Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISA SISTEM PEMBAKARAN BURNER BERBAHAN BAKAR SOLAR UNTUK BOILER KAPASITAS 100 Kg Sutarto Sutarto; Aan Burhanudin; Yuris Setyoadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1694

Abstract

Burner adalah reaksi kimia yang cepat antara oksigen dan bahan yang dapat terbakar disertai timbulnya cahaya dan menghasilkan kalor. Penelitian ini dilaksanakan di CV.Mitra Adi Busana yang beralamat di Tanah Mas No.4, Semarang Utara, Jawa Tengah. Di dalam penelitian ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian ini yaitu Desain eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kontrol terhadap level air saat kondisi Low Water solenoid valve, dan blower akan off sehingga tidak ada bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. perancangan sistem burner berbahan bakar solar telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan, sistem safety pressure dan level air sudah bekerja dengan baik. Hasil kontrol pada pressure steam akan mematikan sistem pembakaran saat tekanan 2 bar, dan akan menyalakannya kembali saat tekanan 1 bar, hal ini untuk menjaga agar tekanan tang dihasilkan boiler tetap berada pada batas yang di ijinkan.Hasil kontrol level air akan mematikan sistem pembakaran saat air pada level low, hal ini untuk mengantisipasi ledakan yang disebabkan pembakaran pada pipa air yang kosong.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AIR UMPAN BOILER BERBASIS WLC (Water Level Control) OMRON 61F-G-AP Muhammad Zainuddin; Aan Burhanudin; Yuris Setyoadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1695

Abstract

Boiler atau ketel uap adalah suatu peralatan yang dioperasikan agar memproduksi uap air yang kemudian dapat digunakan sebagai sumber tenaga penggerak, pembersih, penguapan cairan ..Penelitian ini ini dilaksanakan di CV.Mitra Adi Busana yang beralamat di Tanah Mas No.4, Semarang Utara, Jawa Tengah. Di dalam penelitian ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian ini yaitu Desain eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kontrol terhadap level air saat kondisi Low Water solenoid valve, dan blower akan off sehingga tidak ada bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. Untuk pengujian sistem kontrol sudah sesuai yang diharapkan, sistem pengisian air umpan bekerja saat level medium dan off saat level high dan safety-safety sudah bekerja sesuai yang di harapkan yaitu pada saat air kosong sistem pembakaran tidak akan bekerja dan pada saat air mencapai level high sistem pembakaran akan bekerja kembali, pada saat pressure steam mencapai 2 bar, sistem pembakaran akan berhenti dan akan bekerja kembali pada saat tekanan 1 bar.
Pengaruh Variasi Suhu Quenching terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baja AISI 4140 Bayu Tri Atmaja Atmaja; Hisyam Ma’mun; Muhammad Faesal Febriandyono; Yuris Setyoadi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Januari- Juni
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v4i2.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu quenching terhadap nilai kekerasan, kekuatan tarik, dan struktur mikro pada baja AISI 4140. Proses perlakuan panas dilakukan menggunakan metode quenching pada suhu 800°C dan 900°C, kemudian dibandingkan dengan spesimen tanpa perlakuan panas (raw material). Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan Rockwell C (HRC), uji tarik, dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen quenching pada suhu 800°C menghasilkan nilai kekerasan rata-rata tertinggi sebesar 52,1 HRC dibandingkan raw material sebesar 50,83 HRC dan spesimen quenching 900°C sebesar 30,7 HRC. Pada pengujian tarik, spesimen quenching 900°C menghasilkan tegangan maksimum tertinggi sebesar 2216,37 MPa. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan adanya perubahan struktur mikro dari ferrite dan pearlite pada raw material menjadi struktur martensit yang lebih dominan setelah proses quenching. Perubahan struktur mikro tersebut memengaruhi karakteristik mekanik material, terutama terhadap nilai kekerasan dan kekuatan tarik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi suhu quenching berpengaruh terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 4140 sehingga proses quenching dapat digunakan untuk meningkatkan performa material sesuai kebutuhan aplikasi teknik.