Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISA SISTEM PEMBAKARAN BURNER BERBAHAN BAKAR SOLAR UNTUK BOILER KAPASITAS 100 Kg Sutarto Sutarto; Aan Burhanudin; Yuris Setyoadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1694

Abstract

Burner adalah reaksi kimia yang cepat antara oksigen dan bahan yang dapat terbakar disertai timbulnya cahaya dan menghasilkan kalor. Penelitian ini dilaksanakan di CV.Mitra Adi Busana yang beralamat di Tanah Mas No.4, Semarang Utara, Jawa Tengah. Di dalam penelitian ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian ini yaitu Desain eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kontrol terhadap level air saat kondisi Low Water solenoid valve, dan blower akan off sehingga tidak ada bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. perancangan sistem burner berbahan bakar solar telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan, sistem safety pressure dan level air sudah bekerja dengan baik. Hasil kontrol pada pressure steam akan mematikan sistem pembakaran saat tekanan 2 bar, dan akan menyalakannya kembali saat tekanan 1 bar, hal ini untuk menjaga agar tekanan tang dihasilkan boiler tetap berada pada batas yang di ijinkan.Hasil kontrol level air akan mematikan sistem pembakaran saat air pada level low, hal ini untuk mengantisipasi ledakan yang disebabkan pembakaran pada pipa air yang kosong.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AIR UMPAN BOILER BERBASIS WLC (Water Level Control) OMRON 61F-G-AP Muhammad Zainuddin; Aan Burhanudin; Yuris Setyoadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1695

Abstract

Boiler atau ketel uap adalah suatu peralatan yang dioperasikan agar memproduksi uap air yang kemudian dapat digunakan sebagai sumber tenaga penggerak, pembersih, penguapan cairan ..Penelitian ini ini dilaksanakan di CV.Mitra Adi Busana yang beralamat di Tanah Mas No.4, Semarang Utara, Jawa Tengah. Di dalam penelitian ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian ini yaitu Desain eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kontrol terhadap level air saat kondisi Low Water solenoid valve, dan blower akan off sehingga tidak ada bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. Untuk pengujian sistem kontrol sudah sesuai yang diharapkan, sistem pengisian air umpan bekerja saat level medium dan off saat level high dan safety-safety sudah bekerja sesuai yang di harapkan yaitu pada saat air kosong sistem pembakaran tidak akan bekerja dan pada saat air mencapai level high sistem pembakaran akan bekerja kembali, pada saat pressure steam mencapai 2 bar, sistem pembakaran akan berhenti dan akan bekerja kembali pada saat tekanan 1 bar.
Pengaruh Variasi Suhu Quenching terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baja AISI 4140 Bayu Tri Atmaja Atmaja; Hisyam Ma’mun; Muhammad Faesal Febriandyono; Yuris Setyoadi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v4i2.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu quenching terhadap nilai kekerasan, kekuatan tarik, dan struktur mikro pada baja AISI 4140. Proses perlakuan panas dilakukan menggunakan metode quenching pada suhu 800°C dan 900°C, kemudian dibandingkan dengan spesimen tanpa perlakuan panas (raw material). Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan Rockwell C (HRC), uji tarik, dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen quenching pada suhu 800°C menghasilkan nilai kekerasan rata-rata tertinggi sebesar 52,1 HRC dibandingkan raw material sebesar 50,83 HRC dan spesimen quenching 900°C sebesar 30,7 HRC. Pada pengujian tarik, spesimen quenching 900°C menghasilkan tegangan maksimum tertinggi sebesar 2216,37 MPa. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan adanya perubahan struktur mikro dari ferrite dan pearlite pada raw material menjadi struktur martensit yang lebih dominan setelah proses quenching. Perubahan struktur mikro tersebut memengaruhi karakteristik mekanik material, terutama terhadap nilai kekerasan dan kekuatan tarik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi suhu quenching berpengaruh terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 4140 sehingga proses quenching dapat digunakan untuk meningkatkan performa material sesuai kebutuhan aplikasi teknik.
Kaji Eksperimen Pengaruh Konsumsi Bahan Bakar Kayu dan Biopelet pada Kompor Bio Massa terhadap Efisiensi Pembakaran Suheri Suheri; Hamdani Umar; Darlis Turnip; Muhamad Safi’i; Nazaruddin Sinaga; Eflita Yohana; Yuris Setyoadi
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1508

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan populasi di Indonesia meningkat sangat pesat, sehingga memungkinkan adanya peningkatan konsumsi energi dan bahan bakar. Peningkatan konsumsi energi dan bahan bakar, terutama bahan bakar fosil untuk aktivitas masyarakat yang tidak terkontrol akan memberikan dampak negatif, sehingga penggunaan energi biomassa menjadi perhatian utama untuk transisi dan kemandirian energi. Penelitian pada bidang bahan bakar berbasis biomassa berupa biopelet yang terbuat dari campuran serbuk geraji dan dedak padi yang dibakar pada kompor biomassa dengan dimensi 520 x 250 x 190 mm dijadikan objek penelitian. Variasi aliran udara yang terkontrol dan di variasikan sebesar 3 m/s, 6 m/s, dan 9 m/s dengan bantuan blower dan variasi waktu pembakaran yang dikembangkan sebesar 60 detik, 120 detik, 180, 240 detik, 300 detik, 360 detik, 420 detik, 480 detik, 540 detik, dan 600 detik dikarakterisasi guna mengetahui efisiensi pembakaran dan efisiensi termal dengan pendekatan eksperimen. Hasil uji menunjukkan bahwa variasi kecepatan udara sebesar 9 m/s memiliki nilai efisiensi termal tertinggi dengan nilai 46,349% dengan bahan bakar biopelet dan 41,381% dengan bahan bakar kayu pada variasi waktu pembakaran sebesar 600 detik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk pedoman perancangan kompor biomassa yang efektif dan efisien, serta dapat di aplikasikan secara praktis di lapangan. Selain itu, variasi kecepatan udara sebesar 9 m/s dan waktu pembakaran 600 detik menjadikanya parameter penting untuk di rekomendasikan sebagai pengaturan ideal dalam pengoperasian
Mechanical Performance of Alkali-Treated Rattan Strips with Epoxy Coating for Sustainable Composite Applications Sujentheran Nair Kalatharan; Al Ichlas Imran; Agustinus Purna Irawan; Januar Parlaungan Siregar; Tezara Cionita; Deni Fajar Fitriyana; Samsudin Anis; Rozanna Dewi; Yuris Setyoadi; Wisnu Prayogo
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 3 (2025): May - July
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i3.2017

Abstract

The use of natural materials like rattan in eco-friendly composites is gaining attention in materials engineering. However, its hydrophilic nature and interaction with other materials can affect mechanical strength. This study investigates how variations in rattan size and alkali treatment influence the tensile properties of single rattan strips through an epoxy dipping process. Rattan was prepared with varying lengths (5–15 cm), widths (3–8 mm), and a consistent thickness (0.5 mm). Alkali treatment used 5% and 10% NaOH concentrations for 1 and 24 hours. Tensile testing showed that a 5 cm × 8 mm strip achieved the highest tensile strength (49.95 MPa), Young's modulus (3562.77 MPa), and low strain (5.4%), while the 15 cm × 3 mm strip had the lowest strength (9.48 MPa) and modulus (475.69 MPa) with higher strain (10.32%). A 5% NaOH treatment for 24 hours improved adhesion and performance, while 10% caused degradation.
Analisis Perancangan Casis Mobil Listrik dan Pembebanan Statik dengan Menggunakan SolidWorks Gilang Trianto; Aan Burhanuddin; Yuris Setyoadi
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i1.8426

Abstract

Penelitian ini membahas analisis desain rangka kendaraan listrik serta evaluasi beban statis melalui SolidWorks, dengan penekanan pada peningkatan efektivitas kekuatan struktur dan distribusi beban pada rangka tipe ladder frame yang terbuat dari Aluminium 6061-T6. Metode kuantitatif yang berdasarkan pada Metode Elemen Hingga (FEM) diterapkan untuk menilai tegangan von Mises, deformasi, dan faktor keamanan dalam tiga skenario beban yang berbeda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada beban 50 kg, tegangan maksimum yang terukur adalah 36,89 MPa, deformasi sebesar 1,48 mm, dan faktor keamanan 7,45. Pada beban 60 kg, tercatat tegangan 43,54 MPa, deformasi 1,71 mm, dan faktor keamanan 6,32. Sedangkan pada beban 70 kg, tegangan mencapai 50,20 MPa disertai deformasi 1,93 mm dan faktor keamanan 5,48. Semua nilai tegangan tersebut masih jauh di bawah batas luluh Aluminium 6061-T6 yang sebesar 275 MPa, sehingga membuat struktur dianggap aman dan stabil terhadap variasi beban. Dengan demikian, penggunaan SolidWorks terbukti efektif dalam menyediakan analisis rangka mobil listrik yang efisien, tepat, serta mendukung performa kendaraan listrik yang ringan dan hemat energi.