Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Seksualitas Komprehensif dalam Meningkatkan Kontrol Diri Seksual Pada Remaja Perempuan Lanus, Esiria; Soetjiningsih, Christiana Hari; Murti, Heru Astikasari Setya
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061164000

Abstract

This study aims to examine the effect of Comprehensive Sexuality Education (CSE) on the improvement of sexual self-control among female adolescents in Kupang Tengah District, Indonesia. The participants in this study were 40 female adolescents aged 15-18 years, who had a boyfriend and had never engaged in sexual intercourse. The research used an experimental design with random assignment. Sexual self-control was measured using the Perceived Sexual Control (PSC) scale, which has a Cronbach's alpha coefficient of 0.869. The results of the independent t-test showed a two-tailed significance value of 0.000 (p < 0.05), with a t-value of 4.693 > t-table = 2.024. The average sexual self-control in the experimental group (M = 56.70) was higher than that of the control group (M = 54.20), indicating that CSE significantly influences the improvement of sexual self-control among adolescents.
Uncovering Pet Attachment: Dampaknya Pada Kesehatan Mental Mahasiswa Virgil, Benedikta Angela Evani; Heru Astikasari Setya Murti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7099

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pet attachment di kalangan mahasiswa, seiring dengan meningkatnya kepemilikan hewan peliharaan yang dipicu oleh popularitas media sosial. Data menunjukkan bahwa 67% responden di Indonesia memiliki hewan peliharaan, dan hubungan emosional berkontribusi memberikan dukungan kesehatan mental signifikan. Tujuan penelitian adalah memahami dampak pet attachment terhadap kesehatan mental mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan mahasiswa pemilik anjing atau kucing di Kota Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan dengan hewan peliharaan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, empati, dan dukungan sosial, serta mengurangi stres. Temuan baru mencakup rasa emosional dari perawatan hewan, risiko kehilangan, dan beban finansial. Penelitian ini menyoroti kompleksitas hubungan mahasiswa dengan hewan peliharaan, di mana dampak positif dan negatif saling terkait. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman tentang pet attachment sebagai sumber dukungan emosional dan perlunya kebijakan untuk membantu mahasiswa mengelola tanggung jawab ini.Kata kunci: pet attachment, kesehatan mental, mahasiswa
Hubungan Fear of Missing Out dengan Impulsive Buying Pada Remaja Penggemar K-Pop di Purwokerto Riyanto, Imelda Amabel; Murti, Heru Astikasari Setya
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i3.7573

Abstract

Adanya perkembangan K-Pop yang marak di Indonesia membuat penggemarnya untuk ingin selalu melekat dengan idola nya. Hal ini yang menjadi pendorong bagi penggemar, terutama remaja untuk selalu membeli barang-barang yang berkaitan dengan idola nya secara impulsif. Pembelian spontan ini disebut sebagai impulsive buying, yang dapat didorong melalui berbagai faktor, salah satunya adalah faktor psikologis yaitu Fear of Missing Out. Remaja yang mengalami FoMO akan merasa tertekan dan stres jika tertinggal suatu tren dibandingkan dengan temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara FoMO dengan impulsive buying pada remaja penggemar K-Pop di Purwokerto. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional kepada 115 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara FoMO dengan impulsive buying yang dilakukan oleh remaja penggemar K-Pop di Purwokerto. Sehingga individu, terutama remaja, diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dampak psikologis FoMO, yang dapat memengaruhi perilaku konsumsi terhadap individu. Kata kunci: fear of missing out, impulsive buying, K-Pop, psikologi sosial, remaja
Work Engagement and Organizational Citizenship Behavior as Predictors of Employees' Job Motivation at PT. Indonesian Tourism Village Dusun Semilir Tanti, Tanti; Wijono, Sutarto; Murti, Heru Astikasari Setya
Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY) Vol. 3 No. 11 (2024): INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies.
Publisher : Pusat Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58631/injurity.v3i11.1377

Abstract

This research aims to determine the simultaneous role or influence of work engagement and organizational citizenship behavior on job motivation. The method used is quantitative, with research techniques employing saturated sampling conducted on 137 employees of PT. Desa Wisata Indonesia, Dusun Semilir. Data were collected using the Utrecht Work Engagement Scale developed by Schaufeli and Bakker (2010), the Organizational Citizenship Behavior scale developed by Organ (1988), and the Job Motivation scale developed by Maslow (1945), which have been tested for validity and reliability. Data were processed using IBM SPSS 25. The research results show that work engagement and organizational citizenship behavior simultaneously predict job motivation among employees. The partial T-test results show that work engagement has an effect on job motivation.
Hubungan antara Motivasi Kerja dengan Loyalitas Karyawan PT. Yafindo Marico Indonesia Brillianty, Grace; Murti, Heru Astikasari Setya
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.549

Abstract

Loyalitas karyawan diperlukan agar terbina kinerja yang baik. Loyalitas karyawan yang tidak terjaga, akan berdampak pada perusahaan dan membuat Perusahaan menghadapi berbagai masalah serius. Salah satunya adalah tingginya tingkat pergantian karyawan, yang menyebabkan biaya tambahan untuk perekrutan dan pelatihan, serta menurunnya produktivitas. Selain itu, perusahaan dapat kehilangan talenta berbakat yang mencari peluang lebih baik di tempat lain. Masalah loyalitas ini juga berdampak pada kerugian finansial, karena pengeluaran untuk mengisi posisi yang kosong terus meningkat. Reputasi perusahaan pun bisa memburuk akibat keluhan dari karyawan yang tidak puas, baik secara langsung maupun melalui ulasan publik. Karyawan yang tidak loyal sering kali kehilangan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan mereka, yang mengakibatkan penurunan kualitas kerja. Tidak hanya itu, ketidakpuasan karyawan dapat menyebar di lingkungan kerja, menciptakan suasana negatif yang menurunkan moral tim secara keseluruhan. Dalam jangka panjang, masalah-masalah ini berisiko menghambat pertumbuhan perusahaan. Loyalitas karyawan merupakan respon terhadap persepsi dukungan organisasi (perceived organizational support). Karyawan yang merasa perusahan menghargai kontribusi mereka dan peduli terhadap kesejahteraan mereka cenderung membalas dengan loyalitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan yaitu motivasi kerja, motivasi dapat digunakan untuk mendorong karyawan mengerahkan tenaga dan pikiran guna mencapai tujuan suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan loyalitas karyawan. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan metode desain korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan loyalitas karyawan PT. Yafindo Marico Indonesia Boyolali (r=0,512 dan sig.=0,000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada loyalitas karyawan.
Exploring the Impact of Self-Esteem on Online Self-Disclosure of Second Account Users on Instagram: Trust as a Mediator Lase, Christianty Charisda; Kristinawati, Wahyuni; Murti, Heru Astikasari Setya
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 2 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406954000

Abstract

This study aims to determine whether trust plays a role in mediating the influence of self-esteem on online self-disclosure of second Instagram account users. The research method used is a quantitative method carried out using multiple linear regression using the Process Hayes model 4 program with the bootstrapping method to test the mediation effect. RSES (Rosenberg's Self-esteem Scale) modified by Tombeng and Yuwono is used to measure self-esteem; Rotenberg's interpersonal trust scale which has been modified by researchers is used to measure trust; and the Revised Self-Disclosure Scale (RSDS) which has been modified by researchers is used to measure online self-disclosure. Participants totaled 251 students from the UKSW Faculty of Psychology. The results showed that trust mediates the influence of self-esteem on online self-disclosure (ab = .167, SE = .057, 95%, CI [.071, .296]). Self-esteem was found to increase the emergence of a sense of trust which then led to online self-disclosure.
Problem-Focused Coping Training to Reduce Stress in Drug-Involved Prisoners Kristianingsih, Sri Aryanti; Murti, Heru Astikasari Setya; Ambarwati, Krismi Diah
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 2 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061012000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan problem-focused coping untuk mengurangi stres pada WBP kasus narkoba. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adalah ada perbedaan tingkat stres pada WBP kasus narkoba sebelum dan setelah pemberian pelatihan problem-focused coping. Berdasarkan hasil penelitian diketahui hasil perhitungan (z=-1,062b; p=0,288), yang berarti bahwa tidak ada perbedaan tingkat stres antara hasil pre test dengan post test. Dengan demikian H0 diterima dan H1 ditolak. Pelatihan problem-focused coping yang diberikan tidak mengurangi stres yang dialami oleh WBP kasus narkoba di Rutan Salatiga. Hasil ini menunjukkan bahwa problem-focused coping tidak cukup untuk mengurangi stres sehingga kemungkinan diperlukan kombinasi antara problem-focused coping dengan emotion-focused coping. Program pelatihan yang dibuat perlu lebih holistik dan komprehensif sehingga akan lebih efektif dalam mengurangi stres. Selain itu, diperlukan juga sistem evaluasi dan pemantauan untuk mengukur efektivitas pelatihan mengenai coping terhadap stres. Tidak adanya pengaruh pelatihan problem-focused coping terhadap stres pada hasil penelitian ini mendorong dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih memadai dan pelatihan strategi coping yang lebih komprehensif.
The Relationship Between Social Support and Achievement Motivation in UKSW Psychology Students Anggia, Gabriel Sharon; Murti , Heru Astikasari Setya
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 4 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i4.51086

Abstract

Achievement motivation and social support are critical factors in academic success, yet their relationship remains underexplored in specific university contexts. This study examines the correlation between social support (measured via MSPSS) and achievement motivation (assessed using McClelland’s scale) among UKSW psychology students. Methods: A quantitative correlational design was employed with 234 participants selected via voluntary sampling. Data were analyzed using Pearson’s correlation, normality, and linearity tests in SPSS. Results indicated a positive but non-significant relationship (r = 0.034, p = 0.604), suggesting that the effect is weak while higher social support aligns with increased motivation. Linearity testing (p = 0.548) confirmed a linear but insignificant trend. The study highlights the need for further research on moderating variables (e.g., cultural, personality factors) and the role of specific support types (emotional, instrumental) in shaping motivation. These insights can inform interventions to enhance student well-being and academic performance.
The Relationship Between Body Image and Self-Confidence Among Gym Members Taniady, Vania; Murti, Heru Astikasari Setya
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 1 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406855000

Abstract

As a teenager, you often face many changes, especially internal body image and self-confidence. This research aims to understand the relationship between body image and self-confidence in gym members. The research method used is quantitative with a correlational design to statistically measure and statistically analyze the relationship between body image and self-confidence. A total of 117 gym members in Salatiga were research subjects. They were selected using an accidental sampling technique, which means they were chosen by chance from the available population. The data analysis method used for the correlation test uses Spearman’s Rho. The research results show a positive relationship between body image and self-confidence. That is when someone has a positive perception of body image and tends to have self-confidence. The Spearman's Rho correlation coefficient value of .617 indicates that this relationship is strong. In addition, a significance value (sig.) of .000 indicates that this relationship does not occur by chance. The results of this study suggest that increasing body image can help improve self-confidence. Thus, this research provides positive insight into the relationship between body image and self-confidence in gym members, which can help them improve their self-perception and self-confidence.
The Lifelong Learning Scale Through an Indonesian Lens: An Adaptation and Validation Study Rikumahu, Marchya Carina Exaudy; Murti, Heru Astikasari Setya
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 7 No. 1 (2025): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002025071335000

Abstract

This study aims to adapt and validate the Wielkiewicz’s Lifelong Learning Scale (LLS) to ensure its suitability for measuring lifelong learning tendencies among university students in Indonesia. The participants in this study consisted of 808 university students. The adaptation process followed the cultural adaptation guidelines proposed by Beaton et al. (2000), which included forward translation, synthesis, backward translation, expert committee, and test of the pre-final version. Data analysis involved content validity assessment, item discrimination analysis, reliability testing, and confirmatory factor analysis (CFA). The results indicated that Aiken's V values ranged from 0.80 to 0.93, item discrimination indices varied between 0.314 and 0.652, and reliability was α = 0.866. The confirmatory factor analysis yielded χ² = 319, RMSEA = 0.056, SRMR = 0.038, CFI = 0.930, and NFI = 0.905, indicating that the model fit the empirical data. Based on these findings, this measurement instrument is deemed valid and can be used to assess lifelong learning tendencies among university students in Indonesia.