Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perbandingan ekspresi sitokin proinflamasi interferon-gamma dan antiinflamasi interleukin-10 pada whole blood culture terhadap pajanan mikroorganisme yang distimulasi dengan phytohemagglutinin pada subjek di pemukiman kumuh dan non kumuh Talitha Vania Salsabella; Ndaru Andri Damayanti; Heri Wibowo
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.62 KB) | DOI: 10.30644/rik.v11i2.634

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Kondisi permukiman dapat mempengaruhi tingkat pajanan mikroorganisme penduduknya. Penduduk yang tinggal di daerah kumuh memiliki risiko lebih tinggi untuk terpajan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi IFN-γ dan IL-10 pada whole blood culture (WBC) penduduk daerah kumuh dan nonkumuh yang distimulasi oleh phytohemagglutinin (PHA). Metode : Penelitian potong-lintang dilakukan untuk menentukan perbedaan kadar IFN-γ dan IL-10 pada WBC yang berasal dari subjek daerah kumuh dan nonkumuh yang distimulasi dengan mitogen PHA. Data sitokin merupakan data sekunder. Hasil : Kadar IFN-γ pada kondisi basal ditemukan secara signifikan lebih tinggi pada kelompok nonkumuh daripada kelompok kumuh (p=0,004). Temuan serupa terlihat pada kadar IL-10 basal (p=0,002). Pascastimulasi PHA, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kadar IFN-γ (p=0,488), sedangkan kadar IL-10 pascastimulasi PHA secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,001). Rasio IFN-γ terstimulasi/IFN-γ basal secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,010) dan rasio IL-10 terstimulasi/IL-10 basal juga secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,004). Potensi inflamasi dinilai dengan rasio keseimbangan IFN-γ terhadap IL-10, didapatkan potensi inflamasi yang secara signifikan lebih tinggi pada daerah nonkumuh dibandingkan daerah kumuh (p=0,002). Kedua sitokin menunjukkan korelasi positif yang cukup kuat dan signifikan, terutama terlihat pada kelompok kumuh (R=0,642 dan p=0,002). Kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar sitokin IFN-γ dan IL-10 pada kelompok kumuh dan nonkumuh pada kondisi basal. Pascastimulasi PHA perbedaan hanya terlihat pada kadar IL-10. Rasio keseimbangan kedua sitokin di kedua kelompok berbeda, menunjukkan potensi inflamasi kelompok nonkumuh lebih kuat dibandingkan kelompok kumuh. Terdapat korelasi positif antara sitokin IFN-γ dan IL-10 dimana peningkatan IFN-γ akan diikuti dengan peningkatan IL-10, terutama terlihat pada kelompok kumuh.
Perbandingan Uji Diagnostik Mini FLOTAC dengan Kato-Katz Sebelum dan Sesudah Pengobatan Albendazol Dosis Tunggal pada Anak yang Terinfeksi Cacing Usus Monica Puspa Sari; Taniawati Supali; Heri Wibowo
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 21 No. 55 Januari - April 2015
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v21i55.1200

Abstract

AbstrakUntuk memantau pengobatan anthelmintik, diperlukan teknik pemeriksaan yang lebih akurat dan sensitif dibandingkan dengan  Kato-Katz yang merupakan teknik standar yang ada saat ini.  Penelitian ini merupakan uji diagnostik yang dilakukan terhadap anak sekolah dasar dilakukan pada bulan Maret 2013 di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Sampel tinja diperiksa menggunakan metode Kato-Katz dan Mini FLOTAC sebelum dan sesudah  pemberian obat albendazol 400 mg dosis tunggal pada hari ke 7,14, dan 21. Dari 209 subyek penelitian, terjaring 197 subyek yang bersedia ikut serta.  Sebelum pengobatan, sensitivitas dan NPV (negative predictive value)   Kato-Katz     dan  Mini FLOTAC masing–masing 94%, 96%  dan 81%, 88% terhadap infeksi A. lumbricoides. Terhadap T. trichiura 88%, 92% dibandingkan Mini FLOTAC 100%. Nilai kappa agreement antara teknik Kato-Katz dan Mini FLOTAC adalah 0.773 untuk diagnosis infeksi A. lumbricoides dan 0.895 untuk  infeksi T. trichiura. Terhadap Ascaris,  19.79% tergolong infeksi ringan dengan Kato-Katz. Sedangkan 25.88% tergolong infeksi ringan dengan Mini FLOTAC. Terhadap Trichuris,  34.51% tergolong infeksi ringan dengan Kato-Katz dan 42.13% tergolong infeksi ringan dengan Mini FLOTAC. Setelah diberikan pengobatan, Kato-Katz lebih sensitif dibandingkan  Mini FLOTAC dalam mendeteksi infeksi A. lumbricoides, terutama pada hari  7 dan 14 dan sebaliknya Mini FLOTAC lebih sensitif terhadap infeksi T. trichiura.Teknik Mini FLOTAC dapat dipakai sebagai alternatif dari teknik Kato-Katz dalam mendeteksi infeksi cacing usus dan lebih sensitif mendeteksi T. trichiura dibanding Kato-Katz.  Kata Kunci : Kato-Katz, Mini FLOTAC, Albendazol, Infeksi cacing usus  Abstract            To monitor anthelmintic treatment, will require examination techniques that are more accurate and sensitive than the Kato-Katz technique which is the current standard. This study is a diagnostic examination performed on primary school children. It was conducted in March 2013 in   Kalibaru village, Cilincing Sub-District, North Jakarta. Stool samples were examined using the Kato-Katz  and Mini FLOTAC methods on day 7,14, and 21 after the administration of a single dose of 400 mg albendazole. Of the 209 study subjects, 197 subjects were willing to participate. Before treatment, the sensitivity and the NPV (negative predictive value) against A. lumbricoides infection were 94%,96%, respectively for Kato-Katz and 81%, 88%, respectively for Mini FLOTAC. For T. trichiura, sensitivity and the NPV of Kato-Katz were 88%, 92%, respectively,while for Mini FLOTAC both values were 100%. Kappa value of agreement between Kato-Katz and Mini FLOTAC techniques was 0.773 for the diagnosis of A. lumbricoides infection and 0.895 for T. trichiura. For Ascaris, 19.79% versus 25.88% of infected children have light infection by Kato-Katz and Mini FLOTAC, respectively. For Trichuris, 34.51% versus 42.13% of infected children have light infection with Kato-Katz and Mini FLOTAC, respectively. After the treatment was given,  Kato-Katz  was more sensitive compared to Mini FLOTAC in detecting A. lumbricoides infection, especially at day 7 and day 14. On the contrary, Mini FLOTAC was more sensitive in detecting T. trichiura infection. The Mini FLOTAC technique can be used as an alternative for Kato-Katz in detecting  helminth infections. Mini FLOTAC was more sensitive to detect T. trichiura compared to Kato-Katz.  Keywords  :  Kato-Katz, Mini FLOTAC, Albendazole, Soil transmitted helminthes  
Analisis Pengaruh Portofolio Terhadap Pengelolaan Risiko dan Kinerja Investasi Heri Wibowo; Ananta Putri Oktafianti; Anis Shafa; Muammar Khadaffi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Portofolio investasi menjadi instrumen strategis dalam mengelola risiko dan meningkatkan kinerja investasi. Diversifikasi portofolio diyakini mampu mengurangi risiko spesifik dan memperbaiki tingkat pengembalian relatif terhadap benchmark. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara penyusunan portofolio yang optimal dan dampaknya terhadap manajemen risiko serta kinerja investasi. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan analisis rasio risiko (standar deviasi, beta, dan Value at Risk) serta kinerja (Sharpe, Treynor, dan Jensen Alpha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio terdiversifikasi secara signifikan menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan portofolio tunggal, dan lebih efisien dalam  mengelola risiko. Penelitian ini relevan bagi investor individu dan institusional dalam pengambilan keputusan investasi berbasis risiko.
Analisis Penggunaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Akuntansi: Studi Literatur pada Jurnal Nasional Terakreditasi Muammar Khaddafi; Heri Wibowo; Irma Safitri; Siti Aqila Zahra Nst; Viya Aurelia Salsabila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian akuntansi yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi selama periode 2019–2024. Studi ini menggunakan pendekatan studi literatur terhadap 120 artikel dari berbagai jurnal akuntansi yang terdaftar di SINTA 1–4. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel berbasis kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi, persentase, serta tren tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode kuantitatif masih mendominasi penelitian akuntansi di Indonesia dengan persentase sebesar 78,3%, sementara metode kualitatif dan mix method masing-masing hanya mencapai 15,0% dan 6,7%. Meski demikian, tren penggunaan metode kualitatif mulai mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir, khususnya pada topik akuntansi sosial, syariah, dan lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa diversifikasi metodologi penelitian akuntansi di Indonesia masih perlu ditingkatkan untuk menghasilkan penelitian yang lebih kontekstual dan komprehensif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi dan pengelola jurnal dalam mendorong publikasi penelitian akuntansi berbasis kualitatif dan mix method di masa mendatang.
West Sumatera curd effect on fecal IgA and IgG in BALB/c mice colon inflammation induced by dextran sodium sulphate Utami, Diah Dwi; Yasmon, Andi; Heri Wibowo; Maya Ulfah; Ibnu Agus Ariyanto
Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences Vol 57 No 3 (2025)
Publisher : Published by Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/inajbcs.v57i3.17334

Abstract

Curd, a fermented buffalo milk product from West Sumatra, is known for its probiotic content. Probiotics are recognized for their health benefits, including potential advantages for inflammatory bowel disease (IBD). Previous studies have confirmed the probiotic status of curd. However, the effects of curd on the immunoglobulin response in colon inflammation are still not well understood. This study employs an experimental design to investigate the impact of curd on the levels of total immunoglobulins A (IgA) and G (IgG) in feces and analyze the correlation between total IgA levels in feces and IL-10 expression in serum and feces and total IgG levels in feces and TNF-α expression in serum and feces of BALB/c with colon inflammation. In the normal group, curd administration significantly increased total IgA levels in feces, indicating a potential modulation of the immune response. Conversely, in the inflammatory group, curd reduced total IgA levels, though this effect was not statistically significant. Similarly, while curd reduced total IgG levels in feces for both the normal and inflammatory groups, the reduction was not statistically significant. No significant relationships were found between total IgA levels in feces and IL-10 expression in serum and feces, nor between total IgG levels in feces and TNF-α expression in serum and feces.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) MELALUI PEMERINGKATAN RISK ASSESSMENT PADA KEGIATAN PENAMBANGAN BATU SPLIT CV. CENTRAL ADI PERKASA WONOSARI GADING REJO Kustina, Amelia; Heri Wibowo; Melani Anggraini
JUTI UNISI Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v8i1.3447

Abstract

CV.Central Adi Perkasa merupakan salah satu Commanditaire Vennootschap (CV) yang bergerak dibidang pertambangan serta pengolahan batu split. Batu split merupakan jenis batu alam yang digunakan untuk pembuatan dasar jalan raya atau campuran dan adukan beton yang berfungsi sebagai pengikat atar komponen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya,melakukan penilaianrisiko bahaya, dan memberikan solusi perbaikan berupa alternatif tindakan perbaikan untuk mengendalikan bahaya yang ada di penambangan batu split CV.Central Adi Perkasa Wonosari Gading Rejo menggunkan metode HAZOP. Dari hasil Berdasarkan hasil identifikasi potensi bahaya didapatkan temuan hazard atau bahaya yang paling dominan atau berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja dengan level sedang terjadi pada proses Screening dan Kominusi masing-masing sebesar 25%, sedangkan untuk level risiko rendah terjadi pada proses Land Clearing, Stripping of over burden, Loosening, Loading, Hauling, masing-masingsebesar 8% dan pada proses Sizing level risiko rendah 15%. Diketahui bahwa proses Screening dan Kominusi yang memiliki level risiko Medium (sedang) yang disebabkan oleh kelalaian manusia dan mesin.Tindakan pengendalian dari bahaya yang ditemukan berdasarkan diagram Fishbone adalah Screening : Membuat rambu-rambu peringatan dan selalu mengingatkan agar selalu menggunakan APD,Penggantian komponen rusak, mengganti komponen yang rusak atau Aus,serta melakukan perawatan mesin sesuai jadwal. Komiusi : Memberikan arahan dan teguran kepada pekerja saat pekerja melakukan kesalahan,melakukan pemeliharaanrutin untuk meningkatkan stabilitas mesin.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BARANG BERBASIS MULTIUSER Heri Wibowo; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At a time when the rapid development of technology and information systems encourages society, both groups and individuals, both government and private agencies, to take advantage of technological developments, technology has a very important role in the progress of human life. Technological developments, one of which is the superiority of computers in processing data, can increase effectiveness, productivity and efficiency in carrying out work. Today's technology makes inventory management easier. Sumber Jaya Building Shop is located at Jl. Ahmad Yani, Dalu Village, Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency, the current inventory and sales system still uses archival paper records. The inventory or procurement process of goods can be done manually, by directly checking the remaining goods. Checking item data and stock data is recorded on a piece of paper by the admin section as a report to the management.
COVID-19: Gambaran Umum dan Potensi Efek Imunomodulasi Sekretom yang Berasal dari Sel Punca Mesenkimal sebagai Agen Terapi Lucky Novita Syari; Heri Wibowo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33477

Abstract

COVID-19 (penyakit virus korona 2019), wabah yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 baru (sindrom pernapasan akut berat virus korona-2) pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok pada akhir tahun 2019. Pada beberapa kasus, infeksi SARS-CoV-2 dapat mengakibatkan aktivasi sistem kekebalan tubuh yang tidak terkendali, berpuncak pada kejadian badai sitokin, bahkan berujung pada sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). Badai sitokin terjadi sebagai respon berlebihan tubuh dalam upaya menghalangi transmisi virus, namun demikian hal ini juga memicu kerusakan jaringan yang menginduksi pelepasan berbagai faktor inflamasi. Faktor-faktor ini dapat berkontribusi pada penyakit dengan kondisi kritis termasuk sepsis, keganasan, bahkan kematian. Hingga saat ini, belum terdapat pengobatan yang secara mutlak dapat digunakan untuk mengobati COVID-19. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa SPM (sel punca mesenkimal) dapat mengendalikan badai sitokin melalui sifat imunomodulasinya. Sayangnya, pengobatan berbasis SPM masih terhambat oleh permasalahan seperti keefektivan, keamanan penggunaan, skala produksi, dan biaya yang mahal. Efek parakrin SPM diperankan oleh sekretom melalui berbagai zat yang disekresikannya. Sekretom digambarkan sebagai kumpulan faktor bioaktif yang disekresikan oleh SPM, menunjukkan efek terapeutik yang serupa dengan SPM, tetapi dapat menghindari efek samping yang ditimbulkan pada terapi berbasis SPM. Sekretom yang berasal dari SPM diketahui dapat memberikan sinyal antiapoptotik dan pro-survival pada sel target yang memungkinkan perbaikan pada sel target dan regenerasi jaringan melalui aktivasi mekanisme antiapoptotik. Dalam ulasan ini, kami akan membahas tentang COVID-19, mekanismenya dalam menyebabkan badai sitokin, dan potensi sekretom sebagai terapi COVID-19.
The Association between Monocyte-derived Macrophages TNF-a Expression and Anthropometrics Measures in Polycystic Ovary Syndrome Naylah Muna; Oki Riayati; Heri Wibowo; Andon Hestiantoro
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 12 No. 2 (2025): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36408/mhjcm.v12i2.1224

Abstract

BACKGROUND: Polycystic ovary syndrome (PCOS) is a female infertility disease that is often associated with low-grade chronic inflammation. This inflammation was suspected to correlate with certain body conditions, especially physical lipid composition that can be obtained under anthropometrics measurements. Monocytes and macrophages of PCOS patients were more susceptible to inflammation and contributed to this condition. Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-a), as one of the major inflammatory cytokines, holds an important role in the chronic inflammation of PCOS. AIMS:  This study aimed to evaluate the association of inflammatory cellular levels TNF-a in macrophage cells of women diagnosed with PCOS with physical anthropometrics. METHOD: Twenty PCOS women and ten healthy women as the control group were recruited in this study. Anthropometric data were measured. Peripheral blood was collected, mononuclear cells were isolated, and then cultured. Monocytes were selected and differentiated into macrophages. Macrophages were then exposed to oxidized Low-Density Lipoprotein (ox-LDL) and underwent flow cytometry to examine the level of TNF-a. Anthropometric data and TNF-a level were analyzed using Spearman-Rho Correlation test followed by a linear regression test. RESULT: TNF-a expression was found to be statistically correlated with Body Mass Index (BMI), waist circumference (WC), waist-to-height ratio, visceral fat level, and muscle mass of arm (MMA) (p<0.05). However, only WC and MMA gave significant impact to macrophage TNF-a expression based on linear regression association test with equation -96.971 + 0.601*waist circumference + 2.665*MMA. CONCLUSION: TNF-a was strongly associated with waist circumference and muscle mass percentage of arm in PCOS cases.
Pengaruh Riwayat Keparahan COVID-19 terhadap TNF-α dan IFN-γ Monosit Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dyahati Wahyurini; Dicky L Tahapary; Heri Wibowo
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 74 No 2 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47830/jinma-vol.74.2-2024-1280

Abstract

Introduction: Monocytes are very sensitive to changes in the metabolic environment, including hyperglycemia, such as type 2 diabetes mellitus (T2DM). T2DM is characterized by chronic low-grade inflammation and becomes one COVID-19 comorbid. TNF-α and IFN-γ are cytokines often linked to inflammation, the severity of COVID-19, and long COVID-19. This study aims to analyze the relationship between COVID-19 severity and TNF-α and IFN-γ in T2DM one month post-infection.Methods: This research is an experimental study at the Integrated Laboratory Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, for four months. The total samples are 44 cryotubes of PBMC (18 T2DM and 26 Non-T2DM) from the CARAMEL study (COVID-19, Aging, and Cardiometabolic Risk Factors). PBMCs were stimulated with inactivated whole virions SARS-CoV-2 and incubated for 24 hours. Monocyte subsets and intracellular cytokines are detected by flow cytometry.Results: Research showed that IFN-γ in the T2DM group was higher in all subsets. There was no significant difference between the T2DM and non-T2DM groups. Based on the history of the severity of COVID-19, MedFI IFN-γ classic and intermediate monocytes differed significantly between the COVID-19 severity groups (p = 0.049 and p = 0.022). Further research is needed to analyze the risk factors involved.Conclusion: MedFI of classic and intermediate monocyte IFN-γ differed significantly between the severity of COVID-19. There were no significant differences between the T2DM and non-T2DM groups. The history of the severity of COVID-19 is significantly related to long COVID-19.
Co-Authors Agus Aulung Agus Aulung Alida Rosita Harahap Ambar Hardjanti Ananta Putri Oktafianti Andi Yasmon Andon Hestiantoro Anis Shafa Anna Rozaliyani Annisa Mulia Anasis April Hari Wardhana Arleni Bustami Armedy Ronny Hasugian Bany Faris Amin Cahyadi Febrian Ceisar Pawenang Aji Cicilia Febriani Hayuningrum Cityta Putri Kwarta Dicky L Tahapary Didik T. Subekti Din Syafruddin Dini Aulia Cahya Dyah Haryuningtyas Sawitri Dyahati Wahyurini Elita Donanti Emiliana Tjitra Endang Pratiwi Eti Herani Fahda Nabila Muharrani Haekal Ariq Hanny Siti Nuraeni Helena Ullyartha Pangaribuan Hendri Astuty Ibnu Agus Ariyanto Inge Sutanto Irfan Kresnadi Iris Rengganis Irma Safitri Ismail E Prayitno Isna Indrawati Kustina, Amelia Lisawati Susanto Lucky Novita Syari Maya Ulfah Melani Anggraini Monica Puspa Sari Muammar Khadaffi Muammar Khaddafi Muhammad I. Kahtan Nadar Sukri Naylah Muna Ndaru Andri Damayanti Ni Ken Ritchie Ni Ken Ritchie Nora Harminarti Nurhadi Eko Firmansyah Nurhadi Eko Firmansyah Nurhadi Eko Firmansyah Oki Riayati Oky Satiagraha Patra Patiah Perdana Heriyoko Puji Budi Setia Asih, Puji Budi Puspita Eka Wuyung Raden Muharam Natadisastra Rawina Winita Rayyan Firdaus Ria Kodariah Ria Syafitri Evi G Ridhawati Syam Rizal Subahar Rona Kartika Rona Kartika Sari, Monica Puspa Saulimita Risti Septiani Linda Setyaningrum Endah Sheila Nurrahmah Siti Aqila Zahra Nst Suradi Suradi Suriyani Tan Suryaningkunti Jeany Audina Sylvia Sance Marantina Talitha Vania Salsabella Taniawati Supali Taniawati Supali Taniawati Supali Taniawati Supali Tatik Mufidah Utami, Diah Dwi Viharsyah Aulia Akbar Viya Aurelia Salsabila Wahyu Pangestuti Lestari Widiastuti Widiastuti Yolazenia Yolazenia Yordan Khaedir Zulhasril Zulhasril