Interview di #TokopediaWIB TV SHOW #BTSdiTOKOPEDIAWIB”. Penempatan produk yang baik diharapkan akan membangun sikap yang positif. Peneliti bertujuan mengukur seberapa besar pengaruh product placement Indomilk Banana pada video YouTube TokopediaxBTS terhadap sikap audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal serta metode survei. Angket dengan skala likert 1-4 disebar secara online melalui google form kepada 400 responden yang merupakan viewers dari video tersebut dengan jenis sampel probability sampling. Dalam melakukan analisis, peneliti menggunakan regresi linier sederhana melalui SPSS IBM versi 22. Berdasarkan penelitian, kesimpulan yang dapat ditarik adalah product placement Indomilk Banana baik dari visual dimension, auditory dimension, maupun plot connection yang ditayangkan pada video YouTube dengan judul “TOKOPEDIAxBTS: BTS Interview di #TokopediaWIB TV SHOW #BTSdiTOKOPEDIAWIB” pada YouTube channel Tokopedia berpengaruh secara positif terhadap ketiga aspek sikap audiens, yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek konatif walaupun hubungan keduanya dinyatakan lemah. Penelitian ini menghadirkan pembaharuan dalam studi product placement dalam tayangan digital, khususnya produk yang ditempatkan pada tayangan interview pada video YouTube.
Pelatihan Berbasis Praktik Editing Foto sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Iklan Digital UMKM di Apartemen Transit Ujung Berung Chairunnisa Widya Priastuty; Diah Agung Esfandari; Hanna Wisudawaty; Jasmine Alya Pramesthi; Pramana
Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/elevasi.v2i1.132

Abstract

Transformasi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana utama promosi produk. Namun, keterbatasan kemampuan pengolahan visual, khususnya pada tahap editing foto, masih menjadi kendala utama dalam menghasilkan konten iklan yang menarik dan kompetitif. Kelompok UMKM Apartemen Transit Ujung Berung sebelumnya telah memperoleh pelatihan fotografi produk dasar, tetapi belum memiliki keterampilan lanjutan dalam menyunting foto agar layak digunakan sebagai iklan digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan UMKM melalui pelatihan berbasis praktik editing foto guna memperbaiki kualitas iklan di media sosial. Metode yang digunakan adalah praktik partisipatif dengan pendampingan langsung, di mana peserta mengedit foto produk mereka sendiri menggunakan aplikasi sederhana berbasis smartphone. Kegiatan diikuti oleh 11 peserta UMKM dengan latar belakang usaha yang beragam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan dapat diikuti dengan baik oleh peserta. Sebanyak 87% peserta menyatakan pemahaman mereka terhadap teknik editing foto meningkat setelah pelatihan, sementara 93% peserta menilai kegiatan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan usaha mereka. Perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pelatihan memperlihatkan peningkatan signifikan pada kualitas visual foto produk, terutama pada aspek pencahayaan, warna, dan kerapian tampilan. Selain itu, 80% peserta merasa lebih percaya diri dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi setelah mengikuti pelatihan. Pelatihan berbasis praktik editing foto terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas iklan UMKM dan berpotensi memperkuat strategi pemasaran digital secara berkelanjutan. Kata kunci: UMKM, editing foto, pemasaran digital, media sosial, pengabdian kepada masyarakat
Participatory Marketing of Pop Culture on X Jasmine Alya Pramesthi
JURNAL DIGITAL MEDIA, CULTURE, AND HUMANITIES Vol. 1 No. 1 (2025): DICTUM : Digital Media, Culture and Humanities Journal
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/dictum.v1i1.9942

Abstract

This study explores the phenomenon of public-driven promotion through the hashtag #NontonJumboLagi, which emerged organically on Twitter/X and played a pivotal role in boosting the Indonesian animated film Jumbo to the top of the national box office. The research aimed to examine how audiences functioned as informal promoters by generating digital discourse that mobilized collective action, emotional attachment, humor, competition, and offline practices. Using a qualitative approach and digital discourse analysis, data were collected from purposively sampled posts that explicitly used the hashtag and represented key categories such as calls to rewatch, expressions of affection, competitive narratives, humor, and community practices. A total of 42 posts were analyzed through open thematic coding, complemented by informal pre-research interviews with active users. The findings reveal that audiences repurposed social media content into organic promotional messages that extended beyond individual expression to collective identity, nostalgia, and cultural pride. These practices formed a participatory and affective word-of-mouth ecosystem that bridged online and offline activities. The study concludes that participatory marketing of popular culture represents a shift in promotional dynamics, where audiences themselves become cultural marketers, redefining how films gain visibility and legitimacy in the digital era.
PELATIHAN PRAKTIS FACEBOOK ADS SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS PEMASARAN DIGITAL UMKM APARTEMEN TRANSIT UJUNGBERUNG Jasmine Alya Pramesthi; Ratih Hasanah Sudrajat; Diah Agung Esfandari; Hanna Wisudawaty; Chairunnisa Widya Priastuty
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/73e89q68

Abstract

Transformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadaptasi strategi pemasaran yang lebih efektif dan berbasis teknologi. Meskipun pemasaran digital semakin relevan, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan iklan berbayar secara operasional. Kelompok UMKM Apartemen Transit Ujungberung merupakan salah satu komunitas usaha berbasis hunian sosial yang sebelumnya telah memperoleh pembekalan teori pemasaran digital, namun belum mampu menerapkannya secara langsung dalam bentuk kampanye iklan berbayar. Kesenjangan antara pengetahuan konseptual dan keterampilan praktik menjadi permasalahan utama yang dihadapi mitra. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemasaran digital UMKM melalui pelatihan praktis Facebook Ads berbasis pengalaman langsung. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pretest–posttest deskriptif. Sebanyak 15 pelaku UMKM dilibatkan dalam kegiatan yang difokuskan pada praktik pembuatan kampanye iklan, penentuan target audiens, pengelolaan anggaran, serta monitoring performa iklan menggunakan perangkat smartphone. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan operasional peserta dalam menjalankan Facebook Ads, meningkatnya kepercayaan diri dalam penggunaan iklan berbayar, serta kesiapan mitra untuk mengintegrasikan Facebook Ads sebagai bagian dari strategi pemasaran usaha secara berkelanjutan. Pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam mendorong adopsi pemasaran digital pada UMKM berbasis komunitas.
LATIHAN MEMBUAT KONTEN PROMOSI UNTUK KELOMPOK UMKM APARTEMEN TRANSIT UJUNG BERUNG Hanna Wisudawaty; Jasmine Alya Pramesthi; Chairunnisa Widya Priastuty
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/x66v8g51

Abstract

Mitra UMKM Apartemen Transit Ujung Berung telah memiliki pemahaman dasar mengenai strategi pemasaran digital, namun keterampilan tersebut masih berada pada tataran konseptual, khususnya dalam penyusunan pesan promosi yang menarik dan persuasif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan dalam merangkai kalimat iklan yang efektif, menyesuaikan gaya bahasa dengan karakteristik audiens, serta menghasilkan konten yang mampu mendorong interaksi dan keputusan pembelian. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Praktik Copywriting Digital: Latihan Membuat Konten Promosi untuk UMKM difokuskan pada pendampingan langsung dalam penulisan konten promosi di media sosial. Kegiatan ini melibatkan latihan penyusunan headline, caption, dan call-to-action yang relevan dengan produk masing-masing mitra, serta pengujian efektivitas pesan promosi melalui praktik bersama. Melalui pendekatan berbasis praktik, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan copywriting UMKM sehingga menghasilkan konten promosi yang siap digunakan, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperkuat daya saing UMKM di ranah digital.  
PELATIHAN PEMBUATAN NASKAH VIDEO PROMOSI UMKM APARTEMEN TRANSIT UJUNG BERUNG UNTUK OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING Chairunnisa Widya Priastuty; Jasmine Alya Pramesthi; Hanna Wisudawaty
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/vr9m7r16

Abstract

Mitra UMKM Apartemen Transit Ujungberung sebelumnya telah mengikuti pembekalan strategi pemasaran digital berbasis platform daring. Namun, sebagian besar konten promosi yang diproduksi secara mandiri masih terbatas pada kombinasi visual statis dan teks, sedangkan pemanfaatan aspek audio persuasif melalui format video masih belum optimal. Penggunaan struktur naskah video yang baik, didukung oleh artikulasi, intonasi, dan teknik bercerita (storytelling) yang tepat, esensial untuk menarik perhatian audiens serta memperluas jangkauan pasar. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian pelaku UMKM dalam merancang serta memproduksi naskah video promosi berbasis storytelling audio yang efektif. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan workshop intensif berbasis praktik langsung (hands-on) yang diikuti oleh 16 pelaku usaha perempuan penghuni apartemen. Tahapan pendampingan mencakup pelatihan penulisan script, teknik olah vokal voice overmenggunakan smartphone, dan penggabungan elemen audio-visual. Hasil evaluasi kualitatif dan pengamatan selama pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman struktur penulisan script serta rasa percaya diri peserta saat melakukan voice over secara mandiri. Selain itu hasil evaluasi secara kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman materi penulisan naskah dan rasa percaya diri peserta dalam melakukan voice over dari rata-rata awal sebesar 50% menjadi 90% pada akhir kegiatan. Keberadaan panduan praktis yang disusun tim pengabdi turut menjamin keberlanjutan keterampilan mandiri mitra dalam menciptakan diferensiasi konten promosi digital yang adaptif terhadap dinamika ruang publik siber.
Keintiman Digital dan Modal Simbolik dalam Live Streaming Berdurasi Panjang: Studi Netnografi Keterlibatan Audiens Jasmine Alya Pramesthi; Alyssa Melita Rahmat
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol5iss1pp58-81

Abstract

Siaran langsung marathon kini berkembang menjadi tren media digital partisipatif yang menggabungkan interaksi emosional audiens dan transaksi ekonomi secara real-time. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan netnografi dengan menganalisis secara tematik 150 pesan obrolan untuk membedah bagaimana keintiman digital, identitas kelompok, donasi, dan visibilitas penonton dibangun dalam durasi siaran yang ekstrem. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keintiman digital justru terbangun dari rasa lelah yang dirasakan bersama antara kreator dan pemirsa, sehingga mampu mengubah hubungan parasosial satu arah menjadi relasi dua arah yang hidup. Dari kebersamaan ekstrem ini, penonton membentuk sebuah 'klan' virtual yang protektif lewat lelucon internal dan ritual bahasa kelompok. Sementara itu, tindakan donasi bergeser makna dari sekadar transaksi finansial menjadi tindakan simbolis berbasis monetisasi afektif untuk mencari pengakuan sosial. Papan peringkat (leaderboard) yang awalnya memisahkan kasta kontributor juga dimaknai ulang oleh komunitas menjadi arsip sejarah gotong royong (hall of fame). Secara teoretis, studi ini berhasil memperluas cakupan teori interaksi parasosial tradisional ke dalam lingkungan media penyiaran baru yang sinkron. Hasilnya dapat menjadi panduan praktis bagi kreator dan perancang platform untuk merestrukturisasi ruang publik siber menjadi rumah virtual yang inklusif, akrab, dan aman bagi komunitasnya.
KONSTRUKSI RELASI MENANTU WNI DAN MERTUA WNA DALAM KANAL YOUTUBE KELUARGA BAHAGIA DI JERMAN: ANALISIS WACANA VAN DIJK Jasmine Alya Pramesthi
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 7 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Juli)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i7.7323

Abstract

Pernikahan multikultural membentuk kebiasaan individu yang berbeda dengan kebiasaan yang telah terbentuk sebelumnya. Sepasang suami istri tidak hanya berupaya dalam menyatukan dua kepala saja, dimana seorang pasangan suami istri perlu adanya proses adaptasi dengan mertua. Pengalaman yang dibagikan oleh pemilik YouTube channel Keluarga Bahagia di Jerman dengan judul video “NASIB PUNYA MERTUA BULE | BEGINI RASANYA JADI MENANTU ORANG JERMAN”. Dalam menjelaskan bagaimana gambaran hubungan menantu WNI dengan mertua WNA, peneliti melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif jenis analisis wacana melalui model analitik Van Dijk. Berdasarkan pada teksnya, dijelaskan bahwa tema yang hendak dibawakan oleh Trisna sebagai pembicara ialah pengalaman sebagai menantu warga negara Jerman yang disampaikan melalui skematik yakni adanya pendahuluan, badan narasi, hingga penutup. Kemudian penekanan dilakukan bahwa pembicara tidak memiliki intensi buruk dalam menyudutkan budaya yang berkembang di Indonesia mengenai mertua dan menantu. Pengetahuan yang dibawakan oleh pembicara mengenai budaya yang berkembang di Indonesia dan Jerman. Informasi-informasi mengenai pengetahuannya disampaikan sebagai fondasi dari narasi mengenai perbedaan budaya keduanya yang. Kemudian pengetahuan yang dimiliki pembicara didukung oleh opini dan sikap dari pembicara. Sedangkan pada dimensi konteks sosial, narasi didasarkan oleh perbedaan budaya antara Indonesia dan Jerman yang mengatur hubungan antara mertua dan menantu yang pembicara anggap bahwa hubungan mertua dan menantu di Jerman tidak adanya kecanggungan seperti yang umum ditemukan di Indonesia. Dalam menyusun studi berikutnya, peneliti menyarankan untuk melakukan studi komparasi yang dapat dilakukan dengan metode fenomenologi untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam.
From Stage to Heart: K-Pop Concerts and Emotional Attachment in Celebrity Worship Jasmine Alya Pramesthi
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.5654

Abstract

This study examines the influence of K-Pop Concerts (X1) and Emotional Attachment (X2) on Celebrity Worship (Y) among K-Pop fans using Cultivation theory. This theory explains how intensive exposure, such as concerts, shapes fans' perceptions and attachment to idols. Involving 384 respondents who have attended at least one concert in the past two years, the study found that K-Pop concerts and emotional attachment significantly influence celebrity worship. Collectively, the two variables explained 47.2% of the variance in celebrity worship.  These results suggest that K-Pop concerts provide a direct experience between fans and idols, while emotional attachment plays an important role in strengthening fans' psychological connection with idols. Both independently contribute to the level of celebrity worship, reflecting the intensity of fans' connection with idols that goes beyond mere entertainment.  This research provides strategic insights for the entertainment industry in creating more meaningful experiences to increase fan loyalty. Moreover, the findings enrich the academic literature on fan behavior in the context of global popular culture, by highlighting the relevance of Cultivation theory.