Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdiraja

PENGEMBANGAN KERUPUK PENTOL IKAN DI DESA LEGUNG TIMUR KECAMATAN BATANG-BATANG Moh. Kurdi; Fatmawati Fatmawati
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i1.886

Abstract

Desa Legung Timur merupakan salah satu sentra pengrajin kerupuk pentol yang berbahan dasar ikan di Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Kerupuk pentol ikan yang diproduksi oleh masyarakat mayoritas dalam bentuk ‘mentah’ yang harus melalui proses penjemuran terlebih dahulu untuk kemudian digoreng. Bahan baku pembuatan kerupuk pentol berupa ikan sangat melimpah di desa ini dan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Ikan yang digunakan untuk bahan baku pembuatan kerupuk adalah ikan tongkol. Sebagian besar, hasil produksinya dijual di rumah mereka sendiri dengan menunggu konsumen datang untuk membeli ataupun dibeli kerabat sendiri untuk oleh-oleh. Beberapa situasi yang dialami pengrajin kerupuk di Desa Legung Timur tersebut diatas menjadi penyebab bahwa mereka membutuhkan pelatihan dan pendampingan mengenai cara pengadonan dan pencetakan kerupuk, penyeragaman kuantitas, teknologi kemasan dan pelabelan. Perbaikan kualitas produksi akan meningkatkan produktivitas kerja dengan waktu yang lebih efisien dan kapasitas produksi yang bertambah, serta produk yang mempunyai daya jual dan daya saing lebih tinggi di pasaran. Dari hasil pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat Usaha Kerupuk di Desa Legung Timur Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep telah dapat dijalankan dengan baik dan tanpa halangan yang berarti. Dengan kerjasama tim pengabdian yang baik dan peran serta aktif dari penyuluh/narasumber dalam kegiatan pengabdian ini maka semuanya telah berjalan sesuai yang diharapkan dan harapannya dapat memberikan manfaat bagi mitra pengabdian kepada masyarakat dalam keberlanjutan usaha kerupuk pada mitra pengrajin kerupuk. Pengabdian yang kami lakukan ini telah sampai pada tahapan dilaksanakannya kegiatan pelatihan tentang proses produksi yang efisien.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DI DESA MANDING TIMUR KECAMATAN MANDING Moh. Kurdi; Fatmawati Fatmawati
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i1.893

Abstract

Desa Manding Timur berada di Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Masyarakat di Desa Manding Timur selain menjadi pegawai, pedagang dan petani mempunyai pekerjaan lain sebagai pengusaha makanan olahan (Agroindustri). Diantara produk olahannya yang ada antara lain keripik pisang dan keripik singkong. Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Manding Timur adalah rendahnya penguasanaan teknologi dan manajamen usaha masih rendah yang meliputi aspek administrasi keuangan, manajemen mutu dan manajemen pemasaran. Pada Agroindustri 80 % sistem administrasi keuangan belum tertata dengan baik dan masih banyak produk yang dihasilkan dengan kemasan yang masih sederhana sehingga kurang menarik dan kurang aman dari bahaya biologi, kimia dan fisik. Untuk jaminan mutu produk perlu adanya penyuluhan atau pengetahuan kemasan standar produk UMKM Agroindustri dan pemberian alat pengemasan. Diharapkan produk Agroindustri Desa Manding Timur mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.Hasil program pengabdian masyarakat adalah 1) Pengrajin diberi pelatihan pembuatan laporan keuangan yang sederhana, dan pengrajin sudah mulai menerapkan pembukuan yang benar, 2) pengrajin diberi pelatihan cara pengemasan yang tepat dan dibuatkan label untuk merk produknya agar produknya tidak mudah rusak dan menarik konsumen.Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan agroindustri di Desa Manding Timur Kecamatan Manding berjalan baik, dengan kegiatan pendampingan dan pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana serta pelatihan pengemasan dan penyerahan sealer serta plastik berbagai jenis yang dapat digunakan untuk mengemas produk para pengrajin. Peserta dalam kegiatan pengabdian memberikan tanggapan yang sangat baik dengan berpartisipasi mengikuti kegiatan secara tekun. Selain itu menyampaikan apresiasi kepada Tim Pelaksana karena telah memberikan pendampingan terhadap para pengrajin sehingga dapat menambah ketrampilan pengrajin untuk memajukan usahanya.
PENDAMPINGAN RAGAM PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR IKAN DI DESA PAGAR BATU Syahril Syahril; Syaiful Anwar; Moh. Kurdi
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i2.901

Abstract

Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan menciptakan produk olahan berbahan dasar ikan seperti sosis dan nugget, memasarkan produk olahan berupa sosis dan nugget kesemua lapisan masyarakat, menciptakan peluang pasar dan meningkatkan nilai tambah serta daya jual ikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama delapan bulan bersama kedua mitra, mitra pertama yang berlokasi di desa Pagar Batu Kec. Saronggi yaitu KWT “Bunga Seroja”. Metode dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan kepada mitra tentang olahan ikan menjadi produk yang dapat bersaing dengan membaca peluang pasar, Memberikan demonstrasi/praktek pengolahan ikan menjadi makanan (sosis dan nugget) dengan inovasi. Melalui Program pengabdian, maka yang diharapkan adalah sebagai berikut: (1) Terampilnya untuk dalam pembuatan olahan berbahan dasar ikan dalam kemasan yang menarik, (2) Produk yang dihasilkan adalah dalam produk sosis dan nugget dalam kemasan menarik (siap dipasarkan), (3) Peningkatan penjualan sosis dan nugget. Proses penyampaian materi memanfaatkan alat peraga. Sedangkan proses praktek memanfaatkan teknologi peralatan yang telah diadakan. Sementara teknik pendampingan dan arah program pengabdian melibatkan kelompok mitra. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa capaian program utama dan program pengabdian pada Kelompok Wanita Tani Bunga Seroja Desa Pagar Batu Kecamatan Saroggi Kabupaten Sumenep pengabdian dapat dilaksanakan dan terealisasi dengan baik sesuai dengan rencana dan kesepakatan semua pihak. Hasil evaluasi tingkat pemahaman tentang penguasaan materi pengabdian diperoleh hasil bahwa masyarakat sekitar 87 % terjadi peningkatan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam diversifikasi produk pengolahan hasil perikanan yakni nugget dan sosis.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-ITTIHAD Bambang Hermanto; Syahril Syahril; Moh. Kurdi
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i2.902

Abstract

Selain pendidikan formal yang diwajibkan kepada santri, mereka juga diberikan pelatihan keterampilan seperti melukis, kaligrafi, dan pengolahan makanan. Meskipun dalam keadaan terbatas sarana dan prasarana yang tersedia, semangat pengurus pondok dan santri sangat tinggi dalam mengembangkan potensi diri, baik keterampilan seni maupun keterampilan pengolahan makanan dari bahan baku ikan. Dengan keadaan bahan baku yang sangat melimpah karena terletak di daerah kepulauan, hal sangat memudahkan untuk melakukan kegiatan pengolahan ikan. Setiap orang maupun lembaga didunia ini tidak ada yang bisa sendiri baik untuk memenuhi kebutuhan sehari maupun keperluan yang lain. Oleh karena itu, perlu adanya jalinan kerjasama dengan lembaga lain baik dari segi pendidikan maupun untuk meningkatkan kemandirian, kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan. Dengan masih menggunakan cara pengolahan ikan yang masih sangat sederhana, maka diperlukan penanganan, pengetahuan dan terknologi yang baik. Maka perlu adanya pelatihan kewirausahaan dan pengolahan bagi santri. Dengan memanfaatkan teknologi modern pengolahan ikan dan pemberian pelatihan kepada santri sampai pada proses pemasaran, diharapkan mantu memberikan nilai tambah dan membantu kegiatan lebih optimal, dengan harapan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas. Selain itu, untuk miningkatkan harga jual dan daya simpan. Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Santri Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad secara umum berlangsung dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan tumbuhnya spirit, motivasi, dan kreativitas mahasiswa yang menjadi santri di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad untuk menggali ide potensi usaha serta dapat menyusun business plan usaha baru yang akan dikembangkan oleh mahasiswa yang menjadi santri di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad