Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas Siswa Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Muslim, Muhammad; Zainuddin, Zainuddin
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.884

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa yang bertujuan khususnya adalah menjelaskan keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, hasil belajar, dan respon siswa selama proses pembelajaran kooperatif tipe TGT. Teknik pengambilan data melalui tes hasil belajar, observasi,  angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalasis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa aktivitas siswa setelah proses pembelajaran meningkat. Temuan penelitian yaitu: (1) Keterlaksanaan RPP selama pembelajaran berkategori sangat baik (2) Aktivitas siswa selama pembelajaran berkategori aktif (3) Hasil belajar siswa dalam pembelajaran berkategori tuntas (4) Respon siswa dalam pembelajaran berkategori baik. Didapatkan simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas IX-A SMP Negeri 27 Banjarmasin pada pokok bahasan listrik dinamis.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Muhammad Muslim; Rahmat Yunus; Arif Sholahuddin
Journal of Banua Science Education Vol 2, No 2: 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.8 KB) | DOI: 10.20527/jbse.v2i2.104

Abstract

Learning generally still takes place traditionally with teacher-centered characteristics, using an expository approach so that the teacher dominates the process of learning activities in the class-room while the students are passive. Problem solving learning model is expected to be able to solve these problems. The research method uses a quasi-experimental model (quasi-experimental) with a "non-equivalent control group design" design. The research sample was taken from SMPN 5 Banjarmasin with a total of 183 students taken randomly and divided into two classes, the con-trol class and the experimental group. The results showed that the problem-solving model was able to improve student learning outcomes at SMPN 5 Banjarmasin based on the Gain value of 0.64 which was in the medium category increase. Through data analysis that meets the prerequi-site test this model is also able to improve students' problem-solving skills with an average in-crease of 82.58 with a significance test result of 0.029 meaning that there is a significant effect on the application of the problem-solving model with high significance.Keywords: Problem solving models, problem solving skills, junior high school students.ABSTRAKPembelajaran umumnya masih berlangsung secara tradisional dengan karakteristik berpusat pada guru, menggunakan pendekatan yang bersifat ekspositori sehingga guru lebih mendominasi proses aktivitas pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran problem solving diharapkan mampu untuk memecahkan permasalahan tersebut. Metode penelitian menggunakan model quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian diambil dari SMPN 5 kota Banjarmasin dengan total 183 siswa yang diambil secara acak dan dibagi menjadi dua kelas sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukan model problem solving telah mampu meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 5 Banjarmasin berdasarkan nilai gain 0,64 yang berada dalam peningkatan kategori sedang. Melalui analisis data yang memenuhi uji prasyarat model ini juga mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan peningkatan rata-rata sebesar 82,58 dengan hasil uji signifikansi sebesar 0,029 yang berarti ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model problem solving dengan siginifikansi tinggi.Kata kunci: Problem solving, keterampilan pemecahan masalah, siswa SMP
Pelatihan pembelajaran digital untuk guru dalam upaya penunjang pendidikan abad 21 Irhasyuarna, Yudha; Kusasi, Muhammad; Fahmi, Fahmi; Muslim, M; Rahmati, Pramita Dwi; Maulidia, Maulidia; Rusyadi, Ahmad; Setiadi, Iswan; Sadiqin, Ikhwan Khairu; Ali, Akhmad Chaidir; Yulianti, Yuyun Eka
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v1i2.237

Abstract

Perkembangan situasi dan kondisi teknologi saat ini sangatlah dinamis sekali, setiap individu banyak menggunakan gadget dan internet dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Abad 21 adalah pendidikan yang menekankan pada keterampilan dan keterampilan yang mendalam, tidak lepas dari keterlibatan teknologi, serta interaksi langsung dengan kebudayaan dan kultur masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kita siap atau tidak siap, ranah sains, teknologi, dan kebudayaan telah menjadi bagian kehidupan kita. Bahkan pesatnya perkembangan sains dan teknologi saat ini telah mendorong dunia pendidikan untuk melakukan inovasi yang berhubungan dengan teknologi.Abstract. The development of the current technological situation and conditions is very dynamic, every individual uses gadgets and the internet a lot in everyday life. 21st Century Education is education that emphasizes in-depth skills and expertise, cannot be separated from the involvement of technology, as well as direct interaction with the culture and culture of the surrounding community. Therefore, whether we are ready or not, the realms of science, technology and culture have become part of our lives. In fact, the rapid development of science and technology today has encouraged the world of education to carry out innovations related to technology. Keyword: Digital learning; Teacher competency; 21st century education
MAPPING CRITICAL THINKING SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN THE CITY OF A THOUSAND RIVERS BASED ON LOCAL WISDOM Irhasyuarna, Yudha; Yamin, Moh.; Fahmi, Fahmi; Yulianti, Yuyun Eka; Muslim, M.; Rahmati, Pramita Dwi; Maulidia, Maulidia; Sadiqin, Ikhwan Khairu; Rahman, M. Rezki; Ali, Akhmad Chaidir
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 1: 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i1.235

Abstract

Learning will be successful if students do not memorize the information they obtain but can criticize the information they obtain, relate their condition and the surrounding environment to this information, and use it to make changes. This research was conducted to measure the level of critical thinking of junior high school students in the City of a Thousand Rivers on natural science subject matter based on local wisdom. The research results illustrate that students' critical thinking skills still tend to be low, this requires continuous improvement to train students' critical thinking skills to achieve one of the educational goals.Keywords: Critical Thinking Skills, Mapping, Middle School Students.Pembelajaran akan berhasil ketika siswa bukan menghafalkan informasi yang didapatkannya, tetapi mampu mengkritisi informasi yang diperolehnya, mampu menghubungkan kondisi diri dan sekitarnya dengan informasi tersebut, dan menggunakannya untuk melakukan suatu perubahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat berpikir kritis peserta didik SMP di Seribu Bungai pada materi pelajaran ilmu pengetahuan alam berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian menggambarkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik masih cenderung rendah, hal ini mengharuskan adanya perbaikan berkelanjutan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik demi mencapai salah satu tujuan pendidikan.Kata kunci: Kearipan Lokal, Keterampilan Berpikir Kritis, Pemetaan, Peserta Didik SMP.
Penerapan Pembelajaran Inkuiri Berbasis E-Learning untuk Meningkatkan Literasi Informasi Siswa SMP di Banjarmasin: Implementation of Inquiry-Based E-Learning to Enhance Information Literacy among Junior High School Students in Banjarmasin Irhasyuarna, Yudha; Sauqina, Sauqina; Fahmi, Fahmi; Muslim, M.
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i1.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran inkuiri berbasis e-learning dalam meningkatkan literasi informasi siswa SMP di Banjarmasin. Literasi informasi merupakan kompetensi inti yang diperlukan siswa untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan 120 siswa kelas VII–IX dari tiga SMP negeri di Banjarmasin selama enam bulan (Februari–Juli 2024). Data dikumpulkan melalui tes literasi informasi, observasi kelas, wawancara mendalam, dan angket respon siswa menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis e-learning efektif meningkatkan literasi informasi siswa, dengan peningkatan rata-rata skor 57% (dari 43,48 menjadi 68,13) dan N-Gain kategori sedang (0,40). Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencarian informasi (28,8%), evaluasi kredibilitas sumber (27,6%), dan organisasi pengetahuan (23,2%). Respons siswa sangat positif dengan rata-rata skor 81,6% (4,2/5). Hasil ini membuktikan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis e-learning dapat menjadi solusi inovatif untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era informasi digital.
Pendampingan Proyek IPAS Berbasis Potensi Lahan Basah untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Lifeskill Kewirausahaan Guru SMA Sadiqin, Ikhwan Khairu; Irhasyuarna, Yudha; Fahmi, Fahmi; Muslim, M.; Hardiawanto, Pangestu Pradana; Zulkarnain, Akhmad; Akmal, Muhammad Luthfi; Fajar, Muhammad
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): In Process
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i2.370

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengatasi permasalahan kurangnya kompetensi guru SMA di Kabupaten Barito Kuala dalam merancang dan mengimplementasikan proyek IPAS terintegrasi berbasis lahan basah. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan lifeskill berwirausaha siswa melalui pendampingan guru. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan: (1) Sosialisasi program kepada Dinas Pendidikan dan guru; (2) Pelatihan intensif selama dua minggu mengenai konsep IPAS berbasis proyek, teknik berpikir kreatif, dan integrasi kewirausahaan; (3) Penerapan teknologi melalui platform daring, modul digital, dan video tutorial; (4) Pendampingan intensif untuk perancangan proposal dan implementasi proyek; serta (5) Evaluasi dan keberlanjutan program melalui pembentukan Komunitas Belajar Guru (KBG). Pelatihan ini berfokus pada tiga proyek utama berbasis potensi lokal, yaitu pembuatan ekoenzim, sabun cuci piring, dan pakasam. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya seluruh tahapan dan partisipasi aktif guru, yang berpuncak pada pameran hasil karya proyek siswa. Program ini berhasil memberikan panduan bagi guru dalam mengintegrasikan potensi lahan basah ke dalam pembelajaran IPAS yang bermakna.