Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Konstruksi dan Historisitas Kampung Kasur Pasir sebagai Identitas Budaya dalam Menjaga Nilai-Nilai Tradisi Masyarakat Desa Legung Timur Ilyasi, Moh.; Matroni, Matroni; Syafi'i, Imam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8612

Abstract

This study explores the construction and historicity of cultural identity in Kampung Kasur Pasir in an effort to preserve the traditional values of the Legung Timur Village community. Using a qualitative approach through observation methods, in-depth interviews, and document analysis, this study finds that social interactions, community values, and historical elements significantly contribute to the formation of a dynamic cultural identity. The active participation of the younger generation in cultural activities, such as rituals and traditional celebrations, is seen as key to preserving traditions amid the challenges of modernization and globalization. The research results show that the people of Kampung Kasur Pasir not only maintain traditional rituals but also adapt new elements relevant to contemporary developments. Additionally, awareness of the importance of cultural preservation as an instrument of social solidarity is highly relevant. This study is expected to contribute to the development of more effective cultural preservation policies and encourage local initiatives in celebrating and maintaining a rich cultural heritage.
MENINGKATKAN KARAKTER JUJUR ANAK USIA DINI KELOMPOK B MELALUI METODE CERITA PARA RASUL DI RA RUHUL ISLAM AL-MUNTAHA GAPURA TIMUR GAPURA SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ummi, Khalilatul; Matroni, Matroni
JURNAL SETIA PANCASILA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Setia Pancasila, September 2020
Publisher : PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/jsp.v1i1.78

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui karakter jujur anak sebelum diterapkan metode Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan metode cerita para Rasul di TK Ruhul Islam Al-Muntaha Gapura Sumenep. (2) Untuk mengetahui pelaksanaan metode Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan metode cerita Para Rasul dalam meningkatkan karakter jujur anak usia dini di kelompok A di TK TK Ruhul Islam Al-Muntaha Gapura Sumenep. (3) Untuk mengetahui apakah dengan melalui metode Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan metode cerita para Rasul dapat meningkatkan karakter jujur anak usia dini di kelompok A Di TK Ruhul Islam Al-Muntaha Gapura Sumenep. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data pada Pra Tindakan nilai rata-rata (37%) diperoleh data bahwa karakter jujur anak yaitu tidak ada anak yang tergolong berkembang sangat baik dan 2 orang anak atau (14%) tergolong berkembang sesuai harapan, mulai berkembang (29%) dan belum berkembang (57%). Hasil analisis data pada siklus I diperoleh data bahwa peningkatan karakter jujur anak yaitu sebanyak 2 orang anak atau (14%) tergolong berkembang sangat baik, 4 orang anak atau (29%) tergolong berkembang sesuai harapan, 1 orang anak atau (7%) tergolong mulai berkembang dan 7 orang anak atau (50%). Dari data hasil observasi tersebut hingga perlu dilakukan pembelajaran melalui metode bercerita dengan menggunakan media pada sikus II. Dari hasil analisis siklus II diperoleh hasil bahwa peningkatan karakter jujur anak meningkat yaitu terdapat 9 orang anak atau (75%) yang tergolong Berkembang Sangat Baik, 5 orang anak atau (16,66%) yang tergolong Berkembang Sesuai Harapan dan tidak ada anak yang tergolong Mulai Berkembang dan Belum Berkembang. Dari hasil temuan peneliti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita kisah para rasul dapat meningkatkan karakter anak usia 5-6 kelompok B RA. Ruhul Islam Al-Muntaha Gapura Timur Gapura Sumenep.
Penguatan Pendidikan Karakter Kepekaan dan Keterampilan Melalui Masa Pengabdian Santri : Studi Kasus di Madrasah Aliyah Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur, Gapura, Sumenep Matroni, Matroni; Junaidi, Shidqi; Hidayatillah, Yetti; Basri, Hasan; Yanto, Yusri
Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/al-abshar.v1i1.17

Abstract

In this research, it will focus on Building Character Education awareness through Student Service Period (MPS) activities at MA Putra Nasy'atul Muta'allimin Gapura Timur, Sumenep Regency. This MPS is an activity to build awareness of character education and social sensitivity as well as students' social participation skills. The Student Service Period is held in order for students to learn directly from the community. This research is a field research (field research) with qualitative form and literature by collecting data, as well as examining references related to the subject being studied, both papers, books, newspapers, journals, peper as well as interviews using an anthropological approach which means doing study the history of the emergence of MPS by looking at the theoretical framework used in analyzing data or facts, which revolves around the problems faced related to the implementation of this MPS activity. The result is that the Santri Service Period is able to build social-community sensitivity, build awareness of the importance of character education from direct experience in society and is able to make students more skilled and independent. Keywords: Education, Character, MPS
DOMINASI DAN LEGITIMASI KEKERASAN SEKSUAL PEREMPUAN DALAM TRADISI RONJHENGAN DI MADURA Matroni, khairiyanto
JURNAL SETIA PANCASILA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Setia Pancasila, Februari 2021
Publisher : PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/jsp.v1i2.133

Abstract

In Context of Gender, Patriarchal Cultural often was indicated to husband. Discourse of Gender more excessive discussed about it which have occurred publicly including: subordination, violence, sexual harassment for women. On the other hand, one side, the cultural too have followed to role in forming discourse of gender where role of women always is valued negative. In the case here, Ronjhengan is specially women less obtainable interest of well. Ronjhengan as cultural often put women side eliminated that women is always cornered in practice it specially about women body and other side, cultural as aspect of importing in life community Madura. in the research, cultural of Ronjhengan which is being Madura, will be studied through in perspective sort story from Ahmad Muhklish Amril further continue called Mushlish. the research analyses used theory of structuration-agent Pierre Boerdieu, continue namely Boerdieu. the context explain that (Habitus: Agen x Modal)+Ranah: Practect, Subtansi doxa as value which necessary construction or being practice of social gap for women to restore position harkat-martabat women in socity
PERAN GP ANSOR DUNGKEK, SUMENEP, DALAM MEMBANGUN NASIONALISME UNTUK MENANGGULANGI RADIKALISASI DI KALANGAN GENERASI Z Suhaidi, Moh.; Matroni, Matroni; Salamet, Salamet
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12149

Abstract

Pemudaran rasa nasionalisme sering kali beririsan dengan tumbuhnya paham radikalisme yang dapat mengancam stabilitas sosial di masyarakat. Fenomena ini semakin terasa di daerah-daerah multikultur seperti Kecamatan Dungkek, Sumenep, yang memiliki keragaman budaya, etnis, dan agama. Dalam konteks ini, radikalisasi dapat berkembang subur jika rasa nasionalisme tidak ditanamkan dengan baik sejak dini. Untuk itu, PAC GP Ansor Dungkek, sebagai organisasi pemuda tingkat lokal, berperan aktif dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme guna mencegah penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat, khususnya Generasi Z. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menggali lebih dalam mengenai strategi yang diterapkan oleh PAC GP Ansor Dungkek dalam membentuk dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat yang multikultur. Temuan-temuan tersebut pertama Pembentukan Sikap Nasionalisme di antaranya adanya (1) Kegiatan Sosial dan Keagamaan dan (2) Peneladanan terhadap Tokoh Masyarakat; kedua Dampak dari Pembentukan Sikap Nasionalisme yaitu Meningkatnya Kesadaran Cinta Tanah Air.
TREN PENELITIAN GLOBAL DALAM CIVIC AND CITIZENSHIP EDUCATION: SEBUAH STUDI BIBLIOMETRIK Wasilah, Wasilah; Matroni, Matroni; Ikmal , Moh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6145

Abstract

This study aims to identify the development of research on Civic and Citizenship Education (CCE) over the past three decades and to explore future research directions. The study addresses a gap in the existing literature, which has yet to comprehensively map thematic trends, institutional affiliations, and contributions from developing countries in the field of CCE. A bibliometric approach was employed using data from the Scopus database, analyzing 1,444 articles published in reputable academic journals, with the assistance of Biblioshiny and VOSviewer tools. The results indicate that CCE has gained increasing global attention, predominantly from countries with well-established education systems. Indonesia ranks seventh with 109 publications, yet no Indonesian institution appears among the top ten affiliations, highlighting opportunities for Indonesian scholars to enhance their contributions. The study also identifies emerging themes such as the digitalization of civic education, the role of social media, and inclusive approaches. This research is expected to provide new directions for the development of civic education policies and practices at the global level. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan penelitian civic and citizenship education (CCE) selama tiga dekade terakhir dan mengeksplorasi arah penelitian di masa depan. Studi ini mengisi kesenjangan dalam literatur sebelumnya yang belum secara komprehensif memetakan tren topik, afiliasi institusi, dan kontribusi negara-negara berkembang dalam bidang CCE. Metode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik dengan data dari database Scopus, menganalisis 1.444 artikel yang diterbitkan di jurnal akademik bereputasi, dengan bantuan perangkat Biblioshiny dan VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa CCE semakin mendapat perhatian global dengan dominasi dari negara-negara dengan sistem pendidikan mapan. Indonesia berada di peringkat ke-7 dengan 109 publikasi, namun tidak ada institusi Indonesia dalam 10 besar afiliasi teratas. Hal ini menunjukkan peluang peningkatan kontribusi akademisi Indonesia. Studi ini juga menemukan tren topik seperti digitalisasi pendidikan, peran media sosial, dan pendekatan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan arah baru bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan kewarganegaraan secara global.
Pancasila sebagai Living Ideology: Strategi Deradikalisasi dan Penguatan Toleransi di Tengah Arus Globalisasi Digital Muhammad Haizul Falah; Matroni Matroni
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i3.6013

Abstract

This study explores the strategic role of Pancasila as a living ideology in addressing the rising challenges of radicalism and intolerance in the era of digital globalization. The increasing spread of radical ideologies through social media, along with the growing exclusivist attitudes within Indonesia’s multicultural society, demands an adaptive and applicable ideological approach. This research employs a descriptive qualitative method using literature review techniques. The findings indicate that collaboration among state institutions, civil society organizations, and educational institutions is crucial in grounding the values of Pancasila within public and digital spaces. Deradicalization strategies that emphasize ideological education, media literacy, and humanistic approaches have proven more effective in fostering tolerance and preventing the spread of extremist ideologies. This study affirms that Pancasila must continuously be revitalized through cross-sectoral, concrete actions to remain relevant and influential in preserving national unity.
A Critical Review of Dr. Heri Gunawan’s Thoughts on the Concept and Implementation of Character Education Firdaus, Ahmad Fadha Ilul; Matroni, Matroni; Hidayatullah, Yetti
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.731

Abstract

Character education is a fundamental part of the Indonesian education system, aimed at shaping a generation with noble character and strong personality. In his book Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi (Character Education: Concept and Implementation), Dr. Heri Gunawan offers a concept of character education based on a balance between cognitive, affective, and psychomotor aspects. This study aims to conduct a critical review of Dr. Heri Gunawan’s thoughts by examining the concept, implementation, and its relevance within the context of education in Indonesia. The research method used is a literature review with a qualitative descriptive approach. The findings show that Dr. Heri Gunawan’s concept of character education emphasizes the internalization of moral values through a systematic and integrative learning process. However, challenges in its implementation are still evident, particularly in the areas of curriculum design, teacher preparedness, and evaluation of its effectiveness. This study recommends the need for synergy between education policy, teacher readiness, and more adaptive implementation strategies to ensure that character education can be effectively realized.
Upaya Sekolah Perempuan Kobher Dalam Meningkatkan Pengasuhan Ramah Anak Di Desa Matanair Rubaru Khozaimah, Khozaimah; Matroni, Matroni; Salamet, Salamet
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i8.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya yang dilakukan oleh Sekolah Perempuan Kobher dalam meningkatkan pengasuhan ramah anak di Desa Matanair Rubaru, Sumenep. Pengasuhan ramah anak merupakan pendekatan yang menekankan pada kepentingan terbaik anak, mencakup kesejahteraan, keselamatan, dan pemenuhan kasih sayang secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggabungkan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa Sekolah Perempuan Kobher menerapkan berbagai strategi untuk memperkuat pola pengasuhan ramah anak. Strategi tersebut meliputi program pendidikan untuk orang tua, dialog pengasuhan ramah anak, dan pelatihan intensif. Program pendidikan orang tua bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai metode pengasuhan yang positif dan non-kekerasan. Dialog pengasuhan ramah anak berfokus pada pentingnya ikatan emosional serta manajemen perilaku anak secara konstruktif. Selain itu, pelatihan yang diselenggarakan menghadirkan narasumber ahli untuk memberikan wawasan yang relevan dan aplikatif bagi para orang tua. Upaya yang dilakukan oleh Sekolah Perempuan Kobher menunjukkan dampak positif dalam perubahan pola pengasuhan orang tua yang terlibat, dengan penekanan pada metode disiplin yang lebih positif dan membangun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pengasuhan ramah anak di komunitas Desa Matanair Rubaru, serta menjadi referensi berharga bagi penelitian lanjutan di bidang pendidikan dan pengasuhan anak.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL DI SEKOLAH BERBASIS KEUGGULAN BUDAYA KHAS SAPEKEN DI KABUPATEN SUMENEP Salamet, Salamet; Asmoni, Asmoni; Jamilah, Jamilah; Mulyadi, Mulyadi; Matroni, Matroni; Sukitman, Tri; Yazid, Abd
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman budaya dan bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menemukan berbagai perbedaan dan bentuk budaya dan bahasa. Budaya yang beraneka ragam ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan memantapkan nilai-nilai agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Membaca keragaman tersebut Indonesia membutuhkan strategi dan tanggung jawab dalam meningkatkan dan melestarikan budaya lokal. Menghadapi fenomena suksesi nasional di Indonesia, masih banyak masyarakat khususnya pelajar di lembaga pendidikan masih awam dengan budaya lokal. Untuk penelitian ini, kami memilih pendekatan kualitatif (pendekatan kualitatif, penelitian kualitatif) yang mencakup pertimbangan praktis dan moral. Pengembangan pendidikan keunggulan Muatan lokal bahasa Bajo pertama harus didukung oleh SDM (guru budaya Lokal) yang berkualitas yang memiliki pengetahuan budaya, khususnya mengenai bahasa, memiliki kemampuan dalam menyusun rencana pembelajaran yang baik serta mampu melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar yang mempuni. Model Pembelajaran Muatan lokal bahasa Bajo ini akan memberikan manfaat kedua sebagai pedoman atau acuan bagi guru-guru budaya lokal di semua tingkatan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran budaya lokal; ketiga menyeimbangkan keberagaman bahasa di pulau Sapeken dengan menetapkan empat bahasa yang penting untuk dipelajari dalam materi muatan lokal, yaitu bahasa Madura 50%, bahasa Bajo 30%, bahasa Mandar 10%, dan bahasa Bugis 10%.