Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Kilat

PENGARUH EVALUASI TES FORMATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA STT-PLN JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS VARIAN ANOVA Dwi Anggaini; Miftahul Fikri; Denny Setiawan
KILAT Vol 7 No 2 (2018): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.906 KB) | DOI: 10.33322/kilat.v7i2.353

Abstract

Research is a study that aims to find out the truth by researching and analyzing the influence of student learning independence in formative tests on student mathematics learning outcomes. The study was conducted at the Technical High School - PLN Jakarta in the even semester of 2017/2018 school year with a sample of 52 students using cluster random sampling technique. To retrieve data using questionnaire instruments to capture data on student learning independence variables and use tests to measure students' mathematics learning outcomes. Data analysis was performed using one-way ANOVA to prove the validity of the research hypothesis. Based on the results of the data analysis test, it can be concluded that there is an interaction between formative tests and students' learning independence towards mathematics learning outcomes and is directly proportional to learning independence.
Pengaruh Intensitas Matahari Terhadap Karakteristik Sel Surya Jenis Polycristaline Menggunakan Regresi Linear Andi Makkulau; Samsurizal Samsurizal; Miftahul Fikri; christiono Christiono
KILAT Vol 10 No 1 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i1.994

Abstract

Renewable energy sources have both renewable and sustainable properties and the utilization of renewable energy sources is a continuously developed alternative. One of the technologies that can utilize renewable energy is polycrystalline solar cells. Solar cells are technology that converts sunlight energy into electrical energy. This technology is very potentially applied in Indonesia that has a tropical climate, but the main problem of this system is the power instability generated. The power produced relies heavily on the intensity of the sun received by the solar panels. The intensity of the solar radiation received by the solar panels can be maximised by installing solar panels, with a precise tilt angle. In research acquired the relationship between irradiation and current correlates of R = 0.7251. From the correlation value above indicates that there is a strong link and is directly proportional between irradiation and the current obtained. The acquired Model needs to be seen its accuracy, in which case it will be used Mean Absolute Percent Error So it is obtained by 26.5%. This indicates that the model is good enough.
Pemodelan Cuaca Menggunakan Model Hidden Markov Untuk Pemanfaatan Energi Surya Miftahul Fikri; Samsurizal Samsurizal; Kartika Tresya mauriraya; christiono christiono
KILAT Vol 9 No 2 (2020): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v9i2.1023

Abstract

Energi terbarukan merupakan energi alternatif untuk mengatasi permasalahan yang timbul pada energi konvensional, yaitu terbatas dan menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan. Disisi lain, Indonesia sebagai negara tropis yang terletak di kawasan katulistiwa, memiliki potensi energi matahari yang melimpah dan bersinar sepanjang tahun. LAPAN mencatat radiasi harian rata-rata energi surya adalah 4.8 KWh/m2. Karenanya, sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber energi utama untuk digunakan di Indonesia pada masa depan. Salah satu permasalahan utama saat perencanaan PLTS adalah ketidakpastian cuaca, hal ini menyebabkan kesulitan dalam merencanakan kapasitas PLTS yang dibutuhkan. Permasalahan ini dapat terselesaikan jika ketidakpastian cuaca ini dapat diatasi. Metode yang dapat diandalkan untuk mengatasi ketidakpastian ini adalah pemodelan stokastik, hali ini dikarenakan pemodelan stokastik merupakan suatu model yang dibangun menggunakan aturan-aturan peluang. Model hidden Markov (MHM) merupakan salah satu pemodelan stokastik yang dapat diandalkan tanpa harus mengetahui faktor-faktor penyebab permasalahan yang dimodelkan, termasuk permasalahan pada cuaca ini yang mana faktor-faktor penyebabnya sulit diamati. Ditengah keterbatasan, pemodelan ini menggunakan data cuaca harian BMKG pada wilayah Samarinda, Kalimantan Timur pada tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Oktober 2019 (sebanyak 123 hari). Data cuaca yang diperoleh tersebut dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu cerah, cerah-berawan, berawan, hujan. Model dibuat menggunakan data cuaca sebanyak 105 hari, yang mana sisa sebanyak 18 hari digunakan untuk mengecek ketepatan prediksi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki ketepatan sebanyak 87 dari 105 hari (82,86%). Adapun keatepatan model untuk memprediksi sebanyak 13 dari 18 hari (72,67%).