Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Berbasis Keanekaragaman Hayati terhadap Literasi Ekologi, Keterhubungan dengan Alam, dan Tanggung Jawab Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Aisyah Aisyah; Zaenal Abidin; Sulistyono Sulistyono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1880

Abstract

Permasalahan lingkungan global, seperti hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, pencemaran, dan degradasi ekosistem, menuntut penguatan pendidikan lingkungan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial masih cenderung berorientasi pada penyampaian konsep sehingga belum mampu mengembangkan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati terhadap literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe kelompok kontrol yang tidak ekuivalen. Sampel terdiri atas dua kelas V sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive cluster sampling, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi ekologi serta angket keterhubungan dengan alam dan tanggung jawab lingkungan yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians multivariat untuk menguji pengaruh perlakuan terhadap ketiga variabel dependen secara simultan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa. Dengan demikian, pendekatan ini berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui penguatan kompetensi pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Analisis Pedagogical Content Knowladge Guru Biologi SMA Negeri Kotamadya Cirebon di Masa Pandemi melalui RPP, CoRe dan PaP-eRs. Bahiyah Hasbi; Zaenal Abidin; Sofyan Hasanudin
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.274

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan di era digital dan di masa pandemi, menuntut guru untuk mengembangkan kompetensinya dan berinovasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis Pedagogical Content Knowladge (PCK) guru Biologi SMA negeri kotamadya Cirebon di masa pendemi dianalisis melalui RPP, CoRe dan PaP-eRs. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif narrative. Teknik sampling yang dipilih dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel yang dijadikan sebagai subjek penelitian sebanyak 8 guru biologi SMA negeri kotamadya Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan PCK guru biologi SMA negeri kotamadya Cirebon di masa pendemi sangat baik membuat RPP dan hasil analisis CoRe, dan PaP-eRs dikategorikan maturing PCK, hanya pada kemampuan mengidentifikasi pengetahuan/ pemikiran siswa yang mempengaruhi kesulitan dalam mengajarkan konten berkategori growing PCK. Guru memunculkan 4 sampai 7 ide besar konten, hanya sedikit guru merasa mengalami kendala mengidentifikasi bagaimana cara mengajarkan konten, hal tersebut melatarbelakangi kondisi kegiatan pembelajaran di masa pandemi. Kemampuan PK guru memperoleh nilai dominan lebih tinggi dari pada kemampuan CK, karena kemampuan CK guru senior yang sudah mendekati masa pensiun mengalami penurunan dikarenakan usia, daya ingat, kesehatan dan faktor psikologis guru melatarbelakangi kemampuan CK yang lebih rendah dari pada PK.