Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Empowerment

Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro untuk Pembebanan Umum pada Pondok Pesantren Mahfilud Duror II (PPMD), Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember Widjonarko, Widjonarko; Hardianto, Triwahju; Setiawan, Andi
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021): Forthcoming Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.125 KB) | DOI: 10.31603/ce.4406

Abstract

Energi listrik adalah sumber energi yang saat ini menjadi sumber energi pokok bagi manusia. Hal ini disebabkan karena hampir setiap perangkat elektronik membutuhkan sumber energi listrik untuk dapat bekerja. Terlebih lagi untuk menunjang aktivitas belajar dan pengoperasian perangkat mengajar modern yang sangat bergantung pada ketersediaan tenaga listrik. Masalah ini kemudian muncul pada salah satu institusi pendidikan di Jember, tepatnya di Pondok Pesantren Mahfilud Duror II (PPMD). Pada institusi pendidikan tersebut, ketersediaan listrik sering mengalami pemadaman setiap harinya dengan waktu pemadaman mencapai 3 jam dalam sehari. Sehinga aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu dan tidak berjalan secara optimal. Terlebih lagi, di dalam PPMD tersebut, terdapat dua sekolah dan asrama. Dua sekolah tersebut adalah SMP dan SMK yang pasti membutuhkan listrik pada saat praktikum. Tidak hanya itu saja, masalah lain yang timbul adalah biaya penggunaan listrik juga sangat besar untuk lingkungan pemasukan pesantren apabila seluruh beban dipasangkan pada perangkat jala-jala kelistrikan yang ada (sambungan listrik PLN). Oleh karena itu, dengan melihat beberapa permasalahan tersebut, perlu adanya perwujudan dari kemandirian energi guna membantu PPMD keluar dari dua masalah tersebut. Yaitu bagaimana membangun sebuah sumber erngi yang bersifat kontinu dan mampu mereduksi biaya penggunaan listrik pada PPMD. Pada program yang telah dilakukan oleh tim dari Fakultas Teknik, Universitas Jember, dibuatlah sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Dengan melihat potensi yang ada, dibangunlah PLTMH dengan jenis turbin crossflow. Dari hasil comissioning menunjukkan bahwa pembangunan PLTMH telah sesuai standar dan dapat digunakan secara langsung oleh PPMD. Dengan adanya hal ini, tentu dapat membantu PPMD untuk mengatasi permasalahan pemadaman listrik serta pembengkaan biaya penggunaan listrik.
Design of micro-hydro and seawater chemical energy for illuminating a floating anchored raft to improve the welfare of fishermen in Banyuwangi Widjonarko Widjonarko; Triwahju Hardianto; Lintang Budiarti; Bukhori Muslim
Community Empowerment Vol 8 No 10 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7718

Abstract

Ten percent of fishermen in Muncar District, Banyuwangi, use floating rafts as their fishing equipment, equipped with generators as their source of electricity for lighting. However, the use of generators is considered less effective because they rely on scarce fuel oil, the price of which increases every year. To address these issues, this community service project aims to develop micro-hydro power plants and harness seawater chemical energy as an alternative to fuel-powered generators. The project commenced with observations and outreach to fishermen and village officials. Subsequently, the project progressed to designing a tool and applying it to one of the floating rafts as a feasibility test sample. The project concluded with the delivery of these tools to the fishermen after they were confirmed to be functioning properly. The electricity generated from a set of 20 voltaic cells reaches a maximum value of 9.15 V and still requires a DC-DC converter to power the 12 V LED lamp. This tool still necessitates additional power to ensure the electricity generated can meet the lamp's power requirements.