Claim Missing Document
Check
Articles

The Development of Blended Learning Courses Development of Education and Training Programs State University of Jakarta Rita Mulyani; Dr. Robinson Situmorang, M.Pd; Imbar Kunto
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.041.10

Abstract

This research aims to develop a blended learning products to facilitate students in the course of the Development of Education and Training Programs in the environment of Educational Technology study programs, Jakarta State University. The research methods carried out are included in the Research and Development method. The research and development method adapted using the Dick and Carey system-based model and adding the ILDF (Integrated Learning Design Framework) model in step 7th of the Dick and Carey model. While the ILDF (Integrated Learning Design Framework) model is used as a product development model with steps, namely 1) Exploration, 2) Compilation, 3) Evaluation. Evaluations were carried out by expert reviews and one-to-one and small group user trials. The results of the three experts assessment showed 3,1 and the user trial showed 3,5. The development of blended learning courses The Development of the Training Program can be accessed on the moodle portal of Educational Technology and is expected to be able to facilitate the learning needs of students in the blended learning process especially in online learning (asynchronous).
Pengembangan Microlearning pada Mata Kuliah Difusi Inovasi Pendidikan di Prodi Teknologi Pendidikan Naomi Jessi Noriska; Retno Widyaningrum; Kunto Imbar Nursetyo
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.041.13

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa microlearning yang dapat digunakan oleh mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan di Prodi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketujuh tahap dalam model Dick and Carey, lalu dalam mengembangkan produk menggunakan model SAM1. Nilai rata-rata keseluruhan yang diperoleh dari tahap expert review sebagai berikut: penilaian dari ahli materi sebesar 3,86 termasuk ke dalam kategori sangat baik, penilaian dari ahli media sebesar 3,5 termasuk ke dalam kategori sangat baik, dan penilaian dari ahli desain pembelajaran sebesar 3,45 termasuk ke dalam kategori sangat baik. Sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil uji coba one to one adalah sebesar 3,79 termasuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil pengembangan tersebut menunjukkan bahwa microlearning yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat memfasilitasi mahasiswa mempelajari mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan.
Pengembangan "Supermath" sebagai Multimedia Pembelajaran Berbasis Gamifikasi untuk Matematika Kelas 2 Putri Kirana; Uwes Anis Chaeruman; Kunto Imbar Nursetyo
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.051.03

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk bernama “Supermath” berupa multimedia pembelajaran berbasis gamifikasi untuk mata pelajaran matematika kelas 2 sekolah dasar. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Rapid Prototyping oleh Tripp dan Bichelmeyer. Evaluasi pada pengembangan ini dilakukan melalui expert review dan one-to-one evaluation yang melibatkan 2 ahli materi, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media, dan 3 pengguna. Nilai rata-rata yang diperoleh dari ahli materi adalah 3,85 (sangat baik), sedangkan dari ahli desain pembelajaran memperoleh 3,94 (sangat baik), dan dari ahli media memperoleh 3,58 (sangat baik). Pada tahap one-to-one evaluation, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 3,8 (sangat baik). Berdasarkan hasil penilaian tersebut, maka produk “Supermath” yang telah dikembangkan dianggap sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai media penunjang pembelajaran.
Pemanfaatan Prinsip Personalisasi Belajar dalam Pembelajaran Daring pada Mata Kuliah Designing E- Learning Meidiani Elsandra Pratiwi; Kunto Imbar; Dewi S. Prawiradilaga
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.051.07

Abstract

The utilization of learning personalization principles in online learning for Designing E- Learning Course intended to create a personalize online course by utilizing the principles invented by Margaret Martinez and David A Wiley on Instructional Use of Learning Object book. In which its application represented in Designing E- Learning course. This research is applying Rapid Prototyping method consisting of 5 main stages which are: Assess Needs and Analyse Content; Set Objectives; Construct Protoype; Utilize Protoype; Install and Maintain System, that are only conducted to install without maintain system. This research has been reviewed by instructional designer expert with score 3.8, instructional media expert with score 3.6, and materials expert for Designing E- Learning course with score 3.8, in which each review received “Very Well” credit with minor adjustment needed. The review from users also received a “Very Well” credit with average score is 3.73
Flipped Classroom pada Mata Kuliah Persepsi dan Desain Pesan di Prodi Teknologi Pendidikan UNJ retno widyaningrum; Kunto Imbar
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.042.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Flipped Classroom pada mata kuliah Persepsi dan desain pesan di Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu; Learning Objectives, tahap ini adalah dengan menetapkan tujuan pembelajaran pada mata kuliah Persepsi dan desain pesan. Curricular Content, tahap ini menentukan materi-materi pembelajaran yang akan dipelajari oleh mahasiswa selama satu semester pada mata kuliah Persepsi dan desain pesan. Instructional Strategies, tahap ini menentukan bagaimana proses pembelajaran akan dilaksanakan baik untuk pembelajaran secara online maupun pembelajaran tatap muka di kelas, seperti. Evaluation, pada tahap ini yang dilakukan menilai kualitas dari implementasi Flepped Classroom dalam pembelajaran. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah mendeskripsikan hasil dari penerapan pembelajaran model flipped classroom pada mata kuliah Persepsi dan desain pesan. This study aims to describe the process of implementation the Flipped Classroom learning model on Message Design Principles courses in the Educational Technology Study Program, Faculty of Education, at the State University of Jakarta. The steps to be taken in this research are; Learning Objectives, this stage is to set learning objectives in the Message Design Principles course. Curricular Content, this stage determines learning materials that will be studied by students for one semester in the Message Design Principles course. Instructional Strategies, this stage determines how the learning process will be carried out both for online learning and face-to-face learning in class, such as. Evaluation, at this stage, assesses the quality of the implementation of the Flepped Classroom in learning. The results of this development research are describing the results of applying the learning model of the flipped classroom in the Message Design Principles course.
Aktualisasi buku “Merancang Website Pendidikan Bagi Pemula” Kunto Imbar Nursetyo
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.052.10

Abstract

Educational institutions must always innovate in utilizing technology as a medium in improving the quality and service of education. The Education Website can be a means of communication between institutions and students, stakeholders and many other parties in providing important information. If an educational institution does not have a website, then the educational institution will lose benefits. This is an opportunity for graduates of the S1 Educational Technology Study Program to reach this large area. During the Pandemic and almost all require the profile of graduates of the S1 Educational Technology Study Program, one of the things that is sought after from this graduate is the ability to develop an Education website. On this basis, a teaching material is needed that can be used for students of the Educational Technology Study Program to learn the basics of producing an Education website. One of the efforts made is to develop a Book Designing an Educational Website for Beginners with a specific target for all Educational Technology students throughout Indonesia and for the general public. However, to ensure that quality has been achieved, it is necessary to look at the actualization of the Book designing an Educational Website for Beginners. Therefore, from this research, it is hoped that it can obtain data on the actualization of the Book designing an Educational Website for Beginners in the Educational Technology Study Program. This research will actualize the book Designing an Educational Website for Beginners in the S1 Educational Technology Study Program at Lambung Mangkurat University. In particular, this study will carry out the dissemination as follows: 1) Implementation. At the implementation stage there are 3 main functions, namely conveying, managerial and supporting functions. 2) Evaluation. The evaluation stage that will be carried out is a summative evaluation. From these stages, this research has ipr outputs and ISBN books. Abstrak Lembaga pendidikan harus selalu melakukan inovasi dalam memanfaatkan teknologi sebagai media dalam meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. Website Pendidikan bisa menjadi sebuah sarana komunikasi antara lembaga dan peserta didik, stakeholder dan banyak pihak lainnya dalam memberikan informasi penting. Jika sebuah lembaga Pendidikan tidak memiliki website, maka lembaga Pendidikan pun akan kehilangan manfaat. Hal ini menjadi sebuah peluang bagi lulusan Program Studi S1 Teknologi Pendidikan untuk menjamah wilayah garapan yang besar ini. Disaat Pandemi dan hampir seluruh membutuhkan profil lulusan Program Studi S1 Teknologi Pendidikan, salah satu yang dicari dari lulusan ini adalah kemampuan mengembangkan website Pendidikan. Atas dasar hal tersebut, maka dibutuhkan sebuah bahan ajar yang dapat digunakan untuk para mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan mempelajari dasar-dasar dari membuah sebuah website Pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangan Buku Merancang Website Pendidikan Bagi Pemula dengan sasaran khusus seluruh mahasiswa Teknologi Pendidikan seluruh Indonesia dan bagi khalayak umum. Namun untuk memastikan kualitas telah tercapai, maka perlu dilihat aktualisasi dari Buku Merancang Website Pendidikan Bagi Pemula. Oleh karena itu dari penelitian ini diharapkan dapat memperoleh data aktualisasi Buku Merancang Website Pendidikan Bagi Pemula di Program Studi Teknologi Pendidikan. Penelitian ini akan melakukan Aktualisasi buku Merancang Website Pendidikan Bagi Pemula di Program Studi S1 Teknologi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Secara khusus penelitian ini akan melakukan desiminasi sebagai berikut: 1) Implementasi. Pada tahap implementasi terdapat 3 fungsi utama, yaitu fungsi menyampaikan, manajerial dan fungsi pendukung. 2) Evaluasi. Tahap evaluasi yang akan dilaksanakan adalah evaluasi sumatif. Dari tahapan tersebut, penelitian ini memiliki Luaran HKI dan Buku Ber-ISBN.
Pengembangan Instrumen Literasi dan Numerasi Berbasis TIK Untuk Siswa Sekolah Dasar Mulyadi; Kunto Imbar Nursetyo
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.052.11

Abstract

This development research aims to produce products in the form of Literacy and Numeration instruments as a complement to learning for fifth grade elementary school students in facing the National Assessment (AN) as a substitute for the National Examination (UN). This development was carried out based on the observations of researchers, namely that there were still many elementary students and teachers who were not ready to face the national assessment. The development of this instrument refers to the product development model, namely the Rapid Prototyping development model. Based on this model, this development research has gone through the stages of needs assessment and content analysis, setting learning objectives, developing prototypes, utilizing prototypes, and installing systems. The evaluation in this study uses formative evaluation involving two experts, namely material experts and learning media experts as well as users, namely students and teachers of SD Class V. Based on the processes and procedures in developing learning products, it can be concluded that this development research entitled Development of Minimum Competency Assessment Instruments for elementary students is very good. Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa instrument Literasi dan Numerasi sebagai pelengkap pembelajaran untuk siswa kelas V SD dalam menghadapi Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Pengembangan ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan peneliti yaitu masih banyak siswa SD dan guru yang belum siap dalam menghadapi asesmen nasional. Pengembangan instrumen ini mengacu pada model pengembangan produk yaitu model pengembangan Rapid Prototyping. Berdasarkan model tersebut, penelitian pengembangan ini telah melalui tahap analisis penilaian kebutuhan dan analisis konten, menetapkan tujuan pembelajaran, mengembangkan prototipe, memanfaatkan prototipe, dan memasang sistem. Evaluasi pada penelitian ini menggunakan evaluasi formatif dengan melibatkan dua ahli yaitu ahli materi dan ahli media pembelajaran serta pengguna yaitu siswa dan guru SD Kelas V. Berdasarkan proses dan prosedur dalam mengembangkan produk pembelajaran maka dapat disimpulkan bahwa penelitian pengembangan ini yang berjudul pengembangan instrument asesmen kompetensi minimum untuk siswa SD sangat baik.
Penggunaan Teknologi Digital dalam Pembelajaran IPA: Study Literature Review Irnin Agustina Dwi Astuti; Kunto Imbar Nursetyo; Ivan Hanafi; Teguh Trianung Djoko Susanto
Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol 5, No 1 (2023): Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol. 5 No. 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/npjpe.v5i1.1859

Abstract

Science learning involves several abstract and complex concepts. To explain these abstract and complex concepts, learning strategies and supporting instructional media are needed. The presence of digital technology has become one alternative in science learning. The use of digital technology in science learning provides valuable opportunities to enhance the quality of learning, expand accessibility, and enrich students' experiences in understanding natural sciences. This study is a literature review of 200 research articles in the Google Scholar database from 2019 to 2022. The research findings show that the most commonly used digital technology in science learning is instructional videos. Digital technology enables easier access to various learning resources, such as videos, simulations, interactive software, and online resources. Students can easily access learning materials with the assistance of technology.
Workshop Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Kabupaten Bogor - Jawa Barat Situmorang, Robinson; Muslim, Suyitno; Sukardjo, Moch; Wibawa, Basuki; Syahrial, Zulfiati; Marsofiyati; Kandriasari, Annis; Rahmat, Stephanus Turibius; Nursetyo, Kunto Imbar; Widyaningrum, Retno
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v5i2.774

Abstract

Tidak semua guru memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar seperti lembar kerja peserta didik pun masih banyak guru yang memiliki keterbatasan dalam mengembangkannya. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Dojtor Teknologi Pendidikan ini dilakukan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Kabupaten Bogor - Jawa Barat, pada tanggal 26 Juni 2024 dilanjutkan dengan penugasan mandiri sampai dengan 3 Juli 2024. Tema dari kegiatan ini adalah Workshop Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Bagi Guru di Yayasan tersebut. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para guru yang menjadi peserta workshop memahami dan mampu mengembangkan lembar kerja peserta didik. Tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dalam pelaksanaannya menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Hasil kegiatan pengabdian berupa lembar kerja peserta didik dan evaluasi workshop dengan menggunakan angket. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian ini adalah para guru peserta workshop menyatakan Sangat Baik aspek pemateri, materi, media, waktu dan penugasan. Peserta juga memberikan kesan yang positif dan saran keberlanjutan program ini di masa yang akan datang.
Evolusi Definisi Teknologi Pendidikan dari Masa ke Masa: Kajian Literatur Sistematik terhadap Definisi menurut AECT sejak tahun 1960 sampai dengan 2025. Chaeruman, Uwes Anis; Nursetyo, Kunto Imbar; Novela, Greria Tensa; Utami, Resti
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.081.11

Abstract

This study aims to systematically examine the evolution of educational technology definitions developed by the Association for Educational Communications and Technology (AECT) from 1960 to 2025. The analysis employed a systematic literature review (SLR) based on Kitchenham’s protocol. Data were obtained from 31 peer-reviewed articles published in Scopus-indexed journals and analyzed thematically. The findings reveal that the definitional evolution of educational technology was influenced by shifts in learning paradigms, advancements in digital technologies, and global educational policies. These definitional changes have significantly shaped the implementation practices, expanded the disciplinary domain, and reinforced the field's relevance amidst technological disruption. The latest AECT definition emphasizes systemic, ethical, and performance-based approaches, guiding the development of inclusive and adaptive future learning systems. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis perkembangan definisi teknologi pendidikan yang dirumuskan oleh Association for Educational Communications and Technology (AECT) dari tahun 1960 hingga 2025. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) berbasis protokol Kitchenham. Data dikumpulkan dari 31 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal terindeks Scopus, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa evolusi definisi teknologi pendidikan dipengaruhi oleh perubahan paradigma pembelajaran, kemajuan teknologi digital, serta tuntutan sosial dan kebijakan pendidikan global. Perubahan definisi tidak hanya berdampak pada praktik implementasi dan ruang lingkup teknologi pendidikan, tetapi juga pada transformasi domain keilmuan dan relevansinya dalam menghadapi disrupsi teknologi. Definisi terbaru AECT menegaskan pentingnya pendekatan sistemik, etis, dan berbasis kinerja, yang mengarahkan pengembangan pembelajaran masa depan yang inklusif dan adaptif.