Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kesalahan Penulisan Huruf Kapital pada Paragraf Menggunakan Pedoman Puebi Siswa Kelas II SDN 04 Sepatan Muawanah Muawanah; Septy Nurfadhillah; Yeni Nuraeni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai bagaimana kesalahan penulisan huruf kapitaldi kelas 2. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan desain penelitian mengenai kesalahan yang terjadi dalam melakukan penulisan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 sebagai informan pertama mengenai kesalahan penulisan pada huruf kapital, guru kelas 2 sebagai informan ke dua dalam permasalahan kesalahan penulisan huruf kapital, Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrument observasi dalam melakukan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengodean, sehingga peneliti lebih mudah mengelompokan data, sehingga mudah dalam penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan pada penggunaan huruf kapital pada awal kalimat yang dimana jumlah kesalahan dari 20 siswa sebanyak 99 kesalahan pada indiktor 1. Kesalahan pada indikator 2 sebanyak 69 kesalahan dari 20 siswa. Kesalahan pada indikator 3 sebanyak 37 kesalahan dari 20 siswa. Kesalahan pada indikator 4 sebanyak 2 kesalahan dari 20 siswa. Dan pada indikator 5 sebanyak 22 kesalahan dari 20 siswa. Siswa juga mengalami kesuliat penangkaan materi yang diberikan guru, karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebelumnya melalui onlie. Masalah yang dihadapi guru adalah masih terdapatnya peserta didik yang kurang memahami mengenai materi yang diajarkan oleh guru, dan kegiatan pembelajaran yang di langsungkan secara online. Dan kurangnya juga minat dan motivasi dari siswa itu sendiri
Analisis Peranan Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas II di Sekolah Dasar Negeri Sukabumi Selatan 01 Kebon Jeruk Isnaini Nugrahanti; Septy Nurfadhillah; Yeni Nuraeni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6897

Abstract

Keberhasilan suatu pembelajaran tak lepas dari peran guru sebagai seorang pendidik di lingkungan sekolah. Dalam proses pembelajaran, guru dituntut untuk mampu memiliki kemampuan untuk memotivasi siswanya agar tercipta suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam memotivasi belajar siswa pada siswanya. Guru merupakan salah satu komponen pembelajaran yang memiliki peran sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Di sisi lain, keberhasilan pembelajaran juga ditentukan oleh motivasi yang dimiliki oleh seorang siswa. Berdasarkan fakta tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian peran guru dalam memotivasi belajar siswa pada siswa kelas II Di SDN Sukabumi Selatan 01 Kebon Jeruk. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian atau informan yang terlibat dalam penelitian ini ada 2 guru dan 5 siswa SDN Sukabumi Selatan 01 Kebon Jeruk. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sudah baik. Pelaksanaan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu 1) Guru sebagai fasilitator 2) Guru sebagai motivator 3) Guru sebagai evaluator 4) Guru sebagai mediator 5) Guru sebagai infomator. Untuk memotivasi siswa biasanya guru memberikan pujian kepada siswa yang telah mengerjakan tugasnya dengan baik, sebaliknya guru juga bersikap bijak dalam menghadapi siswa yang tidak disiplin yaitu dengan memberikan hukuman berupa teguran supaya siswa tidak melalaikan tugas dan kewajibannya untuk masa depan.
Implementasi Pembelajaran Tematik pada Kelas Rendah Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri Cangkudu 03 Kabupaten Tangerang Salsabila Salsabila; Erditha Oktrifianty; Yeni Nuraeni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6937

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data primernya adalah guru kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan data sekundernya adalah kepala sekolah. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu: menelaah seluruh data yang dikumpulkan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triagulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran tematik pada siswa kelas rendah di SDN Cangkudu 03 sudah terlaksana meskipun belum efektif, hal ini dikarenakan kurangnnya sosialiasi dan sarana prasarana yang dibutuhkan guru dalam kegiatan belajar mengajar seperti minimnya alat peraga, daya dukung peserta didik kurang memadai, dan lain sebagainya.
Analisis Kesalahan Penulisan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Paragraf Siswa Kelas IV SD Negeri Sarakan III Kabupaten Tangerang Siti Fadhilatul Barokah; Yeni Nuraeni; Septy Nurfadhillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan mendeskripsikan kesalahan dalam penulisan huruf kapital dan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Sarakan III Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu metode yang melibatkan peneliti secara langsung untuk mengamati objek yang sedang di teliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa yang dianalisis sebanyak 24 siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi dalam melakukan pengamatan, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan pada 24 siswa dalam membuat paragraf yang dianalisis, terdapat kesalahan penulisan huruf kapital yaitu sebanyak 19 siswa atau 79,1% pada indikator awal kalimat atau awal paragraf. 15 kasus kesalahan tanda baca titik atau 62,5% pada indikator tanda titik di akhir paragraf. 5 kasus kesalahan tanda baca koma atau 21%. Dan 0 kasus atau 0% tidak terdapat kasus. Adapun faktor yang mempengaruhi kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca yaitu kurangnya berlatih dalam menulis dan ketidaktauan siswa dalam penempatan huruf kapital dan tanda baca.
Implementasi Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PKn Kelas IV di SDN Larangan 04 Kota Tangerang Dea Oktaviani Yoranda; Yeni Nuraeni; Een Unaenah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran PKn pada peserta didik SDN Larangan 04. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN Larangan 04 dengan subjek terdiri dari peserta didik kelas IV, kepala sekolah dan guru wali kelas sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di SDN Larangan 04 telah dilaksanakan oleh kepala sekolah serta guru dan telah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran PKn sesuai dengan perencanaan yang dibuat oleh guru kelas yang mengajar. Di dalam proses pembelajaran, guru mengaitkan pendidikan karakter ke dalam kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi pendidikan karakter pada peserta didik berasal dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
Hubungan Lingkungan Sekolah Dengan Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Yeni Nuraeni; Dayu Retno Puspita; Rina Widihaningsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan lingkungan sekolah dengan pembentukan karakter siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cengkareng Timur 16 Petang Jakarta Barat. Karakter siswa menjadi penting dalam pengembangan pribadi mereka dan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar dan tumbuh. Lingkungan sekolah dapat memainkan peran yang signifikan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan melibatkan 30 siswa kelas IV dari SDN yang berpartisipasi dalam studi ini. Teknik pengumpulan data terdiri dari 20 butir pernyataan pembentukan karakter dan 20 butir soal pernyataan tentang lingkungan sekolah dengan menggunakan skala likert dengan 4 skala. Teknik analisis data menggunakan statistik deksriptif dan statistik inferensial. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang dirancang khusus untuk mengukur lingkungan sekolah dan pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara lingkungan sekolah dan pembentukan karakter siswa kelas IV. Untuk pengujian hipotesis digunakan uji koefisien korelasi diperoleh nilai 0,298 dari hasil uji t diperoleh t hitung -10,58 dan t tabel 32,671, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lingkungan sekolah dengan pembentukan karakter sebesar 29,8%. Dengan demikian hubungan positif yang signifikan antara lingkungan sekolah yang tinggi maka prmbentukan karakter siswa akan semakin tinggi pula.
Analisis perilaku siswa dalam pembelajarn daring di era pandemi Covid-19 Yeni Nuraeni; Warsito Warsito; Hairul Saleh
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i3.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku siswa dalam pembelajaran daring di era pandemic covid -19 di SDN Gandasari 1 Kota Tangerang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan key informannya adalah guru dan Kepala Sekolah dan siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan deskriftif secara kualitatif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Sebagian besar mood siswa saat belajar daring sering turun naik sehingga guru harus memberikan motivasi terus menerus agar tugas pembelajaran siswa dapat diselesaikan. Sebagian besar siswa juga kesulitan memahami materi yang ranahnya tinggi atau lebih sukar sehingga siswa memerlukan pengulangan penjelasan materi ditambah pendampingan dari orangtuanya di rumah. Hasil penelitian lain menyatakan bahwa Sebagian besar siswa pernah mengeluhkan putusnya koneksi saat menyimak materi yang disampaikan guru akibat jaringan internet yang buruk. Faktor pendampingan orang tua sangatlah penting, sehingga siswa yang orang tuanya sangat sibuk Sebagian kecil ada yang malas bahkan tidak mau mengikuti pembelajaran. Ditemukan Sebagian kecil siswa siswa yang lebih memilih untuk bermain hp saja disbanding mengikuti pembelajaran dan orang tuanya pun tidak bersikap tegas terhadap siswanya, menuruti kemauan siswanya saja. Sebagian besar siswa dibantu dalam pengerjaan tugasnya oleh orang tua,sehingga jika guru menilai hasil pekerjaan tugas tersebut tidak efektif karena bukan murni hasil kerja siswa. Beberapa hasil temuan penelitian ini merupakan bagian dari terjadinya learning loss dalam pembelajarn daring di era pandemi covid-19.