Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Arofah, Laelatul; Nawantara, Rosalia Dewi; Puspitasari, Arinda Dwi
Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
Skala Kesadaran Gender Untuk Siswa Sekolah Dasar (SKG-SD) Hanggara, Guruh S.; Arofah, Laelatul; Andrianie, Santy
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 6 No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pn.v6i1.14902

Abstract

Gender awareness is an important competency in the development of elementary students as formulated in the SKKPD. A case of lack of gender awareness can be found in SD Negeri 1 Kolomayan 2 Blitar, where the level of gender awareness cannot be mapped. To be used as a mapping basis, this study aims to produce a Gender Awareness Scale (SKG-SD) for elementary school students that are valid in terms of content and construct. To achieve the desired research objectives, researchers used an instrument development design. The results obtained are SKG-PD with a content validity value of 1.00, which means very feasible. Furthermore, Cronbach's alpha items' analysis succeeded in filtering the SKG-SD items into only 16 items with a final reliability value of 0.879 in a very good and reliable category. Key Word: instruments, gender awareness scale, elementary school students
PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Arofah, Laelatul; Nawantara, Rosalia Dewi; Puspitasari, Arinda Dwi
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Laelatul Arofah; Rosalia Dewi Nawantara; Arinda Dwi Puspitasari
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 2 No. 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SIMULASI ULAR KAKTUN (KARAKTER SANTUN) UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SOPAN SANTUN SISWA SMA KELAS X Ula Azizah; Santy Andrianie; Laelatul Arofah
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5 Number 2, November 2021
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v5n2.p49-60

Abstract

Menurunnya sopan santun yang ditunjukkan generasi muda merupakan indikasi menurunnya karakter. Kecerdasan akademis tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan karakter yang baik pada diri individu. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan rancangan media untuk meningkatkan sopan santun siswa melalui pemanfaatan modifikasi permainan tradisional ular tangga. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall yang dimodifikasi. Media permainan simulasi ular kaktun adalah media yang dimodifikasi dari permainan ular tangga dengan memasukkan sentuhan teknologi didalmnya. Selain memanfaatkan teknologi dalam modernisasi permainan ular tangga, permainan ular kaktun juga memuat konten-konten penanaman sopan santun sebagai upaya untuk meningkatkan perilaku sopan santun di kalangan siswa. Kata Kunci: karakter, sopan santun, ular kaktun
Pengembangan Permainan Dam Quiz sebagai Sarana Keterbukaan Diri Untuk Siswa SMP Islam Al Huda Lamongan Pewi Pike Mapala; Sri Panca Setyawati; Khususiyah Khususiyah; Laelatul Arofah
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.4178

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of student openness, so reluctant to express themselves. This condition resulted in the teacher of Bimbinangan and counseling trying to help students to overcome them by giving advice or guidance conventionally/taditionally. However, this effort is effective, one of which is not using innovative and interesting media. The effort to do the research objective is to develop BK Dam Quiz service media. The development method used is the addie model with three stages: analysis, design, and development. The results of the data analysis show that the DAM-Quiz game is suitable for use by guidance and counseling teachers as a service medium for students who experience low disclosure problems.
Validitas Dan Reliabilitas Skala Karakter Sopan Santun Pada Siswa SMA Kelas X Di Nganjuk Ula Azizah; Azizah, Ula; Andrianie, Santy; Arofah, Laelatul
Efektor Vol 8 No 2 (2021): Efektor Vol.8 No.2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v8i2.16127

Abstract

Manners character of courtesy is very necessary for students in each individual. Students who have a strong character of manners will not lead to moral decline and will become a hallmark of students, namely students who have high polite character.To be able to find out how big the students’ character is, an instrument is needed in the form of a polite character scale. With this scale, it is hoped that students will map their polite and reliable character. This study aims to determine the validity and reliability of the politeness character scale. The development of this polite character scale uses six steps of compiling instruments from Riduwan which are modified according to needs. The results of the analysis of the validity and reliability test using product moment correlation and Cronbach's alpha obtained 29 valid statement items with an r alpha reliability of 0.928 meaning they are in the high category,which means that the polite character scale can be used by BK teachers to map the polite character of high school students X.
Perbedaan Tingkat Komitmen Tugas Siswa Kelas Akselerasi dan Siswa Kelas Reguler di SMA Negeri Se-Kota Kediri Nawantara, Rosalia Dewi; Arofah, Laelatul
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 1, No. 4
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays an important role in shaping the character of students. One of the characters to be instilled by teachers is task commitment. However, what happens in the field, students have lack of responsibility in completing tasks. Task commitment identical with gifted academic children which is acceleration class students. Despite that commitment to duty is basically owned by everyone including regular students. The purpose of this study was to determine level of commitment differences of acceleration class students and regular class students. The method used is descriptive survey research. Data analysis technique used is Mann Whitney test. From the calculation results obtained t value of 0.009 < 0.05, so there is a difference between the commitment level of labor between acceleration class students and students’ regular classroom.
PENYADARAN GENDER SISWA MA MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA KOMIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Arofah, Laelatul
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.952 KB) | DOI: 10.29407/nor.v3i1.315

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is obtained a description the acceptance of user over content and form of media, thus produced fragment comic, a guide book, and sheets evaluation students. This research and development use of measures development of Borg and Gall that consists only seven stages. Conclusion this research is obtained a description the acceptance of the user over content and form of media comic, so produces fragment comic, a guide book, and sheets evaluation with criteria very useful/very right/very clear/very interesting. It’s suggested for further researchers to do research on the effectiveness of using comics to increase gender awareness of students at MA, test the field, and develop fragment comic the gender awareness with a message guidance is more specific. Key Words: Comic, Gender Awareness, MA Students.
PEMBENTUKAN SIKAP DASAR KONSELOR MELALUI DVD STRUCTURED LEARNING APPROACH Gumilang, Galang Surya; Krisphianti, Yuanita Dwi; Arofah, Laelatul
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.664 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of the research and development are as follows: 1) the media format description of the basic attitudes of the conservative model of DVD Structured Learning Approach (SLA) received by the media and lecturer (2) counselor of the DVD Structured Learning Approach (SLA) that is acceptable to media experts and prospective counselors (students). Based on the achievement of the two objectives of research and development, the basic attitude attitudes of the DVD Structured Learning Approach (SLA) as the research model will be produced. This research uses research and development research or development and research. Key words: DVD Structured Learning Approach (SLA), Counselor Basic Attitude Tujuan penelitian dan pengembangan adalah sebagai berikut: 1) diperoleh deskripsi format media sikap dasar konseloR rmodel DVD Structured Learning Approach (SLA) (SLA)yang dapat diterima oleh ahli media dan calon dosen (mahasiswa), 2) diperoleh deskripsi isi media sikap dasar konselor model DVD Structured Learning Approach (SLA) (SLA) yang dapat diterima oleh ahli media dan calon konselor (mahasiswa). Berdasarkan ketercapaian dua tujuan penelitian dan pengembangan tersebut akan dihasilkan media sikap dasar konselor model DVD Structured Learning Approach (SLA), (SLA )sebagai produk penelitian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development atau penelitian dan pengembangan. Kata kunci: DVD Structured Learning Approach (SLA), Sikap dasar konselor