Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH  BALANCE EXERCISE  TERHADAP PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS DI RUANG RAWAT INAP KIWI RSUD CENGKARENG TAHUN 2024 Habib Muh Ramdan; Arif Hidayatullah; Agus Purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Pada lansia terjadi perubahan komposisi tubuh berupa penurunan fatfree mass atau peningkatan fat mass. Pada proses penuaan, presentase massa otot menurun. Pencegahan jatuh dimulai dengan banyak perawatan kesehatan dengan melakukan strategi pencegahan seperti latihan mobilitas, alat bantu, dan bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian : Menganalisa pengaruh balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi- experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Penelitian ini menggunakan data primer pada pasien lansia di RSUD Cengkareng sebanyak 18 responden. Dimana peneliti menentukan ukuran sampel dengan metode purposive random sampling. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024, didapatkan p-value < 0,05 (0,000). Saran : Untuk mencegah terjadinya resiko jatuh pada lansia maka perlu dilakukan terapi balance exercise secara rutin.
PENGARUH AROMATERAPI JAHE TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN PASCA OPERASI KOLESISTEKTOMI DI RUANG RAWAT INAP RSAL DR MINTOHARDJO JAKARTA Nurhayati; Yeni Koto; Agus Purnama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak mual dan muntah pada pasien pasca operasi dapat menyebabkan angka dehidrasi, kesakitan, gangguan keseimbangan elektrolit, jahitan luka pasca operasi menjadi tegang, bisa menimbulkan perdarahan, hipertensi, rupture esophagus, dan peningkatan permasalahan jalan nafas akibat terjadinya aspirasi paru karena menurunnya reflex jalan nafas, bahkan mual dan muntah yang tidak ditangani dengan serius bisa menimbulkan gangguan alat-alat vital seperti ginjal dan hati. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh aromaterapi jahe terhadap mual muntah pada pasien pasca operasi kolesistektomi di Ruang Rawat Inap RSAL Dr Mintohardjo Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pasien pasca operasi kolesistektomi di Ruang Rawat Inap RSAL Dr Mintohardjo Jakarta sebanyak 25 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang dengan diberikan aromaterapi jahe. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Lembar Monitor Mual Dan Muntah Pasca Operasi dengan The Rhodes Index Nausea, Vomiting and Retching (INVR). Berdasarkan hasil penelitian nilai rata rata sebelum dilakukan aromaterapi jahe sebesar 15,65. Std deviasi sebesar 4,356, nilai minimum sebesar 7 dan nilai maksimum sebelum sebesar 24. Nilai rata rata sesudah dilakukan aromaterapi jahe sebesar 2,200. Std deviasi sebesar 3,381, nilai minimum sebesar 0 dan nilai maksimum sesudah sebesar 12. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p value 0,000 berarti P<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan mual muntah sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi jahe pada pasien pasca operasi kolesistektomi di Ruang Rawat Inap RSAL Dr Mintohardjo Jakarta. Saran bagi Rumah Sakit untuk selalu menyediakan aroma terapi jahe disetiap ruangan pasca operasi.
Hubungan Jarak, Durasi dan Posisi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Asthenopia pada Mahasiswa S1 Keperawatan Reguler Universitas Indonesia Maju Tahun 2024 Siti Salma; Arif Hidayatullah; Agus Purnama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asthenopia adalah kondisi mata yang disebabkan oleh ketegangan otot mata karena sering terjadi akibat jarak dekat yang terus menerus. Gejala Asthenopia meliputi kekakuan dan nyeri dibahu, leher, punggung, serta perih, gatal, dan penglihatan kabur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Jarak, Durasi, dan Posisi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Asthenopia pada Mahasiswa S1 Keperawatan Reguler Universitas Indonesia Maju. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain Cross Sectional, populasi penelitian ini adalah 185 responden mahasiswa di Universitas Indonesia Maju. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah Probability Sampling dengan metode Sistematik Random Sampling pengumpulan data menggunakan kuesioner secara langsung. Hasil penelitian menunjukan jarak penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia < 30 CM sebanyak 74 responden (58,7%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,519. Durasi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia yaitu sebanyak > 3 jam dengan total yaitu 68 responden (54,0%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,009. Posisi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia pada posisi berbaring total 60 responden (47,6%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,006. Kesimpulan penelitian ini terdapat tidak terdapat hubungan yang signitifkan antara Jarak dengan kejadian Asthenopia, dan terdapat hubungan signitifkan antara durasi, posisi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia pada mahasiswa S1 keperawatan reguler Universitas Indonesia Maju Tahun 2024. Disarankan menggunakan smartphone dengan jarak > 30 cm, durasi < 3 jam/hari, dan posisi duduk tegak yang baik untuk menjaga kesehatan mata.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU KEKERASAN FISIK PADA REMAJA DI SMP PERGURUAN RAKYAT 1 JAKARTA Sri mariyati; Rina Afrina; Agus purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 responden dengan metode teknik Stratified Random Sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square tentang hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja didapat P<0,03 dimana nilai P-Value 0,003, maka Ho ditolak artinya ada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja.
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi  Katarakdengan Anastesi Lokal Sugeng Mujiono; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.202

Abstract

Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata menjadi keruh sehingga mengganggu kemampuan penglihatan. Pasien yang akan menjalani operasi katarak sering kali mengalami kecemasan yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik maupun mental, serta berpotensi memperlambat proses pemulihan pascaoperasi. Intervensi non-farmakologis dengan mengunakan terapi murottal Al-Qur'an surat Al-Mulk dalam menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk  Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien Pre Operasi  Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat dalam 1 tahun terakhir sebanyak 353 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan SOP dan kuesioner APAIS. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Paired T test. Hasil didapatkan dengan uji paired t test diketahui bahwa nilai p value 0,000 berarti P<0,05, sedangkan hasil dari Effect Size sebesar 8,76 diketahui adanya efek yang sangat tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa ada  Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Pihak rumah sakit diharapkan dapat menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian terapi murottal Al-Qur’an Surat Al-Mulk sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi, khususnya pasien yang akan menjalani operasi katarak dengan anestesi lokal.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Chamomile Terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Keperawatan Semester III dan Semester V Program Reguler di Universitas Indonesia Maju Tahun 2026 Milan Dari; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.205

Abstract

Kualitas tidur buruk umum di kalangan mahasiswa keperawatan akibat stres akademik dan pola hidup tidak teratur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aromaterapi chamomile terhadap kualitas tidur mahasiswa keperawatan semester III dan V program reguler Universitas Indonesia Maju tahun 2026. Menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest, populasi mahasiswa dengan kualitas tidur buruk (skor PSQI ≥5); sampel purposive 20 responden (10 per semester). Instrumen kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan SOP aromaterapi chamomile (5 tetes diffuser, 15 menit malam hari selama 10 hari). Analisis univariat (frekuensi, rata-rata, SD) dan bivariat (uji Wilcoxon Signed Rank Test) dengan SPSS v.26. Hasil menunjukkan 100% responden berubah dari buruk (pretest, mean PSQI 16,3-21,6) menjadi baik (posttest, mean 1,3-1,5), p=0,005. Aromaterapi chamomile efektif meningkatkan kualitas tidur sebagai intervensi nonfarmakologis.
Efektivitas Pemberian Edukasi dengan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien tentang Penyuntikan Insulin pada Penderita DM Tipe II di Poliklinik Penyakit dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (Kisa) Kota Depok Tahun 2025 Siti Asrofah; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.207

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan mandiri yang baik, termasuk kepatuhan dalam penyuntikan insulin. Edukasi kesehatan dengan media audio visual dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien karena bersifat menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien tentang penyuntikan insulin pada penderita DM tipe II.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok tahun 2025. Sampel penelitian adalah pasien DM tipe II yang mendapatkan terapi insulin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian edukasi media audio visual. Analisis data menggunakan uji statistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil mayoritas responden berusia lansia awal (65%), berjenis kelamin perempuan (70%), berpendidikan SMA (45%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (45%). Tingkat pengetahuan sebelum edukasi mayoritas berada pada kategori cukup dan meningkat menjadi kategori baik setelah edukasi. Kepatuhan sebelum intervensi mayoritas rendah dan meningkat menjadi tinggi setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya efektivitas edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan (p=0,005) dan kepatuhan (p=0,010). Kesimpulan edukasi dengan media audio visual efektif meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe II dalam penyuntikan insulin.Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit yang disebabkan penurunan sekresi insulin.