Claim Missing Document
Check
Articles

Physical Condition Of Homes For Pulmonary Tuberculosis Patients In The Tanjunganom Health Center Area Nganjuk Distrik 2024 Narwati, Narwati; Ferdiansyah, Fariztyo Yusuf; Khambali, Khambali; Thohari, Imam; Sari, Ernita
Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v15i1.554

Abstract

Puskesmas Tanjunganom merupakan salah satu Puskesmas di wilayah Kabupaten Nganjuk yang belum memenuhi target jumlah penderita TB paru pada tahun 2023. Data yang diperoleh menunjukkan adanya tren peningkatan kasus TB paru dalam 3 tahun terakhir. Yang ingin dicapai dari penelitian yang dilakukan adalah identifikasi kondisi fisik rumah penderita TB paru di wilayah Puskesmas Tanjunganom Kabupaten Nganjuk tahun 2024. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan penderita TB paru berusia produktif (90%), berjenis kelamin laki-laki (66,6%), dan berstatus bekerja (65%). Dari sisi kondisi fisik rumah penderita TB paru lebih dominan belum mencapai ketentuan yaitu TMS luas ventilasi (68,3%), suhu MS (63,3%), kelembaban TMS (55%), TMS pencahayaan, kepadatan penempatan MS (98,3 %), TMS dinding (70%), dan TMS lantai (63,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik rumah penderita TB paru belum memenuhi syarat kesehatan. Saran: Penderita TB paru disarankan untuk berupaya memperbaiki kondisi fisik rumahnya dengan cara menyediakan genteng kaca, menambah lubang ventilasi atau jendela, membuka jendela dan gorden secara teratur pada pagi hari, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan rumah.
PENDAMPINGAN SANTRI DALAM MEWUJUDKAN PONDOK PESANTREN BEBAS SCABIES Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Thohari, Imam; Suryono, Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 6, No 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v6i1.1637

Abstract

Islamic boarding schools represent a significant site for the educational process of students from diverse backgrounds. The condition of the pesantren does not meet the requisite hygiene standards, posing a significant health risk. Scabies is a dermatological condition that is frequently associated with poor standards of personal hygiene and a lack of access to clean and healthy living conditions. The prevalence of scabies among students at boarding school X is likely to be high, due to a lack of understanding of the importance of personal hygiene and sanitation. The environment exerts a profound influence on public health, particularly in the context of boarding schools. Therefore, it is imperative to consider and enhance the environment. This community service activity aims to provide students with an understanding of how to implement boarding school sanitation through clean and healthy living. Mentoring activities for the students are carried out with lectures related to boarding school sanitation and PHBS, discussions, and demonstrations of antiseptic soap making. The outcomes of the activity are antiseptic soap with coconut and palm oil as ingredients, increased knowledge of personal hygiene among students, PHBS leaflets, and publication in the National Journal.
Pemanfaatan Air Tanah Untuk Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Desa Nologaten Dengan Metode Multi Media Filter Sederhana Putra, Farhan Kusuma; Rustanti, Iva; Narwati, Narwati; Kriswandana, Ferry; Rokhmalia, Fitri
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v4i2.2206

Abstract

Latar Belakang : Air bersih merupakan sumber utama dalam kehidupan makhluk hidup, seiring dengan berjalannya waktu, air bersih menjadi sulit ditemukan. Kondisi air bersih warga Desa Nologaten, Kabupaten Ponorogo yang tidak tersedia cukup umumnya hampir saat waktu musim kemarau datang di beberapa daerah di Kabupaten Ponorogo terjadi bencana kekeringan serta krisis air bersih. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air tanah sebagai alternatif penyediaan kebutuhan air bersih yang berada di Desa Nologaten. Metode : Jenis penelitian menggunakan metode true eksperimental. Desain penelitian yaitu metode tes sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel yang digunakan pada penelitian yaitu air tanah yang diambil di salah satu sumur bor di Desa Nologaten. Tahap awal dilakukan uji pendahuluan pemeriksaan lengkap air bersih di labolatorium. Hasilnya kadar nitrat dan warna melebihi standar yang berlaku sesuai dengan PERMENKES RI Nomor 2 Tahun 2023 yaitu kadar nitrat sebesar 25 mg/l dan tingkat warna sebesar 77 TCU. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan pengolahan sampel air dengan multimedia filter pasir silika, karbon aktif, batu zeloit, dan batu apung mampu menurunkan kadar nitrat dan warna. Hasil paling efektif terjadi pada proses filtrasi dengan ketebalan karbon aktif 20 cm dengan waktu running selama 2,5 jam. Rata-rata penurunan kadar nitrat sebelum di filtrasi sebesar 15 mg/l turun menjadi 0,7 mg/l dengan rata-rata efesiensi penurunan sebesar 95,3% dan rata-rata penurunan kadar warna sebelum perlakuan 15,3 TCU turun menjadi 0,3 TCU dengan rata-rata efesiensi penyisihan sebesar 98,3%. Debit output air yang dihasilkan dari unit filter yaitu sebesar 12 liter/menit atau 17 m/jam. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh perubahan parameter fisik dan kimia sampel air tanah yaitu tingkat warna dan kadar nitrat setelah sampel dilakukan pengolahan berupa filtrasi sederhana, sehingga disarankan air tanah dapat berpotensi menjadi alternatif kebutuhan air bersih, akan tetapi perlu uji kinerja alat filter dengan mengukur parameter-parameter seperti, efesiensi penyaringan, dan kapasitas penyaringan
Jenis Air Rendaman pada Singkong (Manihot esculenta) Terhadap Penurunan Kadar Asam Sianida (HCN) Fadlilah, Hidayatul; Narwati, Narwati; Rachmaniyah, Rachmaniyah; Marlik, Marlik; Mirasa, Yudied Agung
Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 12 No 2 (2022): Oktober
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cassava naturally contains cyanogenic glycosides, which have the potential to become hydrogen cyanide (HCN) toxic. Cassava can be safer to be consumed if it is conducted pre-processing and processing. One of example of pre-processing is soaking. The objective of this research was to comprehend the effect of soaking water type in cassava on the hydrogen cyanide (HCN) reduction level. This research was a pre-experimental research with After Only Design. The objects of research was cassavas with a total of 18 samples. The types of soaking water was in the form of 10% of table salt solution concentration, 10% calcium hydroxide solution concentration, and PDAM water (control) with an initial temperature of 55ºC. The soaking time was conducted for 120 minutes. The method of hydrogen cyanide examination level using a titrimetric method. The data that had obtained was then analyzed using an Anova test. The result of while cassavas’ HCN level after soaking with table salt solution was 63 mg/kg, calcium hydroxide solution was 70 mg/kg, and PDAM water was 175 mg/kg. The Anova test indicated that there was a difference in hydrogen cyanide level value from three types of soaking water in cassava (p < 0.05). The conclusion of this research is that there is an effect of soaking water type on hydrogen cyanide (HCN) level value which is contained in cassava
Pendampingan Pengolahan dan Penyimpanan Makanan Pada Penjamah Makanan Pada Pondok Pesantren Rusmiati, Rusmiati; Narwati, Narwati; Nasution, Aldi Syahputra; Ipmawati, Putri Arida
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.359

Abstract

Para penjamah makanan di Pesantren X pada umumnya tidak mencuci tangan sebelum mengolah makanan karena tidak tersedia fasilitas cuci tangan yang ada adalah tempat pencucian alat makan dan masak dan tidak menggunakan APD, meletakkan bahan makanan juga langsung dilantai, Tempat penyimpanan makanan yang jarang dibersihkan antara makanan mentah dan masak  dicampur saat disimpan tempat penggilingan bumbu dalam kondisi rusak dan menggunakan blender yang kondisinya kotor. Kondisi demikian menurut Permenkes no 2 tahun 2023 sudah dikategorikan dalam kondisi tidak memenuhi syarat ditinjau dari kondisi sanitasi Tempat Pengolahan Makanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan Penjamah Makanan Ruang Gizi tentang Cara Pengolahan dan penyimpanan makanan  untuk  pencegahan  penyakit diare  dalam rangka menuju Pondok Pesantren X yang sehat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi Metode leaflet dan stiker untuk meningkatkan pengetahuan, penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan Penjamah Makanan dalam melaksanakan sanitasi pengolahan makanan dan personal hygiene dengan benar. Praktek /Simulasi dan pemberian seperangkat APD dan alat penggilingan bumbu. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat 100% (20) Penjamah Makanan Ruang Gizi Pesantren X menerapkan personal hygiene. Kedua,  minimal 40 % Penjamah makanan melakukan proses pencucian peralatan dan penyimpanan makanan dengan benar pada bulan ke lima setelah dilakukan kegiatan pendamping penyuluhan dan demonstrasi dan bulan ke-9 telah mencapai minimal 80 %. Simpulan kegiatan pengabdian masyarakat Penyuluhan pengolahan dan penyimpanan makanan dengan benar dihadiri oleh penjamah makanan Ruang Gizi Pondok Pesantren X. Antusiasme penjamah makanan dalam kegiatan penyuluhan dibuktikan dengan adanya beberapa pertanyaan dan diskusi yang disampaikan penjamah makanan kepada penyuluh, sehingga penjamah makanan menerima materi yang disampaikan dengan baik. Saran dalam kegiatan pengabdian masyarakat Pengelola Ruang Gizi Pesantren X dapat melakukan monitoring dan evaluasi pengolahan dan penyimpanan untuk menjamin kebersihan bahan makanan serta makanan yang akan di hidangkan untuk santri. Selain itu juga dapat dilakukan monitoring hygiene perorangan penjamah.
Pendampingan Keluarga Penderita TB Paru Dalam Meningkatkan Sanitasi Rumah Di Wilayah Kerja Puskesmas Driyorejo Kabupaten Gresik Suprijandani, Suprijandani; Thohari, Imam; Narwati, Narwati
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.369

Abstract

Pendampingan keluarga penderita Tuberkulosis (TB) paru merupakan salah satu upaya penting dalam mengendalikan penularan penyakit di lingkungan rumah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keluarga tentang pentingnya sanitasi rumah dan personal hygiene guna mencegah penyebaran TB paru. Pengabdian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Driyorejo, Kabupaten Gresik, dengan metode penyuluhan dan praktik langsung. Peserta diberikan edukasi mengenai rumah sehat, ventilasi yang baik, serta kebersihan pribadi seperti etika batuk dan penggunaan masker. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai sanitasi rumah dan pencegahan penularan TB paru. Evaluasi post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 12,94%, yang diharapkan berkontribusi terhadap perubahan perilaku dalam pencegahan TB paru di rumah. Melalui pendekatan komprehensif ini, kegiatan diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan risiko penularan TB paru di lingkungan keluarga.
PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MENINGKATKAN SANITASI ALAT MAKAN DAN PERSONAL HYGIENE Narwati, Narwati; Suryono, Hadi; Darjati, Darjati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1392

Abstract

Kondisi tempat cuci peralatan makan di Sentra Wisata Kuliner Taman Prestasi Surabaya sejumlah 35 stan (100%) memiliki wadah penirisan peralatan makan minuman yang berpotensi terjadinya kontaminasi. Sejumlah 42 pedagang, 22 orang (67%) diantaranya berpendidikan rendah dan belum pernah memperoleh pelatihan terkait personal hygiene penjamah makanan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman bagi pedagang kaki lima Sentra Kuliner dalam menerapkan hygiene sanitasi alat makan dengan memanfaatkan kulit jeruk nipis serta personal hygiene. Kegiatan pendampingan ini dilakukan pendekatan secara luring yang terdiri dari simulasi metode pencucian peralatan makan dan pembuatan desinfektan alami berbahan dasar limbah kulit jeruk nipis, serta penyuluhan metodedengan menyertakan leaflet sebagai bentuk promosi kesehatan.  Hasil kegiatan berupa  ekstrak desinfektan alami dari limbah kulit jeruk nipis dalam bentuk larutan, peningkatan pengetahuan personal hygiene pedagang kaki lima, leaflet teknik pencucian alat makan dan publikasi Jurnal Nasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan masyarakat yang dilaksanakan di Sentra Wisata Kuliner Taman Prestasi Surabaya memberikan kontribusi dalam peningkatan pengetahuan pedagang kali lima dalam memanfaatkan limbah kulit jeruk nipis dan dalam menerapkan sanitasi peralatan makan serta personal hygiene dalam upaya mencegah foodborne disease. 
PENDAMPINGAN SANTRI DALAM MEWUJUDKAN PONDOK PESANTREN BEBAS SCABIES Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Thohari, Imam; Suryono, Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v6i1.1637

Abstract

Islamic boarding schools represent a significant site for the educational process of students from diverse backgrounds. The condition of the pesantren does not meet the requisite hygiene standards, posing a significant health risk. Scabies is a dermatological condition that is frequently associated with poor standards of personal hygiene and a lack of access to clean and healthy living conditions. The prevalence of scabies among students at boarding school X is likely to be high, due to a lack of understanding of the importance of personal hygiene and sanitation. The environment exerts a profound influence on public health, particularly in the context of boarding schools. Therefore, it is imperative to consider and enhance the environment. This community service activity aims to provide students with an understanding of how to implement boarding school sanitation through clean and healthy living. Mentoring activities for the students are carried out with lectures related to boarding school sanitation and PHBS, discussions, and demonstrations of antiseptic soap making. The outcomes of the activity are antiseptic soap with coconut and palm oil as ingredients, increased knowledge of personal hygiene among students, PHBS leaflets, and publication in the National Journal.
Pendampingan Penjamah Makanan Dalam Meningkatkan Keamanan Pangan Siap Saji di Wisata Kuliner Embong Sawo Surabaya Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Ipmawati, Putri Arida; Rachmaniyah, Rachmaniyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.753

Abstract

Sentra Wisata Kuliner Embong Sawo memiliki 11 stan dengan 11 penjamah makanan di dalamnya. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan kepada 11 penjamah, 100% belum pernah memperoleh penyuluhan keamanan pangan siap saji dan tidak menggunakan celemek serta masker dalam pengolahan pangan. Sebagian besar yakni 8 penjamah makan (73%) masih menggunakan asesoris berupa cincin dan gelang ketika mengolah pangan, 9 penjamah (82%) masih mengambil pangan matang tanpa menggunakan sarung tangan atau alat bantu lainnya seperti sendok dan penjepit makanan. Hasil uji makanan minuman yang dilakukan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya ditemukan kandungan E. coli dan Staphylococcus pada makanan dan minuman yang dijual pedagang. Hasil inspeksi awal yang dilakukan di SWK Embong Sawo terhadap 11 penjamah makanan didapatkan fakta 100% penjamah makan tidak menerapkan cuci tangan dan tidak menggunakan sarung tangan saat penyajian makanan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan, demontrasi, pembagian leaflet dan perlengkapan cuci tangan. Hasil kegiatan diperoleh rerata nilai pengetahuan personal hygiene dan sanitasi makanan penjamah makanan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah 59,09 dan 89,55 secara berurutan dengan p-value 0,000 . Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan 51,5% lebih baik setelah dilakukan intervensi penyuluhan dan pemberian leaflet. Disimpulkan bahwa diperlukan pendampingan secara rutin melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan penjamah makanan.
Pendekatan Literasi Digital Berbasis Website Dalam Pengelolaan Desa Wisata Wasuemba Kabupaten Buton Wijaya, Andy Arya Maulana; Sa'ban, L.M Azhar; Hidayatullah, Muhammad; Arwan, Laode; Jahami, Jasti; Mawangsari, Putri; Narwati, Narwati; Arroyan, Fadel; Anwar, Nirmala Sari
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2356

Abstract

The Digital Literacy Action Program Based on a Website in Wasuemba Tourism Village, Buton Regency, is a community empowerment initiative to address limited digital literacy and underdeveloped tourism promotion. Despite being listed in the Top 100 ADWI 2024, marine, cultural, and local product potentials have not significantly improved community welfare due to inadequate internet infrastructure, low digital skills, and reliance on simple social media content. This program, implemented by Universitas Muhammadiyah Buton with Pokdarwis Lahonduru, involved socialization, management training, the development of an official village website (https://wasuemba-desa.id), Starlink internet installation, and digital content workshops. Results indicate improved digital literacy, with participants’ understanding rising from 38% (pre-test) to 60% highly proficient (post-test). Academically, the program contributes a community-based digital literacy model for tourism village development. Socio-economically, it fosters community participation, broadens promotion, increases tourist visits, and creates new entrepreneurial opportunities. Hence, the program emphasizes the importance of integrating digital literacy, infrastructure, and community participation to enhance rural tourism competitiveness in the digital era.
Co-Authors Adistya Galih P Agustin Dewi Aida Fithriyah Ambarwati Ambarwati Andy Arya Maulana Wijaya Annisa Nur Islamiar Anwar, Nirmala Sari Arroyan, Fadel Arwan, Laode Asfiatus S. Rizkia Astri S Rinda Bambang Sunarko Bambang Sunarko Bambang Sunarko Chairudina S. Erin Darjati Darjati Darjati, Darjati Dealivy Hangga Arvin Deddy Adam Demes Nurmayanti Dessy Sylviana Devi Arifatin Giyanti Dhea Elok Apriliani Diana Nerawati Diaz Ramadhani Dita Nur Kusumawati Erna Triastuti Fadlilah, Hidayatul Ferdiansyah, Fariztyo Yusuf Ferry Kriswandana Ferry Kriswandana Fuadi, Muhammad Yusron Hadi Suryono Hamzah Muhammad Iqbal Aziz Henny Trisyanti Hermiyanti, Pratiwi Hesti Riski Febry Sohpyana I Putu Krysna Anom Putra Ika Agustina Imam Thohari Imam Thohari Iva Rustanti Eri Wardojo Jahami, Jasti Jesica Gabriella Tapiory Khambali, Khambali Koerniasari . Lestari Dwi Utami Margono . Marlik Mawangsari, Putri Mayangsari Yunika Wijaya Mirasa, Yudied Agung Mohammad Nur Hamzah Muhammad Hidayatullah Nasution, Aldi Syahputra Nazahah Hunafa Nerawati Diana A.T Ngadino, Ngadino Nia Nur Azizah Nisrina Mufidah Novi Nur Pratiwi Nur Anisah Apriliani nur haidah Nur Rafiqa Puspita Sari Nurhaidah Nurhaidah Nurmawati Nurmawati Putra, Farhan Kusuma Putri Arida Ipmawati, Putri Arida Rachmaniyah Rinda Astri Setyawati Rokhmalia, Fitri Rosida Al Indansah Rusmiati Rusmiati Rusmiati Sa'ban, L.M Azhar Sari, Ernita Selfi’un Linda Apsari Sharen Liestya Santosa Suwantiningsih, Suwantiningsih Umi Rahayu Vivick Artha R S Winarko, Winarko Yuliana Ngasarotun Zulia Hanin Nugraini