Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Gambar Teknik Manufaktur Di Kelas XI TPM 1 SMK Negeri 3 Singaraja Haryono, Dimastya Teguh Cipto; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v4i1.18987

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK MANUFAKTUR DI KELAS XI TPM 1 SMK NEGERI 3 SINGARAJATAHUN AJARAN 2018/2019 Oleh Dimastya Teguh Cipto Haryono1 , K. Rihendra Dantes1 , I N. Pasek Nugraha2 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan Unitersitas Pendidikan Ganesha E-mail. dimastyateguh@gmail.com , rihendra79@gmail.com1 , paseknugraha@undiksha.ac.id2 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh hasil belajar pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam mata pelajaran Gambar Teknik Manufaktur pada kelas XI TPm1 di SMK Negeri 3 Singaraja sehingga dapat menjadi acuan dalam proses pembelajaran yang lain. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen dengan bentuk ”Pre-test Post-test One Shot Case Study”. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMKN 3 Singaraja. Sampel penelitian ini 1 kelas yang di isi oleh 31 kelas TPm 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan evaluasi hasil pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah dengan cara : (1) Perhitungan analisis sederhana dengan cara membandingkan persentase hasil belajar siswa antara Pre-tes dan Post-tes siswa. (2) Menggunakan Skor N-gain dengan menguji normalitas data skor hasil pre-test, post-test dan Ngain. Normalized atau N-Gain skor bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan suatu model atau perlakuan (treatment) tertentu. (3) Uji T Paired atau Paired T Test digunakan sebagai uji komparatif atau perbedaan skala data dengan menghitung mean. Untuk mengetahui dan mempermudah analisis data interaksi antara hasil belajar siswa pada data pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD dibantu dengan menggunakan SPSS sebagai alat bantu hitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Menurut analisis data secara sederhana, peningkatan hasil belajar terjadi dari pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan nilai persentase manual sebesar 4,07 %. Menurut analisis data menggunakan teknik N-Gain, ada pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD sebesar 10,967 (0,1) walaupun dengan kategori rendah. Hasil analisis menggunakan teknik Uji Paired T Tes menunjukkan adanya pengaruh dengan melihat perbandingan distribusi nilai t hitung lebih besar dari nilai t pada tabel, jadi H1diterima dan H0 ditolak karena adaanya pengaruh model pembelajar kooperatif tipe STAD terhadap hasil beajar siswa. Kata Kunci : Hasil belajar, STAD, Gambar Teknik Manufaktur INFLUENCE OF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION COOPERATIVE LEARNING MODEL FOR STUDY RESULTS OF ENGINEERING DRAWINGS MANUFACTURE AT XI TPM1 CLASS OF SMKN 3 SINGARAJA By Dimastya Teguh Cipto Haryono1 , K. Rihendra Dantes1 , I N. Pasek Nugraha2 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan Unitersitas Pendidikan Ganesha ABTRACT This research aims to determine how the influence learning result by used model of Cooperative learning STAD type in engeneering drawing manufacture at SMK Negeri 3 Singaraja XI TPm1 Class after using model of Cooperatif learning STAD type, so it can be reference the other learning process, This research is experiment type with Pre-test Post-test One Shot Case Study. The sample of this research are 31 student people of TPm1 class at SMKN 3 Singaraja. The instrument of this research are learning test. Data collected by observation and learning results method. Data analysis use by: (1) simply analysis with percentage compare between post and pre tes results. (2) with used N-Gain score by verify the normalizing score from post and pre test results after treatment STAD model, this technique for knowing effectiviness of cooperative learning method. (3) by used Paired T Test as a scale difference and comparative test with means calculate, this reseach used SPSS application to make it easier for interaction data analysis between learning results The results of reseach are show model of cooperative learning STAD type to have influece for a learning result.The results obtained for considerations with simply data analysis have percentage score was 4,07%, it can improved learning outcome by use method of cooperative learning STAD type. The results for used N-Gain have score was 10,967 (0,1) whit low category and it had influence to improved learning outcome. The results by used Paired T Tes showed have have influence by seeing comparison t count is bigger than t table. So H1 be accepted and H0 reject. keyword : Learning Result, STAD, Engeneering Drawing Manufacture
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN POTONG DAN KECEPATAN PUTAR MESIN BUBUT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA HASIL PEMBUBUTAN RATA PADA BAHAN BAJA ST 37 Sutrisna, Kadek; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i3.20248

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman potong dan kecepatan putar mesin bubut terhadap kekasaran permukaan benda kerja hasil pembubutan rata pada bahan baja ST  37. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan variabel terikat yaitu kekasaran permukaan, dan variabel bebas yaitu  kedalaman potong dan kecepatan putar.Dari  hasil uji analisis statistik varian dua jalur dimana kedalaman potong menunjukan bahwa nilai F hitung sebesar 26,860 lebih besar dari F tabel = 4,11 (Fh > Ft). Ini berarti bahwa   diterima  yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kekasaran permukaan bahan baja st 37 antara kedalaman potong 0,4 mm dibandingkan dengan kedalaman potong  0,8 mm. Pada  kecepatan putar diproleh nilai  F hitung sebesar 4,565 lebih besar dari F tabel 4,11 (Fh > Ft). Ini berarti bahwa  diterima yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kekasaran permukaan bahan baja st 37 antara kecepatan putar 330 rpm dibandingkan dengan kecepatan putar 490 rpm,  dan hasil uji analisis varian dua jalur antara kedalaman potong dengan kecepatan putar  menunjukan nilai F hitung sebesar 73.229 lebih besar dari F tabel 4.11 (Fh > Ft). Ini berarti bahwa   diterima yang menyatakan terdapat interaksi yang signifikan kekasaran permukaan bahan baja st 37 antara  kedalaman potong 0,4 mm dan kedalaman potong 0,8 mm dibandingkan dengan kecepatan putar 330 RPM dan kecepatan putar 490 rpm. Bedasarkan dari hasil yang telah didapat bahwa kedalaman potong 0,4 mm dengan kecepatan 490 rpm mengasilkan hasil pembubutan yang lebih halus dibandingkan dengan kedalaman potong 0,8 mm dengan kecepatan 330 rpm, kedalaman potong 0,4 mm dengan kecepatan 330 rpm, dan kedalaman potong 0,8 mm dengan kecepatan 490 rpm.                                                                                                                         Kata kunci :pengaruh kedalaman potong, pengaruh kecepatan putar, kekasaran permukaan. ABSTRACTThe aims of this study is  to determine the effect of variation of depth cutting and lathe speed rotation on roughness surface of the flat scaling work-piece on steel materials ST 37. This is an experimental method research with the dependent variable that is roughness surface, and the independent variables are depth cutting and rotational speed.From the test results of statistical analysis of two-lane variants where the depth of cut shows that the value of F arithmetic of 26.860 is greater than F table = 4.11 (Fh> Ft). This means that  is accepted which states that there is a significant difference in roughness surface steel materials st 37 between depths cutting of 0.4 mm compared to a depth cutting of 0.8 mm. At the rotational speed, the result F calculated value of 4.565 bigger than F table 4.11 (Fh> Ft). This means that is accepted which states that there is a significant difference in roughness surface material steel ST 37 between rotational speed 330 rpm compared to 490 rpm rotational speed, and the result of the analysis of the two-lane variance between cutting depth and rotational speed shows F calculated value of 73,229 more Large of F table 4.11 (Fh> Ft). This means that  is accepted which states there is significant interaction of surface roughness of st 37 steel material between 0.4 mm cutting depth and 0.8 mm cutting depth compared with rotational speed 330 RPM and 490 rpm rotational speedBased on the results, it can be said that 0.4 mm depth cutting at a speed of 490 rpm yielded a finer grinding result compared to 0.8 mm cutting depth at 330 rpm, 0.4 mm cutting depth at 330 rpm, and cutting depth 0.8 mm with a speed of 490 rpm Keywords: the effect of depth cutting, the effect of speed rotation, roughness surface.
PENGARUH IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN DEMONTRASI BERBANTU TRAINER KELISTRIKAN TERHADAP HASIL BELAJAR PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN SISWA KELAS XI TKR DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Putra, A. A. Pt. Ananta; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i3.20252

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran demostrasi berbasis trainer kelistrikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI TKR di SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain one-shot case study. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 32 orang kelas XI TKR 2 sebagai kelas eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran metode demonstrasi berbasis trainer kelistrikan. Setelah perlakuan siswa diberikan tes hasil belajar yang telah teruji validitas isi, validitas butir, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitasnya. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes objektif, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran demonstrasi berbasis trainer kelistrikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sistem pengisian di kelas XI TKR 2 SMK Negeri 3 Singaraja. Hal ini ditunjukkan hasil uji  5. dk = n -1 = 31 dan taraf signifikan 5% didapat  2,04. Jadi, thitung lebih besar dari ttabel yakni 5 > 2,04. Berarti  ditolak dah  diterima ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran demonstrasi berbasis trainer kelistrikan terhadap hasil belajar sistem pengisian siswa kelas XI TKR2 SMK Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci : Hasil belajar, Metode demostrasi, One-shot case study, Trainer kelistrikan AbstrackThis study aims to determine the effect of the application of learning methods based on electrical trainer demonstration of student learning outcomes class XI TKR in SMK Negeri 3 Singaraja academic year 2016/2017. This research is a pre-experiment research with one-shot case study design. Determination of the sample in this study using random sampling technique. The sample of this research as much as 32 people class XI TKR 2 as experimental class to get treatment of demonstration method based on electrical trainer. After the treatment the students are given test results that have been tested the validity of the validity of the content, the validity of the grain, the level of difficulty, differentiation and reliability. Student learning result data was collected using objective test, then collected data was analyzed using t-test. The result of the research shows that there is a significant influence of experimental methods based on electrical trainer on student learning outcomes in the subjects of filling system in class XI TKR 2 SMK Negeri 3 Singaraja. It shows the result of tcount = 5 = dk = n -1 = 31 and 5% significant level is obtained ttable = 2.04. Thus, tcount is greater than the ttable ie 5> 2.04. Means H0 rejected dah H1 accepted this means there is a significant influence of learning methods based on electrical trainer demonstration of student learning outcomes system class XI TKR2 SMK Negeri 3 Singaraja.Keywords: Learning outcomes, Demonstration methods, One-shot case study, Electrical trainer
ANALISA TEGANGAN STATIK PADA PENGEMBANGAN DESAIN COVER CVT PADA RANCANGAN KENDARAAN ELECTRIC VEHICLES GANESHA 1.0 GENERASI 1 BERBANTUANSOFTWARE ANSYS 14.5 Krisnayadi, Made Hari; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i3.20271

Abstract

AbstrakCover CVT merupakan komponen yang memiliki peran penting dari sepeda motor metic karena memiliki fungsi melindungi komponen-komponen CVT dari benturan, kotoran, air ataupun benda-benda yang dapat merusak komponen-komponen CVT. Maka dari itu, dilakukan analisis tegangan static pada desain cover CVT pada rancangan kendaran electric vehicles ganesha 1.0 generasi 1 yang menggunakan cover CVT Yamaha nuvo sebagai bahan pengembangan desain cover CVT dengan menggunakan software ansys 14.5 dengan perbandingan pembebanan  maksimal sebesar 75kg dan pembebanan awal sebesar 5kg. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui distribusi tegangan dan daerah kritis yang terjadi pada cover CVT. Setelah dilakukan pengujian didapatkan tegangan von mises maksimum cover standart dengan beban 75 kg sebesar 34751 N/m2 dan tegangan minimum sebesar 0,014258 N/m2,untuk beban 5 kg sebesar 2316.7 N/m2 dan tegangan minimum sebesar 0,00095116 N/m2. Untuk cover CVT modifikasi dengan beban 75 kg sebesar 21171N/m2 dan tegangan minimum sebesar 0,0011148 N/m2,untuk beban 5 kg sebesar 1411.4  N/m2 dan tegangan minimum sebesar 0,00074396 N/m2. Kata Kunci:, Analisis Tegangan Statik, , Tegangan Von Mises, Faktor Keamanan.                                                             Abstract                   Cover CVT is a component that has an important role of metic motorcycle because it has the function of protecting CVT components from impact, dirt, water or objects that can damage CVT components. Therefore, a static voltage analysis of the CVT cover design on the 1.0 generation of the vehicle's electric vehicle ganesha design using CVT Yamaha nuvo cover is used as the material for the CVT cover design development using ansys 14.5 software with a maximum load ratio of 75kg and an initial loading of 5kg. The purpose of this research is to know the distribution of stress and critical area that happened on CVT cover. After the test, the maximum von mises stress standard cover with 75 kg load is 34751 N / m2 and the minimum voltage is 0.014258 N / m2, for 5 kg load is 2316.7 N / m2 and the minimum voltage is 0.00095116 N / m2. For cover CVT modification with 75 kg load of 21171N / m2 and minimum voltage of 0,0011148 N / m2, for 5 kg load of 1411.4 N / m2 and minimum voltage of 0.00074396 N / m2. Keywords :, Static Voltage Analysis,, Von Mises Voltage, Security Factor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP HASIL BELAJAR CHASIS SISWA KELAS XI TKR II DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Putra, I G Ngurah Kusuma; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i3.20278

Abstract

Abstrak            Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelejaran kooperatif tipe Example Non Example terhadap hasil belajar chasis siswa kelas XI TKR II di SMK Negeri 3 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan desain One-shoot Case Study. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel acak. Sampel pada penelitian ini sebanyak 34 orang kelas XI TKR II sebagai kelas eksperimen. Setelah pemberian perlakuan berupa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example, siswa diberikan tes berupa tes objektif yang sebelumnya sudah dilakukan uji validas isi, validitas butir, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas. Setelah didapatkan data, kemudian dilakukan analisis menggunakan uji-t satu pihak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example terhadap hasil belajar chasis siswa kelas XI TKR II di SMK Negeri 3 Singaraja. Hal ini ditunjukan dengan hasil uji-t dengan t-hitung =37,96, dk= n-1 =34, dan taraf signifikan 5% didapat t tabel=2,0345. Dengan demikian t-hitung lebih besar dari pada t-tabel, maka  ditolak dan  diterima dan berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example terhadap hasil belajar chasis siswa kelas XI TKR II di SMK Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif TipeExample Non Example, Hasil Belajar, One-shoot Case study. Abstract    This research was conducted to find out the influence cooperative learning model Example Non Example type of class student chasis learning XI TKR II in SMK Negeri 3 Singaraja. The method is used in this this research by design One-shoot Case Study. The sample selection in this study used class random sampling technique. The samples in this study were 34 students of class XI TKR II as experimental class. After implementing  cooperative learning model Example Non Example, students are given objective test that have previously been tested for observation, objective test, validity item, level of difficulty, different capacity and reliability. After obtaining the data then analayzed using t-test. The result of the research shows that there is influence cooperative learning model Example Non Example type of class student chasis learning XI TKR II in SMK Negeri 3 Singaraja. This is indicated by the t-test and t-count = 37.96, dk = n-1 = 34, and 5 % significant level obtained t table = 2.0345. thus t-count is greater than t-table, then  is rejected and  accepted and it means there is a significant influence cooperative learning model Example Non Example type of class student  chasis learning grade XI TKR II in SMK Negeri 3 Singaraja. Keywords: Cooperative Learning Model Example Non Example, Learning Outcomes, One-shoot Case Study.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM PENGAPIAN SISWA KELAS XI TSM DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Baskara, Rizal; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i3.20289

Abstract

Abstrak    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar sistem pengapian kelas XI TSM di SMK Negeri 3 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan desain One-shoot Case Study. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 29 orang kelas XI TSM 1 sebagai kelas eksperimen. Setelah pemberian perlakuan berupa penerapan model pembelajaran inquiry, siswa diberikan tes berupa tes objektif yang sebelumnya sudah dilakukan uji validas isi, validitas butir, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas tes. Setelah didapatkan data, kemudian dilakukan analisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar sistem pengapian kelas XI TSM 1 di SMK Negeri 3 Singaraja. Hal ini ditunjukan dengan hasil uji-t dengan thitung =26,84, dk= n-1 =28, dan taraf signifikan 5% didapat ttabel=2,048. Dengan demikian thitung lebih besar daripada ttabel, maka Ho ditolak dan H1 diterima dan berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar sistem pengapian kelas XI TSM di SMK Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci: Model Pembelajaran Inquiry, Hasil Belajar, One-shoot Case study. Abstract       This study aimed to know the effect of applying inquiry learning model in learning of ignition system at the eleventh grade students TSM 1 class of SMKN 3 Singaraja.This study used method of One-shoot Case Study design. This study used purposive sampling technique. The sample of this study was twenty nine students of XI TSM 1 class as experiment class. After giving treatment inquiry learning model, the students are given objective test which has been tested content validity, grain validity, difficulty of a level, differentiation and reliability. After getting the data, the data are done analyzing by using one-party t test. The results showed that there was influence of inquiry learning model in learning of ignition system at the eleventh grade students TSM 1 class of SMKN 3 Singaraja. This result was showed by t-test of one party, such as t-arithmetic = 28,84, dk = n-1 = 28, and 5% of significant level which is gotten in t-table = 2,048. T-count was bigger than t-table, therefore Ho was rejected and H1 accepted. It means that there is a significant influence of inquiry learning model in learning of ignition system at the eleventh grade students TSM 1 class of SMKN 3 Singaraja. Keywords: Inquiry Learning Model, Learning Outcomes, One-shoot Case Study.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHASIS SISWA KELAS XI TBSM DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Pradana, Putu Surya; Dewi, L.J.E.; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26494

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas XI TBSM SMK Negeri 3 Singaraja antara kelompk siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan media berbasis macromedia flash dengan kelompok siswa yang menggunakan media powerpoint. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TBSM di SMK Negeri 3 Singaraja. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI TBSM 1 dan siswa kelas XI TBSM 2, yang ditentukan dengan teknik total sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 64 orang siswa. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar chasis. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar chasis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan macromedia flash dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan media powerpoint. Rata-rata skor hasil belajar chasis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran macromedia flash adalah 26,00 sedangkan menggunakan media powerpint 18,71. Berdasarkan hal tersebut dapat dijelaskan bahwa media pembelajaran macromedia flash berpengaruh terhadap hasil belajar chasis siswa. Kata-kata kunci: macromedia flash, hasil belajarThis study aims to determine the differences in learning outcomes of students of class XI TBSM 3 Singaraja Vocational School between groups of students who take learning using macromedia flash-based media and groups of students who use powerpoint media. The population of this research is the students of class XI TBSM at SMK Negeri 3 Singaraja. The samples of this study were students of class XI TBSM 1 and students of class XI TBSM 2, which were determined by total sampling technique. The number of samples used in this study were 64 students. The instrument in this study was the chassis learning achievement test. The data obtained were analyzed using an independent sample t test. The results showed that the value of Sig. (2-tailed) of 0,000 <0.05. This shows that H0 is rejected and H1 is accepted so it can be said that there are differences in chassis learning outcomes between groups of students who are taught with macromedia flash and groups of students who are taught with powerpoint media. The average score of student learning outcomes for students who took part in learning to use macromedia flash learning media was 26.00 while using powerpint media 18.71. Based on this, it can be explained that Macromedia Flash learning media has an effect on student learning outcomes. Key words: macromedia flash, learning outcomes
PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK KERAJINAN SOKASI BERBASIS MATERIAL KOMPOSIT MATRIK POLYESTER BERPENGUAT SERAT BATANG BAMBU Susanto, Hadi; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26498

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitin pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan desain produk kerajinan sokasi berbasis material komposit matrik polyester berpenguat serat batang bambu sesuai dengan keinginan/permintaan customer menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Kelayakan desain produk kerajinan sokasi diperoleh berdasarkan hasil pengujian data, yang didapat dari hasil penyebaran angket. Kelayakan desain produk kerajinan sokasi berbasis material komposit matrik polyester  berpenguat serat batang bambu telah melewati tahap pengembangan yaitu uji ahli produk, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Uji ahli desain produk dilakukan oleh dosen Pendidikan Seni Rupa Universitas Pendidikan Ganesha dan dengan mendapatkan nilai sebesar 80% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Uji kelompok kecil dilaksanakan pada 5 orang masyarakat Desa Sambangan  dan mendapatkan nilai sebesar 82% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Kemudian uji kelompok besar dilakukan pada 20 orang masyarakat  Desa Sambangan dan mendapatkan nilai sebesar  86% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik dan desain produk kerajinan sokasi layak digunakan.Kata Kunci: Pengembangan Desain, Sokasi, Quality Function Deployment.This research is a research development that aims to produce a design product based on composite rod reinforced bamboo fiber reinforced material according to the wishes / requests of customers using the Quality Function Deployment (QFD) method. The feasibility of the design of the craft product sokasi is obtained based on the results of testing the data, which is obtained from the results of questionnaire distribution. The feasibility of the design of handicraft products based on composite material of bamboo fiber reinforced composite matrix has passed the development stage, namely product expert test, small group test and large group test. The product design expert test was conducted by the lecturer of the Fine Arts Education University of Ganeshadan University with a score of 80% so it was included in the very good criteria. The small group test was carried out on 5  people of Sambangan Village community and got a score of 82% so it was included in the very good criteria. Then a large group test was carried out on 20 people of Sambangan Village community and got a value of 86% so that it was included in the very good criteria and the design of the handicraft product was suitable for use. Keywords: Design Development, Sokasi, Quality Function Deployment.
ANALISA PENGARUH LAJU ALIRAN FLUIDA AIR PADA SALURAN PIPA AHU (AIR HANDLING UNIT) TERHADAP CAPAIAN SUHU OPTIMUM MESIN PENDINGIN MINI WATER CHILER Kayana, Made Dwi; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26517

Abstract

Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi laju aliran fluida air terhadap capaian suhu optimal mesin pendingin Mini Water Chiler yang di hasilkan pada siklus sekunder. Adapun variasi laju aliran fluida air yang digunakan yaitu variasi laju aliran air 0,27 liter/detik, 0,55 liter/detik, dan 0,83 liter/detik..pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan setiap 20 menit sebanyak 20 kali. Dari hasil penelitian didapatkan penggunakan variasi laju aliran fluida air 0,27 liter/detik,0,55 liter/detik, dan 0,83 liter/detik pada AHU 1 adalah 26,430C : 19,330C : 13,430C. Pada AHU 2 adalah 26,330C : 19,22 0C : 13,330C. Pada AHU 3 adalah 26,230C : 19,120C : 13,230C. Dari pengujian di atas didapatkan penggunaan laju aliran fluida air 0,83 liter/detik menghasilkan suhu paling optimal dibandingkan dengan laju aliran fluida air 0,27 liter/detik dan 0,55 liter/detik, hal ini disebabkan semakin cepat laju aliran fluida air maka semakin optimal suhu yang di capai Mini Water Chiller  dan penyerapan panas pada setiap ruangan akan menjadi maksimal.Kata Kunci : Mini Water Chiler, Laju Aliran Fluida, Capaian Suhu OptimalThis study tries to study the variation of air fluid flow to the optimal temperature of Mini Water Chiler cooling machines produced in the secondary cycle. The variations in the air flow rate of the air used are variations in air flow rates of 0.27 liters / second, 0.55 liters / second, and 0.83 liters / second. The data analysis technique in this study uses one-way variation analysis. Data collection in this study was carried out every 20 minutes 20 times. From the results of the study obtained using variations in air fluid flow rate 0.27 liters / second, 0.55 liters / second, and 0.83 liters / second in AHU 1 is 26.430C: 19.330C: 13.430C. In AHU 2 is 26.330C: 19.22 0C: 13.330C. In AHU 3 is 26.230C: 19.120C: 13.230C. The water flow of 0.83 liters / second produces an optimal flow of water fluid 0.27 liters / second and 0.55 liters / second, this results in increased fluid flow velocity then the optimal temperature achieved by the Mini Water Chiller and heat at each the room will be maximal.Keywords: Mini Water Chiler, Fluid Flow Rate, Optimal Temperatur Achievement
Rancang Bangun Mesin Vertical Screw Molding Dengan Penggerak Dinamo Starter Sebagai Pencair Limbah Plastik Suryantara, Putu Agus; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27293

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan rancangan mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik sesuai dengan permintaan dan keinginan customer dengan menggunakan metode yaitu, Quality Function Deployement (QFD). Data kelayakan desain dan data kelayakan produk mesin vertical screw molding didapatkan dari hasil penyebaran angket. Kelayakan rancang bangun mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik melalui beberapa tahap pengembilan data uji angket melalui uji ahli manufaktur, kelompok kecil, dan kelompok besar. Pada uji manufaktur diuji oleh Dosen Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha, dan Guru SMK 3 Singaraja dengan mendapakan hasil sangat layak. Pada pengujiian kelompok kecil yang menyasar lima mahasiswa pendidikan teknik mesin, mendapatkan hasil 95,00% dan dinyatakan sangat layak. Selanjutnya penyebaran angket kelompok besar dengan menyasar mahasiswa dan masyarakat mendapatkan hasil sebesar 90,32%, dapat dinyatakan bahwa rancangan ini sagat layak. Jadi, berdasarkan hasil penyebaran angket maka rancangan mesin vertical screw molding sangat layak untuk di terapkan.Kata kunci : Limbah Plastik, Mesin Vertical Screw Molding, Quality Function DeploymentDaftar RujukanAgus (2003). Pemeliharaan kelistrikan pada sepeda motor. halaman: 65 Diakses Pada 18 April 2017.Devi, K .H. (2011). Simbol untuk menunjang system informasi desain kemasan makanan dan minuman plastik. halaman:6 Diakses Pada Tanggal 14 Juli 2018.Dikshon, K. (2015). Pengertian relay. halaman: 1 Diakses pada tanggal 13 juli 2018.Herman, D. S. (2007). Elekronika Teori dan Penerapan. Jawa Timur.Imam, M. (2005). Sifat dan karakteristik material plastik dan bahan aditif. SemarangEanita, Q. Q. (2013). Gear adalah pengertian dan definisi roda gigi. Tersedia Pada http: kamusq.com. diaskes pada tanggal 18 April 2017.Lutfiana, A (2015). Mikrokontroller arduino nano. Diaskes Pada Tanggal 13 Juli 2018.Muhamad, S. (2017). Racaang bangun plastic injection moulding pada pemamfaatan limbah plastik untuk gagang pisau. halaman: 35 diaskes pada tanggal  20 Februari 2020.Olivian, M. S., dkk. (2015). Perancangan alat ukur krcepatan kendaraan menggunakan ATMEGA 16. Manado: halaman 4.Rochman, R., dkk. (2018). Pengaruh perlakuan panas terhadap kekerasan dan struktur mikro baja AISI 310 S. halaman:3 diaskes pada tanggal 15 juli 2018Samujizaki, (2016). Dinamo starter dan fungsinya. tersedia pada utomotif123.blogspot.com diaskes pada tanggal 18 April 2019Sugiono. (2010). Metoda penelitian pendidikan (pendekatan kualitatif kuantitatif dan R&D. Bandung : Alfabert Halaman: 312Wildann. (2019). Dampak sampah plastik terhadap lingkungan. tersedia pada http:www.kompasiana.com diaskes tanggal 1 Januari 2020
Co-Authors Abdi Pranata, I Gede Adisantosa, I Gede Wahyu Denata Agus Adi, I Nyoman Alfian, Handi Aprianto, Gede Aprilia, Dodik ari pradnyana, suta Ariantika, Kadek Arifudin, Andi Armika, I Putu Arnawa, I Komang Gede Arsana, Putu Baskara, Rizal Buddhi Satya Utama Budiastawan, Ngurah Putu Darma, Kadek Budi Susila Deva Supriana, Putu Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa, I Dewa Gede Darma Permana Dewangga, Sang Putu Fitrah Dewi, L.J.E. Dipa, Dewa Putu Dias Sancaya Dwipayana, Made Krisna Eka Jaya, I Gd Elisa, Edi Fajriyanto, Muhammad Noval Firdaus, Kholid Galang Kawih Gede Agus Widiantara Gede Widayana Gede Widayana Hadi Susanto Haryono, Dimastya Teguh Cipto I Gede Ari Saputra I Gede Made Aditya Tresnajaya I Gede Wiratmaja I Gusti Ngurah Sanjaya, I Gusti Ngurah I Putu Heri Yudistira Kadek Rihendra Dantes Kadir, Ach. Khalil Kayana, I Made Dwi Kayana, Made Dwi Kolo, Jaeme Martins Krisnayadi, Made Hari Luh Joni Erawati Dewi Made Agus Suardana Pinatih Mahayoga, I Kadek Alit Mohammad Zakarianto Nyoman Arya Wigraha Pradana, Putu Surya Pramesti, I Gede Yoga Prayuda, Gede Wisnu Priadi, Made Angga Putera, Ocky Primatara Putra Krisnanandha, Vidsvara Putra, A. A. Pt. Ananta Putra, Anak Agung Kade Semara Putra, I G Ngurah Kusuma Randi Wirdana, I Gede Riandika, Putu Ryan Pratama Putra, Ryan Pratama Satriadyanto, Irawan Suadnyana, Made Budi Suandika, I Komang Adi Suartama, I Putu Gede Subadra, I Nengah Suka Arimbawa, I Kadek Suryantara, Putu Agus Sutrisna, Kadek Wibawa, I Wayan Satya Widiarta, I Wayan Wijaya, Dedik Ananta Wijaya, Kadek Surya Yasa, Kadek Odi Supertama Zurweni Zurweni