Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Lansia melalui Program LABU (Lansia Bugar) sebagai Upaya Penanganan Asam Urat Husen, Lalu Muhammad Sadam; Yulandasari, Vera; Mastuty, Amalia; Hardiansah, Yayan; Sulaiman, Lalu
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6432

Abstract

World Health Organization memperkirakan bahwa sekitar 335 juta orang di dunia mengidap penyakit gout arthritis. Jumlah ini sesuai dengan adanya peningkatan manusia berusia lanjut. Masalah musculoskeletal merupakan masalah kronis yang paling lazim terjadi pada lansia dengan sekitar 49% lansia mengalami beberapa bentuk arthritis Di Indonesia berdasarkan hasil RISKESDAS 2013 diketahui prevalensi penyakit sendi yang salah satunya disebabkan oleh gout artritis. Berdasarkan data di atas, maka kami tertarik untuk mengajukan sebuah ide pengabdian kesehatan pada kelompok lansia dengan asam urat melalui program LABU (Lansia Bugar). LABU merupakan salah satu program inovasi kesehatan sebagai upaya dalam promosi kesehatan pada kelompok lansia dalam mengontrol asam urat. Kegiatan LABU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lansia dalam mengontrol dan menangani asam urat. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan posyandu dan penyuluhan dengan sasaran pada kelompok lansia di Dusun Tanak Beak Barat Desa Tanak Beak Kecamatan Narmada yang berjumlah sekitar 32 lansia, kegiatan LABU dilakukan selama 4 hari yang di dampingi oleh kader kesehatan lansia. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan pada program LABU berupa edukasi tentang masalah asam urat pada lansia. Tingkat keberhasilan kegiatan program LABU dievaluasi dengan tanya jawab terkait pengetahuan dan membandingkan pengukuran kadar asam urat pada kartu monitoring posyandu lansia sebelum dan setelah dilakukan promosi Kesehatan. Hasil kegiatan LABU adalah dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang asam urat dan meningkatnya kemampuan lansia dalam mengontrol asam urat secara berkala yang ditandai dengan sebanyak 62,5% lansia mengalami penurunan kadar asam urat.
Edukasi Pemberian Kompres Jahe Merah Untuk Terapi Gout Arthritis Erwin Wiksuarini; Vera Yulandasari; Aoladul Muqarrobin; Baiq Fiya Apriani; Lalu Muhammad Sadam Husen
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout Arthritis merupakan penyakit dimana terjadi penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh dalam jangka waktu yang lama. Apabila tidak di tangani dan diobati dengan benar maka akan menyebabkan terjadinya hiperuresemia. Pengobatan farmakologis asam urat adalah dengan Obat Anti Inflamasi Non-Steroid (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen dan allopurinol. Upaya penunjang lain untuk mengatasi nyeri asam urat adalah pengobatan non farmakologis yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan herbal yang dikenal secara turun temurun oleh masyarakat yang berkhasiat mengurangi nyeri, salah satunya adalah jahe (Ramadhan 2020). Jahe mengandung Olerasin atau Zingerol yang dapat menghambat sintesis prostaglandin, sehingga rasa sakit berkurang atau peradangan berkurang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemberian edukasi kompres jahe sebagai terapi gout arthritis. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Maret 2025 di Dusun Buntembok Desa Bangket Parak. Penyuluhan dilakukan sekitar 2 jam mulai pukul 10:00 wita hingga 12:00 WITA. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat memberikan informasi tentang cara penanganan nyeri dengan kompres hangat jahe merah sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jahe merah sebagai salah satu terapi untuk menangani nyeri. Kata Kunci: Gout Arthritis, Kompres Jahe Merah, Nyeri
Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Siswi di MTs Miftahul Iman Yulandasari, Vera; Suhamdani, Haris; Husen, Lalu Muhammad Sadam
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.410

Abstract

Masa menstruasi merupakan fenomena alamiah yang terjadi sepanjang fase reproduksi setiap wanita. Kebanyakan wanita mengalami nyeri selama periode menstruasi tersebut. Nyeri ini dapat menganggu kegiatan sehari-hari pada remaja salah satunya belajar, sehingga harus ditangani dengan tepat seperti halnya dengan tindakan non-farmakologi seperti terapi kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan skala nyeri dismenore pada remaja melalui kompres air hangat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre eksperimental menggunakan metode one group pretest-postest design. Sampel penelitian ini adalah siswi mts miftahul iman yang mengalami dismenore dan tidak memiliki riwayat menggunakan terapis farmakologis sebanyak 30 orang dengan tekhnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Untuk skala nyeri menggunakan skala penilaian numerik (Numerical Rating Scale, NRS) skala 0-10. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penurunan skala nyeri dismenore pada remaja sebelum di berikan terapi kompres air hangat dan sesudah di berikan terapi kompres air hangat dengan taraf signifikan dilihat dari nilai 0,000<0,05. Sehingga dapat di simpulkan kompres air hangat dapat digunakan sebagai alternative terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan dismenore.
Faktor Penyebab Kurang Aktifnya Lansia Dengan Hipertensi Dalam Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Lalu Muhammad Sadam Husen; hardiansah, yayan; Vera Yulandasari
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i1.2024.582

Abstract

Latar belakang: Saat ini, hipertensi adalah penyakit terbanyak yang diderita oleh orang dewasa yang belum banyak diketahui sebagai penyakit yang berbahaya. Namun, hipertensi juga disebut sebagai "pencuri diam-diam" atau "pencuri tanpa nama" karena anak-anak yang mengkonsumsi obat hipertensi menganggap penyakitnya ringan dan tidak mengalami keluhan apa pun. Tujuan: Dalam penelitian ini diharapkan keaktifan lansia dalam melakukan pengobatan secara rutin di layanan kesehatan.  Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. 183 responden yang menderita hipertensi dan pernah mengunjungi Puskesmas Bagu dipilih secara acak. Metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian: didapatkan Nilai p untuk tingkat pengetahuan adalah 0,000, nilai p untuk akses puskesmas adalah 0,049, nilai p untuk peran petugas kesehatan adalah 0,030, dan nilai p untuk dukungan keluarga adalah 0,005. Untuk penyebab peran tokoh masyarakat, nilai p adalah 0,000. Kesimpulan: Kurangnya Kesadaran lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dikarenakan oleh kurangnya pengetahuan yang mereka miliki, akses ke puskesmas yang kurang baik, dan kurangnya dukungan keluarga.
Analisis Kuantitatif pada Formulir Resume Medis Rawat Inap di RSUD Praya Lombok Tengah Lalu Muhammad Sadam Husen
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss1pp72-79

Abstract

Medical records are files that contain notes and documents regarding patient identity, examinations, treatment, procedures and other services that have been provided to patients. Notes are writings made by a doctor or dentist regarding actions carried out on patients in the context of health services. Based on the results of a preliminary case study conducted at the Praya Regional General Hospital in June 2023, when carrying out the analysis there were incomplete medical record files due to staff negligence so there were still incomplete files. Of the 50 medical record files analyzed, there were 5 (10%) incomplete files in the patient identification review, 8 (16%) incomplete files in the Authentication review, 8 (16%) incomplete files in the review of important reports, 8 (16%) incomplete files in the review of important reports, reviewing important records, there were 9 (18%) files that had not been completed. This research aims to determine the effectiveness of the disease classification system using the international classification for medical records (ICD-10) at the Praya Regional General Hospital. This case study aims to describe the complete description of the accuracy of diagnosis codes for internal medicine cases at the Praya Regional General Hospital. So that a sample of 93 medical record files was produced. This sampling technique used a simple random sampling technique. From the results of observations of the identification review of 93 medical record documents for inpatients at Praya Regional Hospital, it shows that the medical resume form (RM.14.3) showed a percentage of completeness (80.64%) and (19.35%) incomplete patient names and record numbers. medical, in the date of birth item the percentage of completeness was obtained (73.11%) incomplete (26.88%), and gender the percentage of completeness was obtained (83.87%) incomplete (16.12%). 89.24%) incomplete and (10.75%) which is complete from the percentage (100%). The results of research related to calculating the completeness of filling out the Authentication review on medical resumes at Praya Regional Hospital, it was found that the percentage of completeness of the full name of the doctor in charge of the patient (DPJP) (76.5%) was incomplete (23.5%), in the signature item of the doctor in charge answer the percentage of completeness (76.5%) and incompleteness (23.25%) in the signature item of the patient or patient's family, the percentage of completeness (89%) and incompleteness (10.75%)
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN PEMBERIAN PUDING DAUN KELOR DI DESA JANAPRIA Yulandasari, Vera; Husen, Lalu Muhammad Sadam; Mastuty, Amalia; Wiksuarini, Erwin; Azhari, Anjar Pranggawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.28640

Abstract

Prevalensi stunting Nusa Tenggara Barat tergolong tinggi di Indonesia. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan terutama di daerah pedesaan seperti Desa Janapria, Lombok Tengah. Penyebab stunting salah satunya adalah kurangnya pengetahuan dan akses terhadap gizi yang cukup. Oleh karena itu kegiatan yang ditawarkan sebagai solusi jangka pendek pada pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dan pemberian puding olahan daun kelor untuk pemenuhan gizi anak dan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi pada kegiatan posyandu rutin dan demonstrasi pembuatan pudding daun kelor kepada ibu-ibu peserta posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu posyandu Desa Janapria sebanyak 15 poin dari 70 menjadi 85. Anak-anak sebagian besar menyukai konsumsi pudding daun kelor. Namun lebih lanjut, perlu Upaya kontinu yang dilakukan oleh kader posyandu untuk dapat menjaga motivasi ibu-ibu posyandu mempraktikkan pembuatan puding atau olahan lain berbahan dasar daun kelor. Selain itu, perlu penelitian jangka panjang untuk mengetahui keefektifan puding daun kelor yang dikonsumsi peserta pengabdian masyarakat di Desa Janapria.