Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Adaptation Strategy And of Topo Da’a Remote Indigenous Communities Survivability to Climate Change in Their Settlement Environment (Case Study: Lekatu Da’a Topo Settlement in Central Sulawesi Province) Amar, Amar; Masiming, Zulfitriah; Butudoka, Zubair; Mulyati, Ahda
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 2 (2024): Devotion: Journal of Research and Community Service
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i2.683

Abstract

Topo Da’a is one of sub-ethnic of Kaili tribe in Central Sulawesi, Indonesia. This Isolated Traditional Community or Komunitas Adat Terpencil (KAT) originally is nomadic people who live in Kamalisi mountain forest area. Generally, this society live in mountain area either in highland area, mountain slope, or lowland area. Topo Da’a Lekatu settlement is the only settlement of Topo Da’a that located in Palu city administrative region. This settlement is in lowland area that near from central area of Palu city. Aim of this study is to know how adaptation strategy and community survival ability against climate change environment around their living area from inside the mountain forest area with low temperature then live in lowland area the near the center of the city with high temperature. Qualitative method with phenomenological approach applied in this research. Data collection is purposive sampling with snowball sampling technique. Data analysis is inductive with three steps of selection or reduction, which are phenomenological reduction, eidetic reduction, and transcendental reduction. The research results found that the main factors of survival were economic factors and customs. Apart from that, the settlement location is close to schools and markets. Meanwhile, the adaptation strategy is to adjust to different climates, by creating relaxing or gathering space outside their house and sometimes they sleep in the farm that located on the mountain.
Pusat Pertokoan Dengan Konsep Pedestrian Mall Di Kota Palu Ahda Mulyati; Fitria Junaeny
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 1 No 1 September (2009): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v1i1 September.102

Abstract

Perkembangan Kota Palu diiringi dengan pertumbuhan perekonomian yang semakin meningkat. Pusat Pertokoan Jl. Sultan Hasanuddin merupakan salah satu pusat perdagangan di Kota Palu dengan sistem pertokoan linear (shopping street). Perkembangan kegiatan perdagangan di Kota Palu yang semakin pesat menyebabkan masyarakat beralih ke pusat perbelanjaan modern yang menawarkan suasana baru dengan fasilitas yang lengkap, sehingga kegiatan perdagangan pada kawasan pusat pertokoan Jl. Sultan Hasanuddin mengalami penurunan. Tujuan penelitian adalah mewujudkan konsep perancangan dalam mendesain kawasan Pusat Pertokoan Jl. Sultan Hasanuddin di Kota Palu dengan konsep pedestrian mall dengan suasana berbelanja yang rekreatif, aman dan nyaman bagi pengunjung. Penelitian menggunakan metode kualitatif, yang menunjukkan bahwa kawasan Pusat Pertokoan Jl. Sultan Hasanuddin memiliki karakteristik yang mendukung untuk ditetapkan sebagai kawasan pedestrian, karena memiliki potensi kawasan dan indikasi atau kecenderungan pada kawasan yang dikaitkan dengan prinsip‐prinsip dalam penerapan konsep pedestrian mall, maka tipe pedestrian mall yang dapat diterapkan pada kawasan ini adalah tipe full pedestrian mall. Penerapan full pedestrian mall ini dititik beratkan pada perbaikan dan peningkatan identitas dan kualitas kawasan melalui penataan ulang kawasan.