Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI REGENERASI CONDENSATE POLISHER PLANT PADA PT. YTL JAWA TIMUR Haura Rahmayanti; Asalil Mustain; Erry Nabil
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 6, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.88

Abstract

Listrik merupakan energi yang sangat dibutuhkan pada saat ini dengan kemajuan teknologi dan industri yang mengakibatkan penggunaan listrik semakin meningkat. PT. YTL Jawa Timur merupakan salah satu pembangkit listrik di Indonesia yang berada di Paiton Jawa Timur. Untuk menghasilkan listrik, uap yang berasal dari air laut dibutuhkan untuk menggerakkan turbin. Air laut akan diubah menjadi air demineral dengan melewati beberapa treatment sehingga air laut yang digunakan dapat memenuhi persyaratan khusus untuk masuk ke dalam boiler. Condensate Polisher Plant (CPP) merupakan salah satu water treatment yang digunakan untuk memurnikan air dari ion pengotor. Pada CPP berisi resin anion dan kation, air demineral akan dilewatkan melalui resin sehingga terjadi proses ion exchange. Resin jika terus menerus digunakan akan jenuh, maka CPP perlu dilakukan regenerasi resin. Pada proses regenerasi, flowrate aktual tidak sama dengan flowrate set point, hal tersebut dapat disebabkan oleh konsentrasi dari bahan kimia yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan awal pada saat bahan kimia masih belum digunakan, semakin jenuh resin maka proses regenerasi akan semakin berat. Berdasarkan data proses regenerasi dan perhitungan konsumsi bahan kimia dan air, konsumsi bahan kimia pada proses regenerasi NaOH 0,462 ton/regenerasi dan HCl 0,783 ton/regenerasi. Sedangkan konsumsi air pada proses regenerasi 136,71 m3/regenerasi.
PENENTUAN KAPASITAS PRODUKSI DAN SELEKSI PROSES PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA BIOETANOL GEL KAPASITAS 5000 TON/TAHUN Auliyah Choirunnisa; Asalil Mustain
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.251

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat menyebabkan terjadinya peningkatan akan kebutuhan energi berupa bahan bakar. Bioetanol gel merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang berpotensi untuk dikembangkan. Dalam merancang pabrik bietanol gel, terdapat beberapa aspek penting diantaranya adalah perhitungan kapasitas produksi dan pertimbangan terhadap berbagai jenis proses pembuatan bioetanol gel agar didapat proses yang paling efisien untuk diterapkan pada pabrik. Pada penelitian ini, perhitungan kapasitas produksi dilakukan dengan metode pertumbuhan rata-rata per tahun. Bioetanol gel dibuat dengan menggunakan proses distilasi dan mixing. Oleh karena itu, seleksi proses dilakukan terhadap jenis, sistem serta bentuk alat untuk proses pembuatan bioetanol gel tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kapasitas produksi pabrik bioetanol gel yang akan didirikan pada tahun 2022 dan melakukan seleksi proses dari beberapa jenis proses pembuatan bioetanol gel untuk mengetahui proses yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan pabrik bioetanol gel yang didirikan pada tahun 2022 memiliki kapasitas 5000 ton/tahun dan menggunakan proses distilasi fraksinasi dengan sistem kontinyu serta proses mixing sistem batch dengan bentuk baling-baling helical ribbon.
ANALISA EKONOMI PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA PEMBUATAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) DARI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Risky Dimas Alfian; Asalil Mustain
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 6, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.96

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil Crude Palm Oil (CPO) yang dapat diproses untuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang merupakan salah satu bahan dasar dalam pembuatan Methyl Ester Sulfonate (MES). MES merupakan bahan dasar dalam pembuatan produk deterjen. Saat ini, Indonesia belum memiliki pabrik MES sendiri dan masih bergantung pada produk impor dari negara lain. Sedangkan, kebutuhan akan surfaktan semakin meningkat. Sehingga, pabrik MES perlu didirikan untuk mendukung ketersediaan surfaktan dan menambah devisa negara. Pabrik MES yang akan didirikan memiliki kapasitas 50.000 ton/tahun diharapkan mampu memenuhi 60% dari kebutuhan pasar nasional. Berdasarkan evaluasi ekonomi pabrik MES ini, keuntungan kotor didapatkan sebesar Rp. 141.395.799.698,-/tahun, keuntungan bersih didapatkan sebesar Rp. 84.837.479.818,57,-/tahun, Nilai BEP dihasilkan sebesar 50,03%/tahun, Return On Investment sebelum pajak dihasilkan sebesar 38,44%/tahun dan setelah pajak sebesar 23,06%/tahun, Pay Out Time diperoleh sebesar 3,025 tahun dan Shut Down Point pabrik ini berada pada angka 5,84%. Hasil evaluasi ekonomi ini menunjukkan bahwa pabrik MES ini layak untuk didirikan.
ANALISA EKONOMI PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA PEMBUATAN BIOETANOL GEL MENGGUNAKAN BAHAN PENGENTAL HPMC DENGAN KAPASITAS 8000 TON/TAHUN Divia Amalia; Asalil Mustain
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.265

Abstract

Pendirian pabrik bioetanol gel ini menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak dimasa mendatang. Bioetanol gel merupakan perubahan fisik dari bioetanol cair menjadi bentuk gel sehingga memudahkan dalam penggunaan dan pendistribusiannya. Pabrik bioetanol gel ini menggunakan bahan utama bioetanol cair 85% dan bahan pengental HPMC (Hydroxyropyl methylcellulose) dengan kapasitas 8000 ton/tahun. Pabrik bioetanol gel ini berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang beroperasi selama 335 hari selama setahun dan 24 jam per hari. Dari hasil analisa ekonomi pabrik, Total Capital Investment (TCI) didapatkan sebesar Rp. 48.319.313.636. Total Production Cost (TPC) didapatkan sebesar RP. 116.153.329.614. Laba kotor diperoleh sebesar Rp. 122.399.978.396 dan laba bersih diperoleh sebesar Rp. 4.372.654.147. Laju pengembalian modal (ROI) sebelum pajak sebesar 29% dan setelah pajak sebesar 20%. Lama pengembalian modal (POT) selama 3,4 tahun dan Break Even Point (BEP) sebesar 49%. Laju pengembalian modal lebih besar dari bunga bank yaitu Internal Rate Of Return (IRR) sebesar 31,83% dan bunga bank sebesar 12% sehingga pabrik bioetanol gel ini layak untuk didirikan.
PREDIKSI KESETIMBANGAN UAP-CAIR SISTEM BINER TERT-BUTANOL + 1-PENTANOL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFAC Alya Tri Kurnia; Asalil Mustain
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.297

Abstract

Penggunaan bahan bakar di indonesia masih didominasi oleh bahan bakar fosil yang ketersediannya semakin menipis. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mengurangi/meminimalisir konsumsi energi yang berasal dari fosil. Bioetanol merupakan salah satu jenis biofuel yang dijadikan bahan bakar alternatif. Bioetanol diproduksi melalui proses fermentasi dari bahan-bahan nabati. Bioetanol dapat digunakan sebagai bahan campuran biopremium sehingga dapat menghemat cadangan minyak bumi. Dalam pembuatan bioetanol, produk yang dihasilkan masih berupa campuran alkohol dengan nomor karbon 1-5 yang harus dipisahkan dengan metode distilasi sehingga diperoleh alkohol dengan kemurnian yang tinggi. Pemilihan metode distilasi karena dapat digunakan pada berbagai konsentrasi dan dapat menghasilkan kemurnian yang tinggi. Produk bawah dari proses distilasi berupa air dan fusel oil yang mengandung komponen tert-butanol dan 1-pentanol. Pengetahuan tentang kesetimbangan uap-cair dari campuran komponen-komponen yang akan dimurnikan diperlukan dalam perancangan proses distilasi. Berdasarkan National Institute of Standards and Technology (NIST), data  kesetimbangan uap-cair sistem biner tert-butanol + 1-pentanol masih belum diteliti. Dalam upaya mengatasi kekurangan data tersebut, data kesetimbangan uap-cair tert-butanol + 1-pentanol sistem biner akan diprediksi dengan permodelan UNIFAC. Kemudian, data kesetimbangan yang didapat dikorelasikan dengan perhitungan model Universal Quasi-Chemical (UNIQUAC). Dari hasil prediksi kesetimbangan uap-cair sistem biner tert-butanol (1) + 1-pentanol (2), azeotrop tidak terbentuk pada sistem tersebut dan diperoleh nilai deviasi dari temperatur antara hasil prediksi UNIFAC dengan perhitungan UNIQUAC memiliki nilai rata-rata yang kecil yaitu sebesar 0,1310 K.
STUDI AWAL FED – BATCH HIDROLISIS ENZIMATIK HIGH TOTAL SOLID LOADING Desi Nurisnaeni Saputri; Christyfani Sindhuwati; Hardjono Hardjono; Mufid Mufid; Asalil Mustain; Ade Sonya suryandari
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 7, No 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.254

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar terbarukan yang berasal dari etanol dan bisa didapatkan dari bahan berlignoselulosa seperti limbah kertas. Etanol yang mengandung konsentrasi dibawah 12% tidak ekonomis untuk di distilasi pada saat dijadikan bioetanol, untuk menghasilkan etanol yang memiliki konsentrasi tinggi maka glukosa yang di hasilkan pada percobaan ini juga harus tinggi. Glukosa berkonsentrasi tinggi di hasilkan dari selulosa yang tinggi, hal ini akan menyebabkan beberapa masalah yang terjadi yaitu viskositas yang tinggi akan menghambat proses hidrolisis sehingga dari masalah tersebut dilakukan perancangan Fed-BatchHidrolisis Enzimatik High Total Solid Loadingmenggunakan reaktor putar, dengan mengamati pengaruh waktu dengan berbagai variasi pengumpanan yang disebut dengan konfigurasi terhadap konsentrasi glukosa yang dihasilkan pada proses hidrolisis limbah kertas hvs. Limbah kertas hvs direndam selama 24 jam, dan dilakukan proses penghancuran / blending kemudian dilakukan proses penghilangan tinta, proses selanjutnya analisa kandungan kertas yaitu lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Tahapan selanjutnya dilakukan proses hidrolisis yang menghasilkan glukosa. Glukosa yang dihasilkan akan diuji menggunakan metode DNS. Konsentrasi glukosa tertinggi dihasilkan dari metode fed-batchdengan total solid loading 40% sebesar 321, 784 mg/ml.
PREDIKSI KESETIMBANGAN UAP-CAIR SISTEM BINER ASETON + AMIL ALKOHOL MENGGUNAKAN HUKUM RAOULT Nadia Rahmatillah; Asalil Mustain
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 5, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.29

Abstract

Prediksi Kesetimbangan Uap Cair Sistem Biner Aseton + Amil Alkohol pada Tekanan 101,3 kPa bertujuan untuk mengetahui kesetimbangan uap-cair sistem tersebut berdasarkan Hukum Raoult dan mengkorelasikan data kesetimbangan uap-cair dengan model Universal Quasi-Chemical (UNIQUAC). Prediksi diawali dengan menentukan fraksi mol campuran biner aseton + amil alkohol dengan menggunakan persamaan Hukum Raoult pada tekanan 101,3 kPa. Kemudian, data kesetimbangan yang didapat dikorelasikan dengan perhitungan model Universal Quasi-Chemical (UNIQUAC). Dari hasil penelitian didapatkan % deviasi rata-rata ΔT hasil pengukuran dan korelasi dengan perhitungan model Universal Quasi-Chemical (UNIQUAC) untuk sistem biner aseton + amil alkohol sebesar 0,0003 % menunjukkan hasil yang baik. Parameter interaksi biner yang diperoleh sangat berguna untuk merancang dan mengoptimasi kolom distilasi dalam proses pemurmian bioetanol.
Isothermal Vapor-Liquid Equilibrium of Methanol + Glycerol and 1-Propanol + Glycerol Annas Wiguno; Asalil Mustain; Wahyu Fazar Eka Irwansyah; Gede Wibawa
Indonesian Journal of Chemistry Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.677 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21186

Abstract

Isothermal vapor-liquid equilibrium (VLE) data for two binary mixtures of methanol + glycerol and 1-propanol + glycerol were determined at the temperature range from (313.15 to 363.15) K using a simple quasi-static ebulliometer. All systems showed that the vapor pressures increased with increasing alcohols (methanol or 1-propanol) concentrations at corresponding system. The Wilson, Non-Random Two-Liquid (NRTL) and Universal Quasi-Chemical (UNIQUAC) activity coefficient models were used to correlate the experimental data. Both systems showed slightly deviations from the ideal liquid phase behavior.
Synthesis of Zeolite NaA from Low Grade (High Impurities) Indonesian Natural Zeolite Asalil Mustain; Gede Wibawa; Mukhammad Furoiddun Nais; Miftakhul Falah
Indonesian Journal of Chemistry Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.067 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21250

Abstract

The zeolite NaA has been successfully synthesized from the low grade natural zeolite with high impurities. The synthesis method was started by mixing natural zeolite powder with NH4Cl aqueous solution in the reactor as pretreatment. The use of pretreatment was to reduce the impurities contents in the zeolite. The process was followed by alkaline fusion hydrothermal treatment to modify the framework structure of natural zeolite and reduce the SiO2/Al2O3 ratio. Finally, the synthesized zeolite was calcined at 600 °C for 2 h. The final zeolite product was characterized by X-ray fluorescence (XRF), X-ray diffraction (XRD) and scanning electron microscopy (SEM). The results showed that the morphology of the zeolite NaA was cubic shape as observed by SEM analysis and the synthesized zeolite NaA with pretreatment gave less impurity than without pretreatment.
Workshop Pendampingan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi bagi Guru MI Darussalam Jatiguwi Asalil Mustain; Sigit Hadiantoro; Ade Sonya Suryandari; Agung Ari Wibowo
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i1.125

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Jatiguwi merupakan salah satu lembaga penyelenggara pendidikan dasar berbasis Islam dibawah naungan Kementerian Agama yang berada di Kabupaten Malang. MI Darussalam berada di bawah naungan Yayasan Darussalam Jatiguwi yang didalamnya juga mencakup Raudhotul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan pondok pesantren. Dalam perkembangannya saat ini, banyak permasalahan yang dihadapi oleh lembaga, salah satunya adalah jumlah dan kompetensi guru atau tenaga pengajar yang terbatas serta minat dari siswa-siswi baru yang kurang. Sehingga dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, direncanakan untuk workshop pendampingan pemanfaatan media sosial bagi Guru MI Darussalam Jatiguwi terkait dengan pengembangan kompetensi dalam hal pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Dengan adanya program ini diharapkan guru MI Darussalam mampu memperbaiki media promosi pada instansi tersebut.
Co-Authors Ade Sonya Suryandari Ade Sonya Suryandari Ade Sonya Suryandari Ade Sonya Suryandari Adinda Sindi Estelita Adinda Sindi Estelita Afrizal, Daffa Agung Ari Wibowo Agung Ari Wibowo Agung Ari Wibowo Agung Ari Wibowo Akbar, Fillah Akhmad Hariadi Aldyn Firstiano Afnan Alya Tri Kurnia Alya Tri Kurnia Anang Arianto Anang Takwanto Anasthasia Putri Andika Soharmat Aprijaya Andika Soharmat Aprijaya Annas Wiguno Anugrah Windy Mustikarini Anugrah Windy Mustikarini Anugrahani, Viona Widya Ardiansyah, Zainur Risky Arfiansyah, Ilham Arief Rahmatulloh Auliyah Choirunnisa Auliyah Choirunnisa Bagos Tedy Arta Bernardete Ferdinata Dandel Bintang, Zahril D. Setiawati, Eviana Dana Wahyu Pratama Dana Wahyu Pratama Delfian Lutfiananda Desi Nurisnaeni Saputri Desi Nurisnaeni Saputri Desta E.D. Prasetya Dewajani, Heny Dhoni Hartanto Dini Fitria Marta Fadila Divia Amalia Divia Amalia Ernia Novika Dewi Ernia Novika Dewi Erry Nabil Erry Nabil Fannania S. Erdiyanti Fannania S. Erdiyanti Gede Wibawa Gede Wibawa Gede Wibawa Gede Wibawa Hadi Priya Sudarminto Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Haryo Permono Haura Rahmayanti Haura Rahmayanti Heny Dewajani Herdiana Inayatul Maula Inayatul Maula Inayatul Maula Inayatul Maula INDRA LUKMANA PUTRA Khalimatus Sa'diyah Khalimatus Sa'diyah Khalimatus Sa’diyah Khalimatus Sa’diyah Khoiroh, Ianatul Lintang Alivia Anggerta Listiyana Candra Dewi M. Agung Indra Iswara May Kurnia Pratiwi Miftakhul Falah Mochammad Agung Indra Iswara Mochammad Agung Indra Iswara Mochammad Agung Indra Iswara Mochammad Junus Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Muhammad Aidil Rizky Muhammad Rais Zain Muhammad Rais Zain Mukhammad Furoiddun Nais Nadia Rahmatillah Nadia Rahmatillah Nanik hendrawati, Nanik Nasya Pingki Febriani Niamatur Rofiah Niamatur Rofiah Nur Lailatur Rohmah Nur Lailatur Rohmah Prayitno Prayitno Prayitno Prayitno Prayitno Prayitno Prima Astuti Handayani Profiyanti Hermien Suharti Putri, Vemmy Nurmala Andhani Risky Dimas Alfian Risky Dimas Alfian Rizky, M Aldo Rizqy Romadhona Ginting Rizqy Romadhona Ginting Rofiq Hamzah Rofiq Hamzah Rucita Ramadhana Rulianah, Sri Salsabila Salsabila Setiyo Gunawan Shabrina Adani Putri Sigit Hadiantoro, Sigit Sindhuwati, Christyfani Sri Rulianah Suhartono Wahyu Sumarno . Sumarno Sumarno Suryandari, Ade Sonya Susan Tiarawati Sutrisno, Akhmad Takwanto, Anang Vira Cintya Ramadhani Virsa Faliolla Tasyakuranti Wahyu Fazar Eka Irwansyah Yanty Maryanty Yasinta Octaliya Rosly Yasinta Octaliya Rosly