Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MENINGKATKAN SANITASI ALAT MAKAN DAN PERSONAL HYGIENE Narwati, Narwati; Suryono, Hadi; Darjati, Darjati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1392

Abstract

Kondisi tempat cuci peralatan makan di Sentra Wisata Kuliner Taman Prestasi Surabaya sejumlah 35 stan (100%) memiliki wadah penirisan peralatan makan minuman yang berpotensi terjadinya kontaminasi. Sejumlah 42 pedagang, 22 orang (67%) diantaranya berpendidikan rendah dan belum pernah memperoleh pelatihan terkait personal hygiene penjamah makanan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman bagi pedagang kaki lima Sentra Kuliner dalam menerapkan hygiene sanitasi alat makan dengan memanfaatkan kulit jeruk nipis serta personal hygiene. Kegiatan pendampingan ini dilakukan pendekatan secara luring yang terdiri dari simulasi metode pencucian peralatan makan dan pembuatan desinfektan alami berbahan dasar limbah kulit jeruk nipis, serta penyuluhan metodedengan menyertakan leaflet sebagai bentuk promosi kesehatan.  Hasil kegiatan berupa  ekstrak desinfektan alami dari limbah kulit jeruk nipis dalam bentuk larutan, peningkatan pengetahuan personal hygiene pedagang kaki lima, leaflet teknik pencucian alat makan dan publikasi Jurnal Nasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan masyarakat yang dilaksanakan di Sentra Wisata Kuliner Taman Prestasi Surabaya memberikan kontribusi dalam peningkatan pengetahuan pedagang kali lima dalam memanfaatkan limbah kulit jeruk nipis dan dalam menerapkan sanitasi peralatan makan serta personal hygiene dalam upaya mencegah foodborne disease. 
PENDAMPINGAN SANTRI DALAM MEWUJUDKAN PONDOK PESANTREN BEBAS SCABIES Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Thohari, Imam; Suryono, Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v6i1.1637

Abstract

Islamic boarding schools represent a significant site for the educational process of students from diverse backgrounds. The condition of the pesantren does not meet the requisite hygiene standards, posing a significant health risk. Scabies is a dermatological condition that is frequently associated with poor standards of personal hygiene and a lack of access to clean and healthy living conditions. The prevalence of scabies among students at boarding school X is likely to be high, due to a lack of understanding of the importance of personal hygiene and sanitation. The environment exerts a profound influence on public health, particularly in the context of boarding schools. Therefore, it is imperative to consider and enhance the environment. This community service activity aims to provide students with an understanding of how to implement boarding school sanitation through clean and healthy living. Mentoring activities for the students are carried out with lectures related to boarding school sanitation and PHBS, discussions, and demonstrations of antiseptic soap making. The outcomes of the activity are antiseptic soap with coconut and palm oil as ingredients, increased knowledge of personal hygiene among students, PHBS leaflets, and publication in the National Journal.
Pendampingan Penjamah Makanan Dalam Meningkatkan Keamanan Pangan Siap Saji di Wisata Kuliner Embong Sawo Surabaya Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Ipmawati, Putri Arida; Rachmaniyah, Rachmaniyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.753

Abstract

Sentra Wisata Kuliner Embong Sawo memiliki 11 stan dengan 11 penjamah makanan di dalamnya. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan kepada 11 penjamah, 100% belum pernah memperoleh penyuluhan keamanan pangan siap saji dan tidak menggunakan celemek serta masker dalam pengolahan pangan. Sebagian besar yakni 8 penjamah makan (73%) masih menggunakan asesoris berupa cincin dan gelang ketika mengolah pangan, 9 penjamah (82%) masih mengambil pangan matang tanpa menggunakan sarung tangan atau alat bantu lainnya seperti sendok dan penjepit makanan. Hasil uji makanan minuman yang dilakukan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya ditemukan kandungan E. coli dan Staphylococcus pada makanan dan minuman yang dijual pedagang. Hasil inspeksi awal yang dilakukan di SWK Embong Sawo terhadap 11 penjamah makanan didapatkan fakta 100% penjamah makan tidak menerapkan cuci tangan dan tidak menggunakan sarung tangan saat penyajian makanan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan, demontrasi, pembagian leaflet dan perlengkapan cuci tangan. Hasil kegiatan diperoleh rerata nilai pengetahuan personal hygiene dan sanitasi makanan penjamah makanan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah 59,09 dan 89,55 secara berurutan dengan p-value 0,000 . Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan 51,5% lebih baik setelah dilakukan intervensi penyuluhan dan pemberian leaflet. Disimpulkan bahwa diperlukan pendampingan secara rutin melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan penjamah makanan.
Pendekatan Literasi Digital Berbasis Website Dalam Pengelolaan Desa Wisata Wasuemba Kabupaten Buton Wijaya, Andy Arya Maulana; Sa'ban, L.M Azhar; Hidayatullah, Muhammad; Arwan, Laode; Jahami, Jasti; Mawangsari, Putri; Narwati, Narwati; Arroyan, Fadel; Anwar, Nirmala Sari
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2356

Abstract

The Digital Literacy Action Program Based on a Website in Wasuemba Tourism Village, Buton Regency, is a community empowerment initiative to address limited digital literacy and underdeveloped tourism promotion. Despite being listed in the Top 100 ADWI 2024, marine, cultural, and local product potentials have not significantly improved community welfare due to inadequate internet infrastructure, low digital skills, and reliance on simple social media content. This program, implemented by Universitas Muhammadiyah Buton with Pokdarwis Lahonduru, involved socialization, management training, the development of an official village website (https://wasuemba-desa.id), Starlink internet installation, and digital content workshops. Results indicate improved digital literacy, with participants’ understanding rising from 38% (pre-test) to 60% highly proficient (post-test). Academically, the program contributes a community-based digital literacy model for tourism village development. Socio-economically, it fosters community participation, broadens promotion, increases tourist visits, and creates new entrepreneurial opportunities. Hence, the program emphasizes the importance of integrating digital literacy, infrastructure, and community participation to enhance rural tourism competitiveness in the digital era.
Co-Authors Adistya Galih P Agustin Dewi Aida Fithriyah Ambarwati Ambarwati Andy Arya Maulana Wijaya Annisa Nur Islamiar Anwar, Nirmala Sari Arroyan, Fadel Arwan, Laode Asfiatus S. Rizkia Astri S Rinda Bambang Sunarko Bambang Sunarko Bambang Sunarko Chairudina S. Erin Darjati Darjati Darjati, Darjati Dealivy Hangga Arvin Deddy Adam Demes Nurmayanti Dessy Sylviana Devi Arifatin Giyanti Dhea Elok Apriliani Dhea Vara Adellya Diana Nerawati Diaz Ramadhani Dita Nur Kusumawati Erna Triastuti Ervalia Zamilanti, Zilca Fadlilah, Hidayatul Ferdiansyah, Fariztyo Yusuf Ferry Kriswandana Ferry Kriswandana Fuadi, Muhammad Yusron Hadi Suryono Hamzah Muhammad Iqbal Aziz Henny Trisyanti Hermiyanti, Pratiwi Hesti Riski Febry Sohpyana I Putu Krysna Anom Putra Ika Agustina Imam Thohari Imam Thohari Iva Rustanti Eri Wardojo Jahami, Jasti Jesica Gabriella Tapiory Khambali, Khambali Koerniasari . Lestari Dwi Utami Margono . Marlik Mawangsari, Putri Mayangsari Yunika Wijaya Mirasa, Yudied Agung Mohammad Nur Hamzah Muhammad Hidayatullah Nasution, Aldi Syahputra Nazahah Hunafa Nerawati Diana A.T Ngadino, Ngadino Nia Nur Azizah Nisrina Mufidah Novi Nur Pratiwi Nur Anisah Apriliani nur haidah Nur Rafiqa Puspita Sari Nurhaidah Nurhaidah Nurmawati Nurmawati Putra, Farhan Kusuma Putri Arida Ipmawati, Putri Arida Rachmaniyah Rinda Astri Setyawati Rokhmalia, Fitri Rosida Al Indansah Rusmiati Rusmiati Rusmiati Sa'ban, L.M Azhar Sari, Ernita Selfi’un Linda Apsari Sharen Liestya Santosa Silvia Retna Ning Tyias Sri Anggraeni Suwantiningsih, Suwantiningsih Umi Rahayu Vivick Artha R S Winarko, Winarko Yuliana Ngasarotun Zukrisningtyas, Liza Fajrin Zulia Hanin Nugraini