Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Influence of The Think Pair Share Model and Mind Mapping on Exposition Writing Skills in Terms of Student Learning Independence of Teuku Umar Cluster Students Cahyono, Ady; Murtono, Murtono; Suad, Suad; Soltlikova, Rimajon
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 6 NO 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v6i1.8398

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) menjelaskan pengaruh model think pair share dan mind mapping terhadap pembelajaran menulis eksposisi ditinjau dari kemandirian belajar siswa, 2) Mengetahui perbedaan pengaruh model think pair share dan mind mapping dalam pembelajaran menulis karangan eksposisi ditinjau dari kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain faktorial. Pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis uji hipotesis disajikan sebagai berikut: 1) Hipotesis pertama menunjukkan bahwa nilai T-hitung keterampilan menulis eksposisi siswa adalah 2,122 dan tingkat signifikansi 0,039 (0,05) dan kemandirian belajar siswa adalah 2,068 dan Tingkat signifikansi 0,044 (0,05).; 2) Hipotesis kedua menunjukkan nilai T-hitung keterampilan menulis eksposisi sebesar 2,755 dan taraf signifikansi 0,036 (0,05) serta nilai t hitung kemandirian belajar siswa sebesar 2,256 dan taraf signifikansi 0,029 (0,05) .; 3) Hipotesis ketiga menunjukkan nilai sebesar 2,122 dengan tingkat signifikansi 0,039 (0,05) terhadap keterampilan menulis eksposisi dan hasil belajar siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya Pengaruh model think pair share dan mind mapping terhadap keterampilan menulis eksposisi ditinjau dari kemandirian belajar siswa. The objectives of this study are 1) to explain the influence of the think pair share and mind mapping model on learning to write exposition in terms of student learning independence, 2) Knowing the difference in the influence of the think pair share model  and mind mapping in learning to write exposition essays in terms of student learning independence. This research is a type of experimental factorial design research. Data collection through tests, observation, interviews, and documentation. The results of the hypothesis test analysis are presented as follows: 1) The first hypothesis shows that the T-count  value on students' exposition writing skills is 2.122 and the significance level is 0.039 (0.05) and the student learning independence is 2.068 and  The significance level of 0.044 (0.05).;  2) The second hypothesis shows that the T-count value of exposition writing skills is 2.755 and a significance level of 0.036 (0.05) and the Traume value of student learning independence is 2.256 and a significance level of 0.029 (0,  05).; 3) The third hypothesis shows that value of 2.122 with a significance level of 0.039 (0.05) on the exposition writing skills and the results of the students'   learning independence testing the tcount value was 2.127 with a significance level of 0.038 (0.05) indicating that there was a significant difference in the exposition writing skills and student learning independence with the think pair share learning model compared to mind mapping learning model so that the first hypothesis is accepted
The Development of Jigsaw Cooperative Learning Model Based on School Culture in Fourth Grader Elementary School Jayanti, Ningrum Dwi; Madjdi, Achmad Hilal; Murtono, Murtono
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 6 NO 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v6i1.8396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Jigsaw Berbasis Budaya Sekolah pada siswa kelas V SD di Kudus, dan untuk menguji apakah model yang dikembangkan lebih efektif dari model sebelumnya. Kebutuhan model dalam pembelajaran sangat penting karena dapat memacu siswa untuk aktif dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini fokus pada penggembangan model pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan metode research and development (RD). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. model tervalidasi dan panduan scoring di atas 70%, maka dapat disimpulkan bahwa model pengembangan dan perangkat pendukungnya layak digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil belajar meningkat setelah menggunakan buku sesuai model pembelajaran jigsaw berbasis budaya sekolah. Ini menunjukkan bahwa produk tersebut valid. Hasil ini juga diperkuat oleh fakta bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 64,26, sedangkan nilai posttest adalah 78,80. Peningkatan ini juga tercermin dari banyaknya siswa yang tuntas dan tidak tuntas pretest dan posttest. This study aims to develop a Jigsaw learning model based on School Culture for fifth grade elementary school students in Kudus, and to test whether the developed model is more effective than the previous one. This type of research uses research and development (RD) methods. Data collection in this study was carried out by observation, interviews, questionnaires, documentation, and tests. This research was carried out in three elementary schools in Kaliwungu sub-district, Kudus district in class V in the 2019/2020 school year The development of the Jigsaw learning model based on School Culture produces a guidebook for the Jigsaw learning model based on the School Culture. The effectiveness test of this development uses PTK, where if there is an increase between cycle I and cycle II, it is said that this model is effective.
Pengembangan Model Pembelajaran Ipa Bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Murtono, Murtono
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 1 (2009): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v1i1.8957

Abstract

Pengembangan model pembelajaran selalu dilakukan untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal. Salah satu model yang menjanjikan adalah model pembelajaran tematik yang sesuai dengan tingkat perkembangan intelektual dan karakteristik anak usia sekolah dasar. Dengan pembelajaran ini akan diperoleh pembelajaran yang bermakna, memberikan pengalaman langsung kepada siswa, dan mendapatkan materi yang lebih utuh. Pembelajaran ini berimplikasi pada siswa, guru, sekolah dan sarana-prasarana yang diperlukan.
Development of Kalibataku Fraction Board Media to Improve Student Learning Results and Interest in Fraction Material Puspitasari, Putri; Murtono, Murtono; Mulyani, Mulyani
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 13 No. 2 (2023): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v13i2.9364

Abstract

Mathematics learning in basic education institutions is minimal in the use of learning media, and student's interest in mathematics is very low. The learning process using media is very influential in supporting students' interests and learning outcomes. This research aims to develop a Kalibataku fraction board media to increase interest and learning outcomes in mathematics learning about fractions. This research was carried out using the method of Research and Development (R&D) and using the ADDIE model. The research subjects involved were grade V students, totaling 7 students 2 experts, and 1 class teacher. The research instrument for collecting data uses questionnaires and tests. Data analysis uses ADDIE steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research results show that the media developed is suitable for use based on expert validation results. There is an increase in student interest and learning outcomes after using the developed Kalibataku fraction board media. Also received a positive response from educators who categorized the media as suitable for application in learning.
Analisis Peningkatan Kualitas Jurnal Biology, Medicine & Natural Product Chemistry Luthfi, Muhammad Jafar; Riyanto, Riyanto; Santoso, Raliandana Louise; Murtono, Murtono
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.4680

Abstract

Publikasi jurnal ilmiah nasional maupun internasional menjadi tonggak penting dalam karier akademik bagi peneliti di berbagai bidang. Publikasi jurnal ilmiah dalam dunia pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Salah satu upaya yang bisa dilakukan sebagai pengelola jurnal yaitu peningkatan mutu jurnal ilmiah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan melakukan program peningkatan kualitas Jurnal Biology, Medicine & Natural Product Chemistry. Penelitian diawali dengan pengumpulan dan analisis data dari wawancara, notulensi rapat, korespondensi, dan dokumen formal yang terkait jurnal Biology, Medicine & Natural Product Chemistry, serta catatan dari asesor jurnal di sepanjang perjalanan jurnal tersebut. Dari analisis tersebut ditentukan program/langkah-langkah untuk peningkatan kualitas jurnal. Paper ini membahas tentang mispersepsi dalam peningkatan mutu jurnal, hambatan dalam peningkatan kualitas, dan program-program untuk mengatasinya. Dalam paper ini dibahas juga kemungkinan-kemungkinan solusi ke depan dan tantangannya. [Publication of national and international scientific journals is an important milestone in the academic career of researchers in various fields. Publication of scientific journals in the world of education has a very important role. One of the efforts that can be done as a journal manager is to improve the quality of scientific journals in Indonesia. This study aims to design and implement a program to improve the quality of the Biology, Medicine & Natural Product Chemistry Journal. The study began with the collection and analysis of data from interviews, meeting minutes, correspondence, and formal documents related to the Biology, Medicine & Natural Product Chemistry journal, as well as notes from journal assessors throughout the journal's journey. From this analysis, programs/steps are determined to improve the quality of the journal. This paper discusses misperceptions in improving journal quality, obstacles to improving quality, and programs to overcome them. This paper also discusses possible future solutions and challenges.]
Permainan Tradisional Congklak untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan dan Kemampuan Berhitung pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Amalia, Najiha; Murtono, Murtono
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir anak, salah satunya yaitu mengenal konsep lambang bilangan dan kemampuan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan 1 – 10 dan kemampuan berhitung melalui permainan tradisional congklak pada anak usia 5 - 6 tahun. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Literature Review. Metode Literature Review ini dapat mengakses berbagai sumber, termasuk buku, internet, dokumen, dan situs web yang memiliki reputasi baik. Hasil penelitian bahwa permainan tradisional congklak terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak. Aktivitas bermain congklak melibatkan penghitungan jumlah biji congklak yang harus dipindahkan dari satu lubang ke lubang lainnya, sehingga secara langsung melatih anak untuk memahami konsep bilangan secara konkret. Selain itu, permainan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kontekstual, sehingga anak lebih mudah memahami hubungan antara angka dan jumlah secara intuitif. Selain membantu mengenal konsep bilangan, permainan congklak juga berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak. Proses permainan melibatkan operasi penjumlahan, pengurangan, dan penghitungan langkah secara bertahap. Aktivitas ini secara tidak langsung melatih anak untuk berpikir logis dan melakukan perhitungan secara mandiri.
The Teacher's Role in Developing Student Social Attitudes Sarwono, Arsita Yunia; Murtono, Murtono; Widianto, Eko
International Journal of Elementary Education Vol 4 No 3 (2020): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i3.28684

Abstract

Lack of social attitudes that students have will have an impact on students' unfavorable affective. This research aimed to analyze the role of teachers in developing students' social attitudes. This research was a qualitative research with a theoretical approach. The population in this study was all students of grade V at SD 2 Tenggeles, totaling 19 students. The data collection technique was carried out in 3 stages, namely observation, interview and documentation. The data analysis technique in this study used a variety of techniques (triangulation) and was carried out continuously to completion. The results of the analysis of students' social attitudes during the learning process found the findings of several aspects of social attitudes in students including honesty, discipline, responsibility, caring, polite and self-confidence. Social attitudes are observed through student activities in learning such as being honest in doing assignments independently and being responsible for assignments that have been given by the teacher which must be done in a timely manner. It can be concluded that the social attitude of students at SD 2 Tenggeles is fairly good. Thus, the role of the teacher in shaping students' social attitudes is very important to be applied in the daily life of students in the school, family, and community environment.
Media Puzzle Berbantu Augmented Reality pada Muatan Pelajaran IPA Tema Ekosistem Nirwanto, Bambang Getty; Murtono, Murtono; Fathurrohman, Irfai
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38503

Abstract

Terbatasnya ketersediaan ragam media pembelajaran yang mengombinasikan media permainan dan teknologi informasi untuk materi ekosistem pada muatan pelajaran IPA kelas V sekolah dasar menyebabkan siswa kurang antusias dalam proses pembelajaran dan siswa kurang memahami materi sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran puzzle berbantu Augmented Reality pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) mengacu pada teori Borg and Gall dengan sepuluh tahapan. Subyek penelitian yakni ahli media, ahli materi, siswa, dan guru kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan angket. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Hasil uji validasi ahli media sebesar 87,5%, dengan kategori valid; (2) Hasil uji validasi ahli materi mendapatkan persentase sebesar 87,5%, dengan kategori valid. Hasil respon guru memperoleh skor 406 dan persentase 93,9% dengan kategori sangat baik. Hasil respon siswa memperoleh skor 1305 dan persentase 93,2% dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media puzzle berbantu Augmented Reality pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem valid dan layak digunakan sebagai sumber belajar pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem kelas V sekolah dasar. Media puzzle berbantu Augmented Reality dapat digunakan sebagai media pembelajaran, sehingga tercipta pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan.
Tantangan Penyesuaian Mahasiswa Magister PGMI Terhadap Field Study pada Mata Kuliah Islam dan Ilmu Sosial Humaniora Indah, Mutiara; Murtono, Murtono; Muqowim, Muqowim
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penyesuaian mahasiswa magister Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dalam field study pada mata kuliah Islam dan Ilmu Sosial Humaniora. Field study menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik, namun mahasiswa sering kali menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa meliputi kesenjangan antara teori yang diajarkan dengan kondisi lapangan, faktor sosial dan budaya, serta kurangnya kesiapan mahasiswa S1 dan pengalaman mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat. Selain itu, faktor personal seperti manajemen waktu dan adaptasi terhadap lingkungan sosial turut memengaruhi proses penyesuaian. Studi ini menyarankan perlunya penguatan kesiapan mahasiswa melalui pelatihan berbasis keterampilan sosial, penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan lapangan, dan dukungan supervisi yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola program magister PGMI untuk meningkatkan efektivitas field study dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa.
Workload Analysis of Rapid Response Team Regional Disaster Management Agency at the Support Command Post of the COVID-19 Task Force Special Region of Yogyakarta Indonesia Farihah, Tutik; Krisdiyanto, Didik; Murtono, Murtono; Khamidinal, Khamidinal
International Journal of Disaster Management Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : TDMRC, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/ijdm.v7i1.36714

Abstract

This Study evaluated mental workload of Rapid Response Team ((RRT) Regional Disaster Management Agency in Special Region of Yogyakarta as funeral team along COVID-19 pandemic. Mental workload is formed due to differences between individual abilities and performance demands of a task within a certain time. NASA TLX is the most widely used mental workload measurement, capable of being used in several levels of workload and sensitive to low workloads. The Rapid Response Team is a team to ensure that the disaster management process carried out quickly, accurately, skilled personnel to back up the medical team who continue to work hard so that the handling of the pandemic virus is better, and the virus does not spread. In this study, the subject of research is the funeral team of Rapid Response Team ((RRT) Regional Disaster Management Agency in Special Region of Yogyakarta Indonesia. Sampling data was collected online and offline using the Goggle Form in the range March-April 2021. There are 28 team members of the RRT who filled out the questionnaire. Workload assessment using the NASA-TLX and OWL methods falls within the range of medium (45.58458; 0.610535), high (74.73789; 0.739889), and very high (87.7969; 0.879976), with an average workload value of high (75.9935; 0.748672). Based on statistical tests using paired t-tests and one-way ANOVA, both methods are declared to be equivalent. The dimension that predominantly contributes to workload according to the NASA TLX method is Effort, followed by Mental Demands. Meanwhile, the factor that predominantly forms the workload according to the OWL method is S2 (Environmental Workloads, sub-factors: improper temperature, chemical exposure), followed by S3 (Body Motion and Postural Workloads, sub-factors: stooping, standing). The research findings offer manual guidance for workload identification, particularly utilizing OWL, serving as the foundation for workload assessment for teams involved in COVID-19, particularly in Indonesia. Additionally, this study also demonstrates that the OWL method possesses the same level of reliability as the NASA-TLX method.