Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Modifikasi Rancangan Incinerator Gas Asam Ihsan Saputra
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Integrasi - Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator digunakan untuk membakar gas asam menjadi gas-gas yang tidak berbahaya sehingga tidak mencemari lingkungan. Dari hasil pengukuran dilapangan didapat temperatur casing beberapa peralatan telah melewati batas maksimum temperatur yang diizinkan sehingga akan merusak material casing. Selain itu dikarenakan tingginya temperatur di casing ini, rugi-rugi panas yang terjadi akan besar dan berakibat pada pemborosan energi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja termal incinerator suatu pabrik LNG dan memperbaikinya agar sesuai dengan persyaratan teknis yang umum berlaku seperti kualitas gas hasil pembakaran, temperatur dinding peralatan, efisiensi proses dan kehandalan serta kemudahan perawatannya.
Analisa Pengaruh Temperatur dan Tekanan Injeksi Moulding terhadap Cacat Produk Heri Yanto; Ihsan Saputra; Sapto Wiratno Satoto
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.915 KB) | DOI: 10.30871/ji.v10i1.641

Abstract

Salah satu hal yang menjadi tolak ukur dalam menilai produktifitas dan efisiensi suatu industri adalah dengan melihat tingkat cacat produk yang terjadi dalam menghasilkan suatu produk. cacat produk yang sering terjadi antara lain, short moulding, warpage, sink mark, flow line, flashess, bubble, hole/gap, over moulding. Pada penelitian ini di kaji tentang pengaruh temperatur dan tekanan pada mesin injeksi moulding berbahan plastic jenis (pvc compound),dengan melakukan analisa penyebab cacat produk berdasarkan parameter temperatur dan tekanan pada barrel, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir cacat produk yang dihasilkan mesin injection moulding dan mendapatkan setting parameter moulding yang tepat, Metode yang akan dilakukan yaitu memvariasikan setting termperatur dengan variabel bebas yaitu 150oC, 170oC, 190oC dan variable bebas pada tekanan 60 Mpa dan 100 Mpa, di lakukan proses secara bertahap sebanyak 3 kali running mesin dalam satu kali setting parameter untuk memastikan berapa banyak cacat produk. Dari hasil pengaturan parameter mesin injeksi moulding telah ditemukan parameter yang optimal dengan cacat produk yang paling sedikit pada variasi temperatur 170oC dan tekanan 60 MPa.
KAJIAN PROYEKSI PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI PROVINSI KEPULAUAN RIAU Ihsan Saputra; Didi Istardi; Muslim Ansori; Cahyo Budi Nugroho; Abulija Maskarai
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Integrasi - Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.398 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1116

Abstract

Energi memiliki peranan penting dalam perkembangan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan industri baik jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 5,02% dan tingkat pertumbuhan penduduk 1,79% tiap tahun di Provinsi Kepulauan Riau, perlu direncanakan dengan baik strategi pemenuhan energi. Pada penelitian ini akan dikaji tentang sumber energi dan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu dilakukan pemodelan menggunakan LEAP untuk memprediksi kebutuhan energi hingga tahun 2025 di Provinsi Kepulauan Riau. Dari hasil penelitian didapat kebutuhan energi Kepulauan Riau didominasi oleh kebutuh Natural Gas sebesar 53% dari total 1,73 Mtoe pada tahun 2015 dan sektor pengguna paling besar adalah sektor rumah tangga dan industri. Selain itu dari hasil proyeksi penggunaan energi, tahun 2025 energi paling besar di konsumsi adalah Natural gas sebesar 0,98 Mtoe dari total 2,4 Mtoe dan sektor pengguna paling besar adalah sektor industri. Produksi Natural gas dan minyak bumi provinsi kepulauan riau menurun tiap tahunnya sehingga perlu dilakukan diversifikasi energi untuk pemenuhan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau.
MODIFICATION OF TWO POLES SINGLE PHASE INDUCTION MOTOR AS WIND PICO GENERATOR Fauzun Atabiq; Budiana Budiana; Arif Febriansyah Juwito; Irfan Syahri; Ihsan Saputra
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Integrasi - April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.89 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1132

Abstract

As an alternative energy, the potential of wind power in Indonesia is quite high. Some of the constraints of wind power include the presence of intermittent winds, the average wind speed in the Indonesian is relatively low, or only certain areas that have moderate to high wind speeds, so that winds that are not too tight can cause the turbines not spinning. This study is about modifying a two pole single phase induction motor as a wind pico generator. Modifications made to the squirrel cage rotor induction motor become two poles axial flux permanent magnet rotors. The test results show that a two pole pico generator is not suitable to be applied to wind power units. Electric power produced by high-speed prime mover, above 1000 rpm only 2.53 Watts. Whereas when it is operated at low speed, less than 200 rpm, the maximum output power power only 44 mW.
Pengaruh Kedalaman Ulir Terhadap Kekuatan Tarik Benda Pada Produk Threaded Bush Secara Aktual Rachenja Harunni Nelvis; Ihsan Saputra; Nurul Ulfah
Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - June 2022
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jatra.v4i1.3661

Abstract

One of the tests that are often carried out in the industrial world is the tensile test. Tensile test is the methods used to test and determine the strength of material by applying a load/force to the product used and placed on an axis in the opposite direction. This test uses a threaded bush product, which has an outer diameter of 6,94 mm, a length of 44 mm, using a M5 × 0.8 tap using 316 L Stainless Steel material. The product has a difference size in the depth of the thread length produced by the CNC machine, this is due to the instability of the machine used, resulting in varying thread lengths. The length of the thread is, with average minimum of 8,40 mm and maximum ranging from 14,40 to 18,40 mm. The purpose of this research is to determine the (Tensile Strength) and the resulting maximum load. In this test, two groups were used, the control group and the experimental group. The product without thread as the control group, and the product with variations in depth as the experimental group. From the tests carried out, the results showed that the product without thread had the highest load and tensile strength, 1,570 kg and 0.4153 kN/mm2. While in the experimental group, the product sizes 8.40 and 14.40 had the maximum load and the highest tensile strength of 1,558 kg and 0.4121 kN/mm2. While the product sizes 18.40 and 14.40 have the lowest load and tensile strength, 1,538 kg and 0.4067 kN/mm2.
Pembuatan Coupling 3 ????⁄????” Mod EU Di PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi Benny Haddli Irawan; Yudy Pratama; Budi Baharudin; Rahman Hakim; Hanifah Widiastuti; Widodo Widodo; Ihsan Saputra; Fedia Restu
Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - June 2022
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jatra.v4i1.3743

Abstract

Coupling 3 1⁄2” Mod EU (Modified External Upset) is an API 5CT (American Petroleum Institute) product specially made at customer's request, this product is a product that is rarely made at PT ELNUSA FABRIKASI KONSTRUKSI. In this API 5CT product, it is a Modified EU Coupling product which is designed to use an additional ring seal for extra protection on the oil-flowing pipe. To make a 3 1⁄2” Mod EU Coupling, use a CNC lathe by going through the Facing, Blanking ID, Threading ID and Grooving ID processes. The purpose of making this final project is to find out the process carried out and the use of the right method in the manufacture of 3 1⁄2” Mod EU Couplings at PT Elnusa Fabrication Construction, as a learning media or data retrieval, especially when making other Coupling products.
Penerapan IbM: Pembuatan Studi Kelayakan Rute Pelayaran Batam Marine Ambulance Muhammad Zainuddin Lubis; Rahman Hakim; Hanifah Widiastuti; Lalu Giat Juangsa Putra; Sapto Wiratno Satoto; Benny Haddli Irawan; Ihsan Saputra; Naufal Abdurrahman; Budi Baharudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimas polibatam.v4i1.3592

Abstract

Kegiatan pengabdian dengan ambulans Marine sangat mendukung kegiatan penanggulangan dalam mengatasi gawat darurat terutama di wilayah kepulauan Riau, Batam. Pengabdian ambulans marine ini melakukan beberapa metode pendekatan, yaitu melakukan a. Manajemen Resiko kegiatan, b. Studi Literatur dan Identifikasi Masalah, c. Studi Lapangan dan Pengumpulan Data, d. Analisa dan Pembahasan, dan e. Pembahasan dan kesimpulan. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan lanjutan yang sudah dilakukan saat tahun 2020 oleh tim pengerjaan ambulans marine sebelumnya. Kegiatan ini juga melakukan perencanaan alur untuk pengantaran via laut/ perairan yang ada di Kepulauan Riau. Kegiatan perawatan juga dilakukan dalam kegiatan pengabdian, sehingga wahana atau ambulans dapat diketahui kondisi kelistrikan, permesinan, serta kegiatan pengabdian ini juga melakukan sosialisasi menggunakan media video, sehingga masyarakat dapat mengetahui kegiatan ini, dan juga menjadi implementasi kegiatan Batam tanggap cepat gawat darurat.
Pembangunan Bilik Pelindung Mesin Pembangkit Listrik di Kelurahan Rempang Cate Naufal A Prasetyo; Abulija Maskarai; Ari Wibowo; Asrafi Asrafi; Fedia Restu; Ihsan Saputra; James Siregar; Muhammad Ismail; Nurul Laili Arifin; Nurman Pamungkas; Yogantara Yogantara; Widodo Widodo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v4i1.3595

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk, berkaitan erat dengan terjadinya kepadatan penduduk yang mempengaruhi aktifitas, perkembangan dalam segi ekonomi, sosial, dan pengembangan fasilitas umum, sehingga tingkat kebutuhan air bersih akan meningkat pula. Namun pada kenyataannya kualitas dan kuantitas sumber air berbanding terbalik dengan peningkatan pertumbuhan penduduk, khususnya di daerah pedesaan. Keadaan di lapangan telah menunjukkan bahwa ada banyak daerah di pedesaan yang mengalami kesulitan penyediaan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kegiatan umum. Solusi untuk mengatasi keadaan tersebut dapat memanfaatkan pemakaian pompa air baik yang digerakkan oleh tenaga listrik maupun oleh tenaga surya telah lama dikenal oleh masyarakat desa, tetapi masih banyak masyarakat pedesaan yang belum memilikinya. Salah satu penyebabnya adalah terbatas aliran listrik seperti di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam. Sebagai solusi untuk hal tersebut, dapat digunakan pompa berbasis teknologi water lifting dengan tenaga listrik dari mesin pembangkit portabel. Pada sisi lain, komponen mesin perlu adanya perlindungan dari cuaca. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa rumah mesin berbahan sheet metal yang dapat melindungan mesin sehingga dapat bekerja dengan baik.
Pengaruh Temperatur Nozzle dan Base Plate Pada Material PLA Terhadap Nilai Masa Jenis dan Kekasaran Permukaan Produk Pada Mesin Leapfrog Creatr 3D Printer Rahman Hakim; Ihsan Saputra; Gilang Prabowo Utama; Yuris Setyoadi
Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - June 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.475 KB) | DOI: 10.30871/jatra.v1i1.1242

Abstract

3D Printing adalah sebuah printing yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, namun berbeda dengan printing biasanya yang mencetak data dalam sebuah kertas ataupun lembaran lainnya. Dengan teknologi dari 3D printing sebuah perusahaan dapat membuat sebuah prototype tanpa harus menghabiskan bahan baku ataupun material. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh parameter temperatur nozzle dan base plate pada material PLA terhadap kehalusan permukaan. Pada proses penelitian ini material yang dipakai adalah Poly Lactid Acid (Poly Lactic Acid ) yang kemudian akan dibentuk menjadi spesimen dengan ukuran 30x30x10 mm. Dengan menggunakan temperatur nozzle yaitu 190°C, 205°C, 220°C dan temperatur base plate 30°C dan 50°C serta menggunakan lem dan tidak menggunakan lem. Pada penelitian ini, didapatkan hasil density yang paling mendekati dengan density material adalah pada temperatur nozzle 190°C dan temperatur base plate 50°C dengan menggunakan lem ataupun tidak pada single nozzle sebesar 1.734 g/cm3
Pengaruh Temperatur Tempering Terhadap Pembentukan Struktur Mikro Dan Kekerasan Baja Skd 11 Untuk Tool Steel Ihsan Saputra; Nugroho Pratomo Ariyanto; Mikie Febri
Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - June 2020
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jatra.v2i1.1787

Abstract

SKD 11 steel is a tool steel which is often applied in the manufacturing industry, such as cutting, punching, stamping tools, shear blades, dies and others. And in it’s application, of course steel must have a hard structure, strong and touhgness affected due to external forces causing deformation or change in shape. To improve the quality, heat treatment is required on the steel by providing austenizing, quenching and tempering temperature variations 400 °C, 550 °C and 650 °C. Which purpose to determine the hardness and microstructure of the tempering variation results. The first step of cutting material SKD 11 steel, followed by austenizing process up to 1050 °C and then quenching process (fast cooling) with medium water and continue the process of tempering variation 400 °C, 550 °C and 650 °C. After the heat treatment was complete, take hardness test and view the microstructure of the SKD 11 steel. At temperatures tempering 400 °C showed the highest hardness value of 56.5 HRC, followed by tempering temperatures 550 °C at 52.9 HRC and the lowest occurred at temperature tempering 650 °C at 39.1 HRC. Microstructure formed pearlite and martensite. Then the higher temperature tempering then the declining value of steel hardness SKD 11.