Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

USER SATISFACTION PERCEPTION OF BCA MOBILE BANKING SERVICES: A SURABAYA YOUTH PERSPECTIVE Zulfa, Vivi Rodliyatuz; Kristanto, Damar; Permatasari, Maurisia Putri; Ervianty, Rizka Miladiah; Salam, Moh. Darus; Fiatiano, Edwin; Dwikesumasari, Phima Ruthia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile banking has fundamentally reshaped the interaction between individuals and finansial institutions by providing uninterrupted and convenient access to wide range of banking services. In addition to improving efficiency, mobile banking as a critical tool for advancing financial inclusion, particularly among populations historically underserved by traditional banking systems, such as those residing in rural regions or low-income communities. Millennials, characterized by their rapid adoption of digital technologies, have increasingly integrated mobile banking into their routine financial activities to support their fast-paced lifestyles. BCA Mobile significantly contributes to shaping service standards and digital innovation. Continuous evaluation of user satisfaction is important to ensure that the application remains relevant and responsive to evolving user needs, especially in terms of interface quality and overall user experience. This study aims to examine the satisfaction levels of millennial users in Surabaya toward BCA Mobile. A total of 542 respondents provided their perceptions of the platform’s features and services. The findings indicate that most service aspects fall within the “good” satisfaction category; however, none reached the “very good” level. These results underscore the need for further enhancement of BCA Mobile’s features and service quality, particularly to better align with the expectations of millennial users
Penyuluhan Kewirausahaan dan Pemasaran untuk Klien Bapas Kelas I Surabaya, Porong, Sidoarjo: Pengabdian Kristanto, Damar; Permatasari, Maurisia Putri; Fiatiano , Edwin; Ervianty , Rizka Miladiah; Zulfa , Vivi Rodliyatuz; Salam , Moh. Darus; Dwikesumasari , Phima Ruthia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3574

Abstract

Masalah ketenagakerjaan menjadi tantangan utama dalam pembangunan nasional, terutama bagi kelompok rentan seperti mantan narapidana yang kerap mengalami hambatan dalam mengakses pekerjaan dan reintegrasi sosial. Stigma negatif serta minimnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja menyebabkan mereka sulit bersaing di dunia kerja dan rawan mengalami pengangguran. Guna mengatasi persoalan ini, Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi Universitas Airlangga bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, Porong, Sidoarjo, merancang program pelatihan berbasis kewirausahaan dan pemasaran. Program ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong pengembangan usaha mandiri berbasis potensi lokal serta pemahaman strategi pemasaran, baik konvensional maupun digital. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi peserta serta mendukung proses rehabilitasi secara berkelanjutan. Program ini juga merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta perluasan dari inisiatif sebelumnya yang kini dilaksanakan dalam skala lebih luas. Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kewirausahaan dan meningkatnya etos kerja guna menghadapi dunia kerja. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan berdaya saing, sekaligus menurunkan angka residivisme melalui pemberdayaan ekonomi mantan narapidana.