Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA DINAS (Studi Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kabupaten Minahasa) Lompoliuw, Meily Meiling; Mandagi, Marthinus; Mokat, Jetty E. H.
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.868 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i2.767

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kepemimpinan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data yaitu : observasi, dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a). kepemimpinan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang belum melaksanakan tugasnya sesuai kebijakan yang berlaku, b). pelayanan belum dilaksanakan sesuai SOP, c). Kepala Dinas belum melakukan pengendalian terhadap jalannya pelayanan, d). Kepala Dinas belum melakukan evaluasi terhadap pelayanan. Untuk itu sebaiknya: a). Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melaksanakan tugasnya sesuai kebijakan yang berlaku, b). pelayanan dilaksanakan sesuai SOP, c). Kepala Dinas melakukan pengendalian terhadap jalannya pelayanan, d). Kepala Dinas melakukan evaluasi terhadap pelayananan publik.Kata Kunci: Tugas Pokok, Fungsi Kepala Dinas
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN SULUUN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Novia Tumilantouw; Marthinus Mandagi; Wilson Bogar
Jurnal Mirai Management Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v5i1.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan, dan menginterpretasikan Optimalisasi Pelayanan Publik dan faktor-faktornya determinannya di Kantor Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik (kualitatif). Informan yang dijadikan sumber data ditetapkan secara secara purposive (purposive sampling) dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis data yaitu analisis kualitatif secara interaktif dengan aktivitas analisis data yaitu data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Optimalisasi pelayanan publik di Kantot camat Suluun Tareran terhadap prosedur pelayanan sehingga lebih mudah dan sederhana, yaitu dengaan menyusun SOP setiap kegiatan atau urusan yang berisi alurnya (mulai hingga selesai, syarat yang diperlukan, waktu penyelesaian) secara tertulis dan dengan mudah dapat dibaca oleh masyarakat yang dilayani. Terhadap kejelasan dan kedisiplinan petugas pelayanan, dilakukan dengan memberikan secara jelas tugas dan fungsi pegawai sesuai jabatannya berdasarkan uraian tugasnya secara tertulis, setiap pejabat dan pegawai pelaksana diwajibkan menggunakan tanda pengenal serta menggunakan pakaian seragam sesuai waktu/hari yang ditetapkan. Terhadap pelayanan publik agar sesesuai dengan target waktu, biaya dan kualitas yang ditetapkan, dilakukan dengan mengikuti dan mematuhi SOP yang ditetapkan dan mematuhi ketentuan mengenai ada-tidaknya kebijakan pengenaan biaya atas layanan yang diberikan, sedangkan terhadap pelayanan agar dipersepsi adil , ramah, sopan dan nyaman oleh masyarakat, dilakukan dengan menunjukkan sikap bersahabat, menyediakan ruang tunggu, tempat duduk/kursi untuk masyarakat, bahkan toilet , (2) Faktor-faktor determinannya adalah kompetensi petugas pelayanan, motivasi kerja, etos dan budaya kerja. Kata-kata Kunci: Optimalisasi, pelayanan publik, SOP
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA KULO KABUPATEN MINAHASA Marthinus Mandagi; Sisca B. Kairupan
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 1 (2020): APRIL (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.906 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i1.2144

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Menginterpretasikan implementasi kebijakan pengelolaan sampah di TPA Kulo Oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa; (2) Sosialisasi dan bantuan pelatihan bekerjasama dengan pemerintah setempat guna merealisasikan implementasi kebijakan pengelolaan sampah di TPA Kulo; (3) Mengajak warga untuk lebih perduli dan teliti serta ikut serta dalam pengelolaan sampah di TPA Kulo; (4)Memberikan saran atau masukan kepada pemerintah guna mengambil langkah yang tepat dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah yang tidak berujung pada pencemaran lingkungan, sehingga pemerintah dapat meningkatkan kembali perannya dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini bertempat di TPA Kulo Kabupaten Minahasa, dengan menggunakan metode tatap muka. Mulai dari tahapan persiapan, sampai tahapan pelaksanaan. Dan dihasilkan adalah bahwa Tingkat kesulitan dari Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah adalah tidak adanya Peraturan Daerah yang mengatur tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Minahasa, tidak dilakukan proses pemilahan oleh masyarakat sebelum diangkut ke truk sampah, dan tidak dilakukan proses yang sama selama di truk sampah sampai di tempat pemrosesan akhir untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA. Tidak adanya SDM yang khusus dipekerjakan oleh Dinas dalam hal pemilahan sampah di lokasi TPA. Kurangnya partisipasi masyarakat yang kreatif untuk melakukan proses pengelolaan 3R.
Implementation of Smart Governance in Realizing Tomohon Smart City Marthinus M. Mandagi; Jeane Mantiri; Sisca B. Kairupan
Iapa Proceedings Conference 2020: Proceedings IAPA Annual Conference
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2020.420

Abstract

This study aims to describe the implementation of smart governance in realizing Tomohon Smart City. This study used a qualitative approach, with data collection techniques, namely interviews, observation and documentation. Sources of data from informants are: Head of Tomohon City E-Government Administration, Tomohon City Technology and Communication Infrastructure Section Head, Tomohon City Application Development Section Head, Tomohon City Communication and Informatics Office Staff / Staff, Matani Village Head, and Tomohon City community as users infrastructure and facilities provided by the government. Data analysis using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that: 1) The rules governing the running of the program or policy have not been well socialized and communicated, especially in agencies that have a role as implementers. 2) The government, in this case the Tomohon City Information and Communication Service, is still closed in providing information related to Smart City, especially Smart Governance. 3) The government has not yet launched a public complaint application even though it has been launched since 4) The government is still not ready to respond to existing technological and social developments, especially in the process of implementing Smart Governance. The Conditional Factors of Policy Implementation are a) Information Distribution, b) Resource Support, c) Government Attitude, d) Implementers. Therefore, it can be suggested, 1) There is a need for better socialization, communication and coordination regarding existing regulations to members and related agencies. 2) The government must be more open to the public, and must better prepare itself in responding to all situations and conditions that exist, especially in running the Tomohon Smart City program. 3) The government must improve work discipline, especially in the recruitment process, in order to create "the right man on the right job".
Public Service Performance of Civil Servants (PNS) at South Tondano District Office in Minahasa Regency Natasha Katie Giroth; Marthinus Mandagi; Wilson Bogar
Journal of Social Science Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v3i1.286

Abstract

This study aims to analyze and explain the performance of civil servants' public services at the Tondano Selatan District Office, Minahasa Regency, based on indicators: (1) PNS professionalism in providing services correctly and correctly, (2) awareness or desire to help the community/customers and provide fast service, (3) attitudes/behaviors and respect for consumers, (4) approaching and trying to find out the wants and needs of consumers, (5) availability and condition of office facilities and infrastructure at the South Tondano District Office. This study used a qualitative method. Data sources are determined by purposive and snowball sampling, while data collection techniques include interviews, observations, and documents. The results of study revealed the service performance of civil servants at the South Tondano District Office was based on indicators are 1) PNS professionalism in providing services appropriately and correctly in terms of the capabilities possessed by civil servants being able to provide the best service, (2) Awareness or desire to help the community/customers and provide fast service in this case civil servants are demanded to have a high responsiveness to be able to be responsive in providing services to the community by referring to the SOP in the South Tondano District Office, (3) Attitudes/behaviors, and respect for consumers in this case civil servants in demand to uphold ethics and have a good personality and also be able to communicate well in providing services (4) Approach, and try to find out the wants and needs of consumers in this case civil servants are expected to be able to fulfill the service according to the wishes and needs of the community but still in accordance by the rules doesn't happen. (5) The availability and condition of office facilities and infrastructure in the South Tondano District are expected to be improved and equipped to support better services for public
Career Development of State Civil Apparatus at Tomohon’s Personnel and Human Resources Development Agency Yana Grice Soway; Marthinus Mandagi; Fitri Herawati Mamonto
Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v3i2.319

Abstract

This research aims to analyze the implementation of career development of state civil servants at Tomohon's Personnel and Human Resources Development Agency. The focus of this research includes two indicators of competency education qualifications. This research uses qualitative research methods and data collection techniques: Observation, Interview, and Documentation. Primary data of this research are Civil Servants at Tomohon's Personnel and Human Resources Development Agency, and secondary data are documents, archives, and related literature. The results showed that the Civil Service and Human Resources Development Agency of Central Tomohon is generally are preparing for the career development implementation. It can be seen from the performance not going well since there are no regional regulations that technically regulate career development, educational qualifications in structural positions in the placement of educational background are not under the field, or cognate and competency standards in the class have no technical competence. The advice given is career development in Tomohon's Personnel and Human Resources Development Agency. Thus, evaluating employees' placement based on educational background qualifications and field is needed. Regional regulations competency standards in career development are immediately made to map competency standards for employees at Tomohon's Personnel and Human Resources Development Agency.
Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Wisata di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Sisca Kairupan; Marthinus Mandagi
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.06 KB) | DOI: 10.53682/administro.v1i1.1659

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui Bagaimanakah Peran Pemerintah dalam hal pengelolaan objek wisata di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Kabupaten Minahasa, (2) Untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam Pengelolaan Objek wisatadi Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bertempat di Kali Selata Kecamatan pineleng dan menghasilkan peran pemerintah daerah (Dinas Pariwisata) dalam pengelolaan potensi pariwisata di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari peran pemerintah dalam pengembangan pariwisata yang mencakup Koordinator, peran yang dilakukan pemerintah sebagai koordinator yaitu melakukan koordinasi dengan Instansi dan pembuatan strategi. Fasilitator, peran yang dilakukan pemerintah yaitu, menyediakan sarana dan prasaran dan menciptakan strategi promosi. Stabilitator, peran pmerintah sebagai stabilitator belum bagus karena pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasabelum melibatkan pihak investor dan pihak swasta untuk ikut serta dalam pengelolaan pariwisata, pemerintah hanya melibatkan masyarakat dalam pengelolaanya. Motivator, peran yang di lakukan pemerintah yaitu: memberdayakan msyarakat.
Pengelolaan APBDES di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Marthinus Mandagi; Sisca Kairupan; Mariam Wullur
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.674 KB) | DOI: 10.53682/administro.v2i1.1679

Abstract

Secara umum tahapan pelaksanaan Program Pengelolahan APBDes di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa dalam pengeloaan APBDes belum sepenuhnya berjalan dengan baik dimana pengelolaan APBDes/keuangan desa masih belum sesuai dengan anggaran yang ada. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptifKualitatif. Fokus dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana proses pengelolahan APBDes, Implementasi Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tambala Kecamatan tombariri Kabupaten minahasa. Lokasi yang diambil dalam penelitian adalah di Desa Tambala Kecamatan tombariri Kabupaten minahasa. Pengambilan sampel untuk data penelitian kualititaf dilakukan secara purposive dan untuk informasi berikutnya ditentukan dengan Teknik snow ball sampling. Untuk memperoleh data yang berkaitan dengan permasalahan yang akan diteliti, maka dilakukan dengan cara: Wawancara, Studi Dokumentasi/literature. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam model analisa data terdiri atas tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Evaluasi Kebijakan Mendirikan Bangunan di Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa Marthinus Mandagi; Sisca Kairupan
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.333 KB) | DOI: 10.53682/administro.v3i1.2051

Abstract

Tujuan umum dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Evalluasi kebijakan izin mendirikan bangunan di kota Tondano, Kegiatan PDUPT Evaluasi Kebijakan Izin Mendirikan Bangunan di Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa menggunakan Pendekatan Kualitatif, dimana Metode Pendekatan ini mengeksplorasi dan memahami makna yang berasal dari permasalahan sosial atau kemanusiaan yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil yang ditemukan adalah: 1) Para aparat pemerintah kurang mengetahui tentang proses evaluasi kebijakan ijin mendirikan bangunan; 2) Dari sekian banyak Bangunan di Kecamatan Tondano Selatan yang berjumlah 350 hanya 10 bangunan yang telah memiliki izin; 3) Kurangnya sosialisasi dari pemerintah membuat rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengurusan ijin mendirikan bangunan di kecamatan tondano selatan; 4) Sampai saat ini belum ada lagi tindakan dari aparatur pemerintah terkait bangunan yang tidak memiliki di kecamatan tondano barat karena dulu pernah dibuat perumahan untuk relokasi masyarakat disempadan danau tondano,namu dalam prosesnya kurangnya pengawasan pemerintah membuat hal yang sama terjadi kembali.
Implementasi Peraturan Daerah Sulawesi Utara No.1 Tahun 2014 Pasal 55 Ayat 1 mengenai Kawasan Pariwisata Alam: (Studi Kasus pada Bantaran Danau Tondano Sisca Kairupan; Marthinus Mandagi
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.151 KB) | DOI: 10.53682/administro.v3i1.2053

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan sesuai dengan Peraturan Daerah Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2014 Pasal 55 Ayat 3 tentang Kawasan Wisata Alam, dalam pengelolaan pariwisata di Bantaran Danau Tondano dan kontribusinya kepada masyarakat setempat; 2) Mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan pariwisata di kawasan Danau Tondano Kabupaten Minahasa untuk kepentingan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan paradigma naturalistik. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Peraturan Daerah Sulawesi Utara No.1 Tahun 2014 Pasal 55 Ayat 3 mengenai Kawasan Pariwisata Alam belum terlaksana dengan baik dilihat dari akomodasi, fasilitas, sarana, prasarana kurang memadai dan pemanfaatan potensi wisata alam yang belum optimal namun dalam pengembangannya Bantaran Danau Tondano sangat bisa dikembangkan dilihat dari potensi tersebut meliputi kondisi bintang alam pada kawasan ini yang memiliki keindahan panorama alam, udara yangsejuk, dan kejernian air.