Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TRIAGE

STUDI INVESTIGASI MALNUTRISI PADA LANSIA Istianna Nurhidayati; Chori Elsera; Marwanti; Romadhani Tri Purnomo; Agus Murtana
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i1.682

Abstract

Latar Belakang : Lansia (lanjut usia) tahap akhir perkembangan dalam dunia kehidupan manusia yang ditandai dengan kemunduran dari aspek fisik, biologis, psikologis, ekonomi dan sosial. Status nutrisi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan penggunaan zat-zat gizi yang dibedakan antara status gizi baik, kurang dan lebih. Meningkatnya populasi lansia mengakibatkan munculnya bebagai masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh gaya hidup, faktor genetik, usia, jenis kelamin. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi malnutrisi pada lansia di desa Brangkal Metode : Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalan lansia dengan jumlah 494 lansia yang ada di Desa Brangkal Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 84 responden yang terdiri dari lansia yang berumur ≥ 60 tahun. Teknik sampling yang digunakan menggunakan metode cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan instrument MNA (Mini Nutrional Assessment). Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan kendal tau. Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian diperoleh berdasarkan usia mayoritas berada pada usia Elderly yaitu usia 60-74 tahun 61,9%. Jenis kelamin mayoritas perempuan yaitu 43 lansia (51,2%). Status nutrisi lanisa yang berisiko mengalami malnutrisi 65,5%. Teridentifikasi sebanyak 11,9% lansia mengalami malnutrisi. Hubungan jenis kelamin dengan status nutrisi lansia menunjukkan nilai p sebesar 0,022 (p<0,05). Umur dengan status nutrisi lansia menunjukkan nilai p sebesar 0,010 ( p<0,05). Kesimpulan : Status nutrisi lanisa mayoritas berisiko mengalami malnutrisi, sehingga perlu dilakukan pencegahan supaya lansia tidak mengalami malnutrisi . Ada hubungan yang signifikan jenis kelamin dan umur dengan status nutrisi lansia di desa Brangkal
Konsep Diri Berkorelasi dengan Kesehatan Mental Santri Nurhidayati, Istianna; Murtana, Agus; Mawardi, Mawardi; Nurhudaf, Muklis
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i2.895

Abstract

Santri have low self-concept, which is characterized by lack of confidence, low self-esteem, and negative self-assessment. Lack of adequate social support from family, friends, and teachers puts santri at risk of experiencing mental health problems. This study aims to identify the self-concept and mental health of santri. The research design used an analytical descriptive research method with a cross-sectional approach. The study population consisted of 350 male santri. The sample used in this study was 77 respondents consisting of male santri in grades 6 and 7. The sampling technique used cluster random sampling method. The research instrument used the Self-Concept instrument created by Prastiwi and the Mental Health Instrument using MHI-38 used by Diyah, both of which were re-validated and reliable. Data analysis used Kendall’s Tau correlation. The average age of santri was 13.7 years. Positive self-concept 83.1% of santri, good mental health 46.8% and very good mental health 44.2% of santri. Correlation analysis shows a positive relationship between santri’s self-concept and mental health with alpha 0.000. Santri’s self-concept is positive and mental health is good. There is a positive correlation between self-concept and santri’s mental health. Positive self-concept improves santri’s mental health.