Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Pencak Silat College in Developing National Character: Paguron Pencak Silat Dalam Menumbuhkan Karakter Bangsa Aprillio Poppy Belladonna; Rama Adha Septiana
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jpoe.v4i2.179

Abstract

The purpose of this study was to find out and understand the Paguron Pencak Silat in growing the nation's character. The method used is descriptive analysis with a qualitative approach. The conclusion from the results of the research is that the Paguron Pencak Silat Gagak Lumayung can grow the character of the Nation such as (1) religious values, namely when starting pencak silat practice always pray first, even when you have learned pencak silat, end with a prayer together. (2) the value of discipline through (a) being present on time in practice, (b) in memorizing movements, discipline also appears because if there is no discipline, pencak silat students will not be able to memorize all the movements taught. (3) the value of hard work can grow through pencak silat because in practice each student must work hard in memorizing pencaksilat movements and when they will follow pairs of giri then hard work in practicing is very supportive for their success in participating in competitions. (4) the value of honesty, namely admitting mistakes for evaluation in the next exercise so that it is even better. Sportsmanship in the race is also part of honesty. (5) the value of responsibility, namely the pencak silat student is responsible for every word and deed
Implementasi Permainan Kecil Sebagai Bentuk Pemanasan Terhadap Minat Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasamani Dedi Kurnia; Rama Adha Septiana
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 2 No 1 (2020): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.337 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2020.2.1.3302

Abstract

Pemanasan merupakan aktivitas penting sebelum melakukan pembelajaran inti dalam pembelajaran penjas. Namun, ketika melakukan pemanasan masih banyak siswa yang melakukannya dengan seadanya dan kadang ada yang tidak mengikutinya dengan alasan bosan dengan gerakannya. Adanya modifikasi pemanasan dengan permainan kecil perlu dilakukan agar siswa berminat untuk mengikuti pembelajaran penjas. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan kecil sebagai bentuk pemanasan terhadap minat siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Populasi sebanyak 128 kelas VIII SMPN 1 Sucinaraja, Kabupaten Garut. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang berjumlah 38 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan angket minat yang sudah diuji validitas dan reliabilitany dengan p=0.88. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada implementasi permainan kecil sebagai bentuk pemanasan terhadap minat siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani yang ditunjukan dengan uji signifikansi dengan uji T dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa T tabel dengan dk (n-2) = 36 yaitu 1,688 lebih kecil dari T hitung sebesar 434,934 ( 1,688 < 434,934). Modifikasi permainan kecil sebagai pemanasan harus tetap dilakukan dan diperbaharui untuk menjaga minat siswa ketika belajar penjas.
Mobile Legend Bang Bang: Level Of Confidence Of E-Sport Athlete Rama Adha Septiana
Journal Coaching Education Sports Vol 4 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jces.v4i1.1877

Abstract

There are many feelings of not being confident about playing the game in its best condition. Athletes often complain about training or during matches, especially e-sports athletes. This study aims to determine the confidence of MLBB esport athletes. This research is a quantitative descriptive research. The method used in this study was a survey method and data collection techniques using a questionnaire which was distributed via Google form. The population in this study were experienced esport athletes who are domiciled in Bandung, Cimahi and its surroundings. This study uses a convenience sampling technique. The sample of this study was 43 people who were representatives of every sport who agreed and wanted to provide the information needed. The instrument used in this study was a questionnaire on the confidence level of MLBB esport athletes. Data analysis used a descriptive method with percentage calculations. The results of the study show that the confidence level of these MLBB esport athletes is at a high level of 80%. And based on internal factors, MLBB esport athletes are included in the "High" category, while based on external factors, they are included in Moderate. While the results of the analysis of the data obtained by the confidence of esport athletes are not lower at the level of confidence.
Model Pembelajaran Sepakbola bagi Anak Usia Dini Rama Adha Septiana; Agus Santosa; Ali Budiman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v4i01.3862

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan suatu bentuk model pembelajaran sepakbola yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Metode Analaysis, Design, Development, implementation, and Evaluation (ADDIE). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kelayakan model pembelajaran, prinsip tumbuh kembang motoric, dan implementasi teknik sepakbola. Sumber data pada penelitian ini yaitu hasil uji dari para ahli. Analisis data menggunakan analisis persentase untuk melihat layak atau tidaknya model pembelajaran ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran sepakbola bagi anak usia dini ini layak untuk digunakan dan diterapkan pada kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.
Permainan Tradisional Sebagai Nilai-Nilai Kearifan Lokal Diky Hadyansah; Rama Adha Septiana; Ali Budiman
aksararaga Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksaraga.v3i1.11

Abstract

Globalisasi dan kemajuan IPTEK yang tidak dikendalikan akan berdampak buruk pada nilai-nilai kearifan lokal. Permainan tradisional merupakan budaya yang mengandung nilai kearifan lokal seperti nilai-nilai pendidikan karakter yang penting untuk ditransformasikan kepada generasi muda. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menjaga dan melestarikan permainan tradisional sebagai nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan ini dilakukan di Desa Cipangeran Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat secara tatap muka di Aula Desa Cipangeran dengan metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 47 orang yang terdiri dari aparat desa, Rt, Rw, karang taruna dan masyarakat sekitar. Pada akhir kegiatan, peserta diberikan kuisioner terkait materi yang telah disampaikan. Hasil pengukuran pengetahuan tentang permainan tradisional sebagai nilai-nilai kearifan lokal menunjukan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap materi tercapai. Pemahaman ini sangat membantu para peserta dalam merancang dan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat umum.
Sosialisasi Olahraga Petanque Pada Remaja Karang Taruna Desa Giri Asih Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sony hasmarita; Elzas Nurajab; Ruslan Rusmana; Gugun Gunawan; Sutiswo; Dedi Kurnia; Rama Adha Septiana; Heru Sulistiadinata; Yudi Hidayat; Vicki Ahmad Karisman; Agus Santosa; Ricky Ferrari; Diky Hadyansah
aksararaga Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v3i2.16

Abstract

Setiap manusia selalu ingin hidup sehat, dengan berbagai cara orang melakukan kegiatan agar tetap dalam kondisi sehat, termasuk melakukan aktivitas berolahraga. Salah satu tujuan olahraga yang kita laksanakan adalah untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan menjaga kesehatan, atas dasar itu maka pengabdian kepada masyarakat ini ingin mensosialisasi olahraga petanque pada remaja karang taruna desa giri asih. peserta dalam sosialisasi olahraga petanque ini terdiri dari 35 orang remaja karang taruna desa giri asih terdiri dari 20 remaja laki laki dan 15 remaja perempuan. Tahapan dalam kegiatan ini adalah diskusi dengan karang taruna dan perangkat desa giri asih, pelatihan teknik dasar petanque, praktek dan pendampingan, turnamen petanque, evaluasi. Metode yang digunakan adalah collaborative learning, teaching game tournament, ceramah, demontrasi dan drill. Berdasarkan hasil pelatihan dan evalusi dapat disimpulkan bahwa pelatihan Sosialisasi Olahraga Petanque Pada Remaja Karang Taruna Desa Giri Asih Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berjalan dengan lancar. Dengan adanya peningkatan pengetahuan dan teknik teknik dasar olahraga petanque.
Sosialisasi Sistem Pertandingan Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Pondok Mulya Melatiwangi Rama Adha Septiana
aksararaga Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v3i2.43

Abstract

Pendidikan sebagai proses untuk mengubah sikap dan perilaku manusia. Manusia memiliki kesadaran dan penyadaran diri yang mampu membedakan dirinya dengan segala sesuatu yang ada di luar dirinya. Manusia juga tidak hanya mampu berpikir mengenai diri dan alam akan tetapi juga sadar dengan pemikirannya. Manusia memiliki Hasrat untuk mengetahui. Pendidikan juga berfungsi untuk menyadarkan manusia agar manusia mampu mengenal, melihat dan memahami realitas kehidupan yang ada di sekelilingnya. Organisasi merupakan suatu wadah yang di dalamnya terdiri dari orang orang, sarana, biaya dan tujuan yang terorganisir dengan baik untuk mencapai suatu tujuan. Demikian halnya dengan organisasi pertandingan, khususnya di dalam pertandingan olahraga, diperlukan suatu organisasi yang dapat menghimpun orang-orang untuk dapat melaksanakan suatu pertandingan olahraga dengan baik. Sehingga tujuan organisasi yang terhimpun dalam suatu kepanitiaan olahraga dapat tercapai dengan lancar dan tepat. partisipan dalam penelitian ini adalah masyarakat, aparat desa, dan karang taruna. Adanya perhatian lebih dalam mengelola sistem pertandingan di lingkungan masyarakat/ karang taruna. Sehingga dalam melakukan sistem pertandingan lancar, tepat sesuai peraturan, sehingga bagan tidak tumpang tindih dan serta tepat waktu dalam menyelesaikan pertandingan.
Sosialisasi Permainan Sepakbola Modern untuk Menambah Pemahaman Bermain Sepakbola Masyarakat Jampang Kulon Vicki Ahmad Karisman; Agus Santosa; Ali Budiman; Dedi Supriadi; Akhmad Olih Solihin; Gita Febria Friskawati; Rama Adha Septiana; Diky Hadyansah; Dedi Kurnia; Heru Sulistiadinata; Andy Supriady
aksararaga Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v3i2.51

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman bermain sepakbola era modern kepada masyarakat di Jampang Kulon. Metode kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan praktek. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 120 orang siswa SMA Negeri 1 Jampang Kulon. Dengan adanya kegiatan pengabdian berupa sosialisasi permainan sepakbola moder kepada siswa ini dihaapkan akan menambah wawasan dan mampu memunculkan atlet-atlet sepakbola potensial dari daerah Jampang Kulon yang dapat mengukir prestasi di kancah internasional dan memiliki keterampilan sepakbola yang sesuai dengan kebutuhan atau tuntutan era