Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI PELAJAR PUTRI DI SMP NEGERI 4 KOTA MANADO Pandey, Lestari Angraina; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlunya remaja memahami kesehatan reproduksinya adalah agar remaja mengenal tubuhnya dan organ-organ reproduksinya, memahami fungsi dan perkembangan organ reproduksinya secara benar, memahami perubahan fisik dan psikisnya, melindungi diri dari berbagai risiko yang mengancam kesehatan dan keselamatannya, mempersiapkan masa depan yang sehat dan cerah, serta mengembangkan sikap dan perilaku bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat jasmani, rohani, dan bukan hanya terlepas dari ketidakhadiran penyakit atau kecacatan semata, yang berhungan dengan system, fungsi, dan proses reproduksi. Kesehatan reproduksi memberi kontribusi penting bagi kesehatan wanita secara umum karena sebagian besar kehidupan seorang wanita dilalui dengan berbagai proses alami pada organ reproduksinya. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesehatan reproduksi pelajar putri di SMP Negeri 4 Kota Manado. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional, sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah 139 pelajar putri, dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Sedangkan teknik uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil menunjukan bahwa ada hubungan antara Pengetahuan dengan Kesehatan Reproduksi pelajar putri (p = 0,000). Ada hubungan antara Sikap dengan Kesehatan Reproduksi pelajar putri (p = 0,000) di SMP Negeri 4 Kota Manado. Terdapat hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Kesehatan Reproduksi pelajar putri di SMP Negeri 4 Kota Manado. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kesehatan Reproduksi, Pelajar Putri  ABSTRACTThere is a need for teenagers to understand their reproductive health in order to recognize their own body and reproduction organs, to understand the functions and developments of their reproductive organs correctly, to understand their physical and psychological changes, to protect themselves from the risks of their health and safety, to prepare for a healthy and bright future, as well as to develop attitudes and responsibilities for the reproductive process. Reproductive health are the physical, spiritual health status, and not merely apart from the absence of disease or disability, which is connected to systems, functions, and processes. Reproductive health makes animportant contribution to women's health in general because mostly women goes through the natural processes of her reproductive organs. To determine the relationship of knowledge and attitude towards reproductive health of female students in state junior high school 4, Manado. This research used an analytical survey approach using cross-sectional design, the sample was obtained by Total Sampling method with 139 female students, data collection was conducted by using questionnaire. Whereas statistical test was conducted by chi square test. The results indicated a relationship between Knowledge with Reproductive Health of female students (p = 0,000). There was a relationship between Attitudes with Reproductive Health of female students (p = 0,000) in state junior high school 4, Manado. There was a relationship between Knowledge and Attitudes towards Reproductive Health of female students in state junior high school 4, Manado. Keywords: Knowledge, Attitudes, Reproductive Health, Female students
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PELAJAR DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI SMK KRISTEN EL’FATAH MANADO Palar, Trianda A. L.; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia, sering muncul sebagai kejadian luar biasa dan menimbulkan keresahan di masyarakat kerena menyebar dengan cepat dan tidak jarang dapat menyebabkan kematian. Demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pengetahuan, sikap dan tindakan merupakan faktor yang banyak mempengaruhi Demam Berdarah dengue karena pengetahuan, sikap dan tindakan adalah hal yang dimiliki oleh masyarakat, sehingga pada dasarnya masyarakatlah yang memiliki peranan yang paling besar untuk mengurangi kasus Demam Berdarah Dengue.Tujuan: Untuk menganalisis apakah ada perubahan perilaku terhadap pelajar dalam pencegahan demam berdarah dengue di SMK Kristen El’Fatah Manado. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan true eksperiment design pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelajar kelas XI, XII di SMK Kristen El’ Fatah Manado yang berjumlah 73 orang. Hasil: Untuk pelajar yang tidak dilakukan penyuluhan (kontrol)  tidak terdapat pengaruh pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan dapat dilihat bahwa nilai p.value sebesar 1,000 dan untuk pelajar yang dilakukan penyuluhan (eksperimen) terdapat pengaruh pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan dengan nilai p.value 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap perilaku pelajar dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di SMK Kristen El’Fatah Manado Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Pencegahan DBD ABSTRACTBackground: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a contagious disease that is still a public health problem in the world including Indonesia, often appears as an extraordinary event and cause unrest in the community because it spreads quickly and not infrequently can cause death. Dengue fever is an acute disease caused by dengue virus that enters human blood circulation through the bite of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Knowledge, attitudes and actions are many factors that influence dengue hemorrhagic fever because knowledge, attitudes and actions are things that are owned by the community, so that basically the community has the biggest role in reducing the case of dengue hemorrhagic fever. The purpose of this study: To analyze whether there is a change in behavior towards students in the prevention of dengue hemorrhagic fever at the El'Fatah Christian Vocational School in Manado. Research methods: Quantitative research using true experimental design pretest-posttest. The population in this study were all students of class XI, XII at El ’Fatah Christian Vocational School in Manado, amounting to 73 people. Results of the study: For students who are not treatment (control) there is no influence on the variables of knowledge, attitudes and actions can be seen that the p.value is 1,000 and for students who do treatment (experiment) there is an influence on the variables of knowledge, attitudes and actions with p values. value of 0,00. Conclusion: There is an influence of health education on student behavior in the prevention of dengue hemorrhagic fever (DHF) in the El'Fatah Christian Vocational School in Manado Keywords: Knowledge, Attitude, Action and Prevention of DHF
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN AKTIVITAS MEROKOK PELAJAR SMA NEGERI 1 AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Sonjaya, Kurnia Herdalita; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data survei dari Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014 dari total remaja yang disurvei ditemukan 19,4% remaja pengisap tembakau selama 30 hari terakhir. Pada remaja yang disurvei tersebut didapatkan 35,3% remaja laki-laki dan 3,4% remaja perempuan. Sementara itu dari total remaja yang disurvei didapatkan 18,3% remaja pengisap rokok selama 30 hari terakhir, sebanyak 33,9% pada remaja laki-laki dan 2,5% pada remaja perempuan. Total remaja yang disurvei sebanyak 32,1% pernah merokok walaupun hanya 1-2 isapan, dan pada remaja tersebut ditemukan 54,1% remaja laki-laki dan 9,1% remaja perempuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap pelajar dengan aktivitas merokok pelajar SMA Negeri 1 Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret 2019 di SMA Negeri I Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai karakteristik responden, pengetahuan, sikap dan aktivitas merokok mrupakan instrument yang dilakukan dalam penelitian ini. Uji chi-square digunakan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan aktivitas merokok.. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan aktivitas merokok pelajar SMA Negeri Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Aktivitas Merokok.  ABSTRACTBased on survey data from the 2014 Global Youth Tobacco Survey (GYTS) of the total teens surveyed it was found that 19.4% of teenagers smoked tobacco for the past 30 days. The teens surveyed found 35.3% of adolescent boys and 3.4% of adolescent girls. Meanwhile, of the total teens surveyed, 18.3% of teenagers smoked cigarettes for the past 30 days, 33.9% in adolescent boys and 2.5% in adolescent girls. A total of 32.1% of teens surveyed had ever smoked even though they were only 1-2 sucking, and in these adolescents found 54.1% of adolescents and 9.1% of adolescents. This study was conducted to determine the relationship between students' knowledge and attitudes to smoking activities of students of Airmadidi 1 Public High School in North Minahasa Regency. This research is a quantitative study with a cross sectional approach. The research was conducted in March 2019 at the Airmadidi State High School in North Minahasa Regency. The questionnaire containing questions about respondents' characteristics, knowledge, attitudes and smoking activities was the instrument carried out in this study. The chi-square test was used to determine the relationship between knowledge and attitudes with smoking activity. The results of this study indicate there is a relationship between knowledge and attitudes with smoking activities of students of the Airmadidi High School in North Minahasa Regency Keywords: Knowledge, Attitude, Smoking Activity.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENGETAHUAN SEKS PRANIKAH REMAJA GMIM EBEN HAEZER TATELU KABUPATEN MINAHASA UTARA Turangan, Rine Christy Levita; Rattu, Joy A. M.; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga adalah perlakuan yang diberikan kepada salah satu anggota keluarga. Teknologi Informasi adalah suatu media yang dapat menyampaikan infrmasi. Seks pranikah remaja adalah salah satu kenakalan remaja yang dilakukan tanpa adanya hubungan pernikahan. Tujuan dari penelitian ini Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan teknologi informasi dengan pengetahuan seks pranikah remaja GMIM Eben Haezer Tatelu Kabupaten Minahasa Utara, Jenis penelitian ini penelitian survei analitik, dengan rancangan Cross Sectional (studi potong lintang), Penelitian ini dilakukan Tatelu pada bulan April-Mei 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan seks pranikah (0,06>0.05). Ada hubungan antara teknologi informasi  dengan pengetahuan seks pranikah (0,05=0.05). Terdapat pengaruh penyuluhan jajanan sehat terhadap pengetahuan dan sikap siswa di SMP. Bagi para remaja diharapkan untuk dapat aktif dalam mencari informasi yang positif dari bebagai media yang ada sehingga pelajar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang tinggi tentang seks pranikah agar dapat terhindar dari risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh seks pranikah. Kata kunci : Dukungan keluarga, Teknologi Informasi, Seks pranikah ABSTRACT Family support is the treatment given to one family member. Information Technology is a medium that can convey information. Adolescent premarital sex is one of juvenile delinquency which is carried out without a marriage relationship. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and information technology with premarital sex knowledge of teenagers GMIM Eben Haezer Tatelu, North Minahasa Regency. May 2020. Based on research conducted There is no relationship between family support with premarital sex knowledge (0.06> 0.05). There is a relationship between information technology with premarital sex knowledge (0.05 = 0.05). There is an influence of counseling healthy snacks on the knowledge and attitudes of students in junior high school. Teenagers are expected to be active in finding positive information from various media so that students have high knowledge and understanding of premarital sex in order to avoid the risks and impacts of premarital sex. Keywords: Family support, Information Technology, Premarital sex.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENGETAHUAN SEKS PRANIKAH REMAJA GMIM EBEN HAEZER TATELU KABUPATEN MINAHASA UTARA Turangan, Rine Christy Levita; Rattu, Joy A. M.; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga adalah perlakuan yang diberikan kepada salah satu anggota keluarga. Teknologi Informasi adalah suatu media yang dapat menyampaikan infrmasi. Seks pranikah remaja adalah salah satu kenakalan remaja yang dilakukan tanpa adanya hubungan pernikahan. Tujuan dari penelitian ini Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan teknologi informasi dengan pengetahuan seks pranikah remaja GMIM Eben Haezer Tatelu Kabupaten Minahasa Utara, Jenis penelitian ini penelitian survei analitik, dengan rancangan Cross Sectional (studi potong lintang), Penelitian ini dilakukan Tatelu pada bulan April-Mei 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan seks pranikah (0,06>0.05). Ada hubungan antara teknologi informasi  dengan pengetahuan seks pranikah (0,05=0.05). Terdapat pengaruh penyuluhan jajanan sehat terhadap pengetahuan dan sikap siswa di SMP. Bagi para remaja diharapkan untuk dapat aktif dalam mencari informasi yang positif dari bebagai media yang ada sehingga pelajar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang tinggi tentang seks pranikah agar dapat terhindar dari risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh seks pranikah. Kata kunci : Dukungan keluarga, Teknologi Informasi, Seks pranikah ABSTRACT Family support is the treatment given to one family member. Information Technology is a medium that can convey information. Adolescent premarital sex is one of juvenile delinquency which is carried out without a marriage relationship. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and information technology with premarital sex knowledge of teenagers GMIM Eben Haezer Tatelu, North Minahasa Regency. May 2020. Based on research conducted There is no relationship between family support with premarital sex knowledge (0.06> 0.05). There is a relationship between information technology with premarital sex knowledge (0.05 = 0.05). There is an influence of counseling healthy snacks on the knowledge and attitudes of students in junior high school. Teenagers are expected to be active in finding positive information from various media so that students have high knowledge and understanding of premarital sex in order to avoid the risks and impacts of premarital sex. Keywords: Family support, Information Technology, Premarital sex.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TANAMAN OBAT KELUARGA (SELEDRI DAN SEREH) UNTUK HIPERTENSI DI DESA MUNDUNG SATU KECAMATAN TOMBATU TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Sagai, Seska Shinta; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak dari zaman dahulu sudah turun temurun tanaman obat sering di jadikan sebagai bahan yang mengatasi macam-macam jenis penyakit serta menjadikan tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga.  Tanaman obat keluarga (TOGA) dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai obat alamiah pengganti obat kimia. Keberhasilan sosialisasi dapat membuat minat masyarakat meningkat untuk memanfaatkan pengobatan tradisional tersebut karena berasal dari bahan yang alami dan lebih murah serta bahannya lebih mudah didapatkan. Masyarakat desa Mundung Satu Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara mempunyai pengetahuan yang berbeda-beda tentang Tanaman Obat Keluarga untuk Hipertensi. Penelitian ini dengan tujuan untuk dapat mengetahui pengaruh promosi kesehatan dalam tingkat pengetahuan tanaman obat keluarga (seledri dan sereh) untuk hipertensi di desa Mundung Satu. Quasi eksperimen seperti intervensi penyuluhan kesehatan secara langsung dan menggunakan leaflet melalui door to door kepada masyarakat adalah desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitan dengan rancangan one group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel ini adalah pengambilan sampel secara acak sistematis (Systematic Random Sampling) sebanyak 76 responden. Analisis data menggunakan uji statistik t test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian didapatkan nilai T hitung pengetahuan sebelum-sesudah penyuluhan untuk desa Mundung Satu yaitu T hitung = -46,283 dengan p value = 0,000 artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakannya penyuluhan.  Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga, Hipertensi   ABSTRACTSince ancient times, medicinal plants have been used for generations to treat various types of diseases and make these plants as family medicinal plants. Family medicinal plants (TOGA) can be processed into various types of preparations so that they can be consumed by the public as natural medicines to replace chemical drugs. The success of the socialization can increase the public's interest to take advantage of these traditional medicines because they come from natural and cheaper ingredients and the ingredients are easier to obtain. The people of Mundung Satu village, Tombatu Timur District, Southeast Minahasa Regency have different knowledge about family medicinal plants for hypertension. This study aims to determine the effect of health promotion on the level of knowledge of family medicinal plants (celery and lemongrass) for hypertension in Mundung Satu village. Quasi-experimental such as direct health counseling interventions and using leaflets through door to door to the public are the research designs used in this study. This research is a type of research with one group pre test and post test design. The sampling technique was systematic random sampling (Systematic Random Sampling) of 76 respondents. Data analysis used statistical t test with a confidence level of 95%. The test results obtained the T value of the knowledge before-after counseling for Mundung Satu village, namely T count = -46,283 with p value = 0,000 meaning that there was a significant increase between the respondent's knowledge before and after the implementation of the counseling. Keywords : Health Promotion, Physic Garden, Hypertension
PENGARUH PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP PENGETAHUAN PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 TOMPASOBARU MINAHASA SELATAN Sanger, Paulus Ezra; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat terhadap pengetahuan peserta didik SMP N 1 Tompasobaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dan menggunakan metode True eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang menjadi kelas eksperimen yaitu kelas VIII C dan dan kelas kontrol kelas VIII A. Kesimpulannya, berdasarkan hasil analisis uji paired sampel t-test sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan pada kelompok eksperimen didapatkan nilai P Value 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap pengetahun kelompok eksperimen dan pada kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan (penyuluhan) didapatkan nilai P Value 0,041 hasil ini menunjukan bahwa meskipun sama-sama terjadi peningkatan, kelompok yang mendapat perlakuan lebih besar pengaruhnya dari pada kelompok yang tidak mendapat perlakuan. Kata Kunci : PHBS, Pengetahuan, Penyuluhan ABSTRACKThis study aims to determine whether there is an effect of hygine and healty lifestyle counselling on the knowledge of students off SMP Negeri 1 Tompasobaru. This type of research is a quantitative and uses the true experimental method using pre-test and post-test in the experimental group and the control group, which becomes the experimental class namely class VIII C and class VIII A. in conclusion, based on the result of the paired t-test analysis before and after counseling was given to the experimental group, the P Value 0,000, so it can so it can concluded that there was a significant increase in the knowledge of the experimental group and in the untreated control group the P Value 0,041 shows that even though there is an increase in both, the treated group has a greater influence than the untreated group. Keywords: PHBS, knowledge, counselling