Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN TOL JAKARTA - CIKAMPEK II SELATAN PAKET 3 STA 31+400 - 62+000 Firly Regita; Suhariyanto; Anisah Nur Fajarwati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5717

Abstract

Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3 yang terletak di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi inimemiliki panjang 31 km. Sulit dan jauhnya medan yang ditempuh, kegiatan mobilisasi, cuaca, serta metode pelaksanaan yang kurang sesuai menyebabkan keterlambatan Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan paket 3. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk penyusunan project planning yang menghasilkan struktur organisasi, site layout dan traffic management, strategi pelaksanaan, metode pelaksanaan, penjadwalan, rencana mutu, Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK), biaya dan Kurva S. Data yang digunakan antara lain gambar proyek, rencana kerja dan syarat-syarat, dan daftar harga satuan pekerjaan Kota Bekasi tahun 2023. Penyusunan penjadwalan proyek menggunakan MS Project 2016 untuk perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan kurva s menggunakan MS Excel 2016. Project planning ini menghasilkan struktur organisasi fungsional, site layout dan traffic management dengan 4 akses pintu masuk proyek. Strategi pelaksanaan terbagi menjadi 2 zona dengan 4 alur pekerjaan. Pengendalian mutu dilakukan melalui pemeriksaan pelaksanaan pekerjaandan pengujian material, Rencan Keselamatan Konstruksi (RKK) yang diterapkan dalam proyek melibatkan beberapa hal yaitu strukstur organisasi K3, struktur organisasi tanggap darurat, identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja yang berisikan IBPRP, peralatan penunjang program K3, jadwal program K3. Durasi waktu proyek diperoleh 1010 hari kalenderdengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp2.411.664.576.400,00.
PROJECT PLANING PRESERVASI JALAN DAN JEMBATAN TUMBANG SAMBA - RABAMBANG Dheo Hilman Darmawan; Suhariyanto; Fauzi Akbar Rahmawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5881

Abstract

Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Tumbang Samba - Rabambang merupakan proyek perawatan rutin dan rekonstruksi dengan panjang total 74,200 km. Proyek ini mencakup pekerjaan perawatan rutin jalan, rekonstruksi dan rehabilitasi, serta rekonstruksi dan penggantian jembatan. Mengingat proyek yang panjang, perencanaan proyek yang matang sangat diperlukan untuk menghindari pembengkakan biaya dan waktu. Perencanaan ini bertujuan untuk merencanakan Work Breakdown Structure (WBS), menentukan metode pelaksanaan yang tepat, menyusun perencanaan bersama dan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan), serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan durasi penjadwalan proyek. Metode perencanaan yang digunakan mencakup pengumpulan data dari konsultan manajemen/kontraktor, analisis RKS, dan penggunaan software MS Project untuk penjadwalan menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dan Bar Chart. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa: (1) Penyusunan WBS membagi pekerjaan menjadi 3 bagian utama yaitu rekonstruksi, rehabilitasi jalan, preservasi pemeliharaan rutin jalan, dan penggantian jembatan. (2) Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Zonasi yang dibagi berdasarkan rekonstruksi pekerjaan dan rehabilitasi jalan, yang dibagi menjadi 3 zona. (3) Perencanaan mutu dan K3L mencakup kebijakan mutu, SOP, target mutu, rencana mitigasi bahaya, keadaan penanganan darurat, dan upaya pencapaian target zero crash. (4) Total RAB untuk proyek ini adalah Rp163.658.876.782,87 berdasarkan perhitungan AHSP tahun 2021. Untuk durasi proyek dihitung 578 hari kerja efektif dengan total waktu proyek 835 hari kalender, menunjukkan percepatan proyek sebesar 31 persen dari durasi awal yang direncanakan.
PERENCANAAN BEKISTING DAN PERANCAH PADA PROYEK PEMBANGUNAN MONUMEN DAN MUSEUM REOG PONOROGO Tharisha Zaskia Purvita; Suhariyanto Suhariyanto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5985

Abstract

Bekisting dan perancah merupakan alat utama sementara beton yang dibentuk sesuai dengan ukuran, posisi, dan bentuk serta memiliki fungsi menahan beton sampai mampu menahan bebannya sendiri. Proyek Pembangunan Monumen dan Museum Reog Ponorogo, merupakan pembangunan infrastruktur yang memiliki lantai tipikal. Diperlukan  perencanaan serta pemilihan material bekisting dan perancah yang tepat. Bekisting aluminium dalam penggunaannya khusus pada lantai tipikal, dapat mempengaruhi metode pelaksanaan, waktu, dan biaya yang dibutuhkan pada perencanaan bekisting dan perancah. Perencanaan ini bertujuan sebagai alternatif menggunakan bekisting sistem aluminium pada pekerjaan gedung 14 lantai tipikal. Tahapan dalam melakukan perencanaan ini yaitu: pemilihan strategi pelaksanaan yang tepat, perhitungan analisis kekuatan material, perencanaan jadwal pelaksanaan, perencanaan anggaran biaya, dan meninjau aspek k3 pada pekerjaan bekisting dan perancah. Hasil perencanaan strategi pelaksanaan penggunaan bekisting 12 kali pakai pada pekerjaan bekisting kolom dan 7 kali berulang pada pekerjaan bekisting balok dan plat. Perhitungan analisis kekuatan bekisting sistem aluminium diperoleh hasil desain yang aman terhadap nilai yang diijinkan. Dari segi waktu pelaksanaan dengan bekisting sistem aluminium didapatkan 130 hari. Besar biaya yang diperlukan pada perencanaan ini sebesar Rp 7.088.579.319 atau 10% penggunaan dana dari anggaran biaya proyek pekerjaan struktur.
PROJECT PLANNING PROYEK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KABUPATEN TULUNGAGUNG Alfado Rifqi Pramadana; Suhariyanto Suhariyanto; Diah Lydianingtias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6153

Abstract

Proyek Jalur Lintas Selatan Lot 6 Kabupaten Tulungagung merupakan rangkaian Jalan Trans Jawa Selatan sepanjang 680 km di Pulau Jawa berada di seksi/Lot 6 dengan panjang 14,87 km dan lebar 13 meter. Lokasi proyek berada di Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek yang berbatasan antar dua kabupaten berbeda. Keberhasilan proyek perlu direncanakan, diorganisir, diarahkan, dikoordinasikan, dan diawasi mulai dari perencanaan alternatif strategi dan metode pelaksanaan sampai selesai untuk memenuhi target tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: (1) Struktur Organisasi; (2) Site Layout dan Traffic Management; (3) Strategi dan Metode Pelaksanaan; (4) Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan; (5) Mutu Proyek; (6) Penjadwalan; (7) Rencana Anggaran Pelaksanaan. Data-data penunjang yang diperlukan dalam penyusunan Project Planning ini diantaranya: Ulasan Proyek dan Spesifikasi; Gambar Detail Kerja; Rencana Kesehatan Keselamatan Kerja dan Mutu; Bill of Quantity; Harga Satuan Dasar Kabupaten Tulungagung Tahun 2020. Berdasarkan hasil pembahasan Project Planning diperoleh: (1) Struktur organisasi murni; (2) Site Layout dan Traffic Management aman dan efisien; (3) Strategi dan Metode pelaksanaan bottom-up secara paralel berbentuk seksi kerja; (4) Kesehatan Keselamatan Kerja sesuai dengan kondisi lapangan dan metode pelaksanaan; (5) Mutu Proyek masing-masing pekerjaan beserta tes mutu dan inspection test plan; (6) Waktu pelaksanaan 740 hari kalender kerja; (7) seharga Rp 565.098.081.957.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN FLY OVER PENGGANTI JPL 64 KM 38+897 LINTAS SURABAYA-SOLO Muhammad Zamzami Habibie; Indah Ria Riskiyah; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6198

Abstract

Proyek pembangunan Fly Over Penggantian JPL 64 KM 38+897 Lintas Suarabaya-Solo berlokasi di desa Jeruk Gamping, Kelurahan Krajan yang merupakan wilayah padat penduduk sehingga memiliki tingkat kemacetan dan risiko kecelakaan yang cukup tinggi, sehingga pembangunan fly over ini diharapkan nantinya bisa mengurangi masalah tersebut. Pembangunan fly over ini awalnya direncanakan selama 522 hari, namum kenyataannya proyek ini tidak dapat selesai tepat waktu sehingga perlu diadakan addendum, hal ini dipengaruhi oleh banyak aspek sehingga perlu disusun perencanaan proyek yang mencakup aspek tersebut dengan baik. Adapun tujuan dari penyusunan Project Planning ini adalah menentukan struktur organisasi, merencanakan Site Layout dan Traffic Management, menentukan strategi dan metode pelaksanaan, merencanakan rencana mutu dan rencana K3, menghitung durasi proyek, menghitung berapa Rencana Anggaran Pelaksanaan yang dibutuhkan. Untuk menyusun Project Planning diperlukan data-data berupa gambar kerja, rencana kerja dan syarat, dan Harga Satuan Dasar. Penyusunan rencana mutu dan rencana K3 berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahu 2021, penjadwalan proyek dibantu dengan software Ms. Project serta perhitungan RAP berdasarkan AHSP Permen PUPR No.8 Tahun 2023. Hasil penyusunan Project Planning ini adalah struktur organisasi fungsional, Site Layout dengan nilai Travelling Distance sebesar 485.286 dan Safety Index sebesar 404, Traffic Management dengan 3 jalan akses untuk keperluan mobilisasi dan demobilisasi. Strategi pelaksanaan dibagi menjadi 2 zona dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, rencana mutu yang ditunjukkan dengan SOP (standar operasional prosedur) dan rencana k3 dengan melengkapi daftar HIRARC untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja dalam pelaksanaan proyek, waktu pelaksanaan proyek selama 293 hari kalender dengan rincian hari kerja selama 7 hari dalam seminggu dan jam kerja selama 8 jam dalam sehari mulai dari pukul 08.00 sampai 17.00 dengan waktu istirahat mulai jam 12.00 sampai 13.00, serta rencana anggaran pelaksanaan sebesar Rp. 125.604.053.006.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG B & C KELAS RAWAT INAP STANDART (KRIS) RSUD KABUPATEN KEDIRI Nanda Luthfi Aziz Nanda Luthfi Aziz; Radhia Jatu Noviarsita Sakti; Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7001

Abstract

Pada proyek pembangunan Gedung B & C Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD Kabupaten Kediri akan dilakukan pada saat kegiatan pelayanan terhadap pasien berlangsung dan proyek pembangunan tersebut mempunyai pekerjaan yang kompleks lantaran ada pekerjaan yang memakai alat berat drilling rig untuk galian bore pile yang dapat menimbulkan polusi udara serta terganggunya pasien terhadap suara dari mesin alat berat. Serta pada pembangunan ini lokasinya yang berdekatan dengan pemukiman warga dan akses lalu lintas yang padat sehingga proyek ini memiliki kekurangan dalam memanfaatkan traffic management dengan baik, karena mengakibatkan kemacaten pada saat pelaksanaan pengecoran yang diakibatkan oleh antrian truck mixer. baik, karena mengakibatkan kemacaten pada saat pelaksanaan pengecoran yang diakibatkan oleh antrian truck mixer. Data yang diperlukan adalah Rencana Kerja dan Syarat, Bill of Quantity, Gambar Perencanaan, dan Harga Satuan Dasar Kabupaten Kediri 2024. Microsoft Project 2019 untuk menyusun penjadwalan dan Microsoft Excel 2019 guna menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan Kurva S. Penyusunan project planning menghasilkan (1) Struktur organisasi fungsional (2) Site layout berdasarkan perhitungan safety index dan travelling distance (3) Strategi pelaksanaan menggunakan sistem simultan, dimana pada Gedung B dan Gedung C akan dilaksanakan secara bersamaaan (4) Pengendalian mutu berupa SOP dan ITP (5) Rencana K3L disusun terdiri atas tujuan dan kebijakan keselamatan konstruksi, prosedur tanggap darurat, struktur organisasi K3, sasaran dan program umum, tabel IBPRP, jadwal pelaksanaan program, serta peralatan penunjang K3 (6) Jadwal pelaksanaan 191 hari kalender (7) Total rencana anggaran pelaksanaan sebesar  Rp. 85,067,473,667
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JEMBATAN PAITON 2 STA 28+604 PADA JALAN TOL PROBOWANGI PAKET 3 Erick Sandy Dearcarisi; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8064

Abstract

Proyek Pembangunan Jembatan Paiton 2 STA 28+604 pada Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Jembatan ini dirancang menggunakan struktur PCI Girder dengan panjang bentang 229 meter dan tinggi mencapai 40 meter, didukung oleh lima pier utama dengan diameter tiang pancang 120 cm. Perencanaan ini bertujuan untuk meninjau keterlambatan di lapangan yang mencakup perencanaan proyek yang komprehensif seperti perencanaan work breakdown structure (WBS), struktur organisasi, site layout, manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu, rencana keselamatan dan lingkungan (K3L), penjadwalan, serta kurva S. Hasil perencanaan menunjukkan struktur organisasi berbentuk fungsional, site layout dirancang dengan mempertimbangkan indeks keselamatan dan jarak tempuh, serta dilengkapi site plan dan fasilitas pendukung di area proyek. Sistem manajemen lalu lintas disusun berdasarkan jalur akses alat berat ke lokasi. Strategi pelaksanaan dirancang mengikuti urutan pekerjaan dalam time table, sedangkan rencana mutu disusun berdasarkan quality plan dan metode kerja. Rencana keselamatan kerja mengacu pada pendekatan IBPRP dan prosedur tanggap darurat. Durasi pelaksanaan proyek ditetapkan selama 367 hari kalender, dengan total anggaran pelaksanaan sebesar Rp.190.479.451.183,00.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN TOL PROBOLINGGO – BANYUWANGI PAKET 3 STA. 32+000 – STA. 36+300 Syellen Dwi Rahmawati; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8065

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 STA. 32+000 – ST. 36+300 bertujuan untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa. Namun pada pelaksanaannya terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh tidak optimalnya penerapan strategi dan metode pelaksanaan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga berdampak pada tidak tercapainya target waktu dan biaya proyek. Oleh karena itu, penyusunan skripsi ini bertujuan sebagai alternatif perencanaan pelaksanaan proyek dengan optimalisasi pelaksanaan strategi, penyusunan struktur organisasi, metode pelaksanaan, rencana mutu, rencana keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), penjadwalan proyek, penyusunan RAP dan kurva S.Penyusunan skripsi ini menggunakan data berupa gambaran umum proyek ( Overview ), bill of quantity (BOQ), Design For Construct , rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), serta HSD Kab. Probolinggo tahun 2024. Proses perhitungan rencana anggaran pelaksanaan (RAP) dan penyusunan kurva S dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel 2021.Hasil perencanaan menunjukkan bahwa struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional. Tata letak lokasi proyek ( site layout ) disusun berdasarkan analisis indeks keselamatan (safety index ) dan jarak tempuh ( traveling distance ), dengan pengaturan lalu lintas (traffic management ) melalui empat akses masuk ke lokasi proyek. Strategi pelaksanaan bagian menjadi empat zona kerja utama. Rencana mutu disusun berdasarkan rencana kualitas yang mengacu pada RKS dan spesifikasi teknis. Rencana K3L dirancang menggunakan pendekatan IBPRP dan dilengkapi dengan prosedur tanggap darurat. Total durasi proyek adalah 245 hari kerja. Jumlah RAP sebesar Rp. 620.487.415.991,-.
STUDY OF HANDLING LAND ACQUISITION PROBLEMS ON THE YOGYAKARTA – BAWEN TOLL ROAD PROJECT SECTION 1 Anggun Primadhani; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8320

Abstract

The Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Package 1, Section 1, is a government-initiated infrastructure development project aimed at enhancing regional economic growth and connectivity in the southern part of Java. However, the construction progress of the toll road, particularly at the at-grade section STA 75+150 – 75+250, has been delayed due to unresolved land acquisition issues. Therefore, a study on handling land acquisition problems for the Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Section 1 is essential to ensure the project proceeds as planned. This study aims to address the land acquisition issue by proposing alternatives, such as realigning the road (trace) or constructing a bridge. The research involves designing basic alternatives for both the new road alignment and the bridge, followed by an analysis to determine the most effective and optimal solution. The steps taken include proposing a new road alignment, designing a bridge, estimating the construction time and cost for each alternative, and selecting the most efficient option. The study’s result show that the proposed new road alignment is located to the south of the current toll road construction, while the bridge design remains on the original alignment with a specific elevation adjustment. The estimated implementation time and cost for the new road alignment are 228.5 working days and IDR 87,907,195,901.12, respectively, whereas for the bridge, they are 249.5 working days and IDR 84,694,979,884.13. Based on these findings, it can be concluded that road realignment is the more effective and optimal solution.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN FASAD BATA RINGAN DENGAN BETON PRECAST PADA PROYEK RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SIDOARJO Ramadhani Putra Kurniawan; Fauziah Shanti Cahayani Siti Maisarah; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8429

Abstract

Penggunaan material bata ringan dan beton precast untuk fasad bangunan saat ini sering digunakan pada proyek bangunan gedung. Studi ini bertujuan untuk membandingkan kedua material tersebut dengan studi kasus proyek Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo. Pada tahap awal, dilakukan analisis struktur untuk mendapatkan desain struktur beton precast yang akan diaplikasikan pada fasad bangunan. Langkah selanjutnya adalah dengan merencanakan manajemen pabrikasi beton precast, metode pelaksanaan untuk kedua material, serta menghitung durasi dan biaya untuk pekerjaan fasad. Observasi di lapangan dilakukan untuk mendapatkan data produktivitas pekerjaan fasad. Data sekunder yang digunakan adalah spesifikasi teknis dan gambar kerja proyek Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo serta Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Sidoarjo tahun 2024. Analisis struktur dikerjakan berdasarkan teori mekanika rekayasa, perhitungan durasi pekerjaan diperoleh dari perhitungan volume pekerjaan dibagi dengan produtivitas kerja, dan analisis biaya dilakukan dengan memasukkan data harga satuan pekerjaan dikalikan volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan diperoleh durasi pekerjaan fasad beton precast selama 544 hari terhitung lebih cepat 358 hari atau 39,69 % dari pekerjaan fasad bata ringan, biaya pekerjaan fasad bata ringan sebesar Rp 2.750.941.008 terhitung lebih murah Rp 1.172.845.887 atau 29,89 % dari pekerjaan fasad beton precast. Dengan demikian, pengambilan keputusan penggunaan material fasad tidak dapat hanya mempertimbangkan aspek biaya dan waktu, namun memerlukan pertimbangan aspek-aspek yang lainnya, seperti durability, construcability, dan insulasi.